762 research outputs found
Sort by
DEVELOPMENT EXPENDITURE ANALYSIS, VALUE OF INVESTMENT AND MANPOWER TO SMALL INDUSTRIAL SECTOR INDUSTRIAL SECTOR GROWTH IN DISTRICT \ud ITS MIDDLE YEARS 2004-2008 \ud \ud \ud
Otonomi daerah bertujuan untuk mewujudkan kemandirian daerah sehingga daerah bebas untuk mengatur dirinya tanpa ada campur tangan pemerintah pusat. Untuk menunjang pembangunan ekonomi suatu daerah selain unsur penerimaan terdapat unsur penting lain di dalam APBD yaitu pengeluaran pemerintah. Pengeluaran pemerintah terbagi atas pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan. Pengeluaran rutin lebih bersifat pengeluaran yang konsumtif, sedangkan pengeluaran pembangunan bersifat produktif. Inilah yang menyebabkan pengeluaran pembangunan lebih dikenal sebagai investasi pemerintah, karena digunakan untuk membiayai sektor-sektor produktif yang ada di suatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perkembangan pengeluaran pembangunan sektor industri, (2) perkembangan nilai investasi sektor industri kecil, (3) perkembangan tenaga kerja sektor industri kecil di Kabupaten Lampung Tengah, dan (4) pertumbuhan sektor industri
\ud ANALYSIS OF FACTORS WHICH INFLUENTING DIVIDEND PER SHARE ON MANUFACTURE COMPANIES LISTED IN INDONESIA STOCK EXCHANGE IN THE PERIOD 2004-2008 \ud \ud
Kebijakan dividen merupakan keputusan untuk menentukan besarnya bagian pendapatan (earning) yang akan dibagikan kepada para pemegang saham dan bagian yang akan ditahan di perusahaan. Para investor umumnya menginginkan pembagian dividen yang relatif stabil karena dengan stabilitas dividen dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap perusahaan sehingga mengurangi ketidakpastian investor dalam menanamkan dananya ke dalam perusahaan. Perusahaan yang akan membagikan dividen juga harus mempertimbangkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan memerlukan manajemen yang tepat dalam mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan dividen
\ud ANALYSIS OF FACTORS WHICH INFLUENTING DIVIDEND PER SHARE ON MANUFACTURE COMPANIES LISTED IN INDONESIA STOCK EXCHANGE IN THE PERIOD 2004-2008 \ud \ud
1.1 Latar Belakang \ud
\ud
Kebijakan dividen merupakan keputusan untuk menentukan besarnya bagian pendapatan (earning) yang akan dibagikan kepada para pemegang saham dan bagian yang akan ditahan di perusahaan. Tujuan pembagian dividen adalah untuk memaksimumkan kemakmuran pemegang saham. Selain itu tujuan pembagian dividen juga untuk menunjukkan likuiditas perusahaan, untuk memenuhi kebutuhan para pemegang saham akan pendapatan riil, serta sebagai alat komunikasi antara manajer dan pemegang saham. \ud
\ud
Pemegang saham mengharapkan keuntungan dari dividen perusahaan dan capital gain. Capital gain dapat diperoleh jika harga saham pada saat ini lebih tinggi jik
\ud ANALYSIS OF FACTORS WHICH INFLUENTING DIVIDEND PER SHARE ON MANUFACTURE COMPANIES LISTED IN INDONESIA STOCK EXCHANGE IN THE PERIOD 2004-2008 \ud \ud
1.1 Latar Belakang \ud
\ud
Kebijakan dividen merupakan keputusan untuk menentukan besarnya bagian pendapatan (earning) yang akan dibagikan kepada para pemegang saham dan bagian yang akan ditahan di perusahaan. Tujuan pembagian dividen adalah untuk memaksimumkan kemakmuran pemegang saham. Selain itu tujuan pembagian dividen juga untuk menunjukkan likuiditas perusahaan, untuk memenuhi kebutuhan para pemegang saham akan pendapatan riil, serta sebagai alat komunikasi antara manajer dan pemegang saham. \ud
\ud
Pemegang saham mengharapkan keuntungan dari dividen perusahaan dan capital gain. Capital gain dapat diperoleh jika harga saham pada saat ini lebih tinggi jik
THE INFLUENCE OF WORK SUPERVISION TOWARD PERFORMANCE AND DISCIPLINE OF EMPLOYEEE WORK IN PART OF HUMAN RESOURCES AT PT PERKEBUNAN NUSANTARA VII (SHARE) AT BANDAR LAMPUNG
PT Perkebunan Nusantara VII (Persero) di Bandarlampung merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak disektor pertanian di Indonesia. Pengawasan menjadi salah satu faktor penting dalam mempengaruhi kinerja dan disiplin kerja karyawan karena keberadaanya sebagai sarana controlling kegiatan-kegiatan yang ada dalam perusahaan tersebut. Melalui pengawasan maka karyawan akan dapat diawasi dengan baik sehingga kinerja dan disiplin kerja serta pelaksaan tugas serta tanggung jawab dapat ditingkatkan.\ud
