Trisakti University

Trisakti University Collection of Scholarly and Academic Pa
Not a member yet
    1360 research outputs found

    Hubungan pemakaian panty liner dengan risiko keputihan pada remaja SMA Putri

    No full text
    Latar belakang Sebanyak 75% wanita di Indonesia pernah mengalami keputihan minimal satu kali dalam hidupnya, dimana 50% terjadi pada remaja dan 25 % pada wanita usia subur. Keputihan dapat terjadi pada semua wanita termasuk para remaja. Hal ini dapat disebabkan oleh karena kurangnya informasi mengenai kesehatan reproduksi di negara Indonesia khususnya keputihan, perilaku personal hygiene yang kurang baik dan penggunaan panty liner yang dapat mempengaruhi suhu dan kelembaban kulit vulva, serta dapat meningkatkan populasi Eubacterium dan menurunkan jumlah Lactobacillus di vagina sebagai flora normal. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat deskripsi analitik dengan pendekatan potong silang dengan sampel sebanyak 200 remaja putri di SMA Negeri 2 Pangkalpinang. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan analisis data menggunakan program SPSS versi 21. Hasil Dari hasil perhitungan statistik fisher exact didapatkan adanya hubungan yang bermakna antara penggunaan panty liner dengan kejadian keputihan pada remaja putri di SMA Negeri 2 Pangkalpinang, dimana nilai P = 0,000, sedangkan pengetahuan tentang keputihan dan personal hygiene didapatkan hasil P >0,05. Kesimpulan Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapatnya hubungan antara penggunaan panty liner dengan risiko keputihan pada remaja SMA putri

    Hubungan antara stunting dan sosial ekonomi keluarga dengan prestasi belajar murid kelas 4 dan 5 Sekolah Dasar

    No full text
    Latar belakang Stunting adalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara stunting, sosial ekonomi keluarga dengan prestasi belajar murid terutama pada murid sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Stunting dan Sosial Ekonomi Keluarga Dengan Prestasi Belajar Murid Kelas 4 dan 5 Sekolah Dasar. Metode Penelitian ini menggunakan studi analitik observasional dengan metode desain potong silang yang mengikutsertakan 89 murid sekolah dasar kelas 4 dan 5. Data dikumpulkan dengan cara mengukur tinggi dan berat berat, dan mengambil data siswa berupa hasil raport dan data sosial ekonomi keluarga. Analisis data dengan menggunakan SPSS dengan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0,05. Hasil Hasil penelitian dari 89 responden, menunjukkan responden dengan tubuh stunting yang mempunyai prestasi belajar kurang berjumlah 1 orang (14,3%), dan untuk sosial ekonomi keluarga tidak terdapat penurunan prestasi belajar pada murid yang sosial ekonomi keluarganya kurang baik. Dari data tersebut didapatkan hasil Fisher adalah p > 0,05 yang artinya adalah tidak terdapat hubungan antara stunting dan sosial ekonomi keluarga dengan prestasi belajar murid kelas 4 dan 5 sekolah dasar. Kesimpulan Penelitian ini menunjukkan tidak ditemukannya hubungan antara stunting dan sosial ekonomi keluarga dengan prestasi belajar murid kelas 4 dan 5 sekolah dasar

    Hubungan kontrol gula darah dan tekanan darah dengan angka kejadian stroke di RS Stroke Nasional Bukittinggi

