IAIN Palangka Raya

IAIN Palangkaraya
Not a member yet
    6024 research outputs found

    Internalisasi Nilai-Nilai Karakter Disiplin Mahasantri Mukim Melalui Kegiatan Salat Berjamaah Di Ma’had Al-Jami’ah Iain Palangka Raya

    No full text
    Tujuan penelitian ini mendeskripsikan transformasi, transaksi, dan trans-internalisasi nilai-nilai karakter disiplin mahasantri mukim melalui kegiatan salat berjamaah di Ma’had Al-Jami’ah IAIN Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah ketua musyrif dan ketua musyrifah Ma’had Al-Jami’ah IAIN Palangka Raya. Pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, pengurangan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Transformasi nilai-nilai karakter disiplin mahasantri mukim melalui kegiatan salat berjamaah di Ma’had Al-Jami’ah IAIN Palangka Raya melalui tahapan yaitu cara menginformasikan kegiatan salat berjamaah, pensosialisasian seluruh aturan sejak awal, penginformasian aturan memenuhi salat berjamaah, penginformasian salat fardu dan penginformasian salat sunah Tahajud. Transaksi nilai-nilai karakter disiplin mahasantri mukim melalui kegiatan salat berjamaah di Ma’had Al-Jami’ah IAIN Palangka Raya meliputi cara interaksi dan tempat dilakukannya interaksi. Trans-internalisasi nilai-nilai karakter disiplin mahasantri mukim melalui kegiatan salat berjamaah di Ma’had Al-Jami’ah IAIN Palangka Raya meliputi tiga metode atau penampilan komunikasi kepribadian pelatih (pengurus ma’had) yaitu dengan keteladanan, pengondisian, dan pembiasaan. Implikasi teoritis penelitian berusaha memperkaya cakrawala pengetahuan dan pemahaman mengenai internalisasi nilai-nilai karakter disiplin mahasantri mukim melalui kegiatan salat berjamaah yang dapat diterapkan seluruh kalangan masyarakat terkhusus masyarakat yang berhubungan dengan dunia pendidikan dan keilmuan, dan implikasi praktis penelitian ini berupaya untuk meningkatkan kualitas lembaga-lembaga yang memfasilitasi dalam mendidikan karakter baik sekolah atau madrasah maupun perguruan tinggi yang diharapkan agar kualitas keilmuan dan kualitas disiplin yang baik. ABSTRACT The purpose of this study is to describe the transformation, transaction, and trans-internalization of the discipline character values of mukim students through congregational prayer activities at Ma'had Al-Jami'ah IAIN Palangka Raya. This research uses a type of descriptive qualitative approach. The subject of this study is the chairman of the musyrif and the chairman of the Ma'had Al-Jami'ah IAIN Palangka Raya musyrifah. Data collection was carried out by interview, observation, and documentation techniques. The validity of the data was carried out using source triangulation and triangulation techniques. Data analysis is carried out by data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The transformation of the values of the discipline character of mukim students through congregational prayer activities at Ma'had Al-Jami'ah IAIN Palangka Raya through stages, namely how to inform congregational prayer activities, socialization of all rules from the beginning, information on the rules for fulfilling congregational prayers, information on fardu prayers and information on Tahajud sunnah prayers. The transaction of the values of the discipline of mukim students through congregational prayer activities at Ma'had Al-Jami'ah IAIN Palangka Raya includes the way of interaction and the place where the interaction takes place. Trans-internalization of the values of the discipline character of mukim students through congregational prayer activities at Ma'had Al-Jami'ah IAIN Palangka Raya includes three methods or appearances of personality communication of coaches (ma'had administrators), namely by example, conditioning, and habituation. The theoretical implications of the research seeks to enrich the horizon of knowledge and understanding of the internalization of the character values of the discipline of mukim students through congregational prayer activities that can be applied to all circles of society, especially those related to the world of education and science, and the practical implications of this research seeks to improve the quality of institutions that facilitate character education, both schools or madrasas and universities which is expected to be good scientific quality and discipline quality

    Pengaruh Religiusitas Terhadap Preferensi Nasabah Dalam Memilih Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Palangka Raya Diponegoro

