16390 research outputs found
Sort by
PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR), BIAYA OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO) DAN RETURN ON ASSETS (ROA) TERHADAP PENYALURAN KREDIT (Studi pada Perusahaan Perbankan Konvensional yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Capital Adequacy Ratio,
Loan to Deposit Ratio, Biaya Operasional Pendapatan Operasional dan Return on
Assets terhadap Penyaluran Kredit pada Perbankan Konvensional yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Jenis penelitian ini adalah descriptive
research dengan pendekatan kuantitatif. Teknik penentuan sampel yang digunakan
dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak
36 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
analisis regresi data panel dengan menggunakan perangkat lunak Eviews 12. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio dan Biaya Operasional
Pendapatan Operasional berpengaruh negatif terhadap Penyaluran Kredit,
sedangkan Loan to Deposit Ratio dan Return on Assets tidak berpengaruh
terhadap Penyaluran Kredit. Besarnya pengaruh Capital Adequacy Ratio, Loan to
Deposit Ratio, Biaya Operasional Pendapatan Operasional dan Return on Assets
dalam memberikan kontribusi pengaruh terhadap Penyaluran Kredit sebesar
53,5%. Sedangkan sisanya sebesar 46,5% dijelaskan oleh variabel-variabel lain di
luar model penelitian
PENGARUH DIGITAL MARKETING, BRAND AWARENESS DAN SERVICE QUALITY TERHADAP REPURCHASE INTENTION (Studi di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karyawan)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingat penetrasi dan densitas tentang asuransi
di Indonesia masih sangat rendah dibanding dengan negara ASEAN. Tingkat
literasi masyarakat Indonesia yang rendah tentang asuransi, mengakibatkan tingkat
masyarakat yang memiliki asuransi masih rendah. Jika sosialisasi masif dan
pemanfaatan digitalisasi dalam memasarkan program asuransi kepada masyarakat
baik, maka tingkat penetrasi dan densitas asuransi menjadi tinggi.Tidak hanya itu,
dengan memiliki brand awareness serta kualitas layanan yang baik kepada peserta,
maka secara simultan akan meningkatkan loyalitas dan keinginan untuk
menggunakan asuransi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh
Digital Marketing, Brand Awareness, dan Service Quality terhadap Repurchase
Intention pada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karawang. Dalam penelitian ini
metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif
dan verifikatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan
data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan
menyebarkan kuesioner melalui nonprobability sampling terhadap 100 orang yang
telah mengajukan klaim JHT di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karawang.
Berdasarkan hasil penelitian, dengan analisis Partial Least Square (PLS) –
Structural Equation Modeling (SEM) diperoleh nilai sebesar 0.772. Digital
Marketing mampu mempengaruhi Repurchase Intention secara signifikan dengan
nilai t-statistics sebesar 2.498 yang mana nilai tersebut lebih besar dari 1.96 dan
juga menghasilkan nilai p-value sebesar 0.013 yang nilainya lebih kecil dari 0.05.
