762 research outputs found
Sort by
ANALYSIS OF THE MARKET POTENTIAL FOR THE THREE STAR BREAD BAKERY PRODUCTS IN SOUTH SOUTH LAMPUNG- NATAR
Perusahaan Roti Bintang Tiga Bakery didirikan pada tahun 2001, dalam menjalankan usahanya perusahaan Roti Bintang Tiga Bakery dapat menganalisis seberapa besar potensi pasar dari perusahaan Bintang Tiga Bakery. \ud
Masalah perusahaan yaitu pangsa pasar di tahun akhir mengalami penurunan dari 31,24 menjadi 15,93 dan tidak tercapainya target penjualan yang diharapkan oleh perusahaan.\ud
Permasalahan yang dihadapi perusahaan yaitu Apakah Potensi Pasar Produk Roti Bintang Tiga Bakery di Natar Lampung Selatan pada tahun-tahun mendatang masih tersedia?\ud
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pasar roti Bintang Tiga Bakery pada tahun-tahun mendatang dalam penjualan roti berdasarkan Indeks Daya Beli serta sebagai sumbangan pemikiran bagi perusahaan roti Bintang Tiga Bakery dalam mempertahankan atau meningkatkan pangsa pasarnya.\u
ANALYSIS OF THE MARKET POTENTIAL FOR THE THREE STAR BREAD BAKERY PRODUCTS IN SOUTH SOUTH LAMPUNG- NATAR
Perusahaan Roti Bintang Tiga Bakery didirikan pada tahun 2001, dalam menjalankan usahanya perusahaan Roti Bintang Tiga Bakery dapat menganalisis seberapa besar potensi pasar dari perusahaan Bintang Tiga Bakery. \ud
Masalah perusahaan yaitu pangsa pasar di tahun akhir mengalami penurunan dari 31,24 menjadi 15,93 dan tidak tercapainya target penjualan yang diharapkan oleh perusahaan.\ud
Permasalahan yang dihadapi perusahaan yaitu Apakah Potensi Pasar Produk Roti Bintang Tiga Bakery di Natar Lampung Selatan pada tahun-tahun mendatang masih tersedia?\ud
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pasar roti Bintang Tiga Bakery pada tahun-tahun mendatang dalam penjualan roti berdasarkan Indeks Daya Beli serta sebagai sumbangan pemikiran bagi perusahaan roti Bintang Tiga Bakery dalam mempertahankan atau meningkatkan pangsa pasarnya.\u
THE EFFECT ANALYSIS OF MOTIVATION AND CUSTOMER’S BEHAVIOR ON DECISION OF BUYING SUZUKI MOTORCYCLE IN BANDAR LAMPUNG
Semakin majunya tingkat kehidupan masyarakat, menyebabkan kebutuhan manusia semakin kompleks terutama pada pemenuhan kendaraan bermotor berupa sepeda motor. Selain itu, meningkatnya jumlah penduduk dan semakin bervariasinya tingkat pendapatan masyarakat, maka produsen dituntut untuk lebih memperhatikan motivasi dan sikap konsumen dalam rangka mempertahankan kesinambungan perusahaan.\ud
\ud
Penjualan sepeda motor Suzuki baik secara absolute maupun secara persentase menunjukkan fluktuasi selama tahun 2006 - 2009. Motivasi dan Sikap Konsumen dapat dilihat perusahaan melalui volume penjualan perusahaan. Dalam kondisi perekonomian sekarang ini kegiatan pemasaran mempunyai peranan yang sangat sesuai dengan fungsi pemasaran yang merupakan salah satu fungsi pokok yang harus dulakukan oleh perusahaan untuk dapat berkembang dan mendapatkan laba yang maksimal. Permasalahannya adalah apakah motivasi dan sikap konsumen berpengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor Suzuki di Kota Bandar Lampung?\ud
Hipotesis yang dirumuskan adalah Motivasi dan sikap mempunyai pengaruh yang positif terhadap keputusan pembelian sepeda motor Suzuki di kota Bandar lampung. \u
THE EFFECT ANALYSIS OF MOTIVATION AND CUSTOMER’S BEHAVIOR ON DECISION OF BUYING SUZUKI MOTORCYCLE IN BANDAR LAMPUNG
1. Latar Belakang Masalah\ud
Ketatnya persaingan antar perusahaan membuat produsen harus berfikir lebih keras untuk mmepertahankan pangsa pasarnya. Dalam persaingan yang semakin kompetitif ini, konsumen relatif lebih mudah berpindah ke perusahaan pesaing. Perpindahan ke perusahaan pesaing erat hubungannya dengan kualitas produk yang ditawarkan oleh perusahaan itu sendiri. Karna sekarang konsumen semakin pintar dalam memilih barang yang akan dia beli, para konsumen akan membeli barang yang memilki kualitas bagus dengan harga yang bersaing.\ud
