10023 research outputs found
Sort by
Efektivitas model PBL berbantuan articulate storyline terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa
Penelitian ini didasari pada rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas X SMK Muhammadiyah Prambanan khususnya pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan Articulate Storyline pada materi SPLTV terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas X SMK Muhammadiyah Prambanan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen berdesain pretest-posttest control group design dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian adalah kelas X-BPA sebagai kelas eksperimen dan X-TOA sebagai kelas kontrol. Data penelitian dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan uji independent sample t-test.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; (1) Berdasarkan uji paired sample t-test, diperoleh hasil posttest kemampuan pemecahan masalah siswa lebih dari hasil pretestnya baik untuk kelas kontrol maupun kelas eksperimen. Untuk kelas kontrol diperoleh artinya rata-rata kemampuan pemecahan masalah kelas kontrol setelah perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan PowerPoint lebih dari rata-rata kemampuan pemecahan masalah sebelum perlakuan. Untuk kelas eksperimen diperoleh artinya rata-rata kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen setelah perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Articulate Storyline lebih besar dari rata-rata kemampuan pemecahan masalah sebelum perlakuan. (2) Rata-rata nilai posttest pemecahan masalah kelas eksperimen lebih dari rata-rata kemampuan pemecahan masalah kelas kontrol. Untuk rata-rata kelas eksperimen adalah sedangkan kelas kontrol sebesar . Dengan menggunakan uji independent sample t-test diperoleh artinya kemampuan pemecahan masalah siswa menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Articulate Storyline lebih efektif dari pada menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan PowerPoint
Analisis situasi dan perancangan strategi pengelolaan sampah (studi kasus di Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta
Sampah merupakan salah satu masalah rumit yang dihadapi, baik negara maju maupun negara berkembang. Permasalahan sampah disebabkan oleh pertumbuhan penduduk dan pola hidup manusia. Pemerintah Kabupaten Bantul membuat program Bantul Bersih Sampah Tahun 2025. Program tersebut memiliki target pengurangan sampah sebesar 30% target penanganan sampah sebesar 70% pada tahun 2025. Pengelolaan sampah di Kapanewon Pajangan belum optimal, disebabkan terbatasnya fasilitas pengelolaan sampah, dan kurangnya kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah. Oleh karena itu, diperlukannya strategi pengelolaan sampah yang tepat untuk mendukung program Bantul Bersih Sampah. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui situasi pengelolaan sampah di Kapanewon Pajangan, dan menentukan usulan strategi pengelolaan sampah di Kapanewon Pajangan.
Penelitian ini menggunakan metode analisis Deskriptif, analisis SWOT, dan metode AHP. Stakeholder yang berperan dalam pengambilan data yaitu pihak Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Kejawatan Kapanewon, Fasilitator DLH, dan Ulu-ulu. Penelitian dilakukan dengan memahami situasi pengelolaan sampah. Analisis situasi pengelolaan sampah dilakukan menggunakan metode deskriptif, analisis SWOT digunakan untuk menentukan strategi pengelolaan sampah, dan metode AHP digunakan untuk membantu mencari nilai bobot prioritas dari strategi pengelolaan sampah.