Variabel Brand Awareness secara signifikan mampu mempengaruhi Repurchase
Intention dengan nilai t-statistics sebesar 2.240 yang mana nilai tersebut lebih besar
dari 1.96 dan juga menghasilkan nilai p-value sebesar 0.026 yang nilainya lebih
kecil dari 0.05. Begitupun dengan variabel Service Quality mampu mempengaruhi
Repurchase Intention secara signifikan dengan nilai t-statistics sebesar 2.753 yang
mana nilai tersebut lebih besar dari 1.96 dan juga menghasilkan nilai p-value
sebesar 0.006 yang nilainya lebih kecil dari 0.05. Dengan demikian, dapat
disimpulkan bahwa Digital Marketing, Brand Awareness, dan Service Quality
mampu mempengaruhi Repurchase Intention secara signifikan pada BPJS
Ketenagakerjaan Cabang Karawang
PENGEMBANGAN BISNIS BIRO PERJALANAN WISATA GLOBAL NAVIGATOR
Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau, dengan populasi penduduk
yang besar pula, maka pergerakan warganya dari satu tempat ke tempat lainnya
sangatlah banyak, dalam hal ini Global Navigator mengambil kesempatan untuk
menawarkan jasa transportasi, pembukuan moda transportasi, baik darat, laut,
maupun udara, lebih spesifik lagi Global Navigator memberikan penawaran jasa
wisata yang terorganisir, baik dalam negeri, maupun luar negeri. Dengan hadirnya
maskapai penerbangan asing juga membuka peluang usaha bagi setiap pelaku di
bidang jasa perjalanan untuk menjadi penyelenggara atau sebagai agen dari penjual
tiket penerbangan tersebut, Global Navigator adalah sebagai biro perjalanan wisata
yang berkomitmen untuk memberikan pelayanan pengalaman perjalanan yang
memiliki keunikan, bersahaja, dan tak terlupakan bagi pelanggannya. Dengan
memadukan keahlian dalam industri pariwisata dan pemahaman yang mendalam
tentang gaya hidup modern, kami menawarkan paket perjalanan yang unik,
berkelas, dan menyesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi setiap pelanggan.
Kemenparekraf mencatat jumlah usaha jasa perjalanan wisata berskala menengah
dan besar di Indonesia pada tahun 2020 sebanyak 1.608 usaha, jumlah biro ini
dinilai masih kurang jika dibandingkan dengan populasi penduduk di Indonesia.
Global Navigator mengidentifikasi pasar target kami sebagai individu yang
menghargai pengalaman perjalanan yang eksklusif, bersahabat menuju destinasi
impian. Kami akan fokus pada segmen pasar profesional muda, pasangan, keluarga,
dan para eksekutif yang ingin menggabungkan gaya hidup modern mereka dengan
perjalanan yang tak terlupakan.
Penyusunan Bisnis Plan ini bertujuan untuk merumuskan strategi untuk biro
perjalanan wisata Global Navigator melalui analisis lingkungan eksternal dan
lingkungan internal, Global Navigator berkomitmen untuk menjadi agen perubahan
dalam industri perjalanan, memberika layanan terbaik kepada pelanggan, serta
merambah pasar baru, menciptakan pengalaman yang tidak hanya memenuhi
kebutuhan pelanggan, tetapi juga melampaui ekspektasi mereka
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP TURNOVER INTENTION KARYAWAN YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AS-SOEBANA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan
komitmen organisasi terhadap turnover intention karyawan Yayasan Pendidikan
Islam As-Soebana. Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini adalah lingkungan
kerja dan komitmen organisasi sebagai variabel independen serta turnover intention
sebagai variabel dependen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan explanatory research. Teknik
pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner. Ukuran sampel pada penelitian
ini sebanyak 47 responden karyawan Yayasan Pendidikan Islam As-Soebana. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan komitmen organisasi secara
simultan berpengaruh signifikan terhadap turnover intention karyawan Yayasan
Pendidikan Islam As-Soebana. Sedangkan secara parsial lingkungan kerja tidak
berpengaruh terhadap turnover intention dan komitmen organisasi berpengaruh
secara signifikan terhadap turnover intention
