16390 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENGARUH KOMPETENSI, INDEPENDENSI DAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KUALITAS AUDIT INTERNAL PADA HOLDING BUMN FARMASI DENGAN SKEPTISISME PROFESIONAL SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI
Kualitas audit internal sangat penting untuk memastikan akurasi dan keandalan laporan
keuangan serta kegiatan operasional perusahaan. Kompetensi auditor internal, independensi auditor
internal dan penggunaan teknologi informasi memainkan peran krusial dalam menentukan kualitas
audit internal. Selain itu, skeptisisme profesional auditor juga menjadi faktor penting yang
mempengaruhi hasil audit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi,
independensi dan teknologi informasi terhadap kualitas audit internal, dengan skeptisisme
profesional sebagai variabel pemoderasi. Metodologi pada penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan metode survei kepada auditor internal pada Holding BUMN Farmasi. Teknik
analisis data yang digunakan adalah analisis structural equation model (SEM) dengan Partial Least
Square (SEM-PLS) melalui software Smart PLS 4.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa
kompetensi, independensi dan teknologi informasi memiliki pengaruh terhadap kualitas audit
internal, sedangkan skeptisisme profesional tidak memoderasi hubungan antara kompetensi,
independensi dan teknologi informasi terhadap kualitas audit internal. Kesimpulan dari penelitian
ini adalah sangat penting bagi auditor internal untuk meningkatkan kompetensi dan independensi
serta pemanfaatan teknologi informasi secara optimal dalam proses audit untuk meningkatkan
kualitas audit interna
PERENCANAAN BISNIS PENGEMBANGAN USAHA SPECIALTY TEA DI PUSAT PENELITIAN TEH DAN KINA
Teh merupakan salah satu jenis minuman tertua dan saat ini paling banyak
dikonsumsi di dunia setelah air, dan dapat memberikan manfaat kenikmatan dan
kesehatan bagi konsumennya dan kesejahteraan bagi industrinya. Teh memainkan
peranan sangat penting dalam tradisi budaya yang unik di berbagai negara dan juga
dalam pembangunan pedesaan, pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan.
Budidaya teh menyediakan lapangan kerja dan pendapatan utama bagi jutaan petani
kecil. Selama beberapa dekade terakhir, industri teh secara global telah mengalami
pertumbuhan pesat dengan peningkatan jumlah konsumsi dan produksi, terutama
konsumsi teh di segmen pasar anak muda. Bisnis berfokus pada produksi teh
berkelanjutan melalui praktik budidaya dan pengolahan pangan yang baik, serta
melakukan penanganan limbah dan kesadaran akan isu-isu lingkungan.
Usaha specialty tea ini untuk merespon kebutuhan konsumen akan konsumsi teh
yang terus tumbuh di tanah air, namun dengan kualitas seadanya. Disamping itu
kebutuhan konsumen akan teh yang memiliki manfaat unggul untuk kenikmatan dan
kesehatan. Manfaat ini hanya akan diperoleh jika produknya berkualitas tinggi yang
berasal dari pucuk teh yang muda, dibudidayakan secara baik, dan diolah secara aman,
baik dan spesifik. Produk specialty tea ini menjanjikan harga yang premium jauh
melebihi produk teh konvensional, harga di pasaran dalam negeri kisaran Rp 1 juta/kg
atau bahkan lebih. Strategi pemasaran berupa promosi, produk deferensiasi, dan
memuaskan pelanggan dengan respon cepat. Strategi operasional adalah melibatkan
sumber daya manusia dengan ketrampilan unggul, menjalin kerja sama dengan
kelompok petani teh, supplier, dan investor. Kerja sama tersebut melalui pendampingan
dan sosialisasi teknologi untuk pengamanan rantai pasok bahan baku pucuk yang
berkualitas spesifik. Dengan demikian usaha ini berpeluang menjanjikan margin
keuntungan yang besar dan keberlanjutan.
Proposisi nilai dari usaha ini berupa produk specialty tea single origin yang
berkualitas tinggi dan dibuat asli dari sang ahli, unggul dalam kesegaran rasa (taste) dan
keharuman aroma, serta harga relatif lebih murah dari produk sejenis dari impor. Sumber
bahan baku berasal dari kebun dataran tinggi tersertifikasi indikasi geografis. Segmen
iv
pasar disesuaikan dengan proposisi nilai meliputi masyarakat dengan tingkat pendapatan
menengah ke atas yang peduli kesehatan & life style, generasi muda milenial Gen Y dan
Gen Z, antusias teh atau tea lovers.
Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) memiliki produk baru unggulan hasil
inovasi yang layak untuk dikembangkan menjadi unit bisnis strategis. Produk ini diberi
nama Gamboeng Specialty Tea terdiri dari lima varian jenis teh yaitu heritage black tea,
black tea peony, semi oksidasi tea, roasted semi oksidasi tea dan green tea peony.