    No full text
    LATAR BELAKANG Stroke merupakan masalah kesehatan masyarakat di sebagian besar negara, baik negara maju maupun negara berkembang. Stroke adalah penyakit multifaktorial umum dan penyebab utama ketiga kematian di seluruh dunia, yang menghasilkan cacat mental dan fisik jangka panjang yang serius. Stroke dapat ditanggulangi salah satunya dengan menekan faktor risiko. Faktor risiko stroke dibagi menjadi 2, yaitu faktor yang dapat dimodifikasi dan faktor yang tidak dapat dimodifikasi. Faktor dapat dimodifikasi yaitu hipertensi, diabetes, dislipidemia, merokok, dan penggunaan alkohol yang berkaitan dengan gaya hidup masyarakat. Sedangkan, faktor yang tidak dapat dimodifikasi yaitu usia, etnik, dan genetik. Diantara faktor-faktor tersebut, hipertensi dan diabetes merupakan faktor risiko utama. METODE Penelitian menggunakan desain Cross-sectional dengan cara pengambilan sampel Consecutive Non Random Sampling. Penelitian menggunakan data rekam medik pasien Stroke di RS Stroke Nasional Bukittinggi pada Juli 2015-Desember 2015. Sampel yang diteliti pada penelitian ini sebanyak 115 pasien. Analisis data dengan menggunakan SPSS. HASIL Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan stroke, baik stroke iskemik maupun hemoragik (p=0,257), usia dengan stroke (0,114), serta kontrol tekanan darah dengan stroke (p=0,187). Terdapat hubungan antara kontrol gula darah dengan stroke (p=0,031). KESIMPULAN Pada penelitian ini menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan stroke, usia dengan stroke,serta kontrol tekanan darah dengan stroke. Namun, terdapat hubungan antara kontrol gula darah dengan stroke

    Hubunga pengetahuan ibu terhadap kartu menuju sehat dengan status gizi pada balita

    No full text
    LATAR BELAKANG Masalah gizi merupakan masalah yang dihadapi para ahli gizi di dunia. Masalah gizi yang dimaksud adalah gizi lebih dan gizi kurang, di Indonesia Hasil analisis Riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2010 menunjukan prevalensi kurang gizi secara nasional adalah sebesar 17,9% diantaranya 4,9% yang gizi buruk.faktor penting yang menyebabkan timbulya masalah gizi pada balita diantaranya kemiskinan, dan ketersediaan bahan pangan yang bergizi. Sebab lain dari gangguan gizi adalah kurangnya pengetahuan tentang gizi dan kemampuan untuk menerapkan informasi tersebut. Gangguan gizi pada balita dapat dicegah apabila ibu membawa anaknya ke Posyandu setiap bulan sekali untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan balita sebagai deteksi dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu terhadap Kartu Menuju Sehat dengan status gizi pada balita. METODE Penelitian ini merupakan suatu studi deskriptif analitik dengan desain potong lintang. Pengumpulan data dengan cara pengisian kuisioner tentang pengetahuan ibu tentang Kartu Menuju Sehat oleh subjek dan pencatatan berat badan balita selama tiga bulan terakhir yang tercantum di dalam KMS. Analisis data dengan menggunakan SPSS versi 22.0 dengan tingkat kemaknaan 0.05 HASIL dari 165 subjek terdapat 27 orang dengan pengetahuan terhadap KMS baik terdiri atas 26 orang dengan balita berstatus gizi baik dan 1 orang dengan status gizi tidak baik, dan subjek penelitian dengan pengetahuan kurang baik berjumlah 138 orang dengan status gizi balita baik 89 orang dan 49 orang dengan status gizi tidak baik. Analisis uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu terhadap Kartu Menuju Sehat dengan status gizi balita (p=0.001 ; α=0.05). KESIMPULAN Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu terhadap Kartu Menuju Sehat dengan status gizi pada balita

    Pengaruh Dimensi Ruang Bersalin Terhadap Kondisi Psikologis Ibu di Rumah Sakit Anak Bunda (RSAB) Harapan Kita

    No full text
    Rumah Sakit Ibu dan Anak merupakan fasilitas khusus yang menyelenggarakan hanya satu macam pelayanan kesehatan kedokteran saja, yaitu dalam bidang pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak. Rumah sakit ibu dan anak dilengkapi dengan fasilitas berupa pelayananbagiibu yang pramelahirkan dan melahirkan seperti ruang bersalin. Fasilitas yang diberikan tentunya mempengaruhi psikologis dan kesehatan secara langsung bagi sang ibu. Dalam hal ini dimensi pada ruang menjadi salah satu aspek penting yang sering kali diabaikan oleh arsitek dalam mendesain. Dimensi yang tidak sesuai dengan kebutuhan akan mempengaruhi psikologis bagi sang ibu. Diketahui bahwasannya seorang ibu yang sedang mengandung memiliki psikologis berbeda terhadap lingkungan sekitarnya

