Diponegoro University

Diponegoro University Institutional Repository
Not a member yet
    71404 research outputs found

    KARAKTERISTIK MASYARAKAT URBAN DALAM FILM ANNABELLE (2014) DAN FILM THE DOLL (2016): SEBUAH KAJIAN BANDINGAN

    Get PDF
    Zahrawaani, Adinda Mei Az. 2021. "Characteristics of Urban Society in Annabelle (2014) and The Doll (2016): A Comparative Literary Study". Essay. Undergraduate Program in Indonesian Literature. Semarang. Faculty of Humanities, Diponegoro University, First Supervisor Dr. Sukarjo Waluyo, M.Hum. Second Supervisor Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum. The sources data in this research are Annabelle (2014) film and The Doll (2016). The purpose of this research is to reveal: (1) comparison of narrative elements of Annabelle (2014) and The Doll (2016); (2) comparison of characteristics of urban society in Annabelle (2014) and The Doll (2016). This research used comparative structural method to describe and compare narrative elements and characteristics of urban society in both films. The result of this research shows that characteristics of urban society of Annabelle (2014) and The Doll (2016) have similarities and differences. The similarities are in the characteristics: (1) independence, this character is attached to the female main character in both films; (2) a strict division of labor, in both films there is a work system that has a limit in the form of a division based on time and expertise. (3) the possibility of getting a job is higher, because of the high level of education and the diversity of occupations; (4) interactions based on factor of interest, in the film there are interactions in the form of the presence of a character at a meeting and demonstration by residents; (5) time management skills, this character is found in the male main character in both films; (6) changes in behavior due to external influences, this is based on the character's response after receiving information from others. The different characteristics of urban society exist on the characteristic: (1) reduction of religious life, in Annabelle (2014) religious life is not reduced, while in The Doll (2016) religious life is reduced. Keywords: comparative literature, characteristics of urban society, film, narrativ

    Berbagi Buku Dongeng

    Get PDF

    Korban Tetangga Palsu

    Get PDF

    LITERATURE REVIEW: FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN CARPAL TUNNEL SYNDROME (CTS) PADA PEKERJA DI SEKTOR MANUFAKTUR

    Get PDF
    Pekerja industri manufaktur sering bekerja dengan menggunakan alat-alat produksi yang menimbulkan getaran atau bekerja secara manual dengan gerakan tangan yang berulang. Getaran alat kerja dan atau gerakan tangan berulang dapat menimbulkan Carpal Tunnel Syndrome (CTS). CTS merupakan suatu gangguan akibat penyempitan terowongan karpal sehingga menekan saraf medianus. CTS dapat menimbulkan rasa nyeri, kelemahan otot dan kecacatan pada pekerja. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian CTS pada pekerja di sektor manufaktur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode studi kepustakaan dengan data dari pencarian artikel ilmiah yang didapat secara daring melalui jurnal daring terpercaya seperti Scopus, PubMed, dan Google Scholarterbitan 10 tahun terakhir (2011 – 2021).Data yang telah diperoleh kemudian diolah dengan tahapan editing, organizing, analyzing, dan diseminasi. Hasil pencarian didapatkan sebanyak 20 artikel yang terdiri dari 6 artikel internasional dan 14 artikel nasional. Dari telaah artikel-artikel tersebut didapatkan faktor risiko CTS dibagi menjadi dua yaitu faktor intrinsik (usia, jenis kelamin, perubahan hormonal, penyakit atau kondisi tertentu, indeks massa tubuh, dan kebiasaan merokok) dan faktor pekerjaan (gerakan repetitif, postur kerja, paparan getaran, dan masa kerja). Faktor intrinsic yang paling berpengaruh terhadap kejadian CTS adalah penyakit atau kondisi tertentu. Sedangkan faktor pekerjaan yang yang paling berpengaruh terhadap kejadian CTS adalah masa kerja. Kata kunci: Carpal Tunnel Syndrome, manufaktur, faktor risiko

    LITERATUR REVIEW: GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG KUNJUNGAN NIFAS

