Trisakti University

Trisakti University Collection of Scholarly and Academic Pa
Not a member yet
    1360 research outputs found

    Hubungan rinitis alergi dengan frekuensi kejadian epistaksis pada anak usia 6-12 tahun di SD X Jakarta Barat

    No full text
    LATAR BELAKANG Rinitis alergi merupakan kelainan simtomatik pada hidung akibat pajanan alergen yang menyebabkan terjadinya proses inflamasi yang dimediasi oleh IgE. Rinitis alergi dapat merusak mukosa yang menyebabkan meningkatnya bakteri virulen dan terjadi epistaksis. Epistaksis pada penderita rintis alergi, bisa disebabkan karena meningkatnya proses inflamasi, menghembuskan hidung untuk mengeluarkan ingus atau adanya trauma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara rinitis alergi dengan frekuensi kejadian epistaksis. METODE Jenis penelitian ini adalah cross-sectional yang dilaksanakan pada tanggal 8 November 2016 hingga 2 Januari 2017 dengan jumlah sampel sebanyak 118 siswa menggunakan teknis simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan data mengunakan kuesioner ISAAC untuk rinitis alergi dan kuesioner mengenai frekuensi epistaksis. Analisis data dilakukan univariat dan bivariat. HASIL Dari hasil penelitian 118 responden tidak didapatkan adanya hubungan signifikan antara rinitis dengan frekuensi kejadian epistaksis, dengan nilai p = 0,993. KESIMPULAN Kesimpulan dari penelitian ini adalah, rinitis alergi tidak memilik hubungan yang signifikan terhadap frekuensi kejadian Epistaksis

    Hubungan antara penyakit ginjal kronik dengan fungsi kognitif pada orang dewasa

    No full text
    LATAR BELAKANG Penyakit ginjal kronik merupakan salah satu masalah kesehatan dunia. Penyakit ini berdampak pada berbagai fungsi kehidupan seperti fungsi kognitif. Fungsi kognitif merupakan salah satu unsur untuk menunjang kualitas hidup yang baik. Sejumlah penelitian menunjukkan adanya hubungan antara penyakit ginjal kronik dengan fungsi kognitif. Untuk menegaskan hasil ini, perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mencari apakah terdapat hubungan antara penyakit ginjal kronik dengan fungsi kognitif pada orang dewasa. METODE Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain studi cross-sectional. Sebanyak 70 pasien penyakit ginjal kronik derajat 3A, 3B, 4, dan 5 di Rumah Sakit Mitra Kemayoran berpartisipasi di dalam penelitian ini. Subyek penelitian adalah pasien yang memenuhi kriteria subjek penelitian. Data dikumpulkan secara primer yaitu dengan pengisian kuesioner Mini Mental State Examination (MMSE) untuk mengukur fungsi kognitif. Analisis data menggunakan SPSS versi 21 dengan tingkat kemaknaan sebesar 0.05. HASIL Analisis korelasi Pearson menunjukkan bahwa terdapat hubungan korelasi yang lemah di antara derajat penyakit ginjal kronik dengan fungsi kognitif pada orang dewasa (r=0.08), namun hubungan ini tidak bermakna secara statistik (p=0.5). KESIMPULAN Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Laju Filtrasi Glomerulus (LFG) seorang dewasa berkaitan dengan fungsi kognitifnya, namun tidak signifikan

