Diponegoro University

Diponegoro University Institutional Repository
Not a member yet
    71404 research outputs found

    TIPOLOGI KAWASAN PERI-URBAN DI KECAMATAN BUARAN KABUPATEN PEKALONGAN

    Get PDF
    Urbanisasi dan pertumbuhan kota mempengaruhi proses transformasi wilayah yang berciri pedesaan menjadi wilayah dengan karakteristik perkotaan. Kota-kota khususnya di pesisir utara Pulau Jawa cenderung tumbuh dan berkembang dengan pesat melewati batas administrasinya. Namun, pertumbuhan kota cenderung tidak diiringi dengan implementasi perencanaan tata ruang yang baik. Hal tersebut berdampak pada meningkatnya kegiatan konversi lahan pada kawasan peri-urban. Proses konversi lahan mendorong proses transformasi pada kawasan peri-urban khususnya di kota pesisir utara Pulau Jawa. Sebagai salah satu kota di pesisir utara Jawa tengah yang tumbuh dengan pesat, penelitian ini berupaya untuk mengklasifikasikan tipologi kawasan peri-urban Kota Pekalongan, khususnya di Kecamatan Buaran. Penelitian ini menggunakan analisis overlay pada GIS dan analisis skoring. Data yang digunakan pada penelitian ini meliputi kompilasi dari dokumen instansi pemerintahan yaitu data kependudukan serta data penggunaan lahan terbangun secara timeseries. Berdasarkan hasil temuan penelitian, diketahui bahwa Kota Pekalongan sebagai kota kecil telah mengalami pertumbuhan pada aspek fisik maupun sosial. Lahan terbangun di kawasan periurban Kota Pekalongan rata-rata tumbuh 5-25% dari tahun 2002 hingga 2018. Pertumbuhan ini berpengaruh terhadap Kecamatan Buaran dimana sejak tahun 2002 hingga 2018 presentase lahan terbangun bertumbuh hingga 67%. Kondisi ini didorong oleh dukungan infrastruktur transportasi dan pergeseran sektor ekonomi dari pertanian ke industri. Kecamatan Buaran telah berubah menjadi wilayah yang memiliki ciri kekotaan yang kuat. Ciri kekotaan ini antara lain dapat diindikasikan dari guna lahan terbangun, kepadatan penduduk, dan aktivitas masyarakatnya. Berdasarkan variabelvariabel tersebut, Kecamatan Buaran secara umum dapat dikategorikan sebagai kawasan peri-urban primer. Diharapkan, pemahaman yang lebih mendetail terkait kawasan peri-urban dapat memberikan gambaran bagi pemerintah daerah untuk melaksanakan serta mengawasi perubahan pemanfaatan ruang wilayah yang lebih seimbang dan berkelanjutan

    ANALISIS FAKTOR RISIKO LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI INDONESIA MENGGUNAKAN STUDI SYSTEMATIC REVIEW

    Get PDF
    Riset-riset tentang Pneumonia telah banyak dilakukan di berbagai negara dunia, salah satunya di Indonesia. Penelitian dilakukan di berbagai bidang atau lingkup terutama di bidang Kesehatan Masyarakat. Walaupun sudah banyak penelitian yang dilakukan, terdapat bias terkait dengan faktor risiko lingkungan fisik rumah apa saja yang memang berhubungan secara langsung dengan pneumonia pada balita dikarenakan adanya perbedaan hasil dari beberapa penelitian. Tinjauan ini bertujuan untuk mengidentifikasi artikel guna mengurangi bias terkait faktor lingkungan fisik dengan kejadian pneumonia. Pencarian artikel dilakukan pada artikel dalam periode penelitian 2015-2019 dan menggunakan kata kunci tertentu. Hasil pencarian ditemukan 112 artikel dengan hanya 24 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Penilaian kualitas artikel dilakukan dengan menggunakan NHLBI Study Quality Assessment Tools for A Systematic Review. Hasil Systematic Review ditemukan beberapa artikel yang menunjukkan adanya hubungan antara faktor risiko tersebut dengan kejadian pneumonia pada balita, yaitu ditemukan 5 artikel jenis lantai (20,8%), 3 artikel kondisi dinding rumah (12,5%), 13 artikel pencahayaan rumah (54%), 22 artikel ventilasi rumah (91,6%), 8 artikel kepadatan hunian rumah (33,3%), 3 artikel suhu rumah (12,5%), dan 7 artikel keberadaan perokok (29,2%). Berdasarkan hasil tersebut, terdapat tiga faktor risiko yang dominan, yaitu ventilasi, pencahayaan, dan kepadatan hunian rumah sehingga masyarakat di sarankan untuk memastikan luas ventilasi rumah sesuai dengan persyaratan guna memungkinkan masuknya pencahayaan alami ke dalam rumah dan kepadatan hunian yang ideal sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya persebaran patogen penyebab pneumonia pada balita. Kata Kunci : Faktor risiko, lingkungan fisik rumah, pneumonia pada balit

