Diponegoro University

Diponegoro University Institutional Repository
Not a member yet
    71404 research outputs found

    MODEL ECONOMIC ORDER QUANTITY UNTUK BARANG YANG MENGALAMI PERTUMBUHAN DENGAN KUALITAS TIDAK SEMPURNA

    Get PDF
    Model Economic Order Quantity merupakan salah satu metode yang dapat digunakan dalam mengelola sistem persediaan untuk memaksimalkan keuntungan total. Sistem persediaan ini sudah banyak dikembangkan, salah satunya adalah model Economic Order Quantity untuk barang yang mengalami pertumbuhan. Akan tetapi tidak selamanya barang mengalami pertumbuhan secara sempurna. Berdasarkan hal tersebut, tulisan ini membahas tentang model Economic Order Quantity untuk barang yang mengalami pertumbuhan dengan kualitas tidak sempurna. Tujuan dari model ini adalah menentukan jumlah dan waktu pemesanan yang optimal. Model ini diaplikasikan pada data yang diambil dari Peternakan Ayam DS dan diperoleh durasi pertumbuhan, periode, jumlah pemesanan, dan total keuntungan optimal yang dapat menjadi bahan pertimbangan perusahaan

    METAFORA MEDAN MAKNA ALAM YANG TERDAPAT DALAM NOVEL KOKORO KARYA NATSUME SOSEKI DAN STRATEGI PENERJEMAHAN PADA NOVEL RAHASIA HATI OLEH PENERJEMAH HARTOJO ANDANGDJAJA 夏目漱石の小説『こころ』における自然の意味論領域の メタファーとハルトヨ・アンダンジャヤの翻訳者の小説 『ラハシア・ハティ』における翻訳ストラテジー

    Get PDF
    ABSTRACT Shabrina, Qurrota Ayuni. 2020. “Metafora Medan Makna Alam yang Terdapat dalam Novel Kokoro Karya Natsume Soseki dan Strategi Penerjemahan pada Novel Rahasia Hati oleh Penerjemah Hartojo Andangdjaja”. Thesis, Department of Japanese Language and Culture, Faculty of Humanities, Diponegoro University. The Advisor: Reny Wiyatasari, S.S., M.Hum. This research aims to describe the types of metaphors and the conceptual mapping of nature semantic domain metaphors in the Kokoro novel, and also its translation strategies used by the translator. The source of this research are Kokoro, a novel by a famous Japanese writer Natsume Soseki, and also Rahasia Hati, the translation version of his work in Indonesian language by Hartojo Andangdjaja. The research methodology relies on “Simak” method and “Catat” technique for providing the data. This research also used the “Agih” method and “Hubung Banding” technique for analyzing the data. As for the theoretical framework, it relies on Lakoff and Johnson’s conceptual metaphor theory (1995), Siregar’s conceptual mapping theory (2004), Nakamura’s classification of the nature category in metaphorical expression (1979), and Larson’s strategies of metaphor translation theory (1988). The result shows there are 31 metaphorical data containing 17 nature semantic domains: nioi ‘smell’, ka ‘scent’, kumi ‘bitterness’, yoru ‘night’, tsuchi ‘soil’, kuuki ‘air’, mizu ‘water’, koori ‘ice’, kaze ‘wind’, nami ‘wave’, hi ‘fire’, kuu ‘sky’, ten ‘sky’, hikari ‘light’, kage ‘shadow’, combination of tochi ‘soil’ and nioi ‘smell’, combination of kumo ‘cloud’ and kage ‘shadow’. According to that, the research presents here is focused on the analysis of 17 metaphors. There are two types of metaphor that found in this research, 13 structural metaphors and 4 ontological metaphors. As for the translation strategies that found in this research are, (1) 7 data are using M-M strategy, (2) 1 data is using M-S strategy, (3) 1 data is using M-MTSa strategy, (4) 3 data are using M-T strategy, and (5) 5 data are using M-Nonfiguratif strategy. Keywords : conseptual metaphor, nature semantic domain, conseptual mapping, strategies of metaphor translation, Natsume Soseki

    HUBUNGAN ANTARA KETERLIBATAN KERJA DENGAN CYBERLOAFING PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN TEMANGGUNG

