532 research outputs found
Sort by
Lembar Pengesahan Penelitian "Cost Effectiveness Analysis (Cea) Metode Kontrasepsi Suntik, Pil, dan Iud dengan Pendekatan Quality Of Life pada Akseptor Kb di Kecamatan Padang Timur Kota Padang Tahun 2017"
Evaluasi Karakteristik Kimia dan Sifat Organoleptik Sosis Ikan Tongkol Yang Disubsitusikan dengan Tempe
KKN-PPM Tahun 2014 "Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Danau Singkarak Melalui Pengembangan Ikan Bilih Asap"
Salah satu hasil utama Danau Singkarak adalah ikan bilih. Ikan Bilih (Mystacoleuseus padangensis) adalah ikan endemik yang diseluruh dunia hanya terdapat di Danau Singkarak. Ikan cepat mengalami proses pembusukan dibandingkan dengan bahan man lain termasuk ikan bilih. Salah satu cara pengawetan ikan, antara lain dengan cara pengasapan. Tujuan dan target khusus yang dicapai pada kegiatan KKN-PPM : 1. memperoleh metode pengasapan ikan bilih sebagai pengawet yang sekaligus untuk menambah cita rasa dan mempertahankan kualitas ikan bilih. 2. memperoleh metode pengemasan ikan bilih yang unik, modern, tahan lama, dan bervariasi dan higienis, dan 3. memperoleh ikan bilih asap dalam kemasan yang menarik. Metode kegiatan yang diterapkan, dapat ditempuh melalui pendekatan pada petani nelayan untuk menumbuhkan dan meningkatkan motivasi untuk pengembangan ikan bilih asap sehingga Program KKN-PPM yang diterapkan dapat diterima dengan baik. Kegiatan dilakukan dengan metode partisifatif dan aksi pada kelompok masyrakat nelayan sasaran. Kegiatan KKN-PPM diikuti oleh 32 orang mahasiswa. Pada kegiatan ini telah dibuat dan diserahkan 2 unit alat pengasapan ikan bilih kepada kelompok Petani Nelayan Pasir Singkarak (PNPS), dan telah diresmikannya central ikan bilih Danau Singkarak oleh Camat X Koto Singkarak yang dihadiri juga oleh Ketua BPKKN Universitas Andalas. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa peserta KKN-PPM bersama-sama dengan kelompok mitra (PNPS) dan perangkat nagari Singkarak. Ikan bilih asap yang dihasilkan pada kegiatan ini mempunyai kadar air 9,08 % dengan kulit ikan yang terlihat mengkilat
Palatal Rugae Pattern Identification to Determine Family Lineage in Minangkabau, West Sumatera, Indonesia
This paper discusses the use of palatal rugae patterns and their contribution in the identification of individuals and the determination of family lineage in West Sumatera, Indonesia. Identifying an individual is a prerequisite for the issuance of the death certificate and for personal, social and legal reasons. The most common techniques used in this context are dental records, fingerprint and DNA comparisons. However, under certain circumstances, these cannot always be used. But interestingly palatal rugae patterns are preserved and can be used as alternatives. This paper argues that the study of palatal rugae (rugoscopy) can help reveal a person’s identity and determine family lineage
Pemberitahuan Pengumuman Kelulusan Proposal Percepatan Guru Besar 2018 + Proposal Penelitian + Halaman Pengesahan
Pemberitahuan Pengumuman Kelulusan Proposal Percepatan Guru Besar 2018 + Proposal Penelitian + Halaman Pengesaha