71404 research outputs found
Sort by
ASPEK MORAL CERPEN “KAPTEN BEBEK HIJAU” DALAM KUMPULAN CERPEN PEREMPUAN PATAH HATI YANG KEMBALI MENEMUKAN CINTA MELALUI MIMPI KARYA EKA KURNIAWAN (SEBUAH TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA)
Setiyono, Eko. 2019. “Aspek Moral Cerpen „Kapten Bebek Hijau‟ dalam Kumpulan Cerpen Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi Karya Eka Kurniawan (Sebuah Tinjauan Sosiologi Sastra).” Pembimbing Dr. Moh. Abdullah, M.Hum. dan Drs. M. Muzakka, M.Hum. Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro.
Objek material penelitian ini adalah cerita pendek Eka Kurniawan yang berjudul “Kapten Bebek Hijau.” Pertama kali dimuat di Koran Tempo edisi 3 Maret 2013. Diterbitkan dalam kumpulan cerita pendek Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi (Bentang Pustaka, 2015). Masalah yang diungkapkan dalam penelitian ini adalah unsur struktural pembangun cerpen dan nilai-nilai moral yang terkandung di dalam cerpen “Kapten Bebek Hijau.” Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan unsur-unsur atau nilai-nilai moral yang terkandung di dalam cerpen “Kapten Bebek Hijau” berdasarkan unsur pembangun struktur cerpen seperti tema, alur, latar dan tokoh.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini antara lain adalah metode struktural fiksi dan metode sosiologi sosial. Metode struktural fiksi digunakan
2
untuk membedah cerpen “Kapten Bebek Hijau” untuk mengetahui tema, alur, tokoh dan penokohan, dan latar karya tersebut. Sementara metode sosiologi sastra digunakan untuk menemukan nilai-nilai moral yang terkandung di dalam cerpen “Kapten Bebek Hijau”.
Hasil analisis struktural dalam penelitian ini mengungkapkan adanya empat unsur pembangun cerita, antara lain adalah tema, alur, latar dan tokoh. Pertama, tema dari cerpen “Kapten Bebek Hijau” adalah krisis identitas dan kecerobohan. Kedua, terdapat tiga alur yaitu alur berdasarkan kriteria waktu, jumlah, dan kepadatan. Ketiga, terdapat tiga latar yaitu latar waktu, tempat, dan sosial. Keempat, terdapat empat tokoh, antara lain adalah tokoh Kapten Bebek Hijau, Keluarga Bebek Hijau yang terdiri dari Emak Bebek dan ketiga anaknya,dan terakhir yaitu para pemangsa. Sedangkan hasil penelitian kedua mengungkapkan bahwa cerpen “Kapten Bebek Hijau” mengandung setidaknya lima nilai moral. Nilai-nilai moral tersebut antara lain: terima keadaan apa adanya; jangan takut untuk tampil beda; bersikaplah toleran terhadap yang berbeda; ambilah segala risiko demi meraih tujuan; belajarlah dari pengalaman. Kelima nilai moral itu terungkap melalui sikap dan perilaku tokoh-tokoh di dalam cerpen tersebut.
Kata Kunci: Cerpen, Nilai Moral, Struktural Fiksi, Sosiologi Sastra
ANALISIS KOMITMEN PIMPINAN TERHADAP KESELAMATAN BERKENDARA SEPEDA MOTOR MAHASISWA DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS DIPONEGORO
Latarbelakang: Universitas Diponegoro sebagai sebuah peruguruan tinggi yang terbesar di Jawa Tengah memiliki 50,000 mahasiswa. Dari hasil observasi lapangan mulai bulan Januari dan Pebruari 2020 sebelum terjadi pandemi COVID-19, terdapat lebih dari 3000 sepeda motor di lahan parkir di semua unit fakultas dan program studi. Beberapa kasus kecelakaan di lingkungan kampus pernah terjadi. Demikian juga perbaikan sistem lalulintas terus di lakukan sesuai komitmen pimpinan universitas untuk menjadi lebih baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa komitmen pimpinan yang difokuskan pada aspek kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan tindakan perbaikan tentang keselamatan berkendara sepeda motor mahasiswa ditinjau dari. Metode: penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi lapangan, wawancara mendalam dan telaah data sekunder dalam pengumpulan data. Responden terdiri dari informan utama, Wakil Rektor II bidang Sumber Daya, serta informan untuk triangulasi, yaitu: (a). Kepala Bagian Pengelolaan Aset dan Logistik, (b). mantan Kepala Sub Bagian Rumah Tangga, (c). Koordinator Satpam, dan (d). Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Diponegoro. Hasil: Universitas Diponegoro telah memulai komitmen peningkatan keselamatan berkendara sepeda motor bagi mahasiswa dengan mengangkut sepeda motor di truk dan mahasiswa naik bus AC pada pemberangkatan KKN bulan Januari 2017. Kampanye dan pelatihan safety riding bagi mahasiswa bekerja sama dengan perusahaan dan dirlantas juga telah di laksanakan. Komitment selanjutnya adalah perbaikan rute lalulintas di dalam kampus. Belum ada kebijakan berupa deklarasi komitmen tertulis yang di tandatangani pimpinan tentang Sistem Manajemen Keselamatan Lalu Lintas di Lingkungan Undip, namun sudah ada tindakan-tindakan koreksi dan perbaikan dalam hal keselamatan berkendara di lingkungan kampus.
