Muhammadiyah University of Surakarta
UMS Digital Library - Selamat datang di UMS Digital LibraryNot a member yet
61626 research outputs found
Sort by
Analisa Perilaku Konsumen Terhadap Pembelian Produk Mebel Pada Perusahaan “Agus Gallery Furniture” Di Ceper Klaten
Seiring dengan berkembangnya perekonomian, berkembang pula
kebutuhan dan keinginan konsumen yang beraneka ragam dalam pilihan produk dan jasa. Dalam hal ini menuntut perusahaan untuk mengadakan pendekatan secara terus menerus terhadap konsumen. Semua itu untuk memahami interaksi konsumen yaitu apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan konsumen.
Hipotesis yang diajukan penulis adalah diduga ada keterkaitan yang signifikan antara karakteristik pembeli (usia, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, pekerjaan) dengan karakteristik produk (harga, pelayanan, kualitas
produk, kelengkapan produk). Diduga pengaruh yang paling dominan terhadap keputusan pembelian terhadap produk mebel adalah pendapatan dengan harga produk. Dalam hal ini Ho : tidak terdapat keterkaitan yang signifikan antara karakteristik pembeli dengan karakteristik produk. Hi : terdapat keterkaitan yang signifikan antara karakteristik pembeli dengan karakteristik produk.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui derajat keterkaitan antara karakteristik pembeli dengan karakteristik produk dan untuk mengetahui diantara
karakteristik produk yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap keputusan pembelian.
Analisis yang digunakan adalah analisa Chi Square dan coeficien of contingency. Kesimpulan hasil yang diperoleh dari analisa Chi Square adalah ada keterkaitan yang signifikan antara usia dengan pelayanan, pendidikan dengan
harga, pendidikan dengan kualitas, pekerjaan dengan harga, pekerjaan dengan kelengkapan, pendapatan dengan harga. Keterkaitan yang signifikan terbesar adalah pendapatan dengan harga yaitu nilai X2 hitung = 27,442. Sedangkan
keterkaitan yang signifikan terkecil adalah kualitas dengan pendidikan dengan nilai X2 hitung = 17,302. Coeficien of contingency terdapat hubungan yang paling erat adalah pendapatan dengan harga
Imamah Dalam Pandangan Politik Sunni Dan Syi’ah
Penelitian ini bertujuan untuk memberi penjelasan tentang masalah Imamah menurut pandangan politik Sunni dan Syi'ah dan sebagai pelengkap bahan literatur bagi mereka yang hendak menindak lanjuti penulisan ini, dan yang terpenting akan menambah wawasan bagi mereka yang membaca karya ini.
Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan karena sumber datanya diambil dari buku-buku perpustakaan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan dokumen-dokumen atau buku-buku yang berkenaan dengan sikap politik ahli Sunni dan ahli Syi'ah. Data dikelompokkan menjadi data primer dan data sekunder. Data primer penulis menggunakan buku-buku atau dokumen-dokumen yang berkaitan dengan sikap politik ahli Sunni dan ahli Syi'ah. Sedangkan data-data sekundernya penulis menggunakan buku-buku yang berkaitan dengan penelitian ini. Data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisis dengan metode deskriptif analitik, yaitu penelitian mendeskripsikan dan mempelajari sikap politik ahli Sunni dan ahli Syi'ah baik berupa latar belakang pemikiran dan sistem yang dipakai oleh kelompok maupun sistem yang dipakai oleh kedua kelompok tersebut. Pendapat para ahli yang relevan juga digunakan dalam analisis ini.
