532 research outputs found
Sort by
Evaluasi Program Pengentasan Kemiskinan Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat
Terdapat lima hal yang dapat disimpulkan dari evaluasi program penanggulangan kemiskinan ini. Pertama, terdapat beberapa kelemahaan dalam pendataan rumahtangga miskin yang menyebabkan implementasi program menjadi bias. Kedua, terdapat perbedaan kriteria miskin antara dinas kesehatan dan BPS yang menyebabkan perbedaan jumlah penduduk miskin dan yang berhak menerima prgram penanggulangan kemiskinan antar insitusi. Ketiga, dalam pelaksanaan kegiatan, terdapat beberapa kesulitan berkoordinasi antar SKPD. TKPK sebagai lembaga yang diharapkan dapat menjembatani kelemahan ini belum dapat berfungsi sebagaimana mestinya karena berbagai kendala. Keempat, terdapat beberapa penyimpangan dalam pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan ditingkat lapangan. Kelima, walau secara detail belum dapat diukur dampak program penanggulanag bagi pengurangan angka kemiskinan di kabupaten Pasaman, namun penilaian masyarakat penerima program memperlihatkan bahwa sebagian besar diantara mereka menyatakan bahwa tidak terjadi peningkatan kesejahteraan dibandingkan dengan sebelum menerima progra
Pengaruh Program Pengembangan Usaha Agribisinis Perdesaan (PUAP) Terhadap Pendapatan Usahatani Padi. (Studi Pada Gapoktan Rukun Makmur Desa Cibitung Kulon, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor)
Kemiskinan merupakan permasalahan yang banyak dihadapi oleh setiap
negara di dunia. Sektor pertanian salah satu sektor lapangan usaha yang selalu
diindentikan dengan kemiskinan dan keterbelakangan. Kemiskinan yang terjadi
di sektor pertanian pada umumnya ada di wilayah perdesaan, hal ini dikarenakan
wilayah perdesaan adalah daerah yang kurang akses informasi dan teknologi.
Selain itu, daerah perdesaan mengalami pembangunan yang tidak maju tidak
demikian seperti di wilayah perkotaan.
Kontribusi sektor pertanian dalam penyerapan lapangan kerja dan
pengurangan kemiskinan menduduki urutan kedua terbesar setelah sektor industri
pengolahan. Kontribusi sebesar 15,8 persen pada tahun 2009 menjadi 16,1 persen
pada tahun 2010 merupakan hasil nyata bahwa pertanian memberikan pengaruh
positif pada perkembangan ekonomi mikro dan pendapatan masyarakat menengah
ke bawah. Pada Tabel 1 dapat dilihat perkembangan kontribusi sektor lapangan
usaha pertanian terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional dari tahun ke
tahun
Comparing Instantaneous Yield from Combine Yield Monitor against Crop Cut Test Estimated Yield
Yield map accuracy is an important element for the successful implementation of precision farming practices. Incorrect yield monitor readings cause errors in the yield maps, which lead to inaccurate management decisions. Two methods, namely instantaneous yield from on-board yield monitoring system mounted on combine harvester and estimated yield from Crop Cutting Test (CCT) method were used in this study to determine the yield variability that exists within a rice plot foe two cropping seasons. The yield monitoring system was designed to measure the instantaneous harvested crop yield during the actual harvesting of the crop with the combine within the individual rice plots. The CCT method was conducted based on a total of 20 sampling points from a 30 m x 18 m sampling grid within the individual plots prior to the harvesting operation with the combine. Analysis was conducted to determine the closeness of fit between instantaneous yield with estimated yield within the test plots. Some similarities could be seen in in the yield variable plots from the yield data obtained from the two determination methods. The Pearson's correlation coefficients between the two yield data were found to be in the range of 0.69 to 0.83. Conclusively, the developed yield monitoring system on-board the rice combine was able to provide measurements with good accuracy not only on the total crop yield of the harvested plot but also the crop yield variability within the plot.
Keywords: Instantaneous Crop Yield; Estimated CCT CropYield;
Kepedulian Perempuan terhadap Lingkungan dari Perspektif Pengarang dan Para Penyair Perempuan
Artikel ini menjelaskan bentuk kepedulian perempuan terhadap lingkungan pada dua genre yang berbeda yaitu genre prosa yang diwakili novel Tanah Tabu karya Anindita S. Thayf sementara dari genre puisi adalah kumpulan puisi 4 orang penyair perempuan yaitu Ria N. Telaumbanua, Soesi Sastro, Martha Sinaga dan Free Hearty yang berjudul “Bumi Bicara” namun yang dibahas dalam artikel ini adalah beberapa puisi dari Soesi Sastro dan Ria N. Telaumbanua. Dengan menggunakan perspektif ekofeminisme Vandana Shiva dan Maria Mies didapatkan beberapa temuan antara lain, pertama, perempuan bereaksi saat invasi industri mulai menjalar ke lahan pertanian tempat mereka biasa bercocok tanam atau berkebun, kedua, perempuan menunjukkan kepeduliannya kepada lingkungan khususnya generasi penerusnya, perempuan sebagai pemelihara keanekaragaman hayati yang melakukan peran ganda, dan telah terjadi pemiskinan terhadap perempuan, anak-anak, dan lingkungan yang berada dalam tahap mengkhawatirkan. Kesemuanya itu merupakan sedikit contoh dari isu-isu berkaitan tentang kepedulian perempuan terhadap lingkungan yang terangkum pada novel Tanah Tabu dan kumpulan puisi Bumi Bicara