Hasil penelitian analisis situasi dan perancangan strategi pengelolaan sampah di Kapanewon Pajangan yaitu: adanya fasilitas pengelolaan sampah yang tersebar di Kapanewon Pajangan sebanyak 39 unit, yaitu Shodaqoh Sampah 20 unit, Bank Sampah 15 unit, TPS3R dan Rumah Pilah Sampah (RPS) yang masing-masing 2 unit. Kapanewon Pajangan sudah melakukan pengurangan sampah sebesar 15%, dan penanganan sampah sebesar 37%. Perancangan strategi pengelolaan sampah menggunakan analisis SWOT dan AHP di Kapanewon Pajangan memperoleh 4 prioritas strategi dari 8 strategi pengelolaan sampah yang ada. Prioritas strategi tersebut yaitu, memanfaatkan inovasi teknologi, memaksimalkan sosialisasi dan pelatihan pengeolaan sampah, meningkatkan kualitas sistem pengelolaan sampah, dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penanganan sampah dengan baik. Semua upaya tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah yang ada, dan membantu merealisasikan program Bantul Bersih Sampah
Keefektifan konseling kelompok teknik adventure based counseling untuk meningkatkan academic hardiness Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 3 Godean
Rahayu, Yuliyanti Indriani. 2024. Keefektifan Konseling Kelompok Teknik Adevneture Based Counseling Untuk Meningkatkan Academic Hardiness Peserta Didik. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Ahmad Dahlan
ABSTRAK
Perkembangan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) sangat berpengaruh besar pada kehidupan sehari-hari, pengaruh teknologi ini dapat menyebabkan pengalih fungsian guru dan mengakibatkan guru menjadi tergantikan, karena sistem pembelajaran dapat dilakukan dengan hanya seorang diri. Masalah belajar siswa dan siswi saat ini sangat aktif dalam berbagai kegiatan oleh karena itu ada beberapa siswi dan siswi yang merasa kurang tanggap untuk mengahdapi pembelajaran atau kegiatan yang baru dilakukan untuk menunjang keberlangsungan proses belajar saat ini. Maka ada tingkat poin yang dapat peneliti lihat adanya tingkat rendah academic hardiness pada peserta didik atau rasa ketangguhan mengenai tantangan akademik yang dihadapi oleh peserta didik yang dirasa rendah ditandai dengan kurikulum peserta didik yang diganti sesuai dengan ketentuan pemerintahan. Maka tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keefektifan layanan konseling kelompok teknik Adventure Based Counselinng (ABC) untuk meningkatkan academic hardiness peserta didik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif karena bertujuan untuk mengetahui perbandingan kelompok atau signifikansi hubungan antara variable. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan model one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 6 peserta didik dengan menggunakan purposive sampling dengan kriteria yang ada dari subjek berkisar dari skor rendah 28-56. Penelitian ini menggunakan intrumen skala academic hardiness. Pada analisis data menggunakan uji wilxocon dengan dilakukan uji normalitas serta uji homogenitas terlebih dahulu.
Penelitian ini menggunakan perhitungan SPSS dan dibuktikan dengan hasil nilai siginifikansi (Sig.) uji Kolmogorov-Smirnov yang dilakukan saat pretest sebesar 0,249 dan nilai Sig. posttest sebesar 0,128 terdapat hasil nilai Sig. pretest dan nilai Sig. posttest lebih besar (>) dari 0,05 sehingga data dapat dinyatakan berdistribusi normal dan pengujian hasil homogenitas nilai Sig, 0,001 lebih kecil (<) dari 0,05 sehingga data dapat dinyatakan berdistribusi data tidak homogen serta pengujian menggunakan uji wilcoxon dapat diketahui nilai Sig. sebesar 0,028 atau (<0,05) maka dapat dinyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya bahwa ada perbedaan skor pretetst dan skor posttest sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok teknik adevnture based caounseling efektif untuk meningkatkan academic hardiness peserta didik
Analisis gelatin babi pada permen lunak sebagai merek menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR) dengan kombinasi kemometrika
Gelatin banyak digunakan dalam industri makanan, salah satunya adalah gelatin. Yang paling umum digunakan biasanya berasal dari sapi dan babi. Namun penggunaan gelatin babi menimbulkan permasalahan bagi masyarakat mayoritas Muslim karena keyakinan dan larangannya. Oleh sebab itu perlu dilakukan analisis permen lunak untuk mengetahui apakah FTIR kombinasi dengan kemometrika dapat digunakan untuk menganalisis perbedaan permen dari gelatin sapi maupun babi, mengetahui hasil analisis kuantitatif permen referensi dan permen pasaran di Yogyakarta.
Permen referensi dan permen pasar diisolasi dengan aseton dengan cara divortex dan disentrifugasi. Isolat larutan yang dihasilkan kemudian dianalisis menggunakan Spektrofotometer FTIR untuk mengetahui konfigurasi gugus fungsi permen lunak. Selanjutnya dilakukan kemometrika dengan analisis multivariat Partial Least Square (PLS) dan Principal Component Analysis (PCA) menggunakan software Minitab 2
Kalibrasi multivariat PLS (Partial Least Square) merupakan analisis kuantitatif yang meliputi hasil analisis FTIR yang didapatkan dengan kombinasi kemometrika. Panjang gelombang pada PLS yang digunakan yaitu antara rentang 1000-1350 & 1630-1800 cm-1 yang menunjukkan korelasi yang baik untuk mengetahui kadar gelatin yang diduga dengan konsentrasi gelatin sebenarnya, dengan nilai R2 = 0,9736. Nilai RMSEC = 5,24%. Nilai RMSECV = 25,97�n RMSEP = 9,84%. Berdasarkan hasil PCA menunjukkan bahwa proses klasifikasi antara gelatin babi dan gelatin sapi dapat terkelompokkan secara jelas. Selanjutnya model tersebut digunakan untuk klasifikasi sampel permen lunak berbagai merek. Hasil analisis menunjukkan bahwa sampel 2 & 3 diprediksi tidak menggunakan gelatin babi, tetapi gelatin sapi dan sampel 1 mengandung bahan gelatin lainnya selain babi dan sapi.