    No full text
    Gambaran Pengetahuan Ibu Nifas tentang Kunjungan Nifas xiv + 58 halaman + 6 tabel + 2 gambar + 3 Lampiran Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) masih tinggi terjadi pada masa nifas. Kunjungan nifas dilakukan untuk mendeteksi secara dini komplikasi pada ibu nifas. Pengetahuan tentang kunjungan nifas sangat penting sebagai salah satu upaya untuk menurunkan AKI. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang kunjungan nifas. Metode: Metode penelitian ini adalah literature review dengan mengidentifikasi 10 artikel terkait pengetahuan ibu nifas tentang kunjungan nifas melalui alat pencarian ProQuest, EBSCO, Pubmed, Google Schoolar dan Portal Garuda. Sampel yang digunakan adalah ibu di masa nifas. Artikel yang digunakan adalah dalam rentang 10 tahun, yaitu 2011-2020. Hasil: Hasil sintesis dari 10 artikel yang ditemukan adalah pengetahuan ibu tentang kunjungan nifas masih rendah di beberapa negara berkembang, seperti Indonesia, Ethiopia dan India. Ibu masih mengganggap bahwa kunjungan nifas tidak penting dilakukan selama ibu dan bayinya tidak memiliki masalah pada dirinya walaupun ibu mengetahui tentang masa nifas. Hal tersebut dikarenakan ibu nifas memiliki pengetahuan yang kurang mengenai tujuan kunjungan nifas secara umum ataupun tujuan kunjungan nifas pertama, kedua dan ketiga. Ibu juga memiliki pengetahuan yang kurang tentang berapa kali dan kapan melakukan kunjungan nifas pertama, kedua dan ketiga. Kesimpulan: Kehadiran support dari kader/komunitas kesehatan kota perlu dilakukan untuk mengedukasi terkait pengetahuan tentang kunjungan nifas pertama, kedua dan ketiga. Kata Kunci: Pengetahuan, Ibu Nifas, Kunjungan Nifa

    ANALISIS IMPLEMENTASI POSBINDU DALAM PROGRAM GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DI WILAYAH KERJA PUSEKSMAS BANYUDONO II

    Get PDF
    Pandemi Covid'19 menuntut individu memiliki perilaku hidup yang sehat dan bersih seperti dalam Program GERMAS, salah satunya adalah standar pemeriksaan kesehatan yang didukung oleh kegiatan Posbindu. Puskesmas Banyudono II merupakan salah satu Puskesmas pelaksana Posbindu dalam Program GERMAS dengan pencapaian rendah pada tahun 2019-2020, yaitu dengan jumlah kunjungan peserta 2,93% dari jumlah sasaran kelompok. Motivasi di balik pemeriksaan ini adalah untuk mendobrak pelaksanaan Posbindu dalam Program GERMAS di Wilayah Kerja Puskesmas Banyudono II. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Posbindu tidak ideal, karena kurangnya jumlah kader pelaksana, alat pemeriksaan yang sudah tidak layak, kebijakan yang belum dipahami oleh kader, terbatasnya penyampaian data pada saat pandemi, keadaan keuangan daerah setempat, kepadatan penduduk, dan pola pikir masyarakat yang masih kurang. Puskesmas Banyudono II diharapkan dapat berperan serta membantu dalam pelaksanaan Posbindu, melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala. Kader posbindu diharapkan dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat umum tentang posbindu, sehingga individu memahami pentingnya Posbindu selama pandemi. Kata kunci:GERMAS, Posbind

    MODALITAS ~NODA DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG 日本語におけるモダリティ「~のだ」

    Get PDF
    ABSTRACT Patoluon, Azmi Ni Adzro. 2021. “Modalitas Noda dalam Kalimat Bahasa Jepang”. Thesis, Japanese Language an Culture Undergraduate Study Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University. Advisor : Elizabeth Ika Hesti ANR, S.S., M.Hum. The research aims to describe the structure and meaning of noda modality and to explain the differences in the use of noda modalities. The data were obtained from Japanese website, such as asahi.com, ameba.jp, aozora.gr.jp, yourei.jp, and context.reverso.net. The data collection method in this paper is the simak-catat method. Then, using qualitative descriptive method to analysis the structure and meaning of noda modality. Agih method is used to find out the differences in noda modality. Based on data analysis, it is concluded that noda’s modality could be attached to verbs, I-adjectives, Na-adjectives and nouns. There are two of noda modalities which is interproposisional modality and interpersonal modality. The modality of noda has two types; “related” and “unrelated types”, each has a meaning. Also, there are the interproposisional modality and interpersonal modality forms of ~ta is nodatta. Keywords: modality, noda, nda, ndesu, nodatta, ndatta, setsumei (explanation

    STRATEGI KESOPANAN POSITIF DAN NEGATIF PADA ANIME HAIKYUU (Kajian Pragmatik) アニメ「ハイキュー」におけるポジティブと ネガティブポライトネスストラテジー

