532 research outputs found
Sort by
PELAKSANAAN PERLINDUNGAN DAN PENEGAKAN HAK ASASI MANUSIA ATAS HAK EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA ( EKOSOB ) OLEH KOMISI NASIONAL HAK ASASI MANUSIA PERWAKILAN SUMATERA BARAT
Pencantuman Bab XA dalam Undang Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa Indonesia sebagai negara hukum menjamin, menghormati serta melindungi Hak Asasi Manusia (HAM). Hak ekonomi, sosial dan budaya (ekosob) merupakan bagian yang essensial dalam hukum HAM yang tercantum dalam International Bill Of Human Rights. Indonesia sebagai anggota dari Perserikatan Bangsa Bangsa mengemban tanggung jawab moral dan hukum untuk menjunjung tinggi Deklarasi Universal HAM yang disahkan oleh PBB serta instrumen lain yang telah diterima oleh Negara Republik Indonesia termasuk International Covenant Economic, Social and Cultural Rights yang telah diratifikasi oleh Indonesia dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2005. Komnas HAM sebagai lembaga mandiri yang berfungsi untuk melaksanakan pengkajian, penelitian, penyuluhan, pemantauan dan mediasi. Komnas HAM dapat mendirikan perwakilan di daerah brdasarkan pasal 76 (4) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999. Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat mempunyai peran penting dalam membantu tugas Komnas HAM dalam memberi perlindungan, penegakan serta pemajuan HAM, termasuk hak ekosob. Perumusan masalah dalam penelitian adalah yang pertama bagaimana proses pelaksanaan perlindungan dan penegakan hak ekosob yang dilakukan oleh Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat? serta yang kedua kendala apa yang dihadapi oleh Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat dalam melaksanakan tugasnya?. Metode Penelitian yang dilakukan untuk menjawab permasalahan tersebut adalah metode penelitian hukum yuridis sosiologis dengan metode pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat menerima laporan/pengaduan hak ekosob secara terbuka dan tidak dipungut biaya. Pemeriksaan laporan/pengaduan dilakukan dengan cara pemantauan, pemanggilan korban, pihak yang diduga melakukan pelanggaran hak ekosob serta saksi, pemeriksaan data yang relevan, dan peninjauan ke lapangan. Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat berkewajiban menyampaikan rekomendasi untuk mediasi ataupun menempuh upaya hukum melalui pengadilan secara keperdataan atas kasus pelanggaran hak ekosob. Hasil keputusan Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat bersifat mengikat kedua belah pihak serta merupakan alat bukti yang sah apabila terjadi wanprestasi oleh salah satu pihak. Dalam pelaksanaan tugasnya, Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat mempunyai kendala berupa minimnya anggaran dalam DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) yang sudah ditetapkan oleh Komnas HAM di Jakarta. Oleh sebab itu, sebaiknya ada anggaran tambahan yang disisihkan dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) sehingga Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat dapat menjalankan tugasnya dengan baik, mengingat Komnas HAM Perwakilan tidak menutup kemungkinan mendapat bantuan dari APBD
PENGARUH PRICE DISCOUNT, BONUS PACK, DAN IN-STORE DISPLAY TERHADAP KEPUTUSAN IMPULSE BUYING PADA SUPERMARKET ROBINSON DI KOTA PADANG”
Skripsi S1 oleh: Desrayudi, Pembimbing: Dr. Vera Pujani, SE, M.Tec
Abstrak
Industri ritel modern di Indonesia telah mengalami perkembangan, hal ini karena industri ritel modern merupakan industri yang strategis dalam kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia. Dalam hal ini tentu saja strategi pemasaran yang digunakan perusahaan dalam mempromosikan produknya kepada konsumen akan berperan sangat penting dan strategi ini pun harus dilakukan terintegrasi dan komprehensif agar sebuah pesan dapat tersampaikan dengan menyeluruh dan konsisten pada targetnya. Dengan menggunakan bauran promosi yang tepat, tujuan tersebut akan tercapai. Bauran promosi terdiri dari periklanan (advertising), hubungan masyarakat (public relations), promosi penjualan (sales promotion), pemasaran langsung (direct marketing), penjualan personal (personal selling), serta pemasaran interaktif (interactive marketing). skripsi ini membahas tentang pengaruh penggunaan promosi penjualan (price discount, Bonus pack, dan in-store display) terhadap keputusan impulse buying. hal ini didasari dengan semakin ketatnya persaingan antar merek yang dijual di dalam area toko dimana di dalamnya akan dapat dilihat bagaimana konsumen supermarket robinson terpengaruhi oleh program promosi penjualan untuk melakukan impulse buying. penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan pada konsumen yang pernah berbelanja di supermarket robinson wilayah Kota Padang dengan menggunakan metode uji realibilitas, analisis faktor regresi berganda. hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara bersama-sama Price discount , Bonus pack , In-store display berpengaruh terhadap keputusan impulse buying pada supermarket Robinson Di Kota Padang.
