Lampung University

Digital Library UNILA
Not a member yet
    762 research outputs found

    Effect of Prestrain on Delayed Fracture of Stainless Steel 304

    Get PDF
    The purpose of this study is to investigate the relationship between delayed fracture and environment-assisted cracking of prestrained SS304 in terms of displacement versus time to failure in the environment containing 10% H2SO4 solution. Specimens were initially pre-strained in axial direction with the percentage of 5% and 1,0%. Corrosion testing was conducted according to the standard ASTM E-1681. The curve of deflection vs. time to fail and SEM of micrographs of specimens after testing, are studied to reveal the mechanism of crack formed. Data deflection and time until failure is only v obtained in static bending stress levels about 20% of the yield stress of material. The incubation period for the material without prestrain is 29.9 h, with 5%prestrain 4.17 h, whereas the prestrain of 10% is 32.5 h. The longer the incubation periods was undegone by specimens with the greater percentage of prestrain. It is attributed to strain hardening effect. For the specimen with low percentage of prestrain, cracks are found tend to be more dominant transgranular. In opposite to the greater percentage of prestrain, cracks tend to grow in inter-transgranular

    THEORETICAL AND FINITE ELEMENT ANALYSIS OF STRENGTH DESIGN OF SPUR GEARS

    Get PDF
    Gears is one of the most widely used power transmission in many industries. The design of gears is quite complicated because it requires largeparameters. There are two types of stresses that occur on gears –bending stress at the root of the teeth and contact stress at the surface of the teeth. The aim of this paper is to present results of theoretical and finite element studyof contact stress of spur gears. The geometry of spur gears simulated was taken from the gears of nut stirrer in PT. Garuda Food Bandar Lampung. Finite element modeling and analysis was done using ANSYS commersial software. PLANE183 element type was employed for gears with TARGE169 and CONTA172 used for modeling of surface-to-surface, flexible contact. Finite element analysis shows pressure contact of 1702 MPa, while the results of using theory of Hertz and AGMA design by rule shows pressure contact of 1826.2 MPa and 1650.9 MPa respectively. The relative difference of pressure contact between FEA and theory of Hertz is 6.8%, while between FEA and AGMA design by rule is 3%. For three dimensional stress in term of von-Mises stress, calculated stress using approach of two-cylinder in contacts is 1378.0 MPa, while theresults obtained using ANSYS simulation is 1601 MPa – they different by 13.9%. In conclusion, finite element procedure using ANSYS is very useful in contact stress analysis

    \ud ANALYSIS OF CHANGES IN ECONOMIC STRUCTURE CENTRAL LAMPUNG DISTRICT OF YEAR 1998-2007\ud

    No full text
    Otonomi daerah yang diberlakukan di Indonesia diatur dalam UU No.33 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah memberikan kewenangan kepada setiap daerah untuk mengatur dan mengurus kepentingan rumah tangganya sendiri. Otonomi ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada pemerintah daerah dalam mengelola potensi sumber daya yang dimiliki sehingga pembangunan daerah dapat bersaing sehat dengan daerah lainnya demi kemajuan bersama. \ud \ud Pembangunan ekonomi daerah mempunyai tujuan utama untuk meningkatkan jumlah dan jenis peluang kerja untuk masyarakat daerah. Dalam upaya untuk mencapai tujuan tersebut maka masyarakat dan pemerintah daerahnya harus secara bersama-sama mengambil inisiatif pembangunan daerah \ud (Arsyad:109).\u

    \ud \ud LABOR ABSORPTIONININDUSTRIALOFTAPIS PRODUCTION UNIT ANALYSISOF INFLUENCE ONREALWAGES AND \ud InBandarLampung\ud

    No full text
    khususnya dan uji statistik secara keseluruhan (uji F) pada tingkat kepercayaan 95 persen, \ud industri tapis mampu meningkatkan perekonomian negara sedang menunjukkan bahwa nilai R² = 0,763820 yang berarti bahwa variabel unit produksi dan upah riil memiliki pengaruh nyata sebesar 76,3820 persen penyerapan tenaga kerja pada industri tapis di Kota Bandar Lampung. Sementara sisanya 23,618 persen dipengaruhi oleh faktor lain diluar model penelitian ini. Sedangkan, Menurut uji t bahwa \ud ternyata variabel bebas unit produksi berpengaruh positif Masalah pokok dalam pembangunan ekonomi adalah memaksimumkan penciptaan lapangan kerja secara produktif secara berkelanjutan. Dengan upaya menempatkan penyedian lapangan kerja sebagai titik tolak dalam mengupayakan manusia Indonesia menjadi kekuatan utama pembangunan. Di Indonesia, tingkat pertumbuhan penduduk yang besar tidak diimbangi dengan penyebaran yang merata dan kurangnya pasar tenaga kerja. \ud Masalah perluasan kesempatan kerja merupakan salah satu masalah pokok pada masa sekarang ini, namun pada dasarnya ada suatu cara untuk meluaskan kesempata kerja, yaitu melalui pengembangan industri yang bersifat padat karya (Labour Intensive) yang relatif lebih banyak menyerap tenaga kerja dalam proses produksinya. Kaitannya dengan perekonomian, industri kecil khususnya berkembang seperti Indonesia, yang mempunyai jumlah tenaga kerja yang cukup banyak. \u

