16390 research outputs found
Sort by
PENGARUH VARIABEL MAKROEKONOMI DALAM MEMPREDIKSI RETURN SAHAM PADA SUBSEKTOR INDUSTRI OTOMOTIF DAN KOMPONEN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2017-2022
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel makroekonomi (inflasi,
suku bunga, dan kurs) terhadap return saham subsektor industri otomotif dan
komponen yang terdaftar di BEI selama periode 2017-2022. Dengan menggunakan
metode purposive sampling, dari total populasi sebanyak 13 perusahaan terdapat 12 di
antaranya yang terpilih untuk dijadikan sampel dalam penelitian. Penelitian ini
termasuk dalam penelitian terapan (applied research) dengan pendekatan kuantitatif,
sedangkan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Untuk
mencapai tujuan penelitian, digunakan analisis regresi data panel. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh positif terhadap return saham, suku bunga
berpengaruh negatif terhadap return saham, serta kurs berpengaruh negatif terhadap
return saham subsektor industri otomotif dan komponen yang terdaftar di BEI selama
periode 2017-2022
PENGARUH KOMPENSASI DAN BEBAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU SDIT DAARUL HUDA JATISARI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompensasi dan Beban Kerja
Terhadap Kepuasan kerja Guru SDIT Daarul Huda Jatisari. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah deskriptif dan verifikatif. Populasi pada penelitian ini
adalah guru pada SDIT Daarul Huda Jatisari dengan teknik pengambilan sampel
jenuh dimana jumlah sampel sama dengan populasi yaitu 35 guru, sedangkan
metode analisis yang digunakan adalah koefisien korelasi, koefisien determinasi,
dan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa
secara parsial kompensasi berpengaruh terhadap kepuasan kerja guru, sedangkan
beban kerja tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja guru. Secara simultan
diketahui bahwa kompensasi dan beban kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja
guru SDIT Daarul Huda Jatisari
PENGARUH STRUKTUR MODAL DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SUBSEKTOR BATU BARA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2023
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris pengaruh
Struktur Modal dan Good Corporate Governance (GCG) terhadap harga saham
perusahaan subsektor batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode
2018 - 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif
dengan pendekatan verifikatif menggunakan analisis regresi data panel. Sampel
penelitian adalah yang berjumlah 12 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa struktur modal yang diproksikan dengan debt to equity ratio (DER)
berpengaruh negatif terhadap harga saham. GCG yang diproksikan dengan
dewan komisaris independen dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh
terhadap harga saham. Sedangkan GCG yang diproksikan dengan komite audit
berpengaruh positif terhadap harga saham
PENGARUH ASIMETRI INFORMASI, STRUKTUR KEPEMILIKAN MANAJERIAL, LEVERAGE, DAN FIRM SIZE TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2019-2022
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh asimetri informasi, struktur
kepemilikan manajerial, leverage, dan firm size terhadap manajemen laba pada
perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data
sekunder dari laporan keuangan tahunan perusahaan manufaktur yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022. Penentuan sampel dilakukan dengan
metode purposive sampling. Sehingga diperoleh sampel dalam penelitian ini
sebanyak 41 perusahaan dengan pengamatan pada 164 laporan keuangan yang
memenuhi kriteria untuk diobservasi. Variabel yang diteliti adalah asimetri
informasi (X1), struktur kepemilikan manajerial (X2), leverage (X3), firm size
(X4), dan manajemen laba (Y). Teknik analisis data menggunakan analisis regresi
data panel dengan pemilihan model fixed effect model. Hasil penelitian secara
parsial menunjukan bahwa leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap
manajemen laba, firm size berpengaruh positif signifikan terhadap manajemen laba.
Sedangkan asimetri informasi dan struktur kepemilikan manajerial tidak
berpengaruh signifikan terhadap praktik managemen laba. Secara simultan,
asimetri informasi, struktur kepemilikan manajerial, leverage, dan firm size
berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sektor Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2022)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran perusahaan dan
leverage terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sektor barang
konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022. Ukuran
perusahaan pada penelitian ini menggunakan indikator size, leverage menggunakan
indikator debt to equity ratio atau DER dan nilai perusahaan menggunakan
indikator price book value atau PBV. Populasi dalam penelitian ini adalah
perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia selama periode 2018-2022 dengan total 47 perusahaan. Teknik
pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling yang terdiri dari
46 perusahaan. Teknik analisis pada penelitian ini menggunakan analisis regresi
logistik dengan Eviews. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran
perusahaan yang diukur dengan size berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
Leverage yang diukur dengan DER berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
Selanjutnya ukuran perusahaan dan leverage berpengaruh terhadap nilai
perusahaan
PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, DAN SOLVABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM DENGAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Kasus pada Perusahaan Indeks LQ45 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Profitabilitas,
Likuiditas, dan Solvabilitas terhadap harga saham dengan Good Corporate
Governance sebagai varibel moderasi pada perusahaan indeks LQ45 yang terdaftar
di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Penelitian ini menggunakan
pendekatan applied research (penelitian terapan) dengan pendekatan kuantitatif.
