IAIN Palangka Raya

IAIN Palangkaraya
Not a member yet
    6024 research outputs found

    Pedoman Penulisan Makalah dan Tugas Akhir (Tesis)

    Get PDF
    Tujuan pedoman ini untuk menyeragamkan standar penulisan karya ilmiah yang dimulai sejak penulisan tugas-tugas kuliah sampai penulisan proposal yang kemudian dilanjutkan dengan penulisan tesis. Penyera gaman ini tidak hanya ditujukan kepada mahasiswa, tetapi ditujukan juga kepada dosen pembina mata kuliah dan pembimbing serta penguji

    Dinamika Ekonomi Pekerja Kelapa Sawit Pt Ciptatani Kumai Sejahtera (Cks) Di Seruyan

    No full text
    Pembangunan perusahaan industri perkebunan kelapa sawit adalah pembangunan ekonomi yang berorientasi pedesaan. Selpelrti yang diharapkan adanya pelrulsahaan dipeldelsaan dapat melmbawa pelrulbahanan. Delsa Sulka Makmulr selbellulm adanya pelrkelbulnan kellapa sawit masih sangat minim tingkat elkonomi. Delngan adanya pabrik kellapa sawit telntulnya melmiliki pelrulbahan dalam kelhidulpan elkonomi masyarakat diselkitar lokasi pelrkelbulnan PT. CKS telrselbult. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui elkonomi pelkelrja selbellulm dan selsuldah belkelrja di kellapa sawit PT Cks (Ciptatani Kumai Sejahtera) di Selrulyan dan dinamika ekonomi syariah pekerja kelapa sawit PT. CKS (Ciptatani Kumai Sejahtera) di Seruyan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 3 orang sebagai subjek. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengabsahan data penelitian menggunakan teknik triangulasi sumber. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: pertama, elkonomi pelkelrja selbellulm dan selsuldah belkelrja di kellapa sawit PT Cks adalah ekonomi pekerja sebelum bergabung dengan PT CKS masih di bawah UMK bahkan ada yang belum memiliki pengasilan. Namun setelah bergabung dengan PT. CKS mengalami peningkatan karena selain gaji pokok juga ada tunjangan yg diberikan dari PT CKS. Kedua, dinamika ekonomi syariah pekerja kelapa sawit PT. CKS adalah dinamika ekonomi syariah pekerja PT CKS juga mengalami perubahan menjadi lebih baik dan berkembang dari pekerja dalam melakukan pekerjaan dengan Ikhlas tanpa paksaan dan dalam bekerja juga mereka niatkan untuk ,mencari nafkah keluarga dan mengharap ridho Allah, pendapatan yaitu gaji yang di peroleh pekerja PT CKS pun secara adil atau sesuai dengan porsinya masing-masing, kesejahteraan, dalam hal kesejahteraan pekerja PT CKS tidak hanya mengejar dunia saja dengan menambahkan pendapatan berupa materi tetapi juga mengejar kesejahteraan akhirat dengan bekerja tetap menjalankan dengan penuh tanggung jawab, sambil tetap mengingat dan berusaha untuk memperoleh pahala di sisi Allah dengan melakukan amal baik dan beribadah

    Implementasi Pembelajaran Ke-Nu-An Di Smp Nu Palangka Raya

    No full text
    Kegiatan belajar mengajar guru tidak hanya menyampaikan ilmunya saja tetapi guru memiliki kewajiban merancang dan merencanakan kegiatan pembelajaran dengan memperhatikan metode dan strategi yang digunakan dalam melaksanakan pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana implementasi pembelajaran Ke-NU-an di SMP NU Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dilakukan di SMP NU Palangka Raya, dengan subyek penelitian adalah 1 guru Ke-NU-an, dan informan penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan 3 siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, Kemudian teknik analisis data dilakukan dengan empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan sedangkan teknik pengabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran Ke-NU-an di SMP NU Palangka Raya dilakukan melalui 3 tahapan yaitu tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi, pada tahapan perencanaan pembelajaran Ke-NU-an di SMP NU Palangka Raya dilakukan setiap awal tahun ajaran baru perencanaan yang dilakukan dalam bentuk penyusunan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), penyiapan media, sumber belajar dan perangkat penilaian pembelajaran, pada tahap pelaksanaan pembelajaran Ke-Nu-an di SMP NU Palangka Raya guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah dirancang yang secara umum terbagi menjadi tiga tahap yaitu kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup, terakhir pada tahap evaluasi dilakukan setiap pertengahan semester dan akhir semester juga penilaian ulangan harian. Ranah penilaian Kognitif (pengetahuan) dari hasil ulangan dan latihan soal, ranah psikomotorik (keterampilan) dari hasil praktek siswa, untuk afektif (sikap) itu dari keseharian siswa mulai dari kegiatan siswa selama di kelas dan diluar kelas

    Implementasi Workplace Spirituality Di Lembaga Keuangan Syariah (Studi Kasus Pada Bsi, Bmi, Dan Bprs Mitra Amanah Di Kota Palangka Raya)

    No full text
    Workplace Spirituality atau yang lebih dikenal dengan spiritualitas di tempat kerja merupakan sebuah fitur budaya organisasi, yang bertujuan menumbuh kembangkan kesadaran akan makna hidup dengan menjalankan pekerjaan yang bermanfaat bagi komunitas. Dengan mengajarkan perilaku manusia berada di bawah pengawasan Allah SWT, yang mendorong kejujuran dan kebaikan kesadaran ini dapat memperbaiki etika dan perilaku di zaman modern. Budaya kerja mencerminkan nilai-nilai dan pola perilaku dalam organisasi. Penerapan Workplace Spirituality dapat membuat karyawan untuk membentuk persepsi yang lebih positif terhadap organisasi serta melatih integritas karyawan terhadap dunia kerja. Oleh karena itu, penerapan Workplace Spirituality yang ada pada BSI, BMI, BPRS Mitra Amanah di kota Palangka Raya. Penelitian ini merupakan hasil lapangan dengan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan pendekatan perbandingan dan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah karyawan pada masing-masing instansi Bank Syariah Indonesia, Bank Muamalat serta BPRS Mitra Amanah, serta 3 infroman dari masyarakat yang bertransaksi dengan ketiga bank ini. Adapun objek penelitian adalah dengan menilai spiritual pada karyawan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta pengabsahan data menggunakan Teknik triangulasi metode dan sumber. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Workplace Spirituality, Sumber Daya Ihsani, Dan Budaya kerja dalam Lembaga keuangan syariah pada BSI, BMI, BPRS Mitra Amanah di kota Palangka Raya sudah sesuai. Dengan menggunakan teori yang menjadi tolak ukur dalam penelitian yaitu meaningfull work, sense of community dan alignment velue with organization, yang bertujuan untuk meliputi nilai integritas nilai-nilai Islam serta mengedepankan nilai kejujuran. Terlihat dari kontribusinya antara lain karyawan bank seperti BSI KCP 1 teller membantu nasabah kesulitan dalam bertransaksi, ini membuat karyawan merasa bertanggung jawab besar yang ada pada dirinya. Hal ini sangat berperan penting dalam menciptakan budaya organisasi yang harmonis dan berorientasi pada nilai-nilai religious, yang akhirnya dapat mendukung pencapaian tujuan lembaga keuangan syaria

    Evaluasi Pembelajaran Tematik Menggunakan Model Cipp (Context, Input, Process, Product) Di Kelas V Sdn 5 Menteng Palangka Raya

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan kesiapan guru dalam perencanaan pembelajaran tematik pada kelas Va & Vb SDN 5 Menteng Palangka Raya 2) mendeskripsikan kesiapan guru dari media, RPP dalam pembelajaran tematik pada kelas Va & Vb SDN 5 Menteng Palangka Raya 3) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran tematik pada kelas Va & Vb SDN 5 Menteng Palangka Raya 4) mendeskripsikan hasil pembelajaran tematik pada kelas Va & Vb SDN 5 Menteng Palangka Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian evaluasi menggunakan model Context, Input, Process, Product (CIPP) yang terfokus pada evaluasi perencanaan, evaluasi media RPP, evaluasi pelaksanaan, dan evaluasi hasil. pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah Guru wali kelas Va & Vb dan yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah dan satu orang operator sekolah . Hasil penelitian ditinjau dari 4 komponen evaluasi model CIPP yaitu sebagai berikut: 1) perencanaan dalam pembelajaran (Context): hasil penelitian pada pembelajaran tematik tujuan pembelajaran, kompetensi inti, kompetensi dasar, dan indikator pembelajaran, guru membuat pada awal semester sesuai dengan materi atau tema yang akan dipelajari yaitu Tema 8 Lingkungan Sahabat Kita. 2) Bahan dalam pembelajaran (Input): hasil penelitian pada pembelajaran tematik pembuatan silabus Tema 8 Lingkungan Sahabat Kita dibuat dengan melihat dari Internet, RPP tentang Tema 8 Lingkungan Sahabat Kita, materi mata pelajaran PPKn Keragaman sosial budaya masyarakat Indonesia , metode pembelajaran guru menggunakan ceramah, diskusi, tanya jawab, membuat LKPD dibuat guru sesuai dengan materi yang , dan media guru menggunakan alat peraga sesuai dengan materi yang diajarkan, membuat peta, tanya jawab dan belajar di luar kelas dengan media lingkungan sekitar. Komponen penunjang pembelajaran tematik tersebut di siapkan guru pada awal semester. 3) pelaksanaan pembelajaran (Process): pada proses pembelajaran tematik guru tidak semua berpedoman sesuai dengan RPP ada sebagian yang tidak terlaksana, suasana kelas saat pembelajaran berlangsung peserta didik sangat aktif karena guru mengaitkan materi dengan lingkungan sekitar. 4) hasil belajar peserta didik (Product): pada pembelajaran tematik berdasarkan penilaian sikap yaitu sikap religius (sebelum dan sesudah belajar Berdoa), sikap sosial keingintahuan peserta didik, Penilaian Pengetahuan guru melakukan melalui tes tertulis seperti tugas-tugas harian, ulangan harian dan ulangan semester berupa pilihan ganda dan isian, penilaian keterampilan guru memberikan tugas praktek membuat karya tertulis tentang materi mata pelajaran PPKn

    Meningkatkan Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Melalui Permainan Memancing Angka Pada Kelompok A Di Tk Harapan Bangsa Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir

    No full text
    Kemampuan berpikir simbolik anak mengacu pada pemahaman konsep bilangan yang berperan penting dalam pembelajaran berhitung dan membilang benda pada anak usia dini. Kemampuan berpikir simbolik perlu distimulasi agar kemampuan berpikir pada anak dapat meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan: 1) Kegiatan memancing angka untuk meningkatkan kemampuan berpikir simbolik dalam pemahaman konsep bilangan pada anak kelompok A di TK Harapan Bangsa Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir 2) Kemampuan berpikir simbolik melalui permainan memancing angka pada anak kelompok A di TK Harapan Bangsa Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan model Kemmis & MC Taggart. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus, satu siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Tempat penelitian dilaksanakan di TK Harapan Bangsa Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok A dari usia 4-5 tahun yang terdiri dari 13 anak, 7 orang anak laki-laki dan 6 orang anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Kriteria indikator keberhasilan penelitian sebesar 80%, sebagai acuan dasar untuk melihat bahwa penelitian yang dilakukan berhasil atau tidak berhasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kegiatan permainan memancing angka pada siklus I menunjukkan kemampuan berpikir simbolik anak belum berkembang secara optimal, lalu diadakan pelaksanaan kegiatan permainan memancing angka pada siklus II agar kemampuan berpikir simbolik anak meningkat. dan 2) Perkembangan kemampuan berpikir simbolik anak membilang banyak benda 1-10, mengenal konsep bilangan dan mengenal lambang bilangan belum berkembang secara optimal, pada Pra Siklus dapat dilihat melalui presentase hasil rata-rata sebesar 28,92%. Pada siklus I pertemuan pertama mengalami peningkatan sebesar 52,9%, pertemuan kedua menjadi 62,3%, pertemuan ketiga menjadi 65,7%, maka diperoleh hasil rata-rata pada siklus I pertemuan 1-3 sebesar 52,84%, tetapi belum mencapai kriteria indikator keberhasilan atau target yang ingin dicapai sebesar 80%, sehingga dilanjutkan lagi pada siklus II. Pada pelaksanaan siklus II mengalami peningkatan yang sangat baik pada pertemuan pertama diperoleh hasil sebesar 84,6%, pertemuan kedua menjadi 90,5%, pertemuan ketiga menjadi 95,7%, maka diperoleh hasil rata-rata pada siklus II pertemuan 1-3 sebesar 86,90%, dengan kriteria penilaian Berkembang Sangat Baik (BSB)

    Penerapan Metode Gerak Dan Lagu Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Usia 4-5 Tahun Di Ra Al-Hijrah Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir

    No full text
    Kepercayaan diri adalah suatu sikap positif agar mempunyai keyakinan terhadap potensi diri sendiri. Metode gerak dan lagu didalam pembelajaran adalah menyanyikan sebuah lagu juga mengajak anak bergerak secara aktif. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan: 1) Penerapan metode gerak dan lagu pada anak usia 4-5 tahun di RA Al-Hijrah Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir, 2) Peningkatan Kepercayaan diri anak usia 4-5 tahun di RA Al-Hijrah Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Tindakan kelas (PTK), dilakukan sebanyak 2 siklus, satu siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Tempat penelitian dilaksanakan di RA Al-Hijrah Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir. Subyek penelitian adalah anak kelompok B3 yang berusia 4-5 tahun terdiri dari 5 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Kriteria keberhasilan penelitian sebesar 75% sebagai dasar bahwa penelitian yang dilakukan berhasil atau tidak berhasil. Hasil penilaian menunjukkan bahwa: 1) Penerapan metode gerak dan lagu dengan menetapkan tujuan kegiatan dengan membuat RPPH, melakukan pelaksanaan sesuai langkah-langkah, dan mendiskusikan hambatan dan hasil penerapan terakhir melakukan evaluasi. 2) Kepercayaan diri anak seperti anak memiliki kemampuan berinteraksi dengan anak lain, dan anak memiliki kemampuan mempertahankan haknya. Pada prasiklus kemampuan anak belum berkembang secara optimal, hasil rata-rata yang diperoleh 35,58% kriteria mulai berkembang (MB). Pada siklus I pertemuan pertama mengalami peningkatan sebesar 40,38% dan pertemuan kedua 45.19% diperoleh hasil rata-rata pada siklus I 39,38% dengan kriteria mulai berkembang (MB) tetapi belum mencapai indikator keberhasilan sehingga dilanjutkan lagi pada siklus II. Pada pelaksanaan siklus II mengalami peningkatan yang sangat baik pada pertemuan pertemuan pertama diperoleh hasil sebesar 71,15% dan pertemuan kedua sebesar 87,5% diperoleh hasil rata-rata pada siklus II sebesar 79,33% dengan kriteria berkembang sangat baik (BSB)

    Pengaruh Pergantian Manajemen, Financial Distress, Dan Reputasi Auditor Terhadap Auditor Switching

    No full text
    Perusahaan dalam melakukan auditor switching dapat terjadi oleh dua alasan yakni karena adanya peraturan pemerintah yang bersifat wajib (mandatory) dan dilakukan atas keinginan perusahaan itu sendiri, maka pergantian ini bersifat sukarela (voluntary). Apabila perusahaan mengganti auditor yang telah mengaudit selama masa yang ditentukan merupakan hal yang wajar dan perusahaan melakukan hal tersebut dikarenakan ingin mematuhi aturan yang berlaku. Pergantian auditor yang terjadi dalam perusahaan diluar ketentuan peraturan pemerintah perlu diketahui faktor penyebabnya, karena pergantian yang terlalu sering bisa menimbulkan pertanyaan serta kecurigaan yang berasal dari investor. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pergantian manajemen, financial distress, dan reputasi auditor terhadap auditor switching, serta menganalisis secara bersama-sama pengaruh pergantian manajemen, financial distress, dan reputasi auditor terhadap auditor switching pada perusahaan keuangan yang terdaftar di bursa efek indonesia tahun 2020-2023. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 105 dan sampel dalam penelitian sebanyak 40 perusahaan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi logistik biner, uji model fit, uji kelayakan model regresi, uji akurasi model, uji hipotesis, dan analasis determinasi menggunakan Eviews 13. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pergantian manajemen, financial distress, dan reputasi auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap auditor switching. Ditunjukkan dengan nilai koefisien sebesar 0.324602, 0.047805, dan 0.164424 dengan nilai p-value sebesar 0.0000 < 0,05. Berdasarkan Uji F (Simultan) pergantian manajemen, financial distress, dan reputasi auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap auditor switching. Ditunjukkan dengan nilai signifikan F sebesar 0.0000 < 0,05. Nilai R-Square dalam penelitian variable auditor switching dipengaruhi oleh pergantian manajemen, financial distress, dan reputasi auditor sebesar 47,7% dan sisanya yaitu 52,3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Dengan ditemukannya hasil tersebut maka bagi peneliti selanjutnya agar dapat menambahkan variabel penelitian diluar variabel yang telah diteliti agar dapat mengembangkan penelitian yang berkaitan dengan penelitian ini serta menambahkan referensi lebih banyak dan memperluas objek penelitian

    Pelayanan Pedagang Gerabahterhadappelanggandi Desa Bayanan Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan Perspektif Ekonomi Islam

    No full text
    Ekonomi Islam adalah suatu sistem ekonomi yang berlandaskan atas syariat atau norma-norma yang telah diajarkan agama Islam. Jadi dengan ini latar belakang dari penelitian yang peneliti ambil adalah berawal dari pembeli yang kurang puas dengan pelayanan yang diberikan pedagang, karena kurang maksimal. Ada penjual yang intonasi suaranya agak tergesa-gesa pada saat transaksi jual beli. Ada juga penjual yang tidak ramah ke pembeli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelayanan pedagang terhadap pelanggan di desa Bayanan Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan mengetahui pelayanan pedagang terhadap pelanggan di desa Bayanan Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan metode kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 3 pedagang dan 3 karyawan, serta 3 informan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Selanjutnya penyajian data, analisis data, dan menarik kesimpulan. Setelah melakukan penelitian ditemukan bahwa pedagang gerabah di Desa Bayanan telah mengimplementasikan strategi yang efektif dalam memberikan pelayanan pelanggan yang berkualitas melalui penyediaan sarana dan prasarana yang nyaman, peningkatan keterampilan karyawan, bertanggung jawab kepada pelanggan dari awal hingga selesai, melayani pelanggan dengan cepat dan tepat, mampu berkomunikasi dengan pelanggan, serta dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Pedagang gerabah di Desa Bayanan mementingkan nilai-nilai kejujuran dalam penyampaian kondisi barang, bertanggung jawab dalam pengantaran barang, tidak menipu, menepati janji terkait kualitas barang dan pengiriman, rendah hati dengan pelanggan, serta menunaikan zakat dan sedekah. Sehingga dengan kata lain menurut saya sudah menerapkan ekonomi Islam

    5,416

    full texts

    6,024

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IAIN Palangkaraya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