    Hubungan tonsilitis kronik dengan kualitas hidup pada anak usia 8-12 tahun

    No full text
    LATAR BELAKANG: Kesehatan tenggorok masih menjadi masalah di Indonesia. Kurangnya pengetahuan dan perilaku hidup sehat menjadi salah satu faktor timbulnya penyakit tenggorok salah satunya adalah tonsilitis. Tonsilitis merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan atas. Tonsilitis kronik adalah peradangan tonsil yang menetap sebagai akibat infeksi akut atau subklinis yang berulang, pada anak dapat disebabkan karena anak sering menderita infeksi saluran pernapasan atas atau tonsilitis akut yang tidak diterapi adekuat atau di biarkan saja. METODE: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan desain potong lintang. Sampel penelitian diambil dengan teknik consecutive non-random sampling yang berjumlah 107 anak di Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, bulan September 2016 – Desember 2016. Data responden diperoleh melalui wawancara, pengisian kuesioner, serta hasil observasi bersama dokter. Analisis data yang diolah dengan program SPSS versi 22.0 ini dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Fisher’s Exact Test dan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0.05. HASIL: Tidak ada hubungan bermakna antara tonsilitis kronik dengan kualitas hidup (p = 0.071) KESIMPULAN: Penelitian ini menyatakan tidak ada bukti yang ditemukan bahwa tonsilitis kronik berhubungan dengan kualitas hidup pada anak

    Hubungan kebiasaan olah raga dengan kejadian dismenore primer pada siswi SMK

    No full text
    LATAR BELAKANG Dismenore adalah gangguan ginekologi yang paling umum pada perempuan seperti perasaan nyeri selama menstruasi dan mungkin cukup parah untuk mempengaruhi kehidupan sehari-hari pada 15-60% dari remaja. Dismenore dikalasifikasikan menjadi dismenore primer dan dismenore sekunder. Kejadian dismenore primer ditemukan tinggi pada siswi dengan salah satu faktor kurangnya melakukan kegiatan fisik atau kebiasaan olahraga. Untuk dapat memahami sekaligus mengkaji hubungan kebiasaan olahraga dengan kejadian dismenore primer pada siswi, maka perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menurunkan prevalensi tingkat dismenore primer pada remaja putri di SMK METODE Penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain studi crosssectional, yang dilakukan kepada siswi SMK dari kelas X-XII dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan system random sampling maka didapat jumlah sampel sebanyak 202 siswi yang telah dibagikan kuesioner penelitian. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat yaitu menggunakan Chi Square dengan bantuan Statistics Program for Social Science (SPSS) for Windows versi21.0. HASIL 1) Hubungan antara kebiasaan olahraga dengan kejadian dismenore mempunyai nilai p = 0,989 >0,05.2) Hubungan antara BMI dengan dismenore mempunyai nilai p = 0,034 0,05. KESIMPULAN Penelitian ini dapat ditarik kesimpulan: 1) kebiasaan olahraga tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap dismenore primer pada siswi SMK, 2) Body Mass Index (BMI) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap dismenore primer pada siswi SMK, 3) usia menarche tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap dismenore primer pada siswi SMK

    Promosi Upacara Adat Sekaten dan Grebeg Mulud sebagai Wisata Budaya di Surakarta

    No full text
    Upacara Adat yang memiliki kompleksitas kebudayaan yang sangat dinamis, telah digelar sejak zaman kerajaan Demak. Upacara Adat hasil persentuhan berbagai nilai-nilai yang datang dari mancanegara, sudah sejak lama masuk dalam kalender wisata Pemerintah Daerah, namun upacara ini belum menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara yang diharapkan. Promosi yang menarik sangat diperlukan agar Upacara Adat Sekaten dan Grebeg Mulud sebagai tujuan wisata dan dikenal oleh masyarakat luas. Perancangan promosi menggunakan media below the line untuk penyebarluasan informasi, dengan positioning promosinya adalah terangkat kembali sentuhan religius Upacara Adat Sekaten dan Grebeg mulud Surakarta sebagai wisata budaya. Hasil perancangan diharapkan mampu menimbulkan asosiasi positif, rasa suka dan mampu mengajak masyarakat untuk melestarikan upacara ini sebagai warisan budaya yang bernilai tinggi

    Integrasi Antar-Moda Pada Stasiun Universitas Indonesia Di Depok

    No full text
    Artikel ini membahas mengenai integrasi antar-moda pada Stasiun Universitas Indonesia di Depok.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendukung sarana transportasi publik yang aksesibel dan terintegrasi untuk semua jenis moda sehingga terciptanya sebuah sarana publik yang efisien.Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif melalui studi literatur.Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antar-moda di Stasiun Universitas Indonesia masih dinilai kurang baik karena adanya moda akses yang tidak tersedia