\ud
Pengambialan keputusan pembelian sangat bervariasi. Ada yang sederhana dan ada pula yang kompleks (Hawkins et al,. 1992 dan Engel et al,. 1990) membagi pengambilan keputusan kedalam tiga jenis , yaitu : Pengambilan keputusan yang luas (extended decision making), pengambilan keputusan yang terbatas (limited decision making), dan pengambilan keputusan yang bersifat kebiasaan (habitual decision making).\u
\ud DEVELOPMENT EXPENDITURE ANALYSIS, VALUE OF INVESTMENT AND MANPOWER TO SMALL INDUSTRIAL SECTOR INDUSTRIAL SECTOR GROWTH IN DISTRICT \ud ITS MIDDLE YEARS 2004-2008 \ud \ud
Otonomi daerah membawa nuansa baru bagi tata pemerintahan di Indonesia. Daerah yang selama masa Orde Lama dan Orde Baru tidak diberikan keleluasaan untuk menyelenggarakan kewenangannya, mendapat kesempatan luas setelah diberlakukannya UU No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, yang kemudian diperbarui dengan UU No. 32 Tahun 2004, dan UU No. 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah, yang diperbarui dengan UU No. 33 Tahun 2004. Daerah diberikan kesempatan luas untuk mandiri dan melalukan pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan daerah. Adapun tujuan dilaksanakannnya otonomi daerah memberdayakan masyarakat, menumbuhkan prakarsa dan kreatifitas, meningkatkan peran serta masyarakat serta mengembangkan peran dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).\ud
\ud
Tahun 2001 merupakan awal pelaksanaan desentralisasi yang semestinya akan terdapat berbagai perubahan dalam kebijakan pembangunan nasional
SOURCE OF REVENUE GROWTH PERFORMANCE PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DISTRICT SOUTH LAMPUNG YEAR 2004-2008 BUDGET\ud \ud \ud
Pendapatan Asli Daerah (PAD) is a reflection of the economic potential of the region, since the income to make the central government as one of the criteria in the granting of regional autonomy and local revenue sources should ideally be able to contribute the largest part of total local revenues compared with other income sources. PAD South Lampung regency as one measure of financial independence on average accounted for only 2.93% of South Lampung district revenue in Fiscal Year 2004-2008, the average revenue growth of South Lampung Regency achievement of 14.66% and the average mean average target of 87.88%.\ud
\ud
Issues raised in this research is how the growth performance of the Pendapatan Asli Daerah (PAD) South Lampung District Fiscal Year 2004-2008?. The purpose of writing is (a) To determine the performance of individual sources of Pendapatan Asli Daerah (PAD) of South Lampung Regency, (2) To determine the source of PEndapatan Asli\ud
Daerah (PAD) seed based on the level of effectiveness, contribution and growth. Analysis\ud
tools used in this research is to use the achievement of targets, shares, and growth\u
SOURCE OF REVENUE GROWTH PERFORMANCE PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DISTRICT SOUTH LAMPUNG YEAR 2004-2008 BUDGET\ud \ud \ud
Pendapatan Asli Daerah (PAD) is a reflection of the economic potential of the region, since the income to make the central government as one of the criteria in the granting of regional autonomy and local revenue sources should ideally be able to contribute the largest part of total local revenues compared with other income sources. PAD South Lampung regency as one measure of financial independence on average accounted for only 2.93% of South Lampung district revenue in Fiscal Year 2004-2008, the average revenue growth of South Lampung Regency achievement of 14.66% and the average mean average target of 87.88%.\ud
\ud