Kata Kunci: komitmen, SMK3, safety riding, lalu lintas, Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012, ISO 3900
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 PADA MAHASISWA (Studi pada Mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang)
Mahasiswa seharusnya dapat menjadi agen perubahan yang berperan aktif membantu pemerintah dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular di Indonesia seperti diabetes mellitus tipe 2. Faktor yang berhubungan dengan praktik pencegahan diabetes mellitus tipe 2 pada mahasiswa perlu diketahui, sehingga upaya pencegahan diabetes mellitus dapat dilakukan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik pencegahan Diabetes mellitus tipe 2 pada mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 407 responden. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa faktor yang berhubungan dengan praktik pencegahan diabetes mellitus tipe 2 pada mahasiswa yaitu jenis kelamin (p-value=0,05), bidang ilmu (p-value=0,00), riwayat keluarga menderita diabetes mellitus tipe 2 (p-value=0,017), tingkat pengetahuan (p-value=0,00), sikap (p-value=0,00), dan dukungan keluarga (p-value=0,00). Dapat simpulkan bahwa jenis kelamin, bidang ilmu, riwayat keluarga menderita diabetes mellitus tipe 2, tingkat pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga merupakan faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik pencegahan diabetes mellitus tipe 2 pada mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang.
Kata Kunci: Diabetes Mellitus tipe 2, Praktik, Pencegahan, Mahasisw
KONSEP “BAD AND GOOD” TOKOH ANGEL DALAM NOVEL MY IDIOT BROTHER KARYA AGNES DAVONAR Kajian Sosiologi Karya Sastra
Mumtaza, Firdha Mariska. 2020. The concept of " bad and good" Angel as person in the Novel My Idiot Brother by Agnes Davonar (Study of Sociology Literature)." Thesis (S1) of Indonesian Literature Faculty of Humanities Diponegoro of University of Semarang. Thesis Advisor Prof. Dr. Mudjahirin thohir, M. A and Dr. Sukarjo Waluyo, S.S.,M.Hum.
A true concept of "bad and good" is one that has existed since the dawn of human. Both concepts allude to the culture of a society that is opposites to one another through the figure of angel as its intermediary. The research material object is the novel My Idiot Brother (2011) by Agnes Davonar. The study uses qualitative methods with several different stages of a research ranging from literature collection, data processing stages for processing primary and secondary data, and the presentation of data by using sequential theories, structural fiction, and literary sociology.
The results of structural analysis such as person and character, grooves and flow, and Settings are useful to describe the intrinsic elements in Agnes Davonar’s novel My Idiot Brother. At the same time, the sociology analysis of literature is useful in assesating all social aspects of "bad and good" figure of Angel from the moral, ethical, religious, economic, educational, and social aspects of culture.
Keyword : “Bad”, “Good”, Angel, Agnes Davonar
KRITIK SOSIAL PADA PERSOALAN GENDER DALAM NOVEL PENGANTIN PESANAN KARYA MYA YE (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)
Andriyani, Rina. 2020. “Social criticism on gender issues in the novel order bride by Mya Ye: a review of the sociology of literature. Essay S1 Indonesia Literature. Faculty of Cultural Sciences Universitas Diponegoro. Semarang.
One of the novels that contain social criticism is novel order bride by Mya Ye. This novel tells of the struggle of a woman who becomes a mail order bride by marrying a Taiwanese man, in order to improve her standard of living. Experienced by the character Sinta who sacrificed for her family for the future. After marriage, the life that Sinta lived was not what she wanted. She continued to work hard, took care of her husband, in-laws, and continued her business at the Ban Tiao Shop. This study aims to express social criticism on gender issues contained in the novel bride order by Mya Ye. the author uses two theories, namely the fictional structure theory and the sociological theory of literature, which are used to express the social criticism contained in this novel. The object of this research is Mya Ye ordered bridal novel published by PT Gramedia Pustaka Utama in 2018. The method used in this research is a qualitative description, data collection techniques, and data analysis techniques.
The research results are in the form of social criticism on gender issues contained in the novel ordered bridal by Mya Ye, which include: themes and messages, characters and charaterizations, settings, plot and distribution, as well as the social criticism of proverty, criticism of human trafficking, criticism of gender issues, criticism of division in the family, criticism of social and religiois limitations.