    LABOR ABSORPTIONININDUSTRIALOFTAPIS PRODUCTION UNIT ANALYSISOF INFLUENCE ONREALWAGES AND \ud InBandarLampung\ud \ud

    No full text
    A. Simpulan\ud \ud Hasil perhitungan dan uji statistik secara keseluruhan (uji F) pada tingkat kepercayaan 95 persen, menunjukkan bahwa nilai R² 0,763820 yang berarti bahwa variabel unit produksi dan upah riil memiliki pengaruh nyata sebesar 76,3820 persen penyerapan tenaga kerja pada industri tapis di Kota Bandar Lampung. Sementara sisanya 23,618 persen dipengaruhi oleh faktor lain diluar model penelitian ini. Sedangkan, Menurut uji t bahwa ternyata variabel bebas unit produksi berpengaruh positif dan variabel upah riil berpengaruh negatif terhadap penyerapan tenaga kerja industri tapis di Kota Bandar Lampung, dapat dilihat diatas dalam pembahasan hasil. Dalam perhitungan tingkat elastisitas variabel bebas yaitu unit produksi dan upah riil dapat disimpulkan :\ud a. Koefisien hasil perhitungan elastisitas variabel unit produksi sebesar 0,023646217 menunjukkan kelenturan perkembangan unit produksi terhadap penyerapan tenaga kerja. Artinya kenaikan unit produksi sebesar satu persen akan menyebabkan meningkatnya penyerapan tenaga kerja sebesar 0,023646217 persen, dengan asumsi variabel lain tetap (ceteris paribus). \ud b. Koefisien hasil pergitungan elastisitas variabel Upah riil sebesar \u

    THE INFLUENCE OF INVESTMENT OPPORTUNITY SET, DEBT POLICY, AND DIVIDEND POLICY TO THE STOCK PRICE\ud (AT MANUFACTURING COMPANIES LISTED IN INDONESIA STOCK EXCHANGE)\ud

    Get PDF
    \ud \ud A. Kesimpulan\ud \ud \ud \ud Penelitian ini bertujuan untuk memberi masukan empiris dan menguji pengaruh Investment Opportunity Set, kebijakan deviden dan kebijakan hutang perusahaan terhadap harga saham (CAR) serta memperoleh bukti empiris mengenai perbedaan reaksi pasar (CAR), kebijakan deviden dan kebijakan hutang pada tingkat pertumbuhan perusahaan (Level IOS) pada perusahaan non-bank yang listing di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2004-2008. Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah dilakukan guna melihat pengaruh Investment Opportunity Set, kebijakan deviden dan kebijakan hutang perusahaan terhadap harga saham (CAR) serta memperoleh bukti empiris mengenai perbedaan reaksi pasar (CAR), kebijakan deviden dan kebijakan pendanaan pada tingkat pertumbuhan\ud perusahaan (Level IOS) maka dapat disimpulkan bahwa:\u

    PENGARUH INFORMASI LABA BERSIH DAN ARUS KAS TERHADAP HARGA SAHAM\ud (Studi Empiris pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI)\ud \ud \ud

    No full text
    \ud Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh informasi laba bersih dan arus kas terhadap harga saham. Penelitian ini difokuskan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 2005-2007. Pemilhan sampel berdasarkan metode purposive sampling, sehingga di perolehsebanyak 35 data observasi.\ud \ud Pengujian hipótesis dilakukan dengan menggunakan uji regresi linear berganda. Pengujian dilakukan dengan menggunakan laba bersih dengan memasukkan unsur arus kas (operasi, investasi, pendanaan) untuk mengetahui secara parsial arus kas.\ud \ud Hasil penelitian ini membuktikan bahwa informasi laba bersih berpengaruh terhadap harga saham, sedangkan arus kas dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan tidak berpengaruh terhadap harga saham. Hasil ini menunjukkan indikasi bahwa informasi mengenai laba bersih lebih banyak dipakai oleh investor dalam menilai kinerja perusahaan manufaktur di BEI dari pada informasi arus kas\ud \u

    408

    full texts

    762

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Digital Library UNILA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