    ANALISIS PERMINTAAN CABAI RAWIT MERAH (Capsicum frutescens) DI KABUPATEN SEMARANG

    Get PDF
    Abstrak Cabai rawit merah merupakan bahan masakan yangmempunyai permintaan yang tinggi di tingkat konsumenrumah tangga. Permintaan cabai rawit merahdipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor–faktorpermintaan cabai rawit merah antara lain harga cabairawit merah, harga cabai merah keriting, pendapatankonsumen rumah tangga, jumlah anggota keluargakonsumen dan selera konsumen. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhipermintaan cabai rawit merah dan untuk menganalisiselastisitas permintaan cabai rawit merah di KabupatenSemarang. Lokasi penelitian dilakukan secarapurposive.Metode yang digunakan adalah metode survei danpemilihan sampel ditentukan dengan metodequotasamplingdengan memilih sebanyak 90 responden dari 3kecamatan di Kabupaten Semarang dengan produksicabai rawit paling tinggi, sedang dan paling rendah.Pengambilan responden menggunakan metodesnowball.Data dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasilanalisis regresi linier berganda menunjukan bahwavariabel–variabel bebas secara serempak berpengaruhnyata terhadap variabel terikat. Secara parsialpendapatan konsumen, jumlah anggota keluarga danselera konsumen berpengaruh terhadap permintaancabai rawit merah. Sedangkan harga cabai rawit merahdan harga cabai merah keriting tidak berpengaruhterhadap permintaan cabai rawit merah. Elastisitas hargacabai rawit merah bersifat inelastis 0,135 sehinggatermasuk kategori barang normal. Elastisitas pendapatansebesar 0,317. Cabai merah keriting merupakan barangpengganti cabai rawit merah dengan elastisitas 0,122. Kata Kunci:cabai rawitmerah,elastisitaspermintaan,faktorpermintaa

    ANALISIS KEPUASAAN PETANI SAYURAN ORGANIK ANGGOTA GAPOKTAN BANGKIT MERBABU DALAM MENGIKUTI PROGRAM KEMITRAAN USAHA DENGAN PT BLOOM AGRO