Issues raised in this research is how the growth performance of the Pendapatan Asli Daerah (PAD) South Lampung District Fiscal Year 2004-2008?. The purpose of writing is (a) To determine the performance of individual sources of Pendapatan Asli Daerah (PAD) of South Lampung Regency, (2) To determine the source of PEndapatan Asli\ud
Daerah (PAD) seed based on the level of effectiveness, contribution and growth. Analysis\ud
tools used in this research is to use the achievement of targets, shares, and growth.\u
THE INFLUENCE OF WORK SUPERVISION TOWARD PERFORMANCE AND DISCIPLINE OF EMPLOYEEE WORK IN PART OF HUMAN RESOURCES AT PT PERKEBUNAN NUSANTARA VII (SHARE) AT BANDAR LAMPUNG
\ud
PT. Perkebunan NusantaraVII (share) at Bandar Lampung is one of public ownership corporation that move in agriculture sector in Indonesia. Supervision is one of important factor in influences performance and discipline employee work because it is as tool controlling existing activities in that company. By supervision so the employee controllable well so that performance and discipline work and task with responsibility can be increased. \ud
\ud
Problem that faced by PT. Perkebunan NusantaraVII (share) at Bandar Lampung is at incoming suitable to standard that had made by company. But in the sick explanations still any sick explanations without doctor explanation. Meanwhile based on the role, if does not absence because sick, it should be doctor explanation in order to work discipline. in employee work target evaluation element description year 2008 still found value C (enough) which is totally four and two has value B (good) from six evaluation criteria and in 2009 experience enhanced enough significant with work supervision system existence so that work target evaluation gets value B(good) from all criteria. \u
THE INFLUENCE OF WORK SUPERVISION TOWARD PERFORMANCE AND DISCIPLINE OF EMPLOYEEE WORK IN PART OF HUMAN RESOURCES AT PT PERKEBUNAN NUSANTARA VII (SHARE) AT BANDAR LAMPUNG\ud \ud
\ud
PT. Perkebunan NusantaraVII (share) at Bandar Lampung is one of public ownership corporation that move in agriculture sector in Indonesia. Supervision is one of important factor in influences performance and discipline employee work because it is as tool controlling existing activities in that company. By supervision so the employee controllable well so that performance and discipline work and task with responsibility can be increased. \ud
\ud
Problem that faced by PT. Perkebunan NusantaraVII (share) at Bandar Lampung is at incoming suitable to standard that had made by company. But in the sick explanations still any sick explanations without doctor explanation. Meanwhile based on the role, if does not absence because sick, it should be doctor explanation in order to work discipline. in employee work target evaluation element description year 2008 still found value C (enough) which is totally four and two has value B (good) from six evaluation criteria and in 2009 experience enhanced enough significant with work supervision system existence so that work target evaluation gets value B(good) from all criteria. \u
\ud THE INFLUENCE OF WORK SUPERVISION TOWARD PERFORMANCE AND DISCIPLINE OF EMPLOYEEE WORK IN PART OF HUMAN RESOURCES AT PT PERKEBUNAN NUSANTARA VII (SHARE) AT BANDAR LAMPUNG\ud
1.1 Latar Belakang\ud
\ud
Manajemen sumber daya manusia merupakan salah satu bidang dari manajemen umum yang meliputi segi-segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian. Proses ini terdapat dalam fungsi atau bidang produksi, pemasaran, keuangan, maupun kepegawaian. Sumber daya manusia dianggap semakin penting perannya dalam pencapaian tujuan perusahaan, maka berbagai\ud
pengalaman dan hasil penelitian dalam bidang sumber daya manusia dikumpulkan secara sistematis dalam apa yang disebut manajemen sumber daya manusia.\u