71404 research outputs found
Sort by
GOLD SPOT’S PRICE FORECASTING ANALYSIS USING HIGH ORDER FUZZY TIME SERIES CHEN
Forecasting is a process approximating data in the future based on data from
the past. Forecasting method is optimum when it is resulting minimum error.
Forecasting can be one of consideration the possibility that can happen in the future
in order to minimize the risk. This final project discussed about gold spot’s price
forecasting analysis using high order fuzzy time series chen that applied on the
opening, closing, highest and lowest price monthly data with applied order is from
one to six. Based on the case discussed it can conclude that with uptrend data on
gold spot, it is resulting lower error along with higher order. But in certain case, the
error resulted by higher order can be bigger than its lower order.
Keywords: Forecasting, gold spot, fuzzy time series chen, high-order fuzzy time
series chen, the accuracy
Model Joint Economic Lot-Size untuk Kasus Single Vendor - Single Buyer dengan Mempertimbangkan Moda Transportasi pada Proses Pengiriman Barang
Dalam pelaksanaan usaha manufaktur, kedua pihak yang terlibat kerja sama sering kali bekerja secara independen untuk menentukan kebijakan ekonomis yang tepat. Hal ini dapat menimbulkan pengambilan kebijakan yang bias dalam upaya pengendalian persediaan barang. Model Joint Economic Lot-Size merupakan model manajemen terintegrasi antara vendor dan buyer. Dengan menggabungkan fungsi biaya logistik dengan dua jenis pengiriman: Truck-Load (TL) dan Less-than-Truck-Load (LTL), model ini dapat digunakan untuk menentukan kebijakan ekonomis berdasarkan empat aspek: jumlah pemesanan, jumlah pengiriman, kuantitas batch produksi, dan biaya total secara optimal. Selanjutnya, pengembangan model Joint Economic Lot-Size Order-Splitting (JELS-O) dapat memberikan solusi yang lebih optimal dengan menggabungkan biaya variabel logistik dari dua jenis pengiriman tersebut. Simulasi numerik yang diberikan menunjukkan bahwa jumlah pemesanan JELS-TL lebih besar dibandingkan jumlah pemesanan JELS-LTL, sebaliknya jumlah pengiriman JELS-TL lebih sedikit dibandingkan jumlah pengiriman JELS-LTL dengan biaya total yang dikeluarkan pada JELS-TL lebih besar dibandingkan JELS-LTL. model JELS-O dapat mencapai hasil yang lebih optimal apabila nilai jumlah pemesanan terletak diantara jumlah pemesanan JELS-LTL dan JELS-TL dengan jumlah pengiriman sama dengan jumlah pengiriman JELS-LTL
Penyelesaian Masalah Transportasi Menggunakan Metode Row Column Weighted Minimum Cost Allocation dan Metode MODI
Masalah transportasi merupakan bagian dari program linier yang berkaitan dengan pendistribusian atau pengalokasian barang dari sejumlah sumber ke sejumlah tujuan dengan masing-masing biaya distribusi dan keterbatasan persediaan. Tujuan dari masalah transportasi yaitu menentukan alokasi optimal barang sehingga diperoleh biaya tranportasi minimum. Skripsi ini membahas tentang penyelesaian masalah transportasi menggunakan Metode RCWMCAM dan Metode MODI. Metode RCWMCAM bertujuan untuk mendapatkan solusi fisibel dengan mencari nilai weighted minimum cost allocation pada setiap baris dan kolom dan mengalokasikan sejumlah barang pada sel dengan nilai weighted minimum cost allocation terbesar. Solusi fisibel yang diperoleh menggunakan RCWMCAM akan dioptimalkan menggunakan Metode MODI
STRATEGI COMPLAINT HANDLING PELAKU BISNIS UMKM BERBASIS ONLINE DI JAWA TENGAH
The development of technology and information in the Fourth Industrial
Revolution (Industry 4.0) era has provided various conveniences felt by the
community, one of which is online shopping. On the other hand, people are filled
with expectations and tend to be more demanding to get a pleasant and satisfying
shopping experience. The demanding customer can be shown by tmany complaints
addressed to MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) on their ecommerce. This study aims to analyze the complaints received by MSME actors in
Central Java, analyze their complaint handling strategies, and analyze effective
complaint handling. The researcher uses a case study research type with mixed
methods and an explanatory sequential design approach. Politeness theory and
Theories of Good Complaint Handling were chosen to explain the interaction
between the business and customer. This quantitative study shows that the