ANALISIS PELAKSANAAN PENJADWALAN PROYEK OLEH PIMPINAN PUSAT PERSATUAN ISLAM (PP PERSIS) DENGAN METODE PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) DAN PROGRAM EVALUATION AND REVIEW TECHNIQUE (PERT): STUDI PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUANG KULIAH BARU UNIVERSITAS PERSATUAN ISLAM (UNIPI)
Penelitian berjudul “Analisis Pelaksanaan Penjadwalan Proyek oleh Pimpinan
Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) dengan Metode Precedence Diagram
Method (PDM) dan Program Evaluation and Review Technique (PERT): Studi
pada Proyek Pembangunan Ruang Kuliah Baru Universitas Persatuan Islam
(UNIPI)” bertujuan untuk menganalisis penjadwalan yang ada saat realisasi
pembangunan, menganalisis penjadwalan proyek dengan metode network
planning, kemudian membandingkan hasil penjadwalan proyek saat realisasi
dengan hasil network planning. Hasil penelitian diharapkan mampu memberikan
gambaran dan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi organisasi terkait
dengan keterlambatan penyelesaian proyek. Penelitian ini menggunakan metode
diagram preseden (PDM) dan PERT dengan bantuan software Microsoft Excel
2021. Hasil analisis menggunakan metode PDM menghasilkan lintasan kritis
kegiatan proyek yaitu kegiatan 1-2-3-4-5-6-9-12-13-14-15 dengan waktu
penyelesaian proyek selama 109 hari kerja. Hasil analisis menggunakan metode
PERT menghasilkan lintasan kritis kegiatan proyek yang sama dengan metode
PDM, dengan waktu penyelesaian proyek selama 110,5 hari kerja. Metode PDM
dinilai paling efektif dan sesuai dengan aktivitas proyek konstruksi yang bersifat
overlapping, dengan probabilitas sebesar 73,57% untuk target waktu yang
diharapkan (Td) yaitu 110,5 hari kerja
PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN, PROFITABILITAS, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP VOLATILITAS HARGA SAHAM (Studi Kasus pada Perusahaan LQ45 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022)
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Kebijakan Dividen,
Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan terhadap Volatilitas Harga Saham pada
saham perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode
2018-2022. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, yang
berarti bahwa perusahaan yang memenuhi kriteria tertentu akan digunakan
sebagai sampel penelitian, sehingga jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 19
perusahaan dengan jumlah data pengamatan sebanyak 95 data. Teknik analisis
data yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda dengan program Eviews 12.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kebijakan Dividen dan Profitabilitas tidak
berpengaruh terhadap Volatilitas Harga Saham. Sedangkan Ukuran Perusahaan
berpengaruh negatif terhadap Volatilitas Harga Saham
ANALISIS ASYMETRIC HERDING BEHAVIOR PADA INDUSTRI MANUFAKTUR DI ASEAN EMERGING CAPITAL MARKET PERIODE 2015-2022
Gejolak perekonomian dunia yang juga berdampak terhadap perekonomian
negara-negara ASEAN selama beberapa tahun terakhir menyebabkan terjadinya
perilaku herding di pasar modal, termasuk pada Industri Manufaktur yang cukup
rentan dengan kondisi ketidakpastian. Perilaku herding merupakan salah satu
bentuk bias perilaku yang paling menonjol dalam menghadapi ketidakpastian
tinggi yang mempengaruhi keputusan investasi investor. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mendeteksi keberadaan perilaku herding, terutama asymmetric
herding pada kondisi pasar yang berbeda (up dan down market) selama periode
Januari 2015–Desember 2022 pada industri manufaktur yang tercatat di Emerging
Capital Market ASEAN (Indonesia, Malaysia dan Thailand). Penelitian ini
menggunakan pendekatan dispersi cross-sectional untuk dapat mencapai tujuan
penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pada periode sebelum
COVID-19 tidak terdeteksi adanya perilaku herding pada industri manufaktur di
Indonesia, Malaysia dan Thailand, sementara pada periode COVID-19 perilaku
herding hanya terdeteksi pada industri manufaktur di pasar modal Thailand,
sedangkan Malaysia dan Indonesia belum terdeteksi adanya perilaku herding.