Dapat disimpulkan bahwa metode FTIR dan kombinasi kemometrika dapat mengidentifikasi adanya kandungan gelatin sapi dan gelatin babi pada permen lunak berbagai merek secara kualitatif dan kuantitatif
Pengaruh citra merek, persepsi harga, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian Iphone Second di Yogyakarta
Seiring perubahan zaman, persepsi masyarakat terhadap penggunaan smartphone pun ikut berubah. Smartphone kini dinilai sudah menjadi kebutuhan yang esensial. Fenomena ini khususnya tampak pada kelompok mahasiswa atau pelajar yang memandang smartphone sebagai alat komunikasi yang utama dalam segala aktivitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana citra merek, persepsi harga, dan kualitas produk mempengaruhi keputusan pembelian iPhone second di Yogyakarta. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif. Untuk populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah konsumen yang sudah pernah membeli dan menggunakan iPhone second/bekas di Kota Yogyakarta yang diambil melalui metode purposive sampling. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner.
Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa: 1) uji parsial X1 memiliki taraf signifikansi 0,000 yang artinya citra merek berdampak positif atas Keputusan Pembelian Iphone Second di Yogyakarta secara signifikan; 2) X2 memiliki taraf signifikansi 0,001 yang artinya persepsi harga produk berdampak positif atas keputusan pembelian secara signifikan; 3) X3 memiliki nilai signifikansi 0,001 yang artinya kualitas produk berdampak positif atas keputusan pembelian secara signifikan; dan 4) uji Koefisien Regresi secara Simultan memperoleh nilai f untuk Citra Merek, Harga, Kualitas Produk sebesar 20.894, dengan probabilitas 0,000 < 0,05. Hal ini berarti kualitas produk, harga serta citra merek berdampak pada keputusan pembelian secara bersama-sama
Pengaruh soft skill, efikasi diri dan kecerdasan emosional terhadap kesiapan kerja (Studi pada mahasiswa program studi Manajemen angkatan 2020 Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta)
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran soft skill, efikasi diri dan
kecerdasan emosional terhadap kesiapan kerja. Kesiapan kerja penting bagi
mahasiswa, karena dengan persiapan diri yang lebih baik akan memudahkan
dirinya dalam memperoleh pekerjaan dan menyesuaikan diri di lingkungan kerja.
Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif. Populasi dalam
penelitian ini adalah mahasiswa aktif program studi manajemen angkatan 2020
universitas ahmad dahlan yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan
purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang telah mengikuti program
pelatihan soft skill tahap 1 dan 2. Sampel ditentukan minimal sebanyak 183
responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner melalui
google form, skala pengukuran likert. Uji instrumen dilakukan dengan uji validitas
dan reliabilitas. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier
berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa soft skill, efikasi diri dan
kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja
mahasiswa baik secra parsial maupun secara simultan. Nilai R Square sebesar
0,512 menunjukkan kontribusi dari ketiga variabel tersebut terhadap kesiapan
kerja sebesar 51%. Penelitian ini terbatas hanya pada mahasiswa satu angkatan
program studi dalam satu perguruan tinggi saja, sehingga belum bisa digeneralisir.
Oleh karena itu penelitian mendatang diharapkan bisa memperluas area penelitian
dan menambah jumlah variabel yang diteliti.