Data yang digunakan adalah data historis dari perusahaan-perusahaan yang tercatat
dalam indeks LQ45 yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan laporan
keuangan tahunan perusahaan. Terdapat 23 perusahaan yang ditetapkan sebagai
sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Metode
analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dan
moderated regression analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Profitabilitas dan Likuiditas berpengaruh positif terhadap harga saham, Solvabilitas
berpengaruh negatif terhadap harga saham, Good Corporate Governance tidak
berpengaruh terhadap harga saham, Good Corporate Governance memoderasi
pengaruh Profitabilitas terhadap harga saham, Good Corporate Governance tidak
memoderasi pengaruh Likuiditas dan Solvabilitas terhadap harga saham. Implikasi
dari penelitian ini adalah penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap
literatur tentang hubungan antara faktor keuangan, Good Corporate Governance,
dan harga saham, serta memberikan panduan bagi praktisi dan pengambil keputusan
dalam meningkatkan kinerja perusahaan dan nilai pemegang saham
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN DAN PROFITABILITAS TERHADAP TAX AVOIDANCE (Studi Empiris Pada Perusahaan Pertambangan Sub Sektor Batu Bara yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019 - 2023)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan dan
profitabilitas terhadap tax avoidance yang menyebabkan dampak terhadap penerimaan
pajak di Indonesia, karena masih banyak perusahaan pertambangan sub sektor batu
bara yang melakukan praktek tax avoidance. Jenis penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 44
Perusahaan dan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling
diperoleh sampel sebanyak 16 perusahaan pertambangan sub sektor batu bara yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019 – 2023. Pengujian pada penelitian ini
menggunakan alat analisis SPSS dan analisis data dalam hal ini penelitian
menggunakan analisis regresi linear berganda pada taraf signifikan 5%. Berdasarkan
hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh terhadap tax
avoidance, sedangkan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Bahwa
variabel ukuran perusahaan dam profitabilitas mampu mempengaruhi tax avoidance
sebesar 9,7%. Kemudian sisanya sebesar 90,3% tax avoidance dipengaruhi oleh factor
lain diluar penelitian ini
ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI ASET BIOLOGIS PADA PERUSAHAAN SEKTOR AGRIKULTUR SUBSEKTOR PERKEBUNAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA BERDASARKAN PSAK 16 DAN PSAK 69
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi
aset biologis yang berupa tanaman berdasarkan PSAK 16 dan produk
agrikulturnya berdasarkan PSAK 69 pada 22 perusahaan agrikultur yang terdaftar
di BEI. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode
deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui
hasil analisis dan penelaahan laporan keuangan yang ada di BEI. Analisis data
dilakukan dengan menggunakan pendekatan analisis kualitatif komparatif yaitu
dengan membandingkan perlakuan akuntansi aset biologis menurut PSAK 16 dan
PSAK 69 dengan perlakuan akuntansi aset biologis pada 22 perusahaan agrikultur
yang terdaftar di BEI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan akuntansi
aset biologis yang berupa tanaman kelapa sawit, karet, teh, kopi dan tebu pada
beberapa perusahaan sudah sesuai dengan ketentuan PSAK16 dan PSAK 69.
