Warmadewa University

Universitas Warmadewa
Not a member yet
    2000 research outputs found

    THE ENGLISH FUNCTIONS AND ERRORS BY ART SHOPKEEPERS AT PENESTANAN UBUD

    Get PDF
    It can be described that the title of this paper is ‘The English Functions and Errors by Art Shopkeepers at Penestanan, Ubud.’ The problems analyzed in this paper are about the kinds and uses of the English functions that are communicated by the art shopkeepers of the five art shops to their guests. The number of the art shopkeepers that are used as the respondents or the data sources from which the data concerning with the problems which are examined in this paper are collected is five persons. Those respondents are two masculine and three feminine. The theory which is used to analyze the data is the theory of the language function which is mainly taken from a book reference entitled ’Function in English’ (1982) written by Blundell. Beside this theory, the theory which is also used to analyze these problems is the theory about the uses of the language functions which is primarily taken from a book reference entitled ‘Speaking Naturally’ (1985) written by Tillitt and Bruder. Beside from this reference, several supporting references that describe about the uses of the language functions are also referred to in analyzing these problems. Based on the data analysis, it can be explained that in communicating with their guests, the art shopkeepers at Penestanan, Ubud chosen as respondents have used several functions of English Expressions. The English expressions which they have communicated to their guests are the expressions for the function of: (1) greeting the guests, (2) inviting the guests, (3) getting information from the guests, (4) offering things to the guests, (5) telling the guests about the prices of things, and (6) thanking the guests. Most of the English expressions used in their communication by the art shopkeepers to the guests are informal and impolite expressions. The neutral, more formal, and polite English expressions which they communicate to the guests are not in large numbers. In the grammatically error I only found to infinitive error in the inviting expression

    SUBSTITUSI TEPUNG LINDUR DAN PENAMBAHAN KUNING TELUR TERHADAP KARAKTERISTIK KUKIS

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung lindur dan penambahan kuning telur terhadap karakteristik kukis yang dihasilkan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Agustus 2014 dilaksanakan di Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa dan Fakultas Teknologi Hasil Pertanian Universitas Udayana. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor dan tiga kali ulangan, yaitu faktor pertama Substitusi tepung lindur yang terdiri dari tiga level : (T1) 1:1, (T2) 1 : 2, dan (T3) 2 : 1. Faktor dua adalah penambahan kuning telur yang terdiri dari 3 level yaitu : (K1) 8 gr, (K2) 16gr, (K3) 24 gr dari perlakuan tersebut maka didapat 9 perlakuan kombinasi dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 27 unit perlakuan. Pengamatan dilakukan secara Obyektif dan Subyektif. Pengamatan secaraobyektif mencakup : Kadar Air, Kadar Protein, Kadar karbohidrat, Kadar lemak, derajat keasaman (pH). Sedangkan pengamatan Subyektif mencakup penilaian terhadap Warna, Aroma, Rasa, tekstur, dan Penerimaan keseluruhan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa karakteristik kukis substitusi tepung lindur terbaik diperoleh dari perlakuan perbandingan tepung lindur dan tepung terigu 1 : 1 dan penambahan kuning telur 8 gr yaitu dari pengamatan obyektif (kadar air 7.04 %, kadar protein 3.95%, kadar karbohidrat 67.61%, kadar lemak 20.25% dan Derajat kesaman (pH) 5.86) sedangkan dari pengamatan subyektif (warna, aroma, tekstur, rasa, dan penerimaan keseluruhan ) 3.26 – 3.60 dengan kriteria agak tidak suka sampai dengan bias