Kelima varian ini masing-masing memiliki keunggulan spesifik sesuai dengan potensi
karakter sumber bahan baku dan cara pengolahannya. Dilihat dari analisis SWOT,
analisis BMC dan analisis finansial, maka dari unit usaha specialty tea mampu
memberikan nilai keuntungan dengan kontribusi marjin yang besar.
Struktur organisasi unit usaha ini menggunakan divisional dengan garis instruksi
bertingkat. Sebagai pemilik atau founder adalah Jajaran Manajemen PPTK yang
menunjuk tim pengembangan produk hilir sebagai pendamping bagi Penanggung jawab
Pengembangan Usaha dan Promosi (Penjab PUP) dan juga sebagai kontrol kualitas.
Secara operasional harian, Penjab PUP sebagai pemimpin dan bertanggung jawab
langsung dalam pelaksanaan kegiatan yang akan dibantu oleh 2 mandor dan 7 pelaksana
pekerjaan seperti administrasi operasional pengolahan di pabrik, gudang, pengemasan
dan promosi sampai dengan penjualan. Tugas mandor adalah mengawasi pekerjaan dan
juga berperan menjadi pelaksana dalam praktik pengolahan.
Dengan modal awal sebesar Rp 1.232.650.000,- dapat digunakan untuk
membangun unit processing specialty tea skala 100 kg pucuk teh per hari atau setara
dengan 6.300 kg produk teh kering per tahun. Hasil analisis kelayakan finansial
menunjukkan bahwa break even point (BEP) 1.747 kg/tahun, Net Present Value (NPV)
Rp 2,54 milyar dalam 5 tahun (layak), payback period (PP) 1 tahun 8 bulan (singkat),
Interest Rate Return (IRR) mencapai 68,98% (layak), Revenue/Cost (R/C) Ratio sebesar
1,93 (layak). Melihat proyeksi laba rugi dan proyeksi periode pengembalian, usaha ini
memberikan pertumbuhan nilai yang tinggi dan pengembalian modal yang terbilang
cepat. Sehingga usaha ini sangat menarik dan layak untuk dijalankan. Investor dapat
mempertimbangkan untuk menaruh modal pada model usaha specialty tea ini dengan
risiko yang dapat diminimalkan
PENGARUH MEDIA SOSIAL, CELEBRITY ENDORSEMENT DAN KETERLIBATAN PELANGGAN SEBAGAI MEDIASI UNTUK MENCAPAI KEPUTUSAN PEMBELIAN (STUDI KASUS PADA UMKM DI JAWA BARAT)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial, celebrity
endorsement dan keterlibatan pelanggan sebagai mediasi dalam mencapai
keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini dilakukan pada konsumen produk
kuliner dan fashion UMKM di Provinsi Jawa Barat, dengan jumlah sampel 185
responden. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif, dengan menyebarkan
kuesioner kepada responden. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan
Structural Equation Modeling dengan software PLS Temuan dalam penelitian ini
menunjukkan bahwa: (1) Penggunaan media sosial berpengaruh positif terhadap
keterlibatan pelanggan; (2) Peran celebrity endorsement berpengaruh potisif
terhadap keterlibatan pelanggan; (3) Keterlibatan pelanggan berpengaruh terhadap
keputusan pembelian; (4) Keterlibatan pelanggan memediasi hubungan antara
media sosial terhadap keputusan pembelian konsumen; dan (5) Keterlibatan
pelanggan memediasi hubungan antara celebrity endorsement terhadap keputusan
pembelian konsumen. Penelitian ini memberikan implikasi praktis pada pelaku
bisnis, khususnya UMKM, bahwa penggunaan media social dan celebrity
endorsement dan merupakan faktor yang dapat mendorong keterikatan konsumen
pada perusahaan dan merek suatu produk, sehingga juga meningkatkan keputusan
pembelian konsumen
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL (Studi pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat)
Kinerja merupakan hasil tanggung jawab terkait pekerjaan kepada seseorang yang
telah dibebankan oleh perusahaan sesuai dengan fungsi dan tugas masing-masing
yang telah disesuaikan dengan standar dan tujuan yang telah ditetapkan. Namun,
pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat ditemukan
permasalahan terkait capaian kinerja pegawai yang tidak stabil atau cenderung
menurun pada tahun 2021-2022. Berdasarkan data dan hasil observasi penurunan
kinerja disebabkan oleh faktor lingkungan kerja yang belum memenuhi standar
dan disiplin kerja pegawai yang belum optimal setiap bulannya. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan disiplin kerja
terhadap kinerja pegawai negeri sipil pada BKD Provinsi Jawa Barat. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif,
dengan menggunakan teknik pengambilan sampel berupa probability sampling
propotionate stratified random sampling sehingga sampel penelitian ini
melibatkan yaitu 97 pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan
kerja dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja
pegawai negeri sipil pada BKD Provinsi Jawa Barat. Peneliti menyarankan
kepada pimpinan BKD Provinsi Jawa Barat untuk selalu melakukan evaluasi rutin
mengenai lingkungan kerja dan kedisiplinan pegawai supaya mengetahui
penyebab atau permasalahan yang terjadi di lingkungan instansi yang
menyebabkan penurunan capaian kinerja pegawainya. Hal tersebut bertujuan
supaya dengan segera memberikan solusi yang tepat dalam mengatasi
permasalahan tersebu
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PROFITABILITAS, DAN RASIO PASAR TERHADAP HARGA SAHAM PADA MASA PANDEMI COVID-19 (Studi pada Perusahaan Sub Sektor Konstruksi Bangunan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi,
profitabilitas, dan rasio pasar terhadap harga saham selama pandemi covid-19.