Key Word : Promosi Penjualan, Perilaku Konsumen, Impulse Buying
Skripsi ini telah dipertahankan di depan sidang pengujian dan dinyatakan lulus pada tanggal 05 Mei 2011, telah disetujui oleh pembimbing dan penguji :
Tanda Tangan
Nama Terang Dr. Vera Pujani, SE, M.Tec Dra. Yanti, MM Drs. John Edwar, MM
Mengetahui,
Ketua Jurusan Manajemen : Dr. Harif Amali Rivai, SE, M.Si
NIP. 19710221 199701 1 001 Tanda Tangan
Alumnus telah terdaftar ke Fakultas / Universitas Andalas dan Mendapat Nomor Alumnus :
Petugas Fakultas / Universitas
No. Alumni Fakultas : Nama : Tanda Tangan :
No. Alumni Universitas : Nama : Tanda Tangan
PELAKSANAAN PEMBAYARAN EKSPOR – IMPOR DENGAN MENGGUNAKAN L/C (LETTER OF CREDIT) PADA CV. RASDI & Co PADANG
Penelitian ini dilatar belakangi oleh karena perdagangan dilakukan secara jarak jauh tidak memungkinkan bertemunya antara pembeli dan penjual. Untuk dapat melindungi kepentingan hukum antar pihak dan terjaminnya hak pembeli terhadap barang yang dibeli sesuai dengan yang dipesan dan terjaminnya hak penjual dalam menerima uang hasil penjualan barang dari pembeli. Letter of Credit adalah satu sarana yang digunakan untuk melakukan pembayaran dan penjaminan atas kegiatan ekspor impor tersebut diatas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) bagaimana proses pembayaran dengan menggunakan letter of credit pada Cv.Radim& Co Padang, (2) guna mengetahui kendala dalam pelaksanaan pembayaran dengan menggunakan L/C dan upaya penyelesaian yang dilakukan Cv.Rasdi & Co. Penulisan ini menggunakan metode penilitian hukum yuridis sosiologis (Sociological Research) yaitu penelitian hukum yang melihat norma-norma hukum yang berlaku dan dihubungkan dengan fakta-fakta yang penulis temui dalam penelitian berdasarkan hasil data primer dan sekunder, yang diperoleh dari hasil wawancara dengan pihak terkait, serta melakukan studi kepustakaan yang berhubungan dengan permasalahan yang penulis teliti. Hasil penelitian pembayaran dengan L/C diawali dengan membuat sales contract, importir mengajukan aplikasi pembukaan L/C kepada Opening Bank, opening bank mengeluarkan L/C konfirmasi dan meminta kepada bank koresponden dinegara eksportir untuk meneruskan L/C kepada eksportir. Kendala utama dalam praktek Letter of Credit adalah ketelitian, ketepatan dan pemenuhan syarat atau dokumen dalam L/C guna menentukan pencairan L/C. Upaya dari Cv.Rasdi & Co yaitu melakukan koordinasi dengan Kamar Dagang Indonesia Sumbar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta dinas terkait dalam penerbitan dokumen yang berwenang dalam penyelesaian penyimpangan dokumen. Dari hasil penelitian ini penulis berkesimpulan cara pembayaran menggunakan Letter of Credit, eksportir akan mendapatkan pembayaran setelah dokumen-dokumen yang disyaratkan telah terpenuhi, Bank melakukan pembayaran berdasarkan dokumen yang telah memenuhi syarat yang telah disepakati dalam L/C. menyarankan agar perusahaan kesungguhan dari masing pihak untuk melaksanakannya, mulai dari sales contract hingga penyelesaian pembayarannya. Kejujuran dan ketelitian masing pihak juga diperlukan untuk mencegah agar tidak terjadi discrepancies, sehingga apa yang ditransaksikan benar sesuai dengan yang diperjanjikan dalam sales contract