    ANALISIS BIAYA FINANSIAL AKIBAT KEMACETAN DI BEBERAPA JALAN KOTA DENPASAR

    Get PDF
    Transportasi adalah salah satu faktor yang menjadi permasalahan di daerah perkotaan. Dimana transportasi merupakan salah satu komponen yang tak terpisahkan dengan komponen lainnya seperti aktivitas sosial, ekonomi, budaya, kependudukan dan pola tata guna lahan yang membentuk kota sebagai suatu system. Pergerakan arus lalulintas merupakan interkasi yang unik dan kompleks antara pengemudi, kendaraan jalan dan lingkungan. Interaksi antara keempat komponen tersebut mempunyai perilaku disetiap jenis jalan, jenis wilayah sehingga arus lalulintas pada jalan tertentu selalu bervariasi. Seperti pada beberapa jalan di kota Denpasar, mobilitas pelaku perjalanan cukup banyak terjadi yang dikarenakan oleh perannya untuk melayani aktivitas kegiatan ekonomi dan sosial lainnya. Berdasarkan keadaan diatas pada tugas akhir ini penulis akan mencoba menganalisis beberapa jalan di kota Denpasar. Teori pergerakan arus lalulintas menjelaskan mengenai kualitas dan kuantitas dari arus lalulintas sehingga dapat memberikan masukan atau pemilihan system yang paling tepat untuk menampung arus lalulintas yang ada. Peningkatan arus lalulintas akan menyebabkan berubahnya perilaku lalulintas pada suatu ruas jalan. Salah satu cara pendekatan untuk memahami perilaku tersebut adalah dengan menjabarkannya dalam bentuk matematis dan grafis. Berdasarkan pengamatan secara langsung, kepadatan lalu lintas biasanya terjadi pada jam puncak ( peak hour ) yaitu pukul 06.30 – 08.30 WITA di pagi hari dan pukul 16.00 – 19.00 WITA di sore hari

    APLIKASI TEKNOLOGI BAMBU SEMEN SEBAGAI DINDING DI DESA PENGLIPURAN KABUPATEN BANGLI

    Get PDF
    Bambu merupakan sumber yang dapat diperbaharui dan banyak tersedia di Indonesia. Dari sekitar 1.250 jenis bambu yang sudah dikenal di dunia, 11%-nya merupakan jenis asli Indonesia. Ini merupakan dasar mengapa tanaman ini merupakan salah satu nilai kelokalan dari negara kita. Masyarakat Indonesia pun sudah terbiasa memanfaatkan bambu untuk keperluan hidup sehari-hari; seperti untuk mebel, konstruksi rumah, peralatan pertanian, kerajinan, alat musik, serta makanan. Dalam bidang konstruksi, dikarenakan memiliki karakter yang lentur namun kuat serta mudah dibudidayakan, bambu dipandang sebagai material alternatif yang tepat untuk pengganti kayu yang ketersediaannya sudah semakin menipis dan teknologi bambu semen merupakan salah satu aplikasi terhadap potensi ini. Teknologi bambu semen sebenarnya sudah mulai dikenal sejak era pendudukan Belanda di Indonesia, dimana pada komponen dinding penutup terdapat penggabungan antara adukan sebagai bahan plesteran dengan anyaman bambu sebagai tulangannya. Ketahan konstruksi bangunan yang menggunakan dinding bambu semen masih dapat ditemui di Desa Penglipuran Kelurahan Kubu Kabupaten Bangli sudah berumur 30 tahun dengan kondisi yang masih baik. Dengan adanya perkembangan teknologi, sudah sewajarnya konstruksi bambu semen akan semakin meningkat kualitasnya dari waktu ke waktu,sehingga nantinya bambu dapat dipandang sebagai suatu nilai lokalitas yang berharga, bukan lagi sebagai citra kaum miskin yang murahan

    PERENCANAAN STRUKTUR CONDOTEL THE NEST DI TANJUNG BENOA DENGAN BETON BERTULANG

    Get PDF
    Secara umum tujuan perencanaan struktur suatu gedung ialah agar didapat suatu struktur bangunan yang memenuhi persyaratan konstruksi seperti kemampuan bangunan untuk menahan beban-beban yang bekerja atau yang terjadi pada struktur serta memberikan keamanan, kenyamanan dan ekonomis. Sedangkan maksud penulis mengangkat judul perencanaan untuk menyelesaikan tugas akhir adalah untuk dapat mengaplikasikan ilmu teknik sipil selama di bangku kuliah, serta dapat lebih memahami dan mengetahui berbagai masalah dalam perencanaan struktur bertingkat ini dengan harapan kelak dapat dijadikan bekal guna memasuki lapangan pekerjaan. Selain itu tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk memenuhi persyaratan dalam menyelesaikan studi pada fakultas Teknik jurusan Teknik Sipil Universitas Warmadewa. Manfaat dari perencanaan struktur gedung ini bagi penulis adalah untuk mendapatkan suatu pengalaman, serta memberikan gambaran awal tentang struktur gedung dan perhitungan-perhitungan yang menghasilkan dimensi dan jumlah tulangan dari masing-masing elemen struktur yang diwujudkan dalam bentuk gambar-gambar. Hasil perencanaan ini nantinya digunakan sebagai acuan/tolak ukur dalam pekerjaan struktur gedung tersebut di lapanga