Variabel independen dalam penelitian ini merupakan pertumbuhan ekonomi,
profitabilitas, dan rasio pasar. Pertumbuhan ekonomi diukur menggunakan laju
pertumbuhan produk domestik bruto (PDB). Profitabilitas diukur menggunakan
return on equity (ROE) dan earning per share (EPS). Rasio pasar diukur
menggunakan price earning ratio (PER). Variabel dependen yang digunakan dalam
penelitian ini adalah harga saham yang diukur menggunakan harga saham
penutupan pada akhir tahun. Penelitian menggunakan data perusahaan sub sektor
konstruksi bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2022
sebanyak 21 sampel perusahaan yang diambil dengan menggunakan metode
nonprobability purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data
sekunder dengan data panel. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian
adalah analisis regresi data panel. Dari pengujian yang telah dilakukan pada analisis
ini diperoleh kesimpulan bahwa pertumbuhan ekonomi dan rasio pasar berpengaruh
terhadap harga saham sedangkan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap harga
saham
ANALISIS WAKTU DAN BIAYA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I TANGERANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE
Pada pelaksanaan di proyek tidak jarang didapati proyek yang mengalami keterlambatan penyelesaian bahkan sampai terhenti pelaksanaannya. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengendalian agar penyimpangan yang terjadi dapat diatasi, sehingga proyek dapat selesai dengan waktu yang telah direncanakan dan mutu sesuai dengan rencana. Salah satu metode dalam melaksanakan pengendalian waktu dan biaya dikenal dengan Metode Konsep Nilai Hasil (Earned Value Concept), metode Earned Value ini dapat digunakan untuk mengendalikan biaya dan waktu pada pembangunan proyek dengan menggunakan tiga indikator yaitu ACWP, BCWP, dan BCWS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja waktu dan biaya serta mengetahui faktor yang menjadi penyebab keterlambatan pada Proyek Pembangunan Gedung Lapas Kelas I Tangerang. Dari hasil penerapan metode earned value sampai pada minggu ke 27 diperoleh nilai Cost Varians (CV) Nol (0) dan Schedule Varians (SV) Negatif (-) terjadi pada minggu ke 18, 22, 23, 24, 25, dan 26, menunjukan bahwa pekerjaan selesai terlambat dan menelan biaya sesuai anggaran, sedangkan kinerja yang kurang baik dengan nilai SPI < 1 terjadi juga pada minggu ke 18, 22, 23, 24, 25, dan 26, yang artinya pekerjaan mengalami keterlambatan waktu. Faktor yang menyebabkan keterlambatan proyek diantara lain terbatasnya pengadaan air kerja dan kurangnya personil tenaga kerja
ANALISIS PERBANDINGAN TEBAL PERKERASAN KAKU METODE BINA MARGA 2017, METODE AASHTO 1993, DAN METODE AUSTROADS 2017 PADA AREA PARKIR PELABUHAN PENYEBERANGAN LEMBAR
Kegiatan-kegiatan yang berupa perdagangan dan pariwisata menimbulkan pergerakan transportasi laut maupun darat dalam bidang barang dan jasa semakin meningkat. Pelabuhan Penyeberangan Lembar merupakan salah satu pintu masuk menuju Nusa Tenggara Barar yang dimana salah satu faktor pendukung pelabuhan ialah area parkir. Volume kendaraan yang terus meningkat dari tahun ke tahun membuat meningkatnya beban yang diterima oleh suatu perkerasan dan memicu terjadinya kerusakan. Untuk itu diperlukan peningkatan perkerasan pada area parkir Pelabuhan Penyeberangan Lembar. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan tebal perkerasan kaku dan membandingkan parameter input antara Bina Marga 2017, AASHTO 1993 dan Austroads 2017. Data yang diperlukan dalam penelitian ini ialah data lalu lintas 2022 dengan umur rencana 40 tahun. Hasil perhitungan pada area parkir pelabuhan penyeberangan lembar metode Bina Marga 2017 diperoleh tebal pelat beton 29.5 cm. Hasil perhitungan metode AASHTO 1993 diperoleh tebal pelat beton 35.56 cm. Hasil perhitungan metode Austroads 2017 diperoleh tebal pelat beton 29.3 cm. Terdapat perbedaan parameter input antara ketiga metode yaitu kelompok sumbu, nilai standar deviasi, kemampuan pelayanan, koefisisen drainase, koefisisen transfer beban, faktor keamanan dan lintas ekivalen. Selain itu AASHTO 1993 memiliki lebih banyak parameter yang tidak diperhitungakan pada metode Bina Marga 2017 dan Austroads 2017
PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE, CAPITAL INTENSITY, FINANCIAL LEVERAGE, DAN PROFITABILITAS TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN SEKTOR PROPERTI, REAL ESTATE, DAN KONSTRUKSI BANGUNAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2022 (Studi Empiris pada Sektor Properti, Real Estate, dan Konstruksi Bangunan Periode 2018-2022)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji, menganalisis, dan mengembangkan
pengaruh hubungan corporate governance, capital intensity, financial leverage,
dan profitabilitas terhadap tax avoidance pada sektor properti, real estate, dan
konstruksi bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022.