    Get PDF
    Cyberloafing merupakan kegiatan karyawan yang tidak berhubungan dengan pekerjaan dengan cara menggunakan fasilitas internet dari perusahaan pada saat jam kerja. Keterlibatan kerja diartikan sebagai sejauh mana individu mengidentifikasikan diri dengan pekerjaan, berpartisipasi aktif dalam kerjanya, dan menganggap kinerja sebagai sebuah harga diri. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara keterlibatan kerja dengan cyberloafing pada pegawai negeri sipil Sekretariat Daerah Kabupaten Temanggung. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 120 orang dengan sampel penelitian berjumlah 89 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Keterlibatan Kerja (26 aitem valid dengan α=0,938) dan Skala Cyberloafing (26 aitem valid dengan α=0,892). Berdasarkan analisis regresi sederhana didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara keterlibatan kerja dengan cyberloafing pada pegawai negeri sipil Sekretariat Daerah Kabupaten Temanggung (rxy= -0,297 dengan p=0,002), sehingga dapat diartikan semakin tinggi keterlibatan kerja, maka semakin rendah cyberloafing. Sebaliknya, semakin rendah keterlibatan kerja, semakin tinggi cyberloafing. Keterlibatan kerja memberikan sumbangan efektif sebesar 8,8% terhadap cyberloafing

    ISTILAH-ISTILAH SESAJI TRADISI SAPARAN BEJI CONDONGSARI, BANYUURIP, PURWOREJO

    Get PDF
    Saparan Beji is a traditional ceremony conducted by the Condongsari community, Banyuurip, Purworejo, as a form of gratitude for the wellspring in the village that never dies. Saparan Beji traditional ceremony uses offerings which have special terms, which are interesting to researched. These terms are lumpangan, wedhak, lenga wangi, jungkat, pengilon, lawe wenang, ingkung, kabul, arang-arang kambang, rujak srep, teh legi, teh pait, kopi legi, kopi pait, klasa bangka, lepet, klowoh, bonang-baning. This research aims to find out the lingual form of the terms of offerings and the lexical meaning as well as the cultural meaning of the terms of the offerings. The method of providing data used in this study is the method of observation and interviews. Observation was carried out by participate into the Saparan Beji traditional ceremony. The interview was conducted using a fishing line technique, which was followed by an advanced conversation technique along with a recording and note taking technique. Data were analyzed with morphological, semantic and anthropolinguistic theories. Presentation of the results of data analysis in the form of narrative descriptions. The results of this study are in the form of lingual terms of offerings of Saparan Beji. In addition, this study also revealed that the offerings of Saparan Beji were a symbol of prayer, hope, and the purpose of life of the Condongsari people. Keywords : saparan beji , lingual form, lexical meaning, cultural meanin

    HUBUNGAN KUALITAS TIDUR, LAMA KERJA, DAN KELELAHAN MATA TERHADAP KEJADIAN MINOR INJURY DI INDUSTRI RUMAHAN SEPATU KULIT LACOSTA DESTA SHOES

    Get PDF
    Kondisi individu, pekerjaan, dan lingkungan kerja harus saling mendukung dalam mencapai penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang baik di tempat kerja. Lacosta Desta Shoes menghasilkan sepatu kulit melalui proses kerja yang meliputi alat dan bahan yang berisiko menimbulkan kejadian minor injury. Minor injury merupakan salah satu jenis kecelakaan kerja yang dapat melukai dan menciderai pekerja namun tidak memerlukan penanganan medis dan tidak menghilangkan jam kerja. Kecelakaan kerja fatal dapat terjadi apabila kejadian minor injury tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas tidur, lama kerja, kelelahan mata, dan kejadian minor injury. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dan studi cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling yang meliputi seluruh populasi pekerja Lacosta Desta Shoes berjumlah 15 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kuesioner untuk karakteristik individu dan variabel lama kerja, checklist untuk variabel kelelahan mata dan kejadian minor injury, serta kuesioner baku PSQI untuk variabel kualitas tidur. Uji statistik chi-square untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan kelelahan mata dengan masa kerja (!=0.033), status gizi (!=0.011), kualitas tidur (!=0.033), dan lama kerja (! =0.001) dan terdapat hubungan kejadian minor injury dengan lama kerja (!=0.009) dan kelelahan mata (!=0.009) Tidak ada hubungan kelelahan mata dengan usia (!=1.000), kelainan refraksi (!=0.231) dan penyakit metabolik (!=1.000) serta tidak ada hubungan kejadian minor injury dengan kualitas tidur (!=0.154). Terdapat 12 pekerja (80%) yang pernah mengalami kejadian minor injury dalam 3 bulan terakhir. Upaya yang dapat dilakukan Lacosta Desta Shoes untuk mencegah dan mengurangi kejadian minor injury pada pekerja adalah pemeriksaan kesehatan mata, pengaturan jam kerja sesuai standar, dan penyediaan kotak P3K di area bengkel sepatu dan sol sepatu. Kata kunci : minor injury, karakteristik individu, kualitas tidur, lama kerja, kelelahan mata, pekerja sepatu kulit, dan sektor informa