ANALISIS STABILITAS DINDING GABION DENGAN DAN TANPA PERKUATAN GEOTEXTILE (STUDI KASUS RUAS JALAN BATAS KOTA PADANG-LUBUK SELASIH STA 16+875)
Dinding penahan tanah dan perkuatan lereng dengan menggunakan geotextile merupakan sebagian cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kestabilan suatu lereng. Kestabilan tersebut ditentukan dengan nilai faktor keamanan (FS). Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisa stabilitas dinding penahan tanah berupa gabion tanpa perkuatan dan menganalisa stabilitas gabion dengan perkuatan geotextile. Penelitian dilakukan pada ruas jalan batas kota Padang-Lubuk Selasih Sta 16+875.
Metode yang digunakan dalam analisis stabilitas gabion adalah menggunakan teori Rankine, Dari hasil perhitungan didapatkan bahwa gabion tanpa perkuatan memiliki FS terhadap guling, geser, dan daya dukung berturut-turut sebesar 4,218, 1,94, 4,427, sedangkan gabion dengan menggunkan perkuatan geotextile memiliki factor keamanan terhadap guling, geser, dan daya dukung sebesar 13,74, 3,66, 8,804.
Sedangkan untuk gabion tanpa perkuatan geotextile menggunakan program plaxis pada Sta.16+875 faktor perpindahan yang terjadi yaitu 7,53 mm, sedangkan untuk kondisi gabion menggunakan perkuatan geotextile faktor perpindahan yang terjadi memiliki nilai 7,30 mm. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa stabilitas dinding gabion semakin besar dengan memberikan perkuatan geotextile pada dinding gabion tersebut.
Kata kunci : gabion, geotextile, stabilitas, faktor keamana
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA PORTER AIRLINES DI BANDARA INTERNASIONAL MINANGKABAU TAHUN 2013
i
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS ANDALAS
Skripsi, 30 April 2014
DONI PRATAMA, No. BP. 0910332062
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN
KERJA PADA PEKERJA PORTER AIRLINES DI BANDARA
INTERNASIONAL MIANGKABAU TAHUN 2013
x+57 halaman+11 tabel+ 2 gambar+8 lampiran
ABSTRAK
Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor – faktor yang
mempengaruhi kelelahan kerja pada pekerja porter airlines di Bandara Internasional
Minangkabau tahun 2013.
Metode
Penelitian dilakukan secar survei analitik dengan pendekatan cross sectional study.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja porter airlines di Bandara
Internasional Minangkabau. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 45 orang pekerja
dari semua jumlah populasi. Data dikumpulkan dengan cara observasi,dan kuesioner.
Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square Test pada (α< 0,05).
Hasil
Hasil penelitian didapatkan lebih dari setengah pekerja di Bandara Internasional
Minangkabau (64,4%) mengalami kelelahan kerja. Lebih dari setengah pekerja
(55,6%) memiliki beban kerja dengan kategori berat. Sebagian besar pekerja (53,3%)
memiliki umur yang berisiko terhadap kelelahan kerja. Lebih dari setengah pekerja
(53,3%) mempunyai masa kerja yang tergolong lama (>3 tahun). Sebagian besar
pekerja (62,2%) memiliki kebiasaan merokok berat. Lebih dari setengah pekerja
(55,6%) memiliki status sudah menikah. Dari hasil uji statistik diketahui bahwa
yang memiliki hubungan bermakna dengan kelelahan kerja adalah beban kerja
(p=0,015), umur (p=0,027) dan kebiasaan merokok (p=0,001) sedangkan masa kerja
(p=0,338) dan status perkawinan (p=0,577) tidak memiliki hubungan yang
bermakna.