\u
THE INFLUENCE OF WORK SUPERVISION TOWARD PERFORMANCE AND DISCIPLINE OF EMPLOYEEE WORK IN PART OF HUMAN RESOURCES AT PT PERKEBUNAN NUSANTARA VII (SHARE) AT BANDAR LAMPUNG\ud \ud BY\ud
1.1 Latar Belakang\ud
\ud
Manajemen sumber daya manusia merupakan salah satu bidang dari manajemen umum yang meliputi segi-segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian. Proses ini terdapat dalam fungsi atau bidang produksi, pemasaran, keuangan, maupun kepegawaian. Sumber daya manusia dianggap semakin penting perannya dalam pencapaian tujuan perusahaan, maka berbagai\ud
pengalaman dan hasil penelitian dalam bidang sumber daya manusia dikumpulkan secara sistematis dalam apa yang disebut manajemen sumber daya manusia.\u
THE INFLUENCE OF WORK SUPERVISION TOWARD PERFORMANCE AND DISCIPLINE OF EMPLOYEEE WORK IN PART OF HUMAN RESOURCES AT PT PERKEBUNAN NUSANTARA VII (SHARE) AT BANDAR LAMPUNG\ud \ud BY\ud \ud
1.1 Latar Belakang\ud
\ud
Manajemen sumber daya manusia merupakan salah satu bidang dari manajemen umum yang meliputi segi-segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian. Proses ini terdapat dalam fungsi atau bidang produksi, pemasaran, keuangan, maupun kepegawaian. Sumber daya manusia dianggap semakin penting perannya dalam pencapaian tujuan perusahaan, maka berbagai\ud
pengalaman dan hasil penelitian dalam bidang sumber daya manusia dikumpulkan secara sistematis dalam apa yang disebut manajemen sumber daya manusia.\u
Aplikasi Biodiesel CPO Hasil Transesterifikasi Sederhana Pada Uji Prestasi Motor Diesel 4-Langkah Skala Laboratorium
Energy crisis and environmental pollution force many people to save energy and find alternative\ud
energies or renewable energies. Renewable energy can be produced from crude palm oil (CPO),\ud
coconut oil, jatropha curcas, etc. The use of CPO directly into a diesel engine can lead negative\ud
effects on the engine, so CPO must be firstly transesterificated. The transesterification\ud
performed in this research was quite simple and used simple facilities. The transesterificated\ud
CPO was investigated on a diesel engine, one cylinder, at 1150, 1500, 2000, 2500, and 3000\ud
rpm, with operating loads of 1 and 2.5 kg. Concentrations of CPO blended in the conventional\ud
diesel fuel were 0 %, 5%, 10%, 20%, 30%, and 40%, named with B0, B5, B10, B20, B30, and B40.\ud
The use of this simple transesterificated CPO for all concentrations produced higher engine\ud
performance compared with the conventional diesel fuel. The highest increase of brake power\ud
was 0.041 kW (3.950 %) occurring for use of B20 at 1150 rpm, whereas the highest decrease of\ud
brake specific fuel consumption was 0.017 kg/kWh (11.699 %) occurring for use of B10 at 1500\ud
rpm. Both occurred at the operating load of 2.5 kg.\ud
\ud
Keywords : CPO as biodiesel, transesterification, diesel engines performance.\u
Studi Pendahuluan Transesterifikasi Minyak Kelapa dengan Katalis Ti-Silika dan Ni-Silika sebagai Langkah Awal Pengembangan Teknologi Produksi Biodesel dengan Katalis Hidrogen
ANALYSIS OF STOCK RETURN RATIO BEFORE AND AFTER RIGHT ISSUES NOTIFICATION IN INDONESIA STOCK EXCHANGE ON 2007-2008 PERIOD
Penelitian ini merupakan penelitian empiris yang menganalisa perbandingan return saham sebelum dan sesudah pengumuman right issue di bursa efek Indonesia. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 50 emiten dengan 51 peristiwa yang melakukan kebijakan Right Issue pada periode tahun 2007 sampai dengan 2008, tetapi yang memenuhi kriteria sampel dalam penelitian ini hanya ada 36 emiten dengan 37 peristiwa. Masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada perbedaan signifikan return sebelum dan sesudah pengumuman right issue di Bursa Efek Indonesia tahun 2007-2008. \ud
\ud
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perubahan return saham sebelum dan sesudah pengumuman right issue. Variabel penelitian ini adalah return saham. Alat pengujian hipotesis yang digunakan adalah dengan regresi dengan variabel boneka (dummy variable) dan Uji T ( Paired Sample for Means ). \u