Sistematika penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut Bab I merupakan pendahuluan yang didalamnya memuat latar belakang masalah. Penegasan istilah, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, serta sistematika penulisan. Bab II membahas tinjauan umum tentang pengertian Imamah, kewajiban mendirikan negara serta kewajiban mengangkat kepada negara (imam). Bab III membahas tentang pandangan politik Sunni dan Syi'ah tentang Imamah yang memuat sejarah perkembangan Sunni dan Syi'ah, syarat-syarat kepala negara, cara pengakatan dan kewenangan seorang kepala negara. Bab IV merupakan analisis yang memuat tentang Imamah menurut pandangan Sunni dan Syi'ah. Bab V adalah penutup yang didalamnya memuat saran-saran, kata penutup dan diakhiri daftar pustak
Evaluasi Kerusakan Jalan Dan Alternatif Penanganan Dengan Pendekatan Metode Bina Marga (Stdi Kasus Pada Ruas Jalan Godong – Purwodadi KM. 46+200 – KM. 59+900)
Evaluasi Kerusakan Jalan Dan Alternatif Penanganan Dengan Pendekatan Metode Bina Marg
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Pokok Bahasan Logaritma (Siswa Kelas Ix Smp Negeri I Purwodadi Grobogan)
Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui letak kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelasaikan soal pada pokok bahasan logaritma dan seberapa besar persentase kesalahan yang dilakukannya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri I Purwodadi Grobogan tahun ajaran
2006/2007, sedangkan sampelnya berjumlah 48 anggota. Sampel diambil dengan penarikan sampel secara cluster random. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes sebagai metode pokok dan metode dokumentasi sebagai metode bantu. Tes yang disusun berupa soal-soal uraian tentang materi logaritma. Setelah melakukan perhitungan terhadap data yang diperoleh maka didapat persentase untuk tiap-tiap kesalahan, yaitu kesalahan pemahaman materi pelajaran sebesar 57,55% yang tergolong cukup, kesalahan pengaplikasikan rumus sebesar 55,56% yang tergolong cukup, kesalahan menganalisis soal sebesar 73,91% yang tergolong tinggi, dan kesalahan mengevaluasi soal sebesar 6,67%
yang tergolong sangat rendah. Dengan demikian dapat diketahui jenis kesalahan terbesar adalah pada kesalahan dalam menganalisis soal, sehingga pada tingkat
kompetensi ini perlu diperhatikan dengan seksama untuk melakukan perbaikan lebih lanjut
Analisa penyimpangan biaya produksi sebagai alat penilaian efektifitas anggaran pada perusahaan roti Sri Rahayu di Surakarta.
Analisa selisih adalah alat untuk mengetahui seberapa jauh penyimpangan antara biaya yang dianggarkan dengan biaya sesungguhnya terjadi dengan cara membandingkan nilai yang dianggarkan dengan nilai yang sesungguhnya terjadi. Anggaran (budget) merupakan perencanaan yang dijabarkan secara konkrit kedalam bentuk kuantitatif, baik yang dapat diukur dengan nilai uang atau ukuran lainnya.
Biaya produksi adalah sejumlah biaya yang terjadi dari suatu proses merubah bahan baku (row materials) menjadi barang jadi (finished goods) melalui penggunaan tenaga kerja dan fasilitas produksi lainnya. Biaya produksi
dikategorikan menjadi tiga jenis biaya antara lain: biaya bahan baku langsung, biaya buruh langsung, biaya pabrikasi lainnya Biaya standar adalah biaya-biaya yang diperhitungkan akan terjadi dalam memproduksi satu unit produk tertentu. Dalam pelaksanaannya manajemen akan
selalu dihadapkan pada masalah yang mungkin tidak diperhitungkan sebelumnya. Dengan adanya data-data akunting maka akan memudahkan manajemen dalam pengendalian, yakni dengan membandingkan data-data yang telah direncanakan
(biaya standar) terhadap realisasi dana yang dicapai (biaya sesungguhnya). Dari perbandingan tersebut dapat diketahui ada tidaknya penyimpangan biaya, hal ini dapat digunakan sebagai alat penilaian efektifitas anggaran, sehingga akan diketahui apakah penyimpangan yang terjadi menguntungkan atau sebaliknya tidak menguntungkan. Penyimpangan yang menguntungkan terjadi apabila biaya standar lebih tinggi dari biaya sesungguhnya, namun apabila biaya standar lebih rendah dari biaya sesungguhnya maka penyimpangan bersifat tidak menguntungkan. Dalam melakukan analisa penyimpangan biaya produksi manajemen perlu juga memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Biaya produksi merupakan faktor yang penting dalam penentuan harga jual produk, karena sebagian besar biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan
merupakan biaya produksi untuk itu biaya produksi harus dikendalikan dengan baik agar efisiensi perusahaan meningkat. Alat untuk mengendalikan biaya produksi adalah analisa selisih. Selisih biaya bahan baku yang terjadi pada Perusahaan Roti Sri Rahayu ada yang merugikan yaitu pada bahan baku mentega dengan selisih harga sebesar
Rp. 2.542.500,00 dan selisih kuantitas sebesar Rp. 1.982.500,00 hal ini disebabkan oleh kenaikan produksi dari produksi yang dianggarkan, sehingga kuantitasnya bertambah dan diikuti dengan sedikit kenaikan harga bahan baku.
Sedangkan pada biaya bahan baku lainnya tidak mengalami kerugian karena biaya yang dianggarkan lebih besar dari biaya sesungguhnya yang terjadi. Untuk selisih biaya tenaga kerja langsung terdapat selisih rugi yang cukup besar, hal ini terjadi pada selisih efektifitas upah langsung disebabkan oleh jam kerja sesungguhnya lebih besar daripada jam kerja yang dianggarkan yaitu 235.132 JKL dengan 231.072 JKL sedangkan tarif upah sebesar Rp. 937,50 per jam kerja langsung, sehingga kerugian mencapai nilai Rp. 3.806.250,00.
Selisih terkendalikan adalah laba, sebesar Rp. 1.649.048,00. Hal ini disebabkan oleh pengendalian elemen biaya variabel yang baik, dengan diadakan perbaikan terhadap situasi kerja dan pemeliharaan mesin dengan baik maka selisih volume bersifat menguntungkan dan mencapai nilai laba sebesar Rp. 2.647.512,00.
Dengan analisa selisih, penyimpangan atau selisih yang terjadi dapat diketahui sejak dini sehingga pada saat mendatang penyimpangan tersebut dapat ditekan dan dikurangi, sehingga efektifitas anggaran pada perusahaan dapat dicapai
Studi Korelasi Antara Jumlah Daun Dengan Berat Buah Padi Dari Pertumbuhan Benih Pada Tiga Bagian Untaian Padi (Pangkal, Tengah, Ujung)
Permasalahan yang dihadapi penulis dalam penelitian ini adalah adanya kemungkinan perbedaan pengaruh jumlah daun terhadap berat buah padi yang bibitnya diambil dari bagian pangkal, tengah dan ujung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pengaruh jumlah daun terhadap berat buah padi antara pertumbuhan padi yang
bibitnya diambil dari bagia n pangkal, tengah dan ujung untaian padi varietas IR 66. Tempat waktu penelitian ini dilaksanakan dilokasi Desa Gembongan,
Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo di mulai bulan Oktober 1995 sampai dengan bulan Januari 1996.
Metode penelitian yang dipergunakan adalah eksperimen atau percobaan. Dalam penelitian ini populasi yang diteliti adalahj jumlah daun dengan berat buah
padi dari pertumbuhan benih pada bagian untaian (pangkal, tengah dan ujung). Jumlah populasi yang diteliti atau obyek yang diteliti adalah sebanyak 120 tanaman di dalam dengan penyebaran tiap polibek dari 30 polibek yang
digunakannya. Teknik pengambilan data dengan teknik quato random sampling dengan undian. Teknik analisis data menggunakan statistik korelasi product moment dengan angka kasar. rxy = { 2 ( )2}{( )2 ( )2 ( )( ) N x x N y y
N xy Cx y å - å å - å å - å å
Kesimpulan adalah 1. ada perbedaan jumlah daun dan berat buah padi dari pertumbuhan padi yang benihnya dari tiga bagian untaian padi (ujung, tengah dan
ujung). Perbedaan ini disebabkan karena adanya jumlah anakan pr oduktif dari pertumbuhan padi yang benihnya dari ketiga bagian tersebut. 2. benih padi yang
diambil dari bagian ujung untaian memiliki pertumbuhan anakan produktif yang paling banyak, sehingga jumlah daun dan berat buahnya juga paling banyak, yang
berarti memungkinkan produksinya paling banyak