Kesimpulan
Terdapat hubungan yang bermakna antara beban kerja, umur dan kebiasaan merokok
dengan kelelahan kerja pada pekerja Porter Airlines, untuk itu diharapkan kepada
pimpinan perusahaan yang mengelola bandara untuk dapat memberikan kedisiplinan
waktu kerja, aturan dan Standard Operating Procedures yang harus ditaati sewaktu
bekerja, dan pekerja sebaiknya melakukan peregangan otot di sela-sela pekerjaan
ataupun variasi posisi maupun gerakan lain dalam melakukan pekerjaan.
Daftar Pustaka : 31 (1996-2013)
Kata Kunci : Kelelahan Kerja, Faktor Kelelahan
ii
FACULTY OF PUBLIC HEALTH
ANDALAS UNIVERSITY
Undergraduate Thesis, 30th April 2014
DONI PRATAMA, No. BP. 0910332062
FACTORS RELATED TO FATIGUE WORKERS OF PORTER AIRLINES
AT MINANGKABAU INTERNATIONAL AIRPORT YEAR 2013
x +57 pages +11 tables +2 pictures+8 appendixs
ABSTRACT
Research Objectives
This research aims to analyze determine factors that affect fatigue workers of porter
airlines at Minangkabau International Airport year 2013.
Method
This research used analytic survey using cross sectional study. Population in this
research were all workers of porter airlines at Minangkabau International Airport .
Number of samples 45 workers of all the total population . Data were collected by
observation and questionnaires. Data were analyzed using Chi - square test on ( α <
0.05 ).
Result
The results of this research showed more than half of workers at Minangkabau
International Airport (64.4 %) experienced fatigue. More than half of workers (55,6
%) had a heavy workload category. Most workers (53.3 %) had an increased risk
between of age and workload. More than half of workers (53.3 %) have a relatively
long working period (> 3 years). Most workers (62.2 %) had a heavy smoking habit.
More than half of workers (55.6 %) had already married status. From the results of
statistical tests show the relation significant between fatigue with workload (p =
0.015), age (p = 0.027) and smoking habit (p = 0.001). Otherwise, that variables
working period (p = 0.338) and marital status (p=0.577) do not have significant
relationship.
Conclusion
There is a significant related between workload , age and smoking habits to fatigue
workers of loading, for it is expected to Head of the company that manages the
airport to be able to provide work time discipline, rules and Standard Operating
Procedures that must be adhered to while working. Workers of loading should
stretching muscle or other variations in the positions and movements during do the
jobs.
Bibliography : 31 (1996-2013)
Keywords : Job Fatigue, Fatigue Facto
KAJIAN ANALISIS KOMPARATIF TENTANG UPAYA HUKUM KASASI OLEH JAKSA PENUNTUT UMUM TERHADAP PUTUSAN BEBAS (VRIJSPRAAK)
PENGARUH SHOPPING LIFESTYLE DAN FASHION INVOLVEMENT PADA IMPULSE BUYING BEHAVIOR KONSUMEN TOKO PAKAIAN DI PLAZA ANDALAS PADANG
STATUS HUBUNGAN HUKUM PT. SEMEN PADANG DENGAN PT. SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk
No. Alumni Universitas: Nama Mahasiswa:
MIFTAHATUR
RAHMALENI
No. Alumni Fakultas:
a) Tempat/Tanggal Lahir : Padang/15 Desember1992b) Nama Orang Tua (Ayah/Ibu) : H.