Purposive sampling digunakan dalam penarikan sampel dari 110 perusahaan
terdaftar di Bursa Efek Indonesia, diperoleh 11 sampel perusahaan dengan total 55
data laporan tahunan selama 5 tahun masa observasi. Teknik structural equation
modelling partial least square (SEM-PLS) digunakan dalam teknik olah data
dengan bantuan aplikasi SmartPLS 3.3.2. Hasil menunjukan bahwa coporate
governance berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax avoidance. Capital
intensity berpengaruh positif,namun tidak signifikan terhadap tax avoidance.
Financial leverage berpengaruh negatif, namun tidak signifikan terhadap tax
avoidance. Profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tax
avoidance
PENGARUH KESADARAN WAJIB PAJAK DAN PENGETAHUAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (Studi Kasus Pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bandung Periode 2018- 2022)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran wajib pajak dan
pengetahuan perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak
bumi dan bangunan. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif
dengan pendekatan kuantitatif. Objek penelitian ini adalah kesadaran wajib pajak
dan pengetahuan perpajakan, sedangkan variabel dependen adalah kepatuhan wajib
pajak dalam membayar pajak bumi dan bangunan.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wajib pajak yang terdaftar di Badan
Pendapatan Daerah Kabupaten Bandung dengan jumlah populasi sebanyak 668.452
orang. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan dalam penelitian in yaitu
teknik nonprobability sampling. Serta dengan menggunakan rumus slovin,
sedangkan jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 400 orang wajib pajak,
sedangkan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis
regresi linear berganda pada tarif 5%. Program yang digunakan dalam menganalisis
data menggunakan IBM Statistics SPSS 29.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak, dan
pengetahuan perpajakan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak dalam
membayar pajak bumi dan bangunan di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten
Bandung. Namun dari hasil penelitian menunjukkan masih terdapat wajib pajak
yang beranggapan bahwa dengan membayar pajak bumi dan bangunan
memberatkan mereka. Selain itu, masih terdapat wajib pajak yang memiliki
tunggakan pajak bumi dan bangunan. Adapun saran yang dapat peneliti sampaikan
berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu pemerintah mengadakan
program pelatihan khusus tentang kepatuhan wajib pajak supaya memberiksn
kesadaran wajib pajak dalam membayar pajak bumi dan bangunan. Selain itu,
memanfaatkan teknologi seperti aplikasi mobile atau platform online untuk
menyediakan informasi tentang perpajakan secara teratur
PENGARUH KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI TERHADAP FRAUD DETECTION PADA LAPORAN KEUANGAN DI PEMERINTAH DAERAH PROVINSI JAWA BARAT (Studi Kasus pada BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat)
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi dan independensi terhadap
fraud detection. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan explanatory research, populasi
pada penelitian yaitu auditor/pemeriksa aktif pada BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat. Analisis
yang digunakan menggunakan uji regresi linier berganda, uji koefisien determinasi dan uji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan kompetensi pemeriksa berpengaruh terhadap fraud detection pada
laporan keuangan pemerintah daerah yang menunjukkan bahwa pemeriksa memiliki kompetensi
yang baik. Independensi pemeriksa berpengaruh terhadap fraud detection pada laporan keuangan
pemerintah daerah hal ini menunjukkan bahwa independensi pemeriksa pada BPK RI Perwakilan
Provinsi Jawa Barat dinilai baik tetapi perlu ditingkatkan menjadi lebih baik