categories of complaints that often arise are product quality, order conformity,
seller response, packing duration, and packaging. The results of qualitative
research, through in-depth interviews, obtained three stages of strategy in complaint
handling, namely emotion, response, and resolution. These three stages will be
effective if done quickly, thoroughly, and using an assertive communication style,
one of which is being polite when communicating
"Metode Simple Additive Weighting Menggunakan Pembobotan Rank Order Centroid dalam Menentukan Indeks Pembangunan Manusia
Graf bintang Sierpinski 〖SS〗_n dengan n≥1 didefinisikan sebagai graf yang dibentuk dari segitiga Sierpinski. Satu titik dalam graf bintang Sierpinski 〖SS〗_n merepresentasikan satu segitiga dalam segitiga Sierpinski, sedangkan sisi-sisinya adalah sisi persekutuan dari setiap dua segitiga dalam segitiga Sierpinski. Pelabelan-k total tak reguler sisi pada graf bintang Sierpinski didefinisikan sebagai fungsi dari gabungan himpunan titik dan himpunan sisi dari graf bintang Sierpinski ke k bilangan asli sehingga bobot setiap sisinya berbeda. Bobot sisi uv didefinisikan sebagai jumlahan dari label titik u, label titik v, dan label sisi uv. Nilai k minimum sehingga graf bintang Sierpinski dapat dilabeli dengan pelabelan-k total tak reguler sisi disebut kekuatan tak reguler sisi total (total edge irregularity strength (tes(〖SS〗_n))) pada graf bintang Sierpinski. Pada tugas akhir ini dikonstruksi pelabelan-k total tak reguler sisi pada graf bintang Sierpinski sehingga diperoleh tes(〖SS〗_n), untuk n=1,2,3,4,5
Pelabelan-k Total Tak Reguler Sisi pada Graf Segitiga Sierpinski
Graf Segitiga Sierpinski S(n,3) dengan sebarang bilangan bulat n≥1 adalah graf yang diperoleh dari Segitiga Sierpinski dengan menambah sisi jembatan. Pelabelan-k total tak reguler sisi pada graf Segitiga Sierpinski adalah fungsi yang memetakan f:V(S(n,3))∪E(S(n,3))→{1,2,…,k} sedemikian sehingga setiap sisi pada graf Segitiga Sierpinski memiliki bobot berbeda. Bobot sisi uv didefinisikan sebagai jumlahan label titik u, label sisi uv, dan label titik v. Nilai k minimum sehingga graf G dapat dilabeli dengan pelabelan-k total tak reguler sisi dinamakan kekuatan tak reguler sisi total (Total Edge Irregularity Strength) dari G, yang dinotasikan dengan tes(G). Dalam Tugas Akhir ini, dikonstruksikan pelabelan-k total tak reguler sisi pada graf Segitiga Sierpinski sehingga diperoleh nilai tes(S(n,3)) untuk graf S(1,3),S(2,3),S(3,3),S(4,3),S(5,3)
Pelabelan-k Total Tak Reguler Sisi Pada Graf Sierpinski Gasket
Graf Sierpinski Gasket Sn untuk n≥1 merupakan sebuah graf yang bentuknya identik dengan segitiga Sierpinski dimana himpunan titik graf Sierpinski Gasket adalah titik sudut segitiga Sierpinski dan himpunan sisinya merupakan sisi segitiga dari segitiga Sierpinski. Pelabelan-k total pada graf adalah fungsi dari himpunan titik gabungan dengan himpunan sisi ke himpunan {1,2,…,k}. Pelabelan-k total tak reguler sisi pada graf Sierpinski Gasket memiliki bobot yang berbeda pada setiap sisinya. Bobot sisi uv dalam pelabelan-k total tak reguler sisi didefinisikan sebagai jumlahan dari label titik u, label titik v, dan label sisi uv. Nilai k terkecil sedemikian sehingga graf Sierpinski Gasket dapat dilabeli dengan pelabelan–k total tak reguler sisi disebut kekuatan tak reguler sisi total (total edge irregularity strength) yang dinotasikan dengan tes(G). Pada Tugas Akhir ini, dikonstruksikan pelabelan-k total tak reguler sisi pada graf Sierpinski Gasket sehingga diperoleh nilai tes(Sn) untuk graf S1, S2, S3, S4, dan S5
Penerapan Model Economic Order Quantity (EOQ) pada Suatu Produk dengan Indikator Ekonomi Sirkular
Ekonomi sirkular adalah suatu model ekonomi dengan konsep make-use-return sehingga dapat memaksimalkan nilai guna dari produk serta mengurangi jumlah limbah. Oleh karena itu, model ekonomi sirkular mulai mendapat perhatian lebih sebagai alternatif dari model ekonomi linier karena dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mampu mendorong kemajuan ekonomi. Tugas Akhir ini membahas mengenai penerapan model Economic Order Quantity (EOQ) pada suatu produk dengan indikator ekonomi sirkular. Model ini dapat digunakan untuk membantu menentukan tingkat sirkularitas produk yang diukur dengan menggunakan indeks. Mengetahui tingkat sirkularitas memungkinkan konsumen