    PENDEKATAN ANALISIS “SWOT” DALAM MANAJEMEN PEMELIHARAAN SAPI BALI PROGRAM BANTUAN SAPI BIBIT PADA TOPOGRAFI YANG BERBEDA DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN – NTT

    Get PDF
    Dinas Peternakan Kabupaten Timor Tengah Selatan melaksanakan program bantuan sapi bibit bagi kelompok ternak di Kabupaten Timor Tengah Selatan dengan tujuan meningkatkan populasi sapi potong. Kelompok tani ternak yang mendapatkan bantuan sapi bibit berasal dari daerah yang berbeda, seperti topografi dan ketinggian tempat dari permukaan laut. Perbedaaan ini akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ternak, baik berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung terhadap ternak. Lokasi penelitian dibagi dalam 3 daerah dataran yang berada pada ketinggian tempat yang berbeda dalam wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan, yaitu daerah dataran rendah (ketinggian 700 m dpl). Pemilihan 9 (sembilan) sampel kelompok tani ternak dan tiap kelompok diambil 3 (tiga) responden berdasarkan ”Stratified Purposive Random Sampling”. Waktu penelitian berlangsung selama 21 hari dari tanggal 1 Februari 2014 – 21 Februari 2014. Dalam penelitian ini metode yang dipakai adalah metode survei dan observasi sedangkan analisa permasalahan penelitian dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan analisis SWOT (Strenghts, Weakness, Opportunity, Threats). Berdasarkan pendekatan analisis SWOT, dapat disimpulkan bahwa manajemen pemeliharaan ternak khususnya sapi Bali bibit bantuan dari Dinas Peternakan Kabupaten Timor Tengah Selatan sudah berjalan dengan baik. Manajemen pemeliharaan ternak dari kelompok tani ternak di dataran rendah lebih baik apabila dibandingkan dengan dataran sedang dan dataran tinggi. Namun manajemen pemeliharaan ternak di dataran rendah yang baik tidak didukung oleh produktifitas ternak yang baik karena dipengaruhi oleh sumber pakan dan faktor lingkungan

    PERENCANAAN RUAS JALAN RAYA YANG MENGHUBUNGKAN DISTRIT ERMERA DAN SUB-DISTRIT HATOLIA

    Get PDF
    Jalan sebagai salah satu prasarana transportasi merupakan unsur penting dalam pengembangan kehidupan berbangsa dan bernegara, dalam pembinaan persatuan dan kesatuan bangsa, wilayah negara, dan fungsi masyarakat serta dalam memajukan kesejahteraan umum sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jalan sebagai sarana transportasi nasional mempunyai peranan penting terutama dalam mendukung bidang ekonomi, sosial dan budaya serta lingkungan dan dikembangkan melalui pendekatan pengembangan wilayah agar tercapai keseimbangan dan pemerataan, pembangunan antar daerah, membentuk dan memperkukuh kesatuan nasional untuk memantapkan pertahanan dan keamanan nasional, serta membentuk struktur dalam rangka mewujudkan sasaran pembangunan nasional

    KAJIAN KONTRAK /PERJANJIAN KERJASAMA PENGGUNAAN JASA PENGAMANAN ANTARA UNIVERSITAS WARMADEWA SEBAGAI PENGGUNA JASA DAN PT.IBU JERO SEBAGAI PENYEDIA JASA (DITINJAU DARI ASPEK MANAJEMEN KONTRAK)