    GLUTARALDEHID SEBAGAI ALTERNATIF UNTUK BAHAN STERILISASI ALAT MEDIS DI RUMAH SAKIT

    Get PDF
    Sterilisasi alat medis untuk operasi dilakukan untuk mencegah infeksi. Proses sterilisasi yang dilakukan selama ini dengan cara direbus. Alat medis yang disteril dimungkinkan masih mengandung kuman. Pilihan proses sterilisasi yang lain adalah menggunakan bahan kimia glutaraldehid. Glutaraldehid mempunyai sifat disinfektan kuat, bersifat bakterisida, virusida, dan fungisida, serta bersifat non-korosif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas glutaraldehid berdasarkan waktu dan konsentrasi. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan 48 sampel alat set medis bedah (gunting jaringan, pinset, klem besar dan klem ovarium). Konsentrasi dalam volume 1 liter air yang digunakan 20 ml, 25 ml dan waktu (20 menit, 30 menit). Uji analisis statistik dengan Uji Two way Anova. Hasil penelitian konsentrasi 20 ml / 1 liter air sangat efektif membunuh kuman pada alat set medis bedah. Ada efesiensi biaya untuk sterilisasi menggunakan bahan kimia glutaraldehid dengan kosentrasi 20 ml/1 liter air dibandingkan konsentrasi 25 ml/1 liter air di Instalasi CSSD RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh desinfektan glutaraldehid dalam menurunkan angka kuman pada konsentrasi 20 ml dan waktu 20 menit. Namun demikian, perlu riset lebih lanjut dan seksama untuk mengetahui efektifitas bahan kimia tersebut. Kata Kunci:Glutaraldehide, alat medis bedah, bakter

    Hubungan antara karakteristik demografi (usia, jenis kelamin, dan suku bangsa) dengan diagnosis keperawatan NANDA-I: nyeri di ruang rawat inap RSUP Semarang

    No full text
    Data WHO 2019 menyebutkan setiap tahun 9 dari 10 orang meninggal akibat penyakit tidak menular dan penyakit kronis. Pada kasus ini, angka kesakitan dan kematian pada laki-laki lebih tinggi daripada wanita, sebagian besar keluhannya adalah nyeri. Nyeri dalam pengklasifikasian NANDA-I merupakan salah satu dari diagnosis keperawatan aktual. Usia, jenis kelamin, dan suku bangsa merupakan karakteristik demografi dalam rekam medis pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik demografi (usia, jenis kelamin, dan suku bangsa) dengan diagnosis keperawatan NANDA-I: nyeri. Metode penelitian ini menggunakan rancangan survei retrospektif, dengan pendekatan korelasional, dan menggunakan teknik proportionate random sampling pada 213 ERM/ Elektronik Rekam Medis pasien yang rawat inap di rumah sakit. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar ceklist. Sedangkan teknik analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat (Chi Square) dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini yang paling banyak mengalami nyeri adalah lansia (sebanyak 62,5%), berjenis kelamin wanita (sebanyak 57,7%) dan merupakan suku bangsa Jawa (sebanyak 76,5%). Hasil penelitian dengan uji Chi Square (dengan α =0.05) menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia dengan diagnosis keperawatan NANDA-I: nyeri yaitu dengan nilai p= 0.000 atau p value < 0.05. Sedangkan untuk karakteristik demografi jenis kelamin (p=0.436) dan suku bangsa (p=0.336) nilai p value > 0.05 sehingga tidak ada hubungan dengan diagnosis keperawatan NANDA-I: nyeri. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar bagi perawat dan RS untuk menentukan managemen nyeri yang aman dan tepat bagi pasien, sehingga angka kesakitan dan kematian dapat berkurang

    KRITIK SOSIAL PADA LIRIK LAGU KARYA .Feast (Kajian Sosiologi Sastra)

    Get PDF
    The objects of this research material are the lyrics of the song "Peradaban", "Berita Kehilangan", and "Tarian Penghancur Raya" by .Feast. The purpose of this study is to describe the structure of .Feast’s lyrics and the social criticism contained within. Roman Ingarden's theory was used in this study to analyze the structure of .Feast’s lyrics. This research was also conducted using the theory of literary sociology to analyze social criticism contained in the song lyrics by .Feast. The results of this study show that the song lyrics by .Feast act as a medium for conveying criticism of social realities that occur in society. In the lyrics of the song "Peradaban", criticism is expressed over radical movements, discriminatory attitudes, and intolerance that occur between religious communities that are rife in Indonesia. The lyrics of the song "Berita Kehilangan" contain criticism of the perpetrators of murder due to the loss of human values that have ruled out common sense. The lyrics to the song "Tarian Penghancur Raya" contain criticisms of pollution and environmental damage, as well as a ban on the implementation of Indonesian local wisdom. Keywords: song lyrics, .Feast, Roman Ingarden, sociology of literature, social criticis

    65,209

    full texts

    71,404

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Diponegoro University Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