Namun beberapa perusahaan belum menerapkan penyusutan pada tanaman
produktif yang sudah diperoleh manfaatnya dan beberapa perusahaan mengukur
penyustan dengan metode revaluasi. Kemudian, pada pengungkapan dan
penyajian aset biologis yang berupa tanman agrikultur dan produk agrikultur
masih ada perusahaan agrikultur yang tidak mencantumkan aset biologisnya pada
laporan keuangan sesuai ketentuanPSAK 16 dan PSAK 69 karena perusahaan
tersebut menganggap nilainya dianggap tidak material
ANALISIS IMPLEMENTASI ERP DALAM MENINGKATKAN KINERJA SUPPLY CHAIN PADA PT. TSH DI INDUSTRI SEPATU
PT. TSH merupakan perusahaan besar yang di bidang industri sepatu yang
berkembang pesat di Indonesia. Perusahaan ini merupakan cabang dari beberapa
negara yakni Vietnam, Myanmar dan Indonesia yang merupakan supply utama
sepatu Adidas. Perusahaan ini mejadi salah satu perusahaan yang berbasis
teknologi dengan tujuan menggerakkan sistem dagang yang lebih praktis dan
efisien. Sistem ERP merupakan konsep dasar yang digunakan dalam perencanaan
serta bagaimana mengelola sumber yang menjadi kekuatan perusahaan, yakni dari
segi dana, manusia, mesin, suku cadang, material, waktu dan kapasitas. Dalam hal
ini menunjuk pada studi kasus perusahaan yang masih menggunakan data manual
di beberapa sektor departemennya sehingga menghambat jalannya proses
penerimaan informasi dan menghambat proses dari supply chain. Dengan adanya
sistem ERP ini diharapkan PT. TSH dapat terbantu dalam proses produksi secra
keseluruhan sehingga dapat meningkatkan mutu pemasaran dan kualitas produksi
PERANAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN SEBAGAI BAHAN PERTIMBANGAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT (Studi Kasus pada PT Bank "X" Cabang Bandung)
Bank harus mengadakan proses seleksi untuk menyaring setiap
permohonan kredit yang masuk, agar kredit yang diberikan tidak menjadi kredit
macet yang dapat merugikan pihak bank, sebab kredit merupakan sumber utama
penghasilan bank. Salah satu strateginya adalah dengan melaksanakan analisis
terhadap laporan keuangan perusahaan calon debitur untuk menilai kondisi
keuangan calon debitur. Dengan analisis laporan keuangan ini, bank dapat
memperoleh keyakinan apakah kredit yang diberikan akan dikembalikan tepat
pada waktunya disertai bunga pinjaman, atau sebaliknya.
Dengan alasan di atas, penulis mengadakan penelitian mengenai peranan
analisis laporan keuangan perusahaan sebagai bahan pertimbangan dalam
pengambilan keputusan pemberian kredit di PT Bank "X" Cabang Bandung.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan analisis laporan keuangan
debitur oleh PT Bank "X", pengambilan keputusan pemberian kredit yang
dilaksanakan oleh PT Bank "X", dan peranan analisis laporan keuangan
perusahaan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan pemberian
kredit di PT Bank "X". Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam
menyusun skripsi ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus.
Untuk mengumpulkan data yang diperlukan, penulis menggunakan penelitian
lapangan dengan instrumen berupa kuesioner, wawancara, dan observasi, serta
penelitian kepustakaan. Adapun untuk melakukan pengujian hipotesis, penulis
menggunakan metode persentase dari D. J. Champion.
Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan oleh penulis, ternyata PT
Bank "X" telah melaksanakan analisis laporan keuangan dengan memadai dan
pengambilan keputusan pemberian kredit secara efektif. Analisis laporan
keuangan yang dilakukan adalah analisis rasio, yaitu rasio likuiditas, rasio
solvabilitas, dan rasio profitabilitas. Analisis laporan keuangan yang dilakukan
sangat membantu dalam memberikan keyakinan pada PT Bank "X" mengenai
kemampuan cal on debitur dalam membayar pokok pinjaman disertai dengan
bunga yang telah ditetapkan tepat pada waktunya.
Akhimya, berdasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan, serta hasil
pengujian hipotesis sebesar 87% yang dilakukan oleh penulis, dapat disimpulkan
bahwa analisis laporan keuangan perusahaan sangat berperan dalam pengambilan
keputusan pemberian kredit pada PT Bank "X". Saran yang dapat penulis berikan
adalah sebaiknya laporan keuangan calon debitur yang diterima sudah diaudit oleh
Akuntan Publik, untuk menyempurnakan analisis rasio sebaiknya pihak bank
melakukan perhitungan terhadap rasio aktivitas, adanya standar rasio untuk
profitabilitas, dan sebaiknya dilakukan pemisahan fungsi antara bagian
penerimaan pennohonan kredit, bagian analisis kredit, dan bagian pengawasan
kredit sehingga proses perkreditan akan semakin efektif