    Get PDF
    Suatu kontrak kerja sekurang-kurangnya harus mencakup uraian mengenai (i) para pihak; (ii) rumusan pekerjaan; (iii) masa pertanggungan dan/atau pemeliharaan; (iv) tenaga ahli; (v) hak dan kewajiban para pihak; (vi) tata cara pembayaran; (vii) cidera janji; (viii) penyelesaian perselisihan; (ix) pemutusan kontrak kerja; (x) keadaan memaksa (force majeure); (xi) perlindungan pekerja. Perjanjian kerjasama/kontrak antara Universitas Warmadewa dengan PT. Ibu Jero telah memenuhi kriteria berkontrak sesuai dengan pasal 1320 KUHPer. Perjanjian kerjasama/kontrak antara Universitas Warmadewa dengan PT. Ibu Jero adalah kontrak jasa yang membutuhkan skillware menurut Perpres No.54/2010 dan Perpres No.70/2012, Pasal 1 (17). Jika mengacu ketentuan yang ada, isi kontrak terdapat beberapa pasal yang dapat berpotensi terjadinya wanprestasi, karena kurang jelas/rinci dan kurang tegas. Dalam kontrak hendaknya mencantumkan konsiderasi pertimbangan- pertimbangan yang mendasari membuat perjanjian. Perjanjian kerjasama/kontrak antara Universitas Warmadewa dengan PT. Ibu Jero perlu dijabarkan lebih rinci, jelas dan tegas terhadap beberapa pasal untuk menghindari terjadinya wanprestasi di kemudian hari yang berdampak terhadap timbulnya sengketa. Setelah kontrak ditandatangani oleh kedua pihak, perlu dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kontrak sebagaimana ketentuan dalam penerapan Manajemen Kontrak

    PENERAPAN METODE KONSTRUKSI DALAM MEWUJUDKAN GREEN CONSTRUCTION ( STUDI KASUS: PEKERJAAN TANAH PADA PROYEK JALAN )

    Get PDF
    Setiap proyek konstruksi selalu membutuhkan sumberdaya proyek(project resource) sebagai komponen input dalam proses konstruksi. Ada 5 (lima) sumber daya proyek, yaitu pekerja (man), material (material), metode ( methode ), alat (machine), uang (money). Material bangunan dan alat bersifat tetap pada bangunan yang merupakan faktor penting jika suatu proyek diharapkan termasuk proyek hijau (green construction). Pemilihan metode konstruksi yang tepat akan menghasilkan keuntungan efisiensi proses konstruksi berupa keuntungan finansial. Dalam aspek lingkungan, efisiensi proses konstruksi berpotensi untuk memperpendek durasi konstruksi dan mereduksi waktu operasional berbagai peralatan yang terkait, sehingga konsumsi energi menjadi lebih sedikit dan berpengaruh pada menurunnya emisi CO 2 ekivalen. Dalam mewujudkan green construction sebagai bagian dari sustainable construction hendaknya memperhitungkan dampak terhadap operasional bangunan maupun proses desain berupa umpan balik (feed back) yang bersumber dari pengalaman konstruksi

    ENGLISH USED BY TOUR GUIDES AT TANAH LOT AREA

    Get PDF
    The title of this paper is English Used by Tour Guides at Tanah Lot Area. I am interested in observing this topic, because the English used are very complex and I have many important functions which were used by the tour guides in expressing their purpose guest. In analyzing the data, I use some theories. The first theory is Functions of English that is written by Leo Jones, and the second theory is written by Halliday, in his book entitled Exploration In The Functions of Language. Besides, there some other books that used as supporting theories. The data were collected by observing the conversation made by the tour guides with the guest. The method was supported by note taking technique. The data were analyzed based on theories of English Functions. The English functions which were used by them were analyzed whether they were formal or informal expressions. The analysis of the data shows that the tour guides could get in touch with the guest in English well and it can be seen that their conversation was successful. There are nine English functions that have been analyzed in their conversation with the guest. There are: greeting, giving information, offering something, thanking, apologizing, saying good bye. Most of the tour guides used formal language expressions and good attitude when they handling the guest

    1,934

    full texts

    2,000

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Warmadewa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