    Get PDF
    Kemitraan adalah upaya melibatkan berbagai komponen untuk bekerja sama mencapai tujuan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kemitraan antara petani dengan PT Bloom Agro dan menganalisis tingkat kepuasan petani terhadap PT Bloom Agro. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Januari-Februari 2020 di Gabungan Kelompok Tani Bangkit Merbabu, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Metode penelitian studi kasus dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden yang ditentukan secara purposive sampling. Analisis data menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil penelitian ditunjukan bahwa ada 10 atribut yang menjadi penilaian dalam pelaksanaan kemitraan antara petani dengan PT Bloom Agro. Hasil perhitungan Importance Performance Analysis (IPA) terdapat 1 atribut yang menjadi prioritas utama (Kuadran I) yaitu tingkat pengetahuan teknisi lapangan. Empat atribut yang perlu dipertahankan (Kuadran II) yaitu terdapat standar operasional prosedur yang jelas mengenai penetapan kualitas produk, kesesuaian harga jual, kemudahan pengiriman produk dan peningkatan pendapatan. Empat atribut prioritas rendah (Kuadran III) yaitu kualitas benih, respon teknisi lapangan terhadap keluhan petani, kesesuaian hasil produksi yang diserap oleh perusahaan dan waktu pembayaran. Satu atribut yang berlebihan (Kuadran IV) yaitu teknologi yang diberikan. Hasil Indeks Kepuasan Pelanggan (CSI) 0,88 atau 88 % yang menunjukkan bahwa kinerja PT Bloom Agro telah membuat petani mitra merasa sangat puas. Kata kunci : kemitraan, kepuasaan petani, PT Bloom Agro, sayuran organi

    ANALISIS KETELITIAN POINT CLOUDS KOMBINASI TEKNOLOGI TERRESTRIAL LASER SCANNER DAN UNMANNED AERIAL VEHICLE (STUDI KASUS: DEKANAT LAMA FAKULTAS TEKNIK)

    Get PDF
    ABSTRAK Point clouds adalah kumpulan titik yang memiliki informasi koordinat X, Y, Z, biasa digunakan sebagai acuan 3 dimensi baik untuk pembuatan Digital Elevation Model (DEM), Digital Surface Model (DSM) modelling atau meshing. Teknologi untuk membuat model 3D dan mesh pada saat ini semakin berkembang, sehingga tuntutan pembuatan model 3D atau mesh semakin diperhatikan ketelitiannya. Ketelitian model 3D dan mesh bergantung pada ketelitian point clouds, semakin teliti point clouds, semakin teliti pula model 3D atau mesh yang dibuat, sehingga perlu adanya penelitian untuk mengetahui ketelitian point clouds. Akuisisi point clouds dapat dilakukan menggunakan beberapa metode yang memiliki karakteristik berbeda. Pemilihan metode dapat dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal bergantung pada tantangan pekerjaan yang ada. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah berdasarkan kondisi geografis wilayah contohnya pada wilayah yang sempit, dimana sulit untuk dilakukan akuisisi data secara sempurna pada kasus ini Terrestrial Laser Scanner (TLS) untuk akuisisi gedung di daerah yang sempit akan sulit mendapatan data bagian atap karena keterbatasan arah gerak. Peneliti memberi solusi untuk mengkombinasikan TLS untuk data bagian sisi gedung dengan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) melengkapi data bagian atap gedung. Penelitian ini fokus untuk mengetahui kualitas dan ketelitian kombinasi point clouds hasil akuisisi UAV DJI Phantom 4 Pro pada bagian atap Dekanat Lama Fakultas Teknik dengan point clouds hasil akuisisi data menggunakan TLS Leica BLK360 pada bagian sisi Dekanat lama fakultas teknik. Data UAV diolah sampai membentuk point clouds, kemudian data TLS diolah dan dikombinasikan dengan data point clouds UAV menggunakan metode cloud to cloud sehingga terbentuk kombinasi Point clouds Dekanat Lama Fakultas Teknik bagian atap dan sisi gedung. Hasil penelitian ini dapat menunjukkan bahwa kombinasi UAV dan TLS saling melengkapi dan memiliki ketelitian kombinasi point clouds Terrestrial Laser Scanner dan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Dekanat Lama Fakultas Teknik yang baik dengan RMSE jarak sebesar 0,036 m dan RMSE ICP antara lain RMSEx 0,044m, RMSEy 0,027, RMSE 0,066 RMSExy 0,052 dan RMSExyz 0,084 m. Kata Kunci: Ketelitian, Kombinasi, Point Clouds, Terrestrial Laser Scanner, Unmanned Aerial Vehicl

    Influence Of The Role Of The Field Agriculture Instructor On The Income Of Rejeki Alami Woman Farmers Groups Members In Kayen District, Pati Regency