    Get PDF
    ABSTRACT Muthmainnah, Siti. 2021. “Politeness Strategy of Brown and Levinson in Japanese Anime Haikyuu”. Undergraduate Thesis, Japanese Language and Culture Departement, faculty of Humadities, Diponegoro University. Thesis advisor Reny Wiyatasari, S.S., M.Hum. This paper discusses about “Politeness Strategy of Brown and Levinson in Japanese Anime Haikyuu”. The purpose of this research are to describe kinds of politeness strategy in Japanese anime Haikyuu. The author uses the method of recording to obtained data, then analysing data using the contextual analysis method. And the result of the analysis are presented in an informal method. Based on the analysis of 19 data found there are positive politeness strategy and negative politeness strategy. The type of politeness strategy that appears most often is positive politeness strategy with 8 types of strategy. Meanwhile, there are only 2 types of negative politeness strategy. This is because the speakers prioritize intimacy between group members so as to create a good collaboration within a team. Keywords: Politeness Strategy, Positive Politeness Strategy, Negative Politeness Strateg

    ANALISIS KEPUASAN PENGUNJUNG AGROWISATA JOLLONG PATI DITINJAU DARI DIMENSI SERVQUAL

    Get PDF
    Kepuasan konsumen merupakan indikator bagi keberlanjutan suatu bisnis. Penilaian pengunjung yang baik pada bisnis agrowisata akan mempengaruhi keberlangsungan usaha tersebut. Pengunjung akan memberikan penilaian yang baik ketika kinerja pelayanan yang diberikan juga baik. Tujuan penelitian ini untuk melakukan kajian terhadap kinerja dari atribut kualitas pelayanan (servqual dimension) Agrowisata Jollong dan mengukur indeks kepuasan pengunjung Agrowisata Jollong dari aspek kualitas pelayanannya. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan metode survei. Pengambilan data dilaksanakan pada Desember 2019 – Januari 2020 di Agrowisata Jollong yang terletak di Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive dengan alasan bahwa kondisi dan keindahan alam di Agrowisata Jollong potensial untuk dikembangkan. Sampel penelitian ini merupakan pengunjung Agrowisata Jollong yang dipilih secara accidental/kebetulan, jumlah sampel yang digunakan yaitu 100 orang, ditentukan dengan metode quota. Metode analisis yang digunakan yaitu Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor kesesuaian (Tki) yang diukur dengan IPA yaitu 86,70% artinya masih ada kinerja yang belum memenuhi harapan pengunjung sehingga perlu dilakukan perbaikan. Indeks kepuasan pengunjung Agrowisata Jollong yang diukur dengan CSI menunjukkan nilai 67,20% sehingga tergolong dalam kategori puas. Rekomendasi penelitian yang dapat diberikan yaitu melakukan perbaikan terhadap atribut-atribut prioritas, diantaranya yaitu membangun kembali fasilitas toilet dan memperbaiki fasilitas/wahana yang rusak, memberikan layanan free wifi, menyediakan tempat sampah beserta papan petunjuk, menyediakan fasilitas kesehatan dan membuat jalur penghubung antara kebun Jollong dan Kebun Jurang

    Dairy Farmers Satisfaction Towards Partnership Program with Koperasi Andini Luhur

    Get PDF
    Partnership program between dairy farmers in Getasan District and Koperasi Andini Luhur needs to be followed up because it is considered unfavorable for farmers during the partnership activities. This research aim were to analyze partnership activities and the level of satisfaction of dairy farmers in Getasan District towards implementing partnerships with Koperasi Andini Luhur. This research was conducted in December 2019 to January 2020 in Getasan District. Determination of location was done intentionally with consideration that its became the center of dairy farms in Semarang Regency. This research method used survey. Respondents were dairy farmers in Getasan District who partnered with Koperasi Andini Luhur. Data analysis used were descriptive and quantitative analysis using the Importance Performance Analysis (IPA) and the Consumer Satisfaction Index (CSI). Based on the research, type of partnership are "Inti Plasma". The results of IPA calculation there are 1 attributes that are classified in Quadrant I (top priority), 2 attributes classified in Quadrant II (maintain), 4 attributes classified in Quadrant III (low priority) and 3 attributes classified in quadrant IV (excessive). The results of CSI calculation obtained were 54.84%, which means that dairy farmers are quite satisfied with the peformance services provided by Koperasi the Andini Luhur. Keywords: cooperative, dairy cows, dairy farmers satisfaction, partnershi

    65,209

    full texts

    71,404

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Diponegoro University Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