untuk membuat keputusan yang tepat ketika membeli suatu produk. Perusahaan juga dapat mengoptimalkan keuntungan mereka dengan mempertimbangkan aspek-aspek tersebut ketika membuat keputusan. Selain itu, hal ini juga dapat menjadi pertimbangan pemerintah saat beralih ke ekonomi sirkular. Dalam Tugas Akhir ini, diasumsikan bahwa indeks sirkularitas mempengaruhi tingkat permintaan dan laba kotor per unit, yang dihitung dengan menggunakan hubungan linier dan nonlinier. Variabel keputusan yang digunakan dalam model ini adalah jumlah pemesanan dan indeks sirkularitas. Model EOQ ini kemudian disimulasikan pada Toko Papa Singkong untuk melakukan perbandingan hasil terhadap indeks sirkularitas yang berbeda. Hasil simulasi numerik menunjukkan bahwa peralihan ke ekonomi sirkular dapat dilakukan tanpa resiko, bahkan menguntungkan bagi perusahaan
KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL BULAN TERBELAH DI LANGIT AMERIKA KARYA HANUM SALSABIELA RAIS DAN RANGGA ALMAHENDRA: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA
The Bulan Terbelah Di Langit Amerika is a novel that presents an understanding of the problems that occur in the interactions between these groups. This novel raises several problems that exist in society. This research on the novel Bulan Terbelah Di Langit Amerika aims to reveal the social criticism contained in the novel Bulan Terbelah Di Langit Amerika by Hanum Salsabiela Rais and Rangga Almahendra through a sociological review of the literature. The object of this research in the novel Bulan Terbelah Di Langit Amerika by Hanum Salsabiela Rais and Rangga Almahendra which was published in 2014. The method used in this study is a qualitative descriptive method, with content analysis techniques, namely, revealing and then describing the intrinsic elements what, and how. social criticism contained in the novel. The results of this study are the structural elements contained in on the novel Bulan Terbelah Di Langit Amerika which include; characters and characterizations, plot and plotting, as well as setting or social criticism contained in the novel Bulan Terbelah Di Langit Amerika by Hanum Salsabiela Rais and Rangga Almahendra which includes; first, social criticism of the destruction of religion and second, social criticism of the profession.
Keywords: Bulan Terbelah Di Langit Amerika, social criticism, sociology of literatur
Analisis Silhouette pada Perhitungan Pengukuran Jarak Antara Data Objek Menggunakan Metode Average Linkage Clustering
"ABSTRAK
ANALISIS SILHOUETTE PADA PERHITUNGAN PENGUKURAN JARAK ANTARA DATA OBJEK MENGGUNAKAN METODE AVERAGE LINKAGE CLUSTERING
Oleh
Syuroya
24010118120044
Average Linkage merupakan salah satu metode clustering data yang mengelompokkan sekumpulan objek-objek berdasarkan jarak rata-rata antar objek. Perhitungan ukuran jarak antar objek yang berbeda-beda akan menghasilkan hasil clustering yang berbeda. Dalam menentukan hasil clustering yang baik berdasarkan perhitungan ukuran jarak diperlukan evaluasi dan salah satu analisis evaluasi hasil clustering yang populer yaitu analisis Silhouette. Pada penelitian ini dilakukan analisis Silhouette terhadap perhitungan lima jenis ukuran jarak yaitu Euclidean distance, Manhatttan distance, Minkowski distance, Chebysev distance, dan Squared Euclidean distance menggunakan metode Average Linkage clustering. Berdasarkan hasil pengujian analisis Silhouette pada clustering dataset Healthy Lifestyle Cities Record 2021 yang berisi 44 kota teratas di seluruh dunia yang mengungkap gaya hidup sehat berdasarkan lima variabel, diperoleh nilai rata-rata Silhouette Coefficient dari Euclidean distance sebesar 0,36548 (Weak Structure), Manhattan distance sebesar 0,35783 (Weak Structure), Minkowski distance sebesar 0,36812 (Weak Structure), Chebysev distance sebesar 0,28299 (Weak Structure) dan Squared Euclidean distance sebesar 0,53802 (Good Structure). Squared Euclidean distance terpilih menjadi ukuran jarak terbaik dengan hasil clustering yaitu cluster 1 terdiri dari 32 kota dengan tingkat gaya hidup sehat yang tinggi, cluster 2 terdiri dari 9 kota dengan tingkat gaya hidup sehat yang sedang , cluster 3 terdiri dari 1 kota dengan tingkat gaya hidup sehat sangat tinggi dan cluster 4 terdiri dari 2 kota dengan tingkat gaya hidup sehat yang rendah.
Kata Kunci : Average Linkage, Ukuran jarak, Analisis Silhouette