    No full text
    Bank syariah merupakan lembaga keuangan yang berfungsi sebagai penghimpun dana dan menyalurkannya kepada masyarakat yang dalam usahanya dilandaskan berdasarkan prinsip syariah. Religiusitas dipercaya sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi preferensi nasabah dalam memilih bank syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Religiusitas Terhadap Preferensi Nasabah dalam Memilih Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Palangka Raya Diponegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear sederhana. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Palangka Raya Diponegoro. Data penelitian ini merupakan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner dengan teknik accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden yang diperoleh melalui perhitungan rumus lemeshow. Uji prasyarat menggunakan uji normalitas, linearitas, dan heteroskedasitas. Adapun analisis data yang digunakan ialah analisis hipotesis (Uji t) dan koefisien determinasi R. Hasil penelitian analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa nilai koefisien konstanta sebesar 10,880 dan nilai koefisien regresi sebesar 1,665. Variabel religiusitas (X) dan preferensi nasabah (Y) memiliki nilai sig. Sebesar 0,001 < dari probabilitas 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa kontribusi religiusitas (X) terhadap preferensi nasabah (Y) adalah sebesar 55,5%. Sedangkan sisanya 44,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. sehingga, dapat disimpulkan bahwa pengaruh religiusitas terhadap preferensi nasabah dalam memilih bank syariah berpengaruh positif dan signifikan. ABSTRACT Islamic banks are financial institutions that function as fund collectors and channel them to the public whose business is based on sharia principles. Religiosity is believed to be one of the factors that influence customer preferences in choosing Islamic banks. This study aims to determine the effect of Religiosity on Customer Preferences in Choosing Bank Syariah Indonesia Palangka Raya Diponegoro Branch Office. This study uses a quantitative descriptive approach with simple linear regression analysis techniques. The population in this study were customers of Bank Syariah Indonesia, Palangka Raya Diponegoro Branch Office. This research data is primary data collected through questionnaires with accidental sampling technique, with a sample size of 97 respondents obtained through the calculation of the lemeshow formula. Prerequisite tests use normality, linearity, and heteroscedacity tests. The data analysis used is hypothesis analysis (t test) and the coefficient of determination R. The results of simple linear regression analysis research show that the constant coefficient value is 10.880 and the regression coefficient value is 1.665. The religiosity variable (X) and customer preference (Y) have a sig value. Sebesar 0.001 < than the probability of 0.05 so it can be said that the contribution of religiosity (X) to customer preferences (Y) is 55.5%. While the remaining 44.5% is influenced by other factors not examined. thus, it can be concluded that the effect of religiosity on customer preferences in choosing Islamic banks has a positive and significant effect

    التغذية الاسترجاعية عندالمحاضرين على كتابة البحث العلمي لطلاب قسم تعليم اللغة العربية البحث الع

    No full text
    Rusdiawati H, 2024, Feedback Dosen Terhadap Penulisan Skripsi Mahasiswa PBA, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Pakangka Raya. Pembimbing (I) Dr. Marsiah, M.A. Pembimbing (II) Aulia Mustika Ilmiani, M. Pd. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan deskripsi feedback dosen terhadap penulisan skripsi mahasiswa PBA. Teknik pengumpulan data melalui observasi pada proses membimbing, wawancara pada subjek penelitian serta dokumentasi. Subjek penelitian ini ialah dosen yang membimbing mahasiswa yang sedang melakukan penyelesaian tugas akhir yang berjumlah 4 orang. Analisis data pada penelitian ini ialah menggunakan Mile dan Huberman. Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan ialah sudah dilakukan. Pada perannya sebagai dosen yang membimbing mahasiswa, peran dosen pembimbing dalam mengarahkan mahasiswa mengenai teknik dalam membimbing juga sudah dilakukan mulai dari sebelum melakukan petemuan bimbingan maka membuat janji terlebih dahulu melalui تطبيق whatsApp membimbing dalam megidentifikasi rumusan masalah, yang mana dosen sudah mengarahkan kepada mahasiswa untuk mengidentifikasi rumusan masalah ialah dengan melakukan observasi. Demikian juga pada metodologi penelitian, dosen mengarahkan mahasiswa sesuai dengan jenis penelitian yang dipilih berdasarkan masalah yang ingin diteliti. Selanjutnya ialah membimbing mengolah hasil, pembahasan dan kesimpulan juga sudah dilakukan, untuk mengarahkan secara sistematik pada penulisan skripsi juga sudah dilakukan mulai dari bagian penulisan skripsi, penggunaan tanda baca hingga ke teknik penulisan. kemudian peran dosen pembimbing memberikan motivasi kepada mahasiswa sudah dilakukan. المللخص رشدياواتي حلفة، 2024، التغذية الاسترجاعية عندالمحاضرين على كتابة البحث العلمي لطلاب قسم تعليم اللغة العربية، قسم تعليم اللغة العربية، كلية التربية والعلوم التعليمية، جامعة بالنكارايا الاسلامية الحكومية، المشرفة الأولى د. مرسية الماجستير، المشرفة الثانية اولياء موستكا علمياني الماجستير. الهدف من هذا البحث هو الحصول على وصف التغذية الاسترجاعية عندالمحاضرين على كتابة البحث العلمي لطلاب قسم تعليم اللغة العربية. وتشمل أساليب جمع البيانات مراقبة العملية التوجيهية، والمقابلات مع موضوعات البحث والتوثيق. موضوع هذا البحث هم المحاضرون الذين يقومون بإرشاد 4 طلاب يقومون بإكمال واجباتهم النهائية. استخدم تحليل البيانات في هذه البحث مايل وهوبرمان. وبناء على النتائج والمناقشة يمكن الاستنتاج بأنه قد تم ذلك. من خلال دوره كمحاضر يرشد الطلاب، تم أيضًا تنفيذ دور المشرف في توجيه الطلاب فيما يتعلق بتقنيات التوجيه بدءًا من عقد الاجتماع التوجيهي، وتحديد موعد أولاً عبر تطبيق WhatsApp لإرشادهم في تحديد أسئلة البحث والتي وجه المحاضر الطلاب للتعرف عليها، وأسئلة البحث تكون من خلال إبداء الملاحظات. كما هو الحال في منهج البحث، يقوم المحاضر بتوجيه الطلاب وفقًا لنوع البحث المختار بناءً على المشكلة التي يريدون البحث فيها. بعد ذلك، تم أيضًا تنفيذ توجيه معالجة النتائج والمناقشة والاختتام، لتوجيه كتابة البحث العلمي بشكل منهجي بدءًا من قسم كتابة البحث العلمي، واستخدام علامات الترقيم لتقنيات الكتابة. ومن ثم تم تنفيذ دور المشرف في توفير التحفيز للطلاب

    Pandangan Guru Pesantren Terhadap Tradisi Piduduk Dalam Pernikahan Adat Banjar Di Kota Amuntai

    No full text
    Piduduk adalah sebuah tradisi masyarakat Banjar berupa sesajen yang berisi bahan bahan mentah yang diletakkan menjelang hari pernikahan. Penelitian ini dilatarbelakangi banyaknya masyarakat banjar terutama umat Islam di kota Amuntai yang melakukan tradisi piduduk. Tradisi ini bukan berasal dari ajaran agama Islam, yang seringkali tradisi ini bisa bertentangan dengan syariat Islam, Sehingga menimbulkan perbedaan pandangan hukum di antara guru pesantren. Antara yang membolehkan dan yang tidak membolehkan. Jenis penelitian ini adalah sosiologi hukum dengan pendekatan socio-legal. Data digali dengan subjek penelitian 9 guru pesantren dengan 3 pesantren yang berbeda di kota Amuntai yang dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) berdasarkan sumber hukum Islam, Ada 5 guru pesantren yang berpendapat bahwa tradisi piduduk boleh dilakukan karena tidak bertentangan dengan syariat Islam. Kemudian ada 4 guru pesantren yang berpendapat bahwa tradisi piduduk tidak sesuai dengan syariat Islam karena cenderung mengarah kepada kesyirikan. (2) alasan guru pesantren membolehkan masyarakat melakukan tradisi piduduk dengan menggunakan metode ushul fiqih yaitu urf dan maslahah. Sebagian Guru pesantren berpendapat bahwa piduduk termasuk Urf Sahih yang diperbolehkan dilakukan dalam Islam karena masyarakat yang melakukan tradisi piduduk hanya sebatas melestarikan tradisi masyarakat Banjar. Sebagian guru pesantren lainnya berpendapat bahwa tradisi piduduk ini bisa terbilang Urf Fasid atau tradisi yang tidak baik karena dalam penyajiannya piduduk ini diserahkan kepada makhluk gaib dengan harapan acara berjalan dengan lancar. Serta Maslahah Mursalah karena masyarakat yang melakukan tradisi piduduk sebagai bentuk patuh dan taat pada orang tua, dalam meletakkan piduduk dibarengi dengan pembacaan ayat Al-Qur'an dan doa, dan bahan bahan piduduk dapat dikonsumsi kembali atau dihibahkan. ABSTRACT Piduduk is a tradition of the Banjar people in the form of offerings containing raw materials that are placed before the wedding day. This research is motivated by the large number of banjar people, especially Muslims in the city of Amuntai, who carry out the piduduk tradition. This tradition does not originate from the teachings of the Islamic religion, which often contradicts Islamic law, giving rise to legal differences between Islamic boarding school teachers. Between those who allow and those who don't. This type of research is legal sosiology with a socio-legal approach. Data was collected using research subjects of 9 Islamic boarding school teachers from 3 different Islamic boarding schools in the city of Amuntai who were collected through interview, observation and documentation techniques. The results of this research show that: (1) based on sources of Islamic law, there are 5 Islamic boarding school teachers who are of the opinion that the piduduk tradition is permissible because it does not conflict with Islamic law. Then there are 4 Islamic boarding school teachers who are of the opinion that the piduduk tradition is not in accordance with Islamic law because it tends to lead to shirk. (2) the reason why Islamic boarding school teachers allow people to carry out the tradition of piduduk using the ushul fiqh method, namely urf and maslahah. Some Islamic boarding school teachers are of the opinion that piduduk includes Urf Sahih which is permissible in Islam because people who carry out the tradition of piduduk are only preserving the traditions of the Banjar people. Some other Islamic boarding school teachers are of the opinion that this piduduk tradition can be considered Urf Fasid or a bad tradition because in its presentation the piduduk is handed over to supernatural beings in the hope that the event will run smoothly. As well as Maslahah Murlah because people carry out the tradition of piduduk as a form of obedience and obedience to their parents, when placing the piduduk it is accompanied by reading verses from the Al-Quran and prayers, and the piduduk materials can be re-consumed or given away

    Implementasi Nilai-Nilai Kepemimpinan Islam Dalam Tahap Proses Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Di PemerintahanKota Palangka Raya

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi adanya lelang jabatan sebagai sebuah sistem yang baru dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi secara terbuka. Lelang jabatan merupakan salah satu bentuk kebijakan sistem merit agar siapapun yang menduduki jabatan tersebut dapat mempertanggung jawabkan jabatan yang dimiliki. Sebagai sistem yang selalu digunakan maka perlu ditinjau secara syariah, mengingat banyaknya ASN yang berpartisipasi dan juga tingginya risiko dalam lelang jabatan pimpinan tinggi pratama. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1). Bagaimana pelaksanaan seleksi terbuka pimpinan tinggi pratama di BKPSDM Pemerintahan Kota Palangka Raya? (2). Bagaimana implementasi nilai-nilai kepemimpinan Islam dalam tahap pelaksanaan seleksi terbuka pimpinan tinggi pratama di pemerintahan Kota Palangka Raya?. Jenis peneilitian yang digunakan yaitu penelitian hukum empiris dengan tipe yuridis sosiologis dalam bentuk kualitatif. Pelaksanaan seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Kota Palangka Raya terdiri dari beberapa tahapan-tahapan seleksi yaitu: (a) Pengumuman Seleksi, (b) Pendaftaran Seleksi, (c) Pemeriksaan dan Seleksi Administrasi, (d) Pengumuman Hasil Pemeriksaan dan Seleksi Administrasi, (e) Seleksi Kompetensi/Assesment Center, (f) Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi/Assesment Center, (g) Seleksi Penulisan Makalah dan Pemaparan/Presentasi, (h) Wawancara Akhir, (i) Pengumuman Hasil Seleksi Keseluruhan. Implementasi nilai-nilai kepemimpinan Islam dalam tahap proses seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di Pemerintahan Kota Palangka Raya telah mengimplementasikan yaitu : (a) Sidiq yang artinya benar dan jujur, diimplementasikan dalam tahapan assesment center, (b) Tabligh yang artinya menyampaikan, diimplementasikan dalam proses tes wawancara, (c) Amanah yang artinya dapat dipercaya dan bertanggung jawab, diimplementasikan dalam proses seleksi administrasi, (d) Fathonah yang artinya intelektual, diimplementasikan dalam setiap proses seleksi dari awal hingga akhir seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama. ABSTRACT This research was motivated by the existence of position auctions as a new system in filling High Leadership Positions openly. Job auction is one form of merit system policy so that whoever occupies the position can be responsible for the position they have. As a new system, it needs to be reviewed sharia, considering the large number of ASN participating and also the high risk in the auction of high leadership positions pratama. (1). How is the implementation of open selection of high-ranking pratama leaders in BKPSDM Palangka Raya City Government? (2). How is the implementation of Islamic leadership values in the implementation stage of the open selection of high-ranking senior leaders in the Palangka Raya City government?. The type of research was empirical legal research with sociological juridical type in qualitative form. Implementation of open selection for filling High Leadership Positions In Palangka Raya City, there were several stages of selection, namely: (a). Selection Announcement, (b) Selection Registration, (c) Administrative Examination and Selection, (d) Announcement of Results Administration Examination and Selection, (e) Competency Selection/Assessment Center, (f) Announcement of Competency/Assessment Center Selection Results, (g) Selection of Paper Writing and Exposure/Presentation, (h) Final Interview, (i) Announcement of Overall Selection Results. The implementation of Islamic leadership values in the open selection process for high-ranking leadership positions in the Palangka Raya City Government has implemented them, namely: (a) Sidiq which means true and honest, implemented in the assessment center stage, (b) Tabligh which means conveying, implemented in the interview test process, (c) Amanah which means trustworthy and responsible, implemented in the administrative selection process, (d) Fathonah which means intellectual, implemented in every selection process from the beginning to the end of the selection of high-ranking pratama leadership positions

    Implementasi Nilai Budaya Kerja Di Seksi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Timur

    No full text
    Kementerian agama merupakan organisasi pelaksana teknis penyelenggaraan kegiatan pemerintah dalam bidang keagamaan, dimana konsistensinya sangat vital di Negara Republik Indonesia yang memiliki berbagai macam agama. Kesuksesan organisasi bermula dari adanya disiplin menerapkan prinsip-prinsip organisasi dalam bekerja. Budaya kerja merupakan salah satu prinsip organisasi yang harus diterapkan untuk mencapai sebuah kesuksesan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Nilai Budaya Kerja Di Seksi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah 4 orang ASN Seksi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Timur. Data dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi data/kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan Implementasi budaya kerja integritas dilakukan dengan cara 1) menghargai norma-norma organisasi, 2) kerjasama tim, 3) menjaga kerahasiaan informasi, dan 4) konsistensi dalam menepati janji, 5) kedisiplinan, 6) pelayanan publik yang baik, 7) perilaku profesional dalam berkomunikasi dan bekerja, 8) komitmen untuk terus mengembangkan diri, 9) menjauhi korupsi dan suap, 10) serta mengikuti kebijakan dan etika kerja yang ditetapkan. Implementasi budaya kerja tanggung jawab dilakukan dengan cara 1) membuat perencanaan kerja yang terstruktur, 2) memanajemen waktu dengan baik, 3) menyelesaikan tugas dengan tepat waktu. 4) mengakui kesalahan, 5) mengambil langkah-langkah untuk memperbaikinya, 6) mencari akar masalah, 7) membentuk tim penyelesaian, 8) serta memanfaatkan teknologi dan inovasi yang ada, 9) kolaborasi dan solidaritas. ABSTRACT The Ministry of Religious Affairs is a technical implementing organization for the implementation of government activities in the religious sector, where its consistency is very vital in the Republic of Indonesia which has a variety of religions. Organizational success stems from the discipline of applying organizational principles at work. Work culture is one of the organizational principles that must be applied to achieve organizational success. This study aims to determine the implementation of work culture values in the Diniyah Education Section and Islamic Boarding School Office of the Ministry of Religious Affairs of East Kotawaringin Regency. This research uses a qualitative approach using a type of field research. The data collection techniques used are interviews, observation and documentation. The informants in this study were 4 civil servants of the Diniyah Education Section and Islamic Boarding School of the East Kotawaringin Regency Ministry of Religious Affairs Office. Data is analyzed through the stages of data collection, data reduction, data presentation, data verification/conclusion. The results of this study show that the implementation of an integrity work culture is carried out by 1) respect organizational norms, 2) teamwork, 3) maintain confidentiality of information, and 4) consistency in keeping promises, 5) discipline, 6) good public service, 7) professional behavior in communicating and working, 8) commitment to continue to develop themselves, 9) stay away from corruption and bribery, 10) and follow established policies and work ethics. The implementation of a responsible work culture is carried out by 1) making structured work planning, 2) managing time well, 3) completing tasks on time. 4) admit mistakes, 5) take steps to correct them, 6) find the root of the problem, 7) form resolution teams, 8) and leverage existing technology and innovation, 9) collaboration and solidarity

    Manajemen Layanan Pernikahan Berbasis Aplikasi Simkah-4 Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Baamang Kabupaten Kotawaringin Timur

    No full text
    Kantor Urusan Agama (KUA) di Indonesia, termasuk KUA Kecamatan Baamang Kabupaten Kotawaringin Timur, memainkan peran penting dalam menangani masalah keagamaan dan pernikahan. Kantor Urusan Agama menyediakan berbagai layanan keagamaan, seperti pelayanan pernikahan, pendidikan dan keagamaan. KUA Baamang sekarang mengelola layanan pernikahan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah Generasi 4 (SIMKAH4) untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Sebelumnya, pencatatan pernikahan dilakukan secara manual, namun sekarang dengan SIMKAH4 prosesnya lebih efisien dan lebih terdokumentasi. Dalam penelitian, membahas penerapan SIMKAH4 di KUA Baamang. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan deskriptif dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentası. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah kepala/penghulu dan staf Kantor Urusan Agama Kecamatan Baamang Kabupaten Kotawaringin Timur. Data dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi data/kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengorganisasian SIMKAH4 melibatkan mulai tahapan struktur layanan, kesiapan dalam memberikan layanan, infratruktur teknologi yang digunkan di KUA Baamang, Integrasi aplikasi SIMKAH4, dan Proses administratif pernikahan. termasuk tahapan yang melibatkan petugas KUA memiliki peran yang sangat penting dalam melayani hal-hal lainya. calon pengantin, dan pihak-pihak yang terlibat. Pelaksanaan SIMKAH4 dapat mempermudah proses administrasi pernikahan, mulai dari pendaftaran, pengumpulan dokumen, jadwal akad pernikahan, hingga penyerahan buku nikah. Sistem ini juga memungkinkan para calon pengantin untuk melakukan pendaftaran secara online, memantau status permohonan, dan mengakses informasi tentang persyaratan pernikahan. Dengan adanya SIMKAH4 masyarakat lebih mudah mengetahui informasi mengenai pendaftaran nikah dan meningkatkan layanan pernikahan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Baamang serta membantu masyarakat melakukan pernikahan sesuai dengan aturan. Selain itu, evaluasi berkala diperlukan untuk terus memperbaiki hingga meningkatkan kinerja dan layanan SIMKAH4 agar pengguna puas dan pelaksanaan pernikahan sukses. ABSTRACT Religious Affairs Offices (KUA) in Indonesia, including the KUA of Baamang District, East Kotawaringin Regency, play an important role in handling religious and marriage issues. The Office of Religious Affairs provides various religious services, such as marriage, educational and religious services. KUA Baamang now manages wedding services using the Generation 4 Marriage Management Information System (SIMKAH4) application to increase productivity and efficiency. Previously, marriage registration was done manually, but now with SIMKAH4 the process is more efficient and better documented. In the research, discussing the implementation of SIMKAH4 at KUA Baamang. This research also uses a descriptive approach using qualitative research. The data collection techniques used were interviews, observation and documentation. The informants in this research were the heads/heads and staff of the Religious Affairs Office, Baamang District, East Kotawaringin Regency. Data was analyzed through the stages of data collection, data reduction, data presentation, data verification/conclusion. The results of this research show that organizing SIMKAH4 involves starting from the service structure stages, readiness in providing services, technological infrastructure used at KUA Baamang, integration of the SIMKAH4 application, and the wedding administrative process. including stages involving KUA officers who have a very important role in serving other matters. prospective bride and groom, and the parties involved. Implementing SIMKAH4 can simplify the marriage administration process, starting from registration, document collection, marriage contract schedule, to handing over the marriage book. This system also allows prospective brides and grooms to register online, monitor application status, and access information about marriage requirements. With SIMKAH4, it is easier for people to find out information about marriage registration and improve marriage services at the Baamang District Religious Affairs Office and help people carry out marriages according to the rules. Apart from that, regular evaluation is needed to continue to improve and improve SIMKAH4's performance and services so that users are satisfied and the wedding is successful

    Restrukturisasi Birokrasi Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Pemberdayaan Masyarakat Di Lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya

    No full text
    Penelitian skripsi ini dilatarbelakangi adanya perampingan birokrasi dari berbagai instansi pemerintah yang sebelumnya berdiri sendiri-sendiri kemudian digabung dalam satu kantor yaitu kantor Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Pemberdayaan Masyarakat yang selanjutnya disingkat dengan (DPPKBP3APM) Kota Palangka Raya. fokus masalahnya adalah terjadi restrukturisasi birokrasi di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana pemberdayaan perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Palangka Raya dan kendala yang dihadapi dalam penyederhanaan restrukturisasi birokrasi Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana pemberdayaan perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Palangka Raya. Metode penelitian ini menggunakan sosiologi hukum dengan pendekatan hukum empiris, metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi di kantor DPPKBP3APM Kota Palangka Raya. Hasil penelitian ini bahwa 1). Terjadi restrukturisasi birokrasi di DPPKBP3APM Kota Palangka Raya adalah untuk menyederhanakan dinas dinas yang ada di masing-masing wilayah pemerintah daerah di Indonesia agar lebih ramping tidak melebihi dari 30 lembaga pemerintah sebagaimana peraturan Permenpan nomor 7 tahun 2022 tentang penyederhanaan organisasi birokrasi, untuk efisiensi anggaran pemerintah Indonesia, dan 2) Kendala yang dihadapi dalam penyederhanaan restrukturisasi birokrasi DPPKBP3APM Kota Palangka Raya setelah diteliti adalah kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang memadai dan kurangnya dana anggaran operasional dari pemerintah sehingga berdampak pada kurang maksimalnya memberikan layanan kepada masyarakat. ABSTRACT This thesis research is motivated by the streamlining of bureaucracy from various government agencies that previously stood alone and then merged in one office, namely the Office of Population Control, Family Planning, women's empowerment, child protection and Community Empowerment which is hereinafter abbreviated as (DPPKBP3APM) Palangka Raya City. the focus of the problem is the restructuring of the bureaucracy in the Department of Population Control Family Planning women's empowerment child protection and Community Empowerment Palangka Raya and the obstacles faced in simplifying the restructuring of the bureaucracy of the Department of Population Control Family Planning women's empowerment child protection and Community Empowerment Palangka Raya. This research method uses the sociology of law with empirical legal approach, data collection methods using observation, interviews and documentation in the Office of Dppkbp3apm Palangka Raya. The results of this study that 1). The bureaucratic restructuring in Dppkbp3apm Palangka Raya City is to simplify the existing services in each Local Government Area in Indonesia so that it is leaner not to exceed 30 government agencies as per Permenpan Regulation Number 7 of 2022 concerning the simplification of bureaucratic organizations, for the efficiency of the Indonesian government budget, and 2) the obstacles faced in simplifying the bureaucratic restructuring of Dppkbp3apm Palangka Raya City after being studied are the lack of adequate human resources (HR) and lack of operational budget funds from the government so that the impact on the lack of maximum service to the community

    Science interdisciplinary learning approach: a study interdisciplinary thinking skills and literacy environmen

    Full text link
    The formation of environmental literacy in the education system through education for sustainable development (EfSD) experiences many obstacles. The aim of the research is to analyze the impact of interdisciplinary science learning for interdisciplinary oriented education for sustainable development to improve interdisciplinary thinking and environmental literacy of prospective teachers. The experimental method with a quasi-experimental pretest posttest group design was used in this study. The data collection technique used is an environmental literacy questionnaire and an interdisciplinary thinking test. Data analysis technique used independent t test. The results obtained were that the science interdisciplinary learning effective in improving interdisciplinary thinking performance and environmental literacy. The performance of students’ interdisciplinary thinking affects environmental literacy of students. The university forms student teacher candidates who have the ability to think interdisciplinary so that they can manage science learning in an interdisciplinary and environmentally literate manner. The implication of this research is the importance of fostering interdisciplinary thinking and environmental literacy at all levels of educatio

    5,416

    full texts

    6,024

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IAIN Palangkaraya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