Pada periode penuh penelitian tidak ditemukan adanya perilaku herding di ketiga
negara yang diteliti. Keberadaan asymmetric herding hanya terdeteksi pada
industri manufaktur di pasar modal Indonesia, ketika pasar dalam kondisi turun
(down) saja, tidak pada saat kondisi pasar naik (up). Temuan penelitian ini akan
memberikan informasi yang dapat digunakan oleh pembuat kebijakan untuk
menjaga stabilitas ASEAN Emerging Capital Market, terutama pada industri
manufaktur
PERCEIVED VALUE DAN FINANCIAL LITERACY DALAM MEMENGARUHI PURCHASE INTENTION DIMODERASI OLEH UNCERTAINTY AVOIDANCE Studi pada Asuransi Unit Link AXA Mandiri di Kota Bandung
Penelitian ini merupakan penelitian dalam bidang pemasaran yang terpusat pada perilaku
pembelian produk keuangan khususnya produk asuransi unit link AXA Mandiri di Kota
Bandung. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warga Kota Bandung yang belum
memiliki dan sudah pernah ditawarkan produk asuransi unit link AXA Mandiri dengan rentang
usia di atas 20 - 64 tahun yang berjumlah 1.602.127. Pengambilan sampel penelitian dilakukan
dengan menggunakan teknik nonprobability sampling lebih tepatnya purposive sampling.
Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang berisi daftar
pernyataan. Proses pengambilan sampel dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan
didapatkan 113 responden sebagai data penelitian ini. Teknik analisis data dilakukan dengan
menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan menggunakan software SmartPLS versi 4.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perceived value dan financial literacy memberikan
pengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention polis asuransi unit link AXA
Mandiri di Kota Bandung baik secara parsial maupun simultan. Uncertainty avoidance sebagai
variabel moderasi tidak memberikan pengaruh moderasi terhadap hubungan antara perceived
value dan financial literacy terhadap purchase intention polis asuransi unit link AXA Mandiri
di Kota Bandung
KUALITAS PRODUK DAN HARGA BERPENGARUH TERHADAP NIAT BELI PRODUK DESSERT BOX TIRAMISUSU BY CHOCOMORY DI KOTA BANDUNG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Produk dan Harga
berpengaruh terhadap Niat Beli produk dessert box Tiramisusu by Chocomory di
Kota Bandung. Pengaruh yang ingin diketahui adalah pengaruh langsung dari
variabel independen terhadap variabel dependen. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode explanatory yang bertujuan menghubungkan antara satu
variabel dengan variabel-variabel lainnya, yang meliputi variabel independen
dengan dependen. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 120 responden.
Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria
masyarakat yang berdomisili di Kota Bandung dan mengenal produk dessert box
Tiramisusu by Chocomory. Alat pengujian yang digunakan adalah instrumen
penelitian. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa
variabel independen Kualitas Produk secara parsial memiliki pengaruh langsung
secara signifikan terhadap variabel dependen Niat Beli. Sedangkan variabel
independen Harga secara parsial memiliki pengaruh langsung secara signifikan
terhadap variabel dependen Niat Beli. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa
variabel independen Kualitas Produk dan Harga secara bersama-sama memiliki
pengaruh langsung secara signifikan terhadap variabel dependen Niat Beli
PENGARUH LEVERAGE DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2015 - 2019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Leverage dan Ukuran
Perusahaan terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang
Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2015-2019. Penelitian ini
dilatar belakangi oleh kondisi perusahaan yang tidak stabil yaitu terkadang mengalami
kenaikan dan penurunan pada variabel pertumbuhan laba, leverage dan ukuran perusahaan.
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi.
Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik purposive
sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 23 perusahaan manufaktur sektor
industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2019.
Sedangkan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data
panel dengan taraf signifikansi sebesar 5%. Program yang digunakan dalam menganalisis data
menggunakan program Eviews 12.Hasil penelitian secara parsial menunjukan bahwa leverage
(X1) tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan laba pada Perusahaan Manufaktur sektor
Industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2019,
Sedangkan ukuran perusahaan (X2) berpengaruh terhadap pertumbuhan laba pada Perusahaan
Manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)
Periode 2015-2019. Sedangkan secara simultan menunjukkan bahwa leverage dan ukuran
Perusahaan berpengaruh terhadap pertumbuhan laba pada Perusahaan Manufaktur sektor
industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2019