Darmawan/Hj. Basliana Ilyas, SE.Akt.c)Fakultas : Hukum d) Program Kekhususan :
Hukum Bisnis e) No. BP : 1010113170 f) Tanggal Lulus : 2 Mei 2014 g) Lama Studi : 3
Tahun 9 Bulan h) Predikat Lulus : Sangat Memuaskan i) IPK : 3,53 j) Alamat : Komplek
Kehakiman Blok F/21, Cangkeh
STATUS HUBUNGAN HUKUM PT. SEMEN PADANG DENGAN PT. SEMEN INDONESIA (PERSERO)
Tbk
(MiftahaturRahmaleni, 1010113170, FakultasHukumUniversitasAndalas, Program
KekhususanHukumPerdataBisnis, 60 Halaman, 2014)
ABSTRAK
Perusahaan grup merupakan kesatuan ekonomi yang diciptakan dari beberapa perusahaan-perusahaan berbadan
hukum mandiri yang terdiri dari induk dan anak perusahaan. Pengakuan yuridis terhadap badan hukum induk dan
anak perusahaan berhak melakukan perbuatan hukum sendiri, sedangkan fakta pengendalian induk terhadap anak
perusahaan dari realitas bisnis perusahaan grup dikelola sebagai kesatuan ekonomi. Permasalahan disini adalah: a).
Status hubungan hukum PT. Semen Padang dengan PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. b). Tanggungjawab PT.
Semen Indonesia (Persero) Tbk terhadap PT. Semen Padang.
Penelitianinimenggunakanmetodependekatanyuridissosiologis yang bersifatdeskriptif. Data penelitianmeliputi data
primer dan data sekunder. Teknikpengumpulan data adalahwawancaradanstudidokumen. Pengolahan data
dilakukandalamdua proses yaitueditingdananalisis data. Data yang
diperolehdianalisisdenganmenggunakanmetodekualitatif.Berdasarkanhasilpenelitianpenulismenyimpulkanbahwa:
a). Status hubungan hukum PT. Semen Padang dengan PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk adalah hubungan
hukum antara anak perusahaan dengan induk perusahaan yang terbentuk dalam perusahaan grup, dimana PT.
Semen Padang berkedudukan sebagai anak perusahaan dan PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk sebagai induk
perusahaan. b). PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk tidak bertanggungjawab secara pribadi atas perikatan yang
dibuat atas nama PT. Semen Padang dan tidak bertanggungjawab atas kerugian perseroan melebihi saham yang
dimiliki. Namun pertanggungjawaban PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk dapat dilakukan dengan menerapkan
doktrin piercing the corporate veil. Saran yang dapat dikemukakan yaitu: a). Hendaknya dibuat suatu ketentuan
khusus dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas mengenai perusahaan grup terutama mengenai hubungan induk
perusahaan dengan anak perusahaan, tanggungjawab induk perusahaan terhadap anak perusahaan, kedudukan anak
perusahaan sebagai subjek hukum mandiri sehingga dengan diaturnya perusahaan grup secara khusus, masingmasing
pihak dapat dilindungi dan penegakan hukum yang berkaitan dengan perusahaan grup menjadi jelas. b).
Hendaknya kewenangan dan tanggungjawab PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk dicantumkan dengan jelas dalam
anggaran dasar PT. Semen Padang sehingga PT. Semen Padang sebagai anak perusahaan benar-benar menjadi
badan hukum yang mandiri, dan juga hendaknya memperluas kewenangan PT. Semen Padang dalam menjalankan
perseroan.
Skripsi ini telah dipertahankan di depan Tim Penguji dan dinyatakan lulus pada tanggal 2 Mei 2014.
Abstrak telah disetujui oleh penguji.
Penguji,
Tanda Tangan 1. 2.
Nama terang Hj. Ulfanora, SH., MH Dr. Busyra Azheri, SH., MH
Mengetahui,
Ketua Bagian Hukum Perdata : Syahrial Razak, SH., MH.
Tanda Tangan
Alumnus telah mendaftar ke Fakultas/Universitas dan mendapat nomor alumnus:
No. Alumni Fakultas Nama: Tanda Tangan:
No. Alumni Universitas Nama: Tanda Tangan