    Hubungan preeklampsia dengan kejadian berat badan lahir rendah

    No full text
    LATAR BELAKANG Preekampsia adalah suatu komplikasi kehamilan yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah dan ditemukannya protein dan albumin dalam urine serta terdapatnya edema pada tangan, kaki maupun wajah. Preeklampsia dapat terjadi pada sekitar 3% sampai 5% dari kehamilan dan merupakan salah satu penyebab utama dari morbiditas dan mortalitas pada ibu hamil. Preeklampsia terjadi karena adanya sindrom spesifik kehamilan berupa berkurangnya perfusi organ akibat vasospasme dan disfungsi endotel pembuluh darah plasenta. Kelainan pembuluh darah plasenta pada ibu preeklampsia dapat menyebabkan hipoksia kronis dan gangguan nutrisi janin sehingga sering terjadi gangguan pertumbuhan janin yang dapat berakhir pada berat badan lahir rendah. METODE Penelitian ini menggunakan desaincross sectional pada seluruh ibu hamil yang melakukan persalinan di RSUD Soesilo Slawi pada bulan Januari 2017. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling yaitu dengan menggunakan data sekunder lalu dilihatdata karakteristik ibu serta variabel yang akan diteliti yaitu kenaikan berat badan selama kehamilan dan berat bayi lahir. Pengolahan data menggunakan perangkat lunakStatistical Pogram for Social Science(SPSS) for Windows versi 22.0 dan dilakukan uji Chi-Squareuntuk melihat hubungan dari variabel yang diteliti dengan tingkat kemaknaan sebesar 0.05. HASIL Penelitian ini didapatkan 86 subjek, sebanyak 37 ibu atau 43.0% ibu memiliki riwayat preeklampsia dan didapatkan sebagian besar bayi memiliki berat lahir kurang dari sama dengan 2500 gram sejumlah 23 . Hubungan preeklampsia dengan pemberatan pada masa kehamilan didapatkan sebanyak 49 ibu atau 57.0% dan didapatkan sebagian besar bayi memiliki berat lahir kurang dari sama dengan 2500 gram sejumlah 40 dari sample. Berdasarkan uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang bermakna (p = 0.043). KESIMPULAN Terdapathubungan yang signifikan antara preeklampsia dengan berat bayi lahir rendah

    Hubungan lama hemodialisis dengan depresi pada pasien di Klinik Muslimat Cipta Husada

    No full text
    LATAR BELAKANG Depresi merupakan gangguan mental yang umum dipresentasikan dengan kehilangan minat atau kesenangan, perasaan bersalah, sulit berkonsentrasi dan hilangnya nasfu makan, bahkan bunuh diri. Depresi mempengaruhi semua komunitas yang terdapat di selutuh dialisis, tercatat 1 juta nyawa hilang tiap tahun karena bunuh diri. Terapi hemodialisis (HD) merupakan terapi pengganti ginjal sebagai tatalaksana penyakit ginjal kronik tahap akhir. Perubahan yang signifikan baik secara fisiologis, gaya hidup, maupun psikososial menjadi stresor bagi pasien. Melihat penelitian - penelitian sebelumnya, peneliti tertarik untuk meneliti kejadian depresi pada pasien HD, dan mengetahui hubungan antara depresi dengan HD di Klinik Muslimat NU Cipta Husada. METODE Penelitian ini merupakan studi analitik dengan rancangan cross sectional dengan responden sejumlah 80 pasien hemodiallisis di Klinik Muslimat NU Cipta Husada. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Zung Self Rating Depression Scale (ZRSDS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Kolmogorov-Smirnov menggunakan program SPSS versi 23. HASIL Uji Kolmogorov-Smirnov menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara lama hemodialisis dan depresi pada pasien hemodialisis (p = 0,995). Tidak terdapat responden yang mengalami depresi berat. KESIMPULAN Lama hemodialisis dan depresi tidak berhubungan secara signifikan pada pasien di Klinik Muslimat NU Cipta Husad

    Hubungan antara konsumsi minuman ringan dengan obesitas pada siswa Sekolah Dasar

    No full text
    LATAR BELAKANG Fakta menunjukkan bahwa obesitas pada anak – anak salah satunya kemungkinan disebabkan oleh konsumsi minuman ringan yang berlebih. Penyebabnya karena kandungan gula yang tersebut bersifat lipogenic sugar, yang sulit diproses oleh insulin di dalam tubuh. Konsumsi minuman ringan yang berlebihan berpotensi untuk menyebabkan terjadinya obesitas di kemudian hari. METODE Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus hingga September 2016. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling berjumlah 131 responden siswa/i kelas 1 – 6 SD. Penelitian menggunakan studi analitik observasional dengan desain cross-sectional. Pengumpulan data dengan melakukan wawancara untuk konsumsi minuman ringan dan pengukuran antropometri. Analisis data menggunakan uji Chi - Square dengan tingkat kemaknaan yang digunakan adalah p<0,05. HASIL Mayoritas siswa sekolah dasar mengonsumsi minuman ringan > 1062 ml / minggu. Terdapat 22,9% responden yang obesitas dan terdapat 77,1% responden yang non – obesitas. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan obesitas pada siswa sekolah dasar ( p = 0,164) namun terdapat hubungan signifikan antara konsumsi minuman ringan dengan obesitas pada siswa sekolah dasar (p = 0,045). KESIMPULAN Terdapat hubungan antara konsumsi minuman ringan dengan obesitas. Tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan obesitas

    Hubungan senam aerobik dengan tingkat stres pada Ibu Rumah Tangga

    No full text
    Latar Belakang : Ibu rumah tangga memiliki peran ganda sebagai seorang istri, yang mendidik dan memberi kasih sayang, menjalankan tugas reproduksi, anggota masyarakat dan bahkan juga sebagai pencari nafkah. Peran ganda ibu rumah tangga inilah yang dapat menyebabkan stressor yang cukup besar. Senam aerobik dikatakan dapat menurunkan rangsangan fisik akibat stres dimana dengan melakukan senam aerobik dapat mengontrol jantung dalam keadaan stress. Perempuan boleh jadi hidup lebih lama dibandingkan pria, tetapi perempuan lebih rentan stres, sehingga perempuan lebih sering ke dokter karena lebih mudah terkena penyakit kronis.5 Hanya sekitar 39% orang yang menderita stres berat mencari tenaga kesehatan mental. Sisanya tidak sama sekali. Orang-orang yang tidak dapat mengendalikan stres emosional memiliki tingkat kematian 40% lebih tinggi dari pada orang-orang yang tidak stres. Dan diperkirakan 90% masalah kesehatan ada hubungannya dengan stres.6 Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan rancangan potong silang. Penelitian ini bersifat retrospektif dengan memanfaatkan data kuesioner Percieved Stress Scale-10 dan kuesioner FITT pada ibu rumah tangga yang melakukan senam aerobik di Sanggar Senam Aqeela. Jumlah responden sebanyak 63 orang dimana analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Analisis diolah dengan program SPSS 21,0. Hasil : Prevalensi ibu rumah tangga yang termasuk kedalam kategori senam aerobik yang ideal adalah 47 (74,6%) responden. Prevalensi ibu rumah tangga yang mengikuti senam aerobik dan termasuk kedalam kategori stres adalah 13 (20,6%) responden. Didapatkan nilai kemaknaan p=0,014 yaitu di bawah (p=0,005) Kesimpulan : Terdapat hubungan bermakna antara senam aerobik dengan tingkat stres pada ibu rumah tangga di Sanggar Senam Aqeela

    424

    full texts

    1,360

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Trisakti University Collection of Scholarly and Academic Pa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