    Get PDF
    Agricultural counseling is an activity carried out by agricultural instructors expected to be able to improve skills, knowledge, attitudes. Improving the ability of farmers to help in carrying out farming activities in increasing income to meet family needs. The purpose of this study was to analyze the role of agricultural instructors, the level of income and the effect of the role of agricultural instructors on the income of Rejeki Alami woman farmers groups members. The study was conducted from November 20 to December 12, 2019 at Rejeki Alami woman farmers groups in Jimbaran Village, Kayen District, Pati Regency. The method of determining the location with a purposive method. The research and sampling method used was a census sampling method with 30 respondents. Data analysis uses descriptive analysis, income analysis and multiple linear regression analysis. The results showed the role of agricultural extension workers as a whole towards KWT is quite good with a percentage of 73.3%. The role of agricultural instructors as innovators, organizers, consultants, communicators, facilitators and motivators is quite good with the percentage values of 80%, 73.3%, 63.3%, 83.3%, 70% and 66.6%, respectively. The average income of KWT members is Rp. 260,326 per month in individual businesses while the income of KWT members in running group businesses other than individuals is Rp. 30,097, - so each member receives the same income in group business. There is a significant influence simultaneously on the role of agricultural extension workers as innovators, organizers, consultants, communicators, and partially there is an influence on the role of agricultural extension workers as innovators, consultants, facilitators and motivators on the income of KWT members. Based on these results, it can be concluded that there is an influence of the role of agricultural instructors on the income of KWT Rejeki Alami members

    KAJIAN PUSTAKA: GAMBARAN PELAKSANAAN PROMOTIF DAN PREVENTIF PELAYANAN KESEHATAN JIWA PADA PUSKESMAS DI INDONESIA

    Get PDF
    Puskesmas sebagai penyedia pelayanan kesehatan memiliki fungsi mengedepankan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan derajad kesehatan jiwa di masyarakat. Untuk itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa penelitian ini bertujuan menganalisis gambaran pelaksanaan program kesehatan jiwa pada Puskesmas di Indonesia. Penelitian ini merupakan kajian pustaka yaitu uraian tentang teori, temuan dan bahan penelitian lain yang diperoleh sebagai bahan acuan untuk dijadikan landasan kegiatan penelitian. Pencarian literatur yang digunakan database meliputi Science Direct, Pubmed, SpringerLink, DOAJ dan Google Scholar Literatur dengan kata kunci serta kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menyatakan bahwa pelaksanaan upaya promotif dan preventif kesehatan jiwa di Indonesia berbeda dengan di luar negeri dalam tingkat perkembangannya. Berdasarkan setiap penelitian yang dilakukan maka pelaksanaan kegiatan promotif dan preventif kesehatan jiwa pada puskesmas dipengaruhi oleh tenaga, metode dan sarana/prasarana yang ada untuk meningkatkan pelayanan kesehatan jiwa dalam penyuluhan kesehatan, deteksi dini maupun penjangkauan orang dengan gangguan jiwa. Kata Kunci : Gangguan Jiwa, Puskesma

    Financial Feasibility Analysis of Jasmine Flower (Jasminum Sambac L.) Farming Business in Batang Regency, Central Java

    Get PDF
    Abstract. The objectives of the research were to: (i) analyze the productivity of jasmine flower farming business; (ii) analyze the production cost, revenue, and income of jasmine flower farming business; and (iii) analyze the financial feasibility of jasmine flower farming business in Batang Regency. Survey method was used among farmers of jasmine flower in Batang Regency. The sampling method was Purposive Quota Non Probability Sampling Method with the number of samples was 63 respondents. The data was analyzed by descriptive qualitative, descriptive quantitative using statistic i.e. data tabulation, business financial analysis, and analysis of One-Sample t-Test. The result of the research shows that: (i) average scale of jasmine flower farming business in Batang Regency was 0.499 acre/farmer with the productivity of 2,793.86 kg/year, or equal to 5,598.92 kg/acre/year; (ii) the value of jasmine flower farming business income was of Rp 36,999,466.74/0.499 acre/year, or equal to the value of Rp 74,147,277.93/acre/year; and (iii) comparison result with Regency’s Minimum Wage and the Level of Deposit Interest Rate shows that jasmine flower farming business had a potential and was feasible to run and developed in Batang Regency

    Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Iklim Komunikasi Organisasi Terhadap Tingkat Kinerja Karyawan Produksi Melalui Motivasi (Kasus pada PT. Pantjatunggal Knitting Mill Semarang)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan yang terjadi antara gaya kepemimpinan dan iklim komunikasi organisasi terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja yang berperan sebagai variabel intervening adalah dasar dari tujuan penelitian. Kinerja karyawan menjadi satu faktor yang harus diperhatikan oleh suatu organisasi. Rendahnya tingkat kinerja karyawan dapat membawa pengaruh buruk bagi kelangsungan perusahaan. Sebab itulah kinerja karyawan masih menjadi satu topik yang relevan untuk diteliti. Keberhasilan PT. Pantjatunggal Knitting Mill Semarang dalam mencapai target produksi dinilai masih kurang, hal ini dikarenakan meningkatnya tingkat absensi karyawan serta tidak tercapainya target produksi di tiap bulannya. Landasan penelitian kuantitatif ini menggunakan Teori Kisi Kepemimpinan, Teori Sistem, Teori Sistem Sosial dan Teori Existence, Related, and Growth. Penelitian ini dihitung menggunakan regresi linear melalui program SPSS 22.0. Pengambilan data menggunakan kuesioner kemudian diisi oleh 140 karyawan bagian produksi. Hasil penelitian memperlihatkan adanya pengaruh gaya kepemimpinan dan iklim komunikasi terhadap motivasi kerja dan motivasi terhadap kinerja karyawan. Iklim komunikasi organisasi dan gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap motivasi sehingga mampu menaikkan tingkat kinerja karyawan dengan melibatkan peran atasan dalam memberikan perhatian pada karyawan, dukungan organisasi kepada karyawan, serta kepercayaan yang ada antara atasan dan bawahan

    Kompetensi Literasi Digital dalam Menangkal Infodemi

    Get PDF
    Wabah pandemi COVID-19 telah membuat masyarakat menjadi panik. Apalagi dengan beredarnya informasi silih berganti di berbagai media. Gelombang informasi yang berlebihan terkait bencana non- alam COVID-19, tidak hanya informasi positif yang beredar, tetapi juga banyak informasi negatif. Kini masyarakat global dihadapkan pada masalah infodemik. Faktor yang memengaruhinya seperti media sosial, bias informasi, dan intensitas penggunaan gawai. Saluran informasi yang kredibilitasnya rendah semakin membuat masyarakat resah. Histeria infodemik di berbagai media bisa disudahi apabila setiap individu memiliki kompetensi literasi digital beserta tanggung jawab konten digitalnya. Hal ini karena infodemik dapat menyebarkan misinformasi, disinformasi, mispersepsi, maupun rumor sehingga dibutuhkan kompetensi dalam literasi digital. Dampak ancaman infodemik yang berlangsung global ini akan mengganggu upaya pencarian solusinya. Jika tidak dilawan dan disikapi dengan bijak akan memperburuk pandemi COVID-19. Infodemik tidak hanya berhubungan dengan masifnya hoaks, tetapi juga dengan diseminasi informasi yang tidak sinkron. Penanganan infodemik memerlukan tanggung jawab digital dan kerja sama semua pihak yang berwenang. Namun, hasilnya akan berbeda apabila masyarakat memiliki kompetensi literasi digital, misalnya kemampuan memilih dan memilah informasi, ataupun mengecek keakuratan sumber dan kontennya. Setiap individu membutuhkan peningkatan kompetensi literasi digital sebagai upaya untuk menangkal infodemik

    65,209

    full texts

    71,404

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Diponegoro University Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