Kata Kunci: Soft Skill, Efikasi Diri, Kecerdasan Emosional, Kesiapan Kerj
Pengaruh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan pelatihan terhadap kinerja karyawan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, dan Pelatihan Terhadap Kinerja karyawan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh karyawan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta sebanyak 107 karyawan. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian karyawan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta sebanyak 75 responden. Metode penelitian ini menggunakan metode non probability sampling dengan teknik convenience sampling. Penelitian ini diolah menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, dan Pelatihan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan, Gaya Kepemimpinan berpengaruh signifikan dan positif terhadap Kinerja Karyawan, Lingkungan Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan, dan Pelatihan tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan
Pengaruh citra merek, harga, kualitas produk, dan kepuasan konsumen terhadap loyalitas pelanggan (studi pada konsumen produk Wardah di Daerah Istimewa Yogyakarta)
Wardah sebagai salah satu produk kecantikan unggulan sangat perlu menjaga loyalitas pelanggannya untuk dapat bertahan ditengah persaingan dunia kosmetik yang ketat. Tuntutan akan kebutuhan kosmetik yang berkualitas dipengaruhi oleh harga jual yang terjangkau dengan kualitas produk terjamin baik untuk menjaga konsumennya agar setia menggunakan produk dari Wardah. Perusahaan diharapkan selalu memprioritaskan kepuasan pelanggan dalam setiap aktivitasnya, dengan tujuan agar pelanggan merasa puas dan menjadi loyal terhadap perusahaan. Dengan ini, penelitian bertujuan untuk: Menguji pengaruh antara citra merek, harga, kualitas produk, dan kepuasan konsumen terhadap loyalitas pelanggan produk Wardah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pelanggan produk Wardah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 100 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, uji t, dan uji f dengan SPSS. Hasil dari analisis data tersebut mendapatkan hasil bahwa citra merek, harga, kualitas produk, dan kepuasan konsumen berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Dan menunjukkan hasil bahwa citra merek, harga, kualitas produk, dan kepuasan konsumen berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan secara bersama-sama. Pada penelitian ini variabel yang paling berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan yaitu variabel citra merek, sehingga dapat dikatakan bahwa perusahaan perlu menjaga citranya dalam dunia pemasaran. Hasil penelitian ini secara praktis dapat menjadi acuan bagi peneliti lain yang ingin meneliti citra merek, harga, kualitas produk, kepuasan konsumen, dan loyalitas pelanggan dan dapat menjadi acuan perusahaan untuk meningkatkan penjualan dari produk Wardah dalam memahami konsumen Wardah
Peran service quality, price, venue dan experiental marketing terhadap kepuasan pengunjung dalam even musik Merona Festival 2023 study kasus pada pengunjung Merona Festival 2023 di Yogyakarta
Kepuasan pengunjung merupakan aspek yang berpengaruh tehadap kepuasan pengunjung di dalam suatu penyelenggaraan acara sehingga dibutuhkan upaya
untuk meningkatkan kepuasan pengunjung dengan menggunakan beberapa aspek pendukung seperti kualitas pelayanan (service quality), harga (price), lokasi (venue)
dan experiential marketing. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas pelayanan (service quality), harga (price), lokasi (venue) dan Experiential Marketing terhadap kepuasan pengunjung event Merona Festival Yogyakarta.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini merupakan seluruh pengunjung yang pernah menghadiri event Merona Festival Yoyakarta. Sampel dalam
penelitian ini adalah sebagian pengunjung yang pernah menghadiri event Merona
Festival Yogyakarta dengan jumlah sampel sebanyak 110 responden. Pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan metode non-probability sampling dengan
teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan meliputi uji validitas dan uji reliabilitas dengan confirmatory factor analysis (CFA), analisis
regresi linear berganda, uji t, uji f, dan koefisien determinasi. Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan IBM SPSS versi 22.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa service quality tidak berpengaruh signifikan dan negatif terhadap kepuasan pengunjung. Price berpengaruh signifikan
dan positif terhadap kepuasan pengunjung. Venue berpengaruh signifikan dan positif terhadap kepuasan pengunjung. Experiential Marketing berpengaruh signifikan dan positif terhadap kepuasan pengunjung. Service quality, price, venue, dan experiential marketing secara simultan berpengaruh signifikan dan positif terhadap kepuasan pengunjung
Digital payment, gaya hidup, dan self control sebagai anteseden perilaku konsumtif
Hasil penelitian menunjukan bahwa pada variabel Digital Payment diperoleh T hitung T tabel (1,625 1.661). yang berarti H2 diterima. Pada variabel Self Control T hitung T tabel (3,983 > 1,661) yang berarti H3 diterima dan pada variabel Digital Payment, Gaya Hidup dan Self Control terhadap perilaku konsumtif diperoleh F hitung F tabel (41,076 > 2,70) yang berarti H4 diterima,
Maka dapat di tarik kesimpulan bahwa Digital Payment tidak berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku konsumtif. Gaya hidup berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku konsutmtif. Self Control berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku konsumtif. Digital Payment, Gaya Hidup dan Self Control secara bersama – sama berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif. dengan studi kasus Mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakarta