10023 research outputs found
Sort by
Uncovering Security Vulnerabilities in Electronic Medical Record Systems: A Comprehensive Review of Threats and Recommendations for Enhancement
Cybersecurity is a critical concern for healthcare organizations in the digital era, as patient data privacy faces significant risks from numerous vulnerabilities. Given the escalating cyberattacks in healthcare, understanding EMR system vulnerabilities has become imperative. This study aimed to find the main weaknesses in Electronic Health Record (EHR) systems and suggest proven methods to improve security and keep patient information private. Utilizing a cross-sectional analysis, we assessed the effectiveness of current security protocols against identified threats. We systematically reviewed 25 recent, high-quality articles (from 2020 to 2023) on EMR vulnerabilities, selected based on their relevance and the efficacy of their proposed solutions. Our analysis revealed that system architecture flaws and credential misuse represented the most significant threats, with hacking incidents most frequently targeting these weaknesses. The analysis identified six key threat categories to EMR security: compromised access, system architecture flaws, data sharing challenges, hacking, credential misuse, and non-compliance with regulations. This framework introduced a multi-layered defense strategy, unique in incorporating both technical and behavioral security measures. The study provided a novel framework combining technological and management safeguards, offering a fresh perspective on modern EMR vulnerabilities. The detailed threat categorization gave healthcare organizations a strategic basis for improved security planning and resource allocation. The actionable insights from this study could greatly enhance EMR security protocols in healthcare settings, potentially reducing data breaches and improving patient trust. Further research was warranted to test the effectiveness of the proposed framework across various healthcare environments
Dimensi profil pelajar pancasila dalam cerita rakyat Wakatobi dan kaitannya sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA: Kajian pragmatik
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus kenakalan remaja yang berkaitan dengan menurunnya nilai karakter dengan demikian hal tersebut penting untuk dibahas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) Dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam Cerita Rakyat Wakatobi, (2) Kaitan Cerita Rakyat Wakatobi sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yakni kumpulan Cerita Rakyat Wakatobi yang diterbitkan oleh Balai Bahasa Sulawesi Tenggara tahun 2017. Objek penelitian ini adalah Dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam Cerita Rakyat Wakatobi dan kaitannya dengan bahan ajar sastra di SMA. Instrumen utama dalam penelitian ini yakni peneliti sendiri. Metode pengumpulan data dengan teknik baca dan catat. Metode analisis data dalam penelitian ini yakni metode deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis isi.
Hasil penelitian ini yakni (1) Dimensi Profil Pelajar Pancasila yang ditemukan dalam lima Cerita Rakyat Wakatobi tersebut mencakup Dimensi Beriman Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa ditemukan 12 data, Dimensi Berkebhinekaan Global ditemukan 9 data, Dimensi Gotong Royong ditemukan 13 data, Dimensi Mandiri ditemukan 17 data, Dimensi Bernalar Kritis ditemukan 13 data dan Dimensi Kreatif ditemukan 12 data. (2) Lima Cerita Rakyat Wakatobi sesuai dengan Kurikulum Merdeka Belajar dan memenuhi kriteria bahan ajar sastra khususnya pada tahap generalisasi, yakni pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMA kelas X melalui Tujuan Pembelajaran 10.1 dan 10.2
Students perception of using social media in learning english
Social media is seen as a source of online content that can play an important part in the teaching and learning process. English learning takes place not only in the classroom, but also outside of classroom, where students learn on their own. This study aimed to know students’ perceptions of using social media in learning English in terms of students experienced in using social media, kind of social media support students, the advantages and disadvantages using social media in learning English.
This study used qualitative descriptive involving six participants majoring eight- grade students in SMP N 1 Bayat. To collect the data, the researcher used in depth semi-structured interview by having voice call via WhatsApp. For the data analysis technique, the researcher transformed the data into written then the researcher analyzed based on Miles and Hubberman’s theory.
The results of descriptive analysis showed that most of the students had positive perceptions of using social media in learning English. Social media was believed to be useful in improving students' English learning. Students stated that social media provides them with free English content sources to practice their English from native speaker. Moreover, social media offers a various of English contents, allowing students to access and choose contents that students need and desire anytime and anywhere. Youtube and Tiktok are the most widely used social media platforms video-based for learning English. However, using video-based platforms may pose challenges including higher data usage and signal issues for students
Disharmonisasi atas pengajuan keberatan putusan arbitrase Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen ditinjau dari Undang-undang nomor 30 tahun 1999 tentang arbitrase dan alternatif penyelesaian sengketa (studi putusan nomor 73/PDT.G.BPSK/2010/PN.YK)
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen merupakan realisasi payung hukum dengan cakupan mengatur tindakan pelaku usaha sebagai upaya pemenuhan hak konsumen. Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen sebagai wadah yang berwenang melaksanakan penyelesaian sengketa konsumen melalui metode mediasi, konsiliasi, dan arbitrase. Arbitrase merupakan salah satu metode penyelesaian yang ditempuh di luar peradilan umum. Pasal 60 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa menyatakan bahwa putusan arbitrase bersifat final dan mengikat sehingga tidak dapat diajukan upaya hukum lain, tetapi terjadi disharmonisasi dengan Pasal 56 ayat (2) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang menyatakan bahwa terhadap putusan arbitrase Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen dapat diajukan keberatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis terjadinya disharmonisasi pengajuan keberatan putusan arbitrase sengketa konsumen menurut Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa serta pertimbangan hakim dalam menerima permohonan keberatan atas putusan arbitrase sengketa konsumen. Jenis penelitian dalam pembahasan menggunakan normatif-empiris. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka dengan mengklasifikasi, mengidentifikasi, dan menganalisis sumber data sekunder sehingga dihasilkan data yang koheren serta untuk sumber data primer menggunakan metode wawancara bebas terpimpin ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen Yogyakarta dan Pengadilan Negeri Yogyakarta. Metode analisa data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa disharmonisasi terjadi karena proses penyusunan peraturan kurang tepat serta kurangnya koordinasi lembaga dalam merumuskan rincian pembentukan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Hakim dalam mempertimbangkan permohonan keberatan harus menjadikan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen sebagai dasar utama penyelesaian sengketa
Kajian hadis tentang pinjam-meminjam dan implikasinya dalam praktik Bank Emok di Kampung Cikadu Tasikmalaya Jawa Barat
Pinjam-meminjam merupakan transaksi yang dilakukan kreditur (orang yang meminjamkan) kepada debitur (orang yang menerima pinjaman) yang membutuhkan sejumlah dana atau uang. Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya aktivitas pinjam-meminjam di Kampung Cikadu terhadap Bank Emok yang dilakukan oleh ibu-ibu dan pedagang dalam membutuhkan modal usaha serta kebutuhan sehari-hari yang tidak terpenuhi. Adapun tujuan penelitian ini dilakukan yaitu untuk mengetahui sejauh mana pemahaman dan implementasi masyarakat Kampung Cikadu terhadap hadis-hadis yang berkaitan dengan pinjam-meminjam.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik interview, observasi, dan dokumentasi. Sumber data utama penulis dalam melakukan penyusunan skripsi ini yaitu menggunakan hadis-hadis yang terdapat dalam Kutubu Tis’ah serta hasil wawancara dengan informan yang dianggap relevan. Penelitian ini menggunakan metode living hadis oleh Ahmad Ubaydi Hasbillah melalui desain kajian tematik, yaitu berupa mengungkap sejauh mana hadis pinjam-meminjam dihidupkan di suatu komunitas. Hasil penelitian ini dapat diketahui terkait prinsip pinjam-meminjam yang terdapat dalam hadis dalam hal ini kreditur bank emok harus memberi kelonggran kepada nasabah dalam melakukan pembayaran pinjaman. Apabila nasabah menunda nunda pembayaran pada waktu yang telah ditentukan dan ternyata ia mampu melakukan pembayaran maka itu termasuk suatu bentuk kedzaliman. Dampak dari melakukan pinjaman terhadap Bank Emok yaitu warga menjadi konsumtif. Alasannya mereka menjadikan Bank Emok menjadi alternatif yang sangat mudah diakses dan cepat dalam pencairan, meskipun bunga yang sangat tinggi. dampaknya nasabah ketika melakukan pembayaran seiringkali kesulitan. Maka dari itu, peran kreditur sangat penting dalam melakukan kelonggaran pembayaran kepada nasabah agar transaksi berjalan dengan bai
Pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar kognitif dan minat belajar siswa pada materi sistem peredaran darah kelas XI SMA Negeri 1 Turi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya hasil belajar dan minat belajar siswa pada materi sistem peredaran darah kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Turi, Sleman yang masih kurang baik karena siswa kurang siap dalam mengikuti pembelajaran dan kurangnya variasi guru dalam menerapkan model pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar kognitif dan minat siswa pada materi sistem peredaran darah kelas XI SMA Negeri 1 Turi.
Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen, dengan menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Turi. Sampel dalam penelitian ini yaitu 2 kelas. Kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan angket. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi guru, soal pilihan ganda, dan lembar angket minat siswa. Teknik analisis data meliputi N-gain, uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat pada penelitian ini menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Sedangkan uji hipotesis menggunakan uji Independent sample t-test.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Hasil belajar kognitif berdasarkan analisis data dengan N-gain menunjukkan hasil pada kelas eksperimen sebesar 0,3215 dan kelas kontrol sebesar 0,3072. Dengan hasil belajar diperoleh nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,821>0,05 sehingga dapat dinyatakan H₀ diterima, yang artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran discovery learning. (2) Minat belajar menunjukkan hasil rerata siswa yang menggunakan model pembelajaran discovery learning yaitu 64,41% memperoleh kategori tinggi dan siswa yang menggunakan metode ceramah yaitu 45,5% yang termasuk ke dalam kategori rendah. Hal ini dapat diartikan bahwa ada pengaruh terhadap minat belajar siswa pada materi sistem peredaran darah
Implementasi Pola Asuh Orang tua dalam Pembentukan Akhlak Anak Di Dusun Cokrobedok Sidoarum Kecamatan Godean Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
Olvy Mailandari (2000331019), Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Ahmad Dahlan.
Penelitian tersebut dilatar belakangi oleh permasalahan kurangnya perhatian orang tua, kurangnya perhatian orang tua tersebut menyebabkan anak-anak mengalami Krisis dalam etika dan tingkah lakunya. Sehingga penting pola asuh orang tua yang baik agar meningkatkan karakter, kepribadian, interpersonal antar masyarakat serta pengawasan orangtua. Sehingga Krisis akhlak pada anak tidak terjadi. Dari latar belakang masalah tersebut peneliti mendapatkan mendapatkan beberapa tujuan diantaranya mengetahui dan mendiskripsikan bentuk pola asuh orang tua yang dilakukan oleh orang tua dan bentuk akhlak yang dimiliki oleh anak-anak serta manfaat pola asuh orang tua yang dilakukan oleh orang tua terhadap pembentukan Akhlak di dusun Cokrobedog Sidoarum Godean Sleman.
Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu penelitian Kualitatif dengan Pendekatan fenomenologi. Sumber data yang di ambil terbagi atas dua yaitu pengambilan data secara primer dan secara Sekunder, pengambilan data secara Primer jumlah informan dalam pengambilan datanya terdiri dari Kepala Dukuh, Tokoh Masyarakat berjumlah Sembilan orang, Ibu RT, Ibu RW, dua orang Tokoh Agama atau Takmir Masjid yang berada di dusun Cokrobedog Sidoarum Godean Sleman. Sedangkan pengambilan data secara Sekunder seperti literatur, artikel, foto dan dokumentasi-dokumentasi yang berkaitan dengan hasil penelitian. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisi data dalam penelitian tersebut terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsaan data menggunakan triangulasi.
Hasil dan Pembahasan yang di dapatkan yaitu orang tua yang tinggal di dusun Cokrobedog Sidoarum menggunakan pola asuh secara Demokratik(Authoritatif). Walaupun ada beberapa orang tua juga menggunakan pola asuh secara Otoriter, secara permisif, secara mengabaikan (Neglectful) yang mana itu sesuai dengan karakter dan tingkah laku anak. karakter anak yang tinggal di dusun Cokrobedog Sidoarum tergolong baik, untuk meningkatkan akhlak yang dimiliki oleh anak yang tinggal di Dusun Cokrobedog orang tua harus mempunyai cara seperti a.Menanamkan Iman kepada Allah Swt b.Memberikan Contoh dan sikap tauladan serta membiasakan anak untuk melakukan hal yang positif. dari pola asuh yang telah di dapatkan tentu mempunyai manfaat seperti anak disiplin baik itu dalam waktu, anak juga mempunyai tanggung jawab yang tinggi atas keputusan yang akan diambil, anak akan menerima dengan lapang dada mengenai kritikan yang di dapatkannya, anak juga akan lebih menghargai orang serta tidak membeda-bedakan dalam sosial, ras ataupun bentuknya, anak dapat berpikir kreatif, inovatif sesuai dengan kemamuan anaknya, anak dan orang tua mempunyai interaksi yang cukup baik sehingga adanya Chemistry antara orang tua dan anak
Implemetasi nilai-nilai karakter religius dan displin melalui budaya sekolah di SMK Muhammadiyah 2 Wates
Alfi Zidanurrohim (2000331014), Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.
Latar belakang pada penelitian melihat dari pekembangan zaman dan informasi yang terus meluas sehingga sangat mempengaruhi psikis dan pola fikir siswa, terlebih pada pembentukan karakter. Hal ini sebagai pemicu faktor-faktor dari dalam maupun luar yang tujuannya menyeimbangkan kompetensi individu, agar dapat melakukan peranan hidup yang baik sesuai dengan ajaran Islam. Pendidikan Islam merupakan kebutuhan pokok yang wajib dipenuhi oleh orang muslim sebagai proses pembentukan manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta mampu menjadi khalifah di bumi yang bersumber pada Al Qur’an dan Hadist. Untuk memperoleh pembentukan karakter religius dan disiplin dibutuhkan sebuah metode untuk menggapainya, salah satu metode yang dapat dilakukan yaitu dengan metode pembiasaaan. SMK Muhammadiyah 2 Wates menerapkan metode pembiasaan religius dan disiplin dengan tujuan mendidik siswa siswi agar memiliki kesadaran dalam mengelola waktu, sehingga meningkatkan kedisiplinan dengan baik dan konsisten. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui implementasi nilai-nilai pendidikan karakter religius dan disiplin, ditambah dengan faktor pendukung dan penghambat.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research), dengan bersadarkan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 13 informan yang terdiri dari kepala sekolah, waka kesiswaan, waka ISMUBA, guru ISMUBA 4 orang, guru BK 1 orang, siswa SMK Muhammadiyah 2 Wates 5 orang. Dalam memperoleh data dan informasi, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah seluruh data tersedia, kemudian melakukan analisis data dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, yang terakhir menggunakan teknik keabsahan data melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu.
Kegiatan rutin karakter religius yang dilaksanakan meliputi: Mendengarkan lantunan Al Qur’an melalui pengeras suara, mengucapakan salam, doa dan tadarus di kelas, sholat dhuha bejamaah, sholat duhur dan asar berjamaah, doa sebelum dan sesudah pembelajaran. Sedangkan kegiatan rutin karakter disiplin yang dilaksanakan meliputi: Kegiatan Sapa Pagi 5S, penertiban keterlambatan, penertiban rambut dan seragam siswa, penertiban sholat berjamaah
Pengaruh menyusun laporan keuangan literasi keuangan dan penggunaan teknologi informatika terhadap kinerja UMKM (studi kasus UMKM kuliner di Yogyakarta)
Kemampuan pemerintah daerah untuk menjalankan pendapatan asli daerah (PAD),dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK),terhadap anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) telah diatur dalam undang-undang nomor 33 tahun 2004 pemerintah daerah mempunyai kewenangan paling besar untuk mengawasi dan mengatur kegiatan pemerintahannya sendiri.Tujuan penelitian ini yaitu guna mengumpulkan data empiris tentang analisis pendapatan asli daerah dana alokasi khusus dan dana alokasi umum terhadap anggaran pendapatan belanja daerah.
Data yang dipergunakan pada penelitian ini yaitu data sekunder. Populasi penelitian ini yaitu pemerintah daerah Kabupaten/kota di pulau Kalimantan dengan anggaran tahun 2017-2021. Sampel ini diambil dengan metoda purposive sampling, dengan sampel 55 Kabupaten/kota yang terdiri dari 46 kabupaten dan 9 kota. Metoda analisis data penelitian memanfaatkan analisis regresi data panel dengan menggunakan aplikasi eviews.
Dengan adanya pengaturan pendapatan asli daerah (PAD),dana alokasi khusus (DAK),dana alokasi umum (DAU). maka diharapkan mampu menata anggaran realisasi setempat sesuai dengan peraturan undang-undang 32 tahun 2004
Pengaruh green product dan green advertising terhadap keputusan pembelian produk Gentle Gen
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Green Product dan Green Advertising Terhadap Keputusan Pembelian Produk Gentle Gen baik secara parsial maupun secara simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah penguna produk gentle gen, Sampel pada penelitian ini berjumlah 110 responden. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Teknik Analisis data pada penelitian ini menggunakan Regresi Linier Berganda, uji t, uji f dan uji koefisien determinasi (R2). Penelitian ini di olah mengunakan SPSS 22. hasil penelitian menunjukan bahwa Green Product (X1) berpengaruh Positif dan Signifikan terhadap keputusan Pembelian. Green Advertising (X2) berpengaruh Positif dan signifikan terhadap keputusan sembelian. hasil penelitian Green Produk (X1) dan Green advertising (X2) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap keputusan pembelian