Keyword: order bride, social criticism, sociology of literature
ANALISIS KONTRASTIF ABREVIASI DALAM BAHASA JEPANG DAN BAHASA JAWA 日本語とジャワ語の略語の対象分析
ABSTRACT
Badriyah, Zaininurul Muslichatul. 2020. “Contrastive Analysis of Abbreviations in Japanese Language and Javanese Language”. Skripsi.Japanese Language and Culture Study.Diponegoro University.Advisor Elizabeth Ika Hesti A.N.R, S.S, M.Hum.
This research discusses "Contrastive Analysis of Abbreviations in Japanese and Javanese". The purpose of this research is to describe the process of forming abbreviations in Japanese and Javanese, as well as to describe the similarities and differences in abbreviations in Japanese and Javanese.
The data are gathered from asahi.com and panjebar semangat magazine. The methods that will be used on this analysis are agih method to divide each direct elements and then the data will be compared using contrastive technique.
Abbreviations on Japanese language and Javanese language contain 6 similarities of abbreviation, such as removal on the beginning of the word, removal on the middle of the word, removal on the ends of the word, partial removal of word, abbreviations that reads like a word, and abbreviations that read by each letter. Meanwhile, there is 3 abbreviation that cannot be found on Japanese language and 4 abbreviation that cannot be found on Javanese language.
Keywords: abbreviation, contrastive, Japanese language, Javanese languag
SENSE OF PLACE PENGHUNI TERHADAP EKSISTENSI KAMPUNG PEKOJAN KOTA SEMARANG
Berkembangnya sebuah kota tidak terlepas dari peran kampung kota yang diiringi dengan nilai historis.
Kampung kota terbentuk karena sebagai kawasan permukiman etnis-etnis yang menetap di suatu kota, salah satunya
Kampung Pekojan Kota Semarang. Kampung Pekojan merupakan kampung kota dihuni oleh masyarakat keturunan
Koja atau etnis India-Pakistan sebagai identitas utama. Tentu dengan adanya identitas ini membuat makna tersendiri
bagi penghuni terhadap tempat tinggalnya, yang dikenal dengan istilah sense of place. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan untuk mengkaji sense of place penghuni terhadap eksistensi Kampung Pekojan Kota Semarang
ASSESSMENT OF INDUSTRIAL ZONES IN SPATIAL PLAN THROUGH THE MODELING OF INDUSTRIAL GROWTH IN SEMARANG METROPOLITAN COAST
Central Java Province has the manufacturing sector as the largest economic contributor of
34.42% with a growth rate of the manufacturing industry sector of 5.19%. The growth of the
industrial sector is mainly supported by the infrastructure contained in the northern coast of
Central Java Province (Kendal-Semarang-Demak). Strategic location and supported by
infrastructure ranging from the North Coast Road, the Trans Java Highway, Ahmad Yani
International Airport and Tanjung Emas port increase the industrial growth in this region.
However, the high increase in industrial built up area in Semarang Metropolitan Coast has an
impact on the conversion of coastal land if the growth cannot be controlled through the
implementation of spatial plan
INFORMALITY IN URBAN WATER SUPPLY IN TAMBAKLOROK, SEMARANG
Developing countries are facing urbanization coupled with a rapid and unprecedented urban
growth, which is bringing about rising demand for urban services, especially those concerning water supply.
The government inability to provide water supply has led to the emergence of informality in urban water
supply. In the context of urban governance, informality in urban water supply as unofficial service provision
is seen as a ‘mode of urban governance’ for the underserved population, which is largely allowed and even
encouraged by governments because it is increasingly viewed as a necessary and acceptable mode of
urbanism
PERAN BADAN USAHA MILIK DESA DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA UMBUL PONGGOK KABUPATEN KLATEN
Pariwisata menjadi sektor unggulan di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia.
Pengembangan pariwisata memerlukan kelembagaan yang mampu mengelolanya. Kelembagaan
lokal menjadi kunci dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan yang melibatkan masyarakat.
Kelembagaan lokal yang dapat mengelola pariwisata salah satunya Badan Usaha Milik Desa
(BUMDes). Kabupaten Klaten memiliki sebuah desa yang mengembangkan pariwisata yaitu Desa
Ponggok dengan potensi Umbul Ponggok yang dikelola oleh BUMDes Tirta Mandiri. Objek
Wisata Umbul Ponggok mengalami peningkatan dari sisi kunjungan wisatawan dan pendapatan
setelah dikelola BUMDes. Pada tahun 2016, Omzet BUMDes Tirta Mandiri sekitar Rp8,2 miliar
per tahun dengan unit usaha utamanya yaitu Objek Wisata Umbul Ponggok