    Hubungan kerja gilir malam dengan berat badan lebih pada perawat di Rumah Sakit

    No full text
    LATAR BELAKANG Berat badan lebih dan obesitas merupakan masalah kesehatan didunia karena keduanya merupakan faktor risiko dari berbagai penyakit yang dapat menyebabkan penuruan efektivitas dan produktifitas pekerja. Faktor yang dilingkungan kerja yang dikaitkan dengan obesitas dan berat badan lebih adalah kerja gilir yang lazimnya banyak digunakan oleh pekerja dibidang kesehatan seperti perawat dan dokter. METODE Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan desain potong lintang. Sampel penelitian diambil dengan teknik consecutive nonrandom sampling yang berjumlah 172 responden. Data responden diperoleh melalui wawancara, pengisian kuesioner, serta pemeriksaan berat badan dan tinggi badan. Analisis data yang diolah dengan program SPSS versi 21.0 ini dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-square. HASIL Tidak ada hubungan bermakna antara kerja gilir malam dengan berat badan lebih pada perawat (p = 0.484) KESIMPULAN Penelitian ini menyatakan tidak ada bukti yang ditemukan bahwa kerja gilir malam berpengaruh dengan berat badan lebih pada perawat

    The Analysis of Line Sticker Character " Cony Special Edition"

    No full text
    The method used for this research was qualitative approach and digital survey to respondents. The purpose was to find out the function of visual in LINE sticker of Cony Special Edition to help the communication between users. The analysis method used was semiotic methods. The result of this analysis is the understanding of LINE sticker of Cony Special Edition usage that managed to represent user’s expression while chatting in their chat room. Top use characters by the user are a character to express the emotion of touch with gratitude, being cornered or alone, mocking, sad and hopeless, and angry until eager to break something. This Cony Special Edition LINE sticker has become one of the objects of communications by its users. It is considered to becoming an attractive communication tool to its user

    Model of sustainability of vernacular kampongs within Ngadha culture, Flores

    No full text
    In the indigenous people of Ngadha, Flores (8°52’40.45”South, 120°59’8.18”East),the phenomenon of sustainability could be seen in its very interesting architectural traces in the setting of local facto rs. The sustainability phenomenon had a high value in their life and it was clearly indicated in daily activities as well as farmers, weavers, or carpenters. The phenomenon was unique and has been successfully created as a model. The research has been done by qualitative method in inductive paradigm. The data collection and comprehensive analysis have done in the field by occasional discussions with some sources of Ngadha traditional experts, vernacular architecture researchers,sociologists, anthropologists, and others. The result was a model of sustainability of vernacular kampongs within Ngadhaculture, namely Tuku nunga lo’a ghera adha Ngadha. The concept of sustainability was a cultural event thatsynergizes the five factors supporting continuously sustainability until the optimum momentum of sustainability occurred in those synergistic conditions. The five factors were natural environment (one nua), indigenous community (mesu mora), vernacular architecture (sa'o bhaga ngadhu ture), economy (ngo ngani), and Ngadha culture (adha Ngadha). The significance and impact of the research were to provide input for the completeness of sustainability knowledge, especially the vernacular kampongs sustainability model

    Kajian Semiotika Pada Ambient Media Bertemakan Film Cinderella Di Gerbong KeretaRel Listrik Jurusan Stasiun Kota - Stasiun Bogor.

    No full text
    Jumlah iklan yang semakin banyak tayang di televisi membuat media lini atas ini menjadi menurun tingkat efektifitas dari segi waktu dan biaya sehingga Perusahaan Advertising Agency mulai mencari alternatif lain dari media lini bawah yaitu ambient media. Saat ini, pelayanan transportasi Kereta Rel Listrik (KRL) semakin membaik dari segi ketepatan waktu, tata tertib dan kondisi Gerbong sudah lebih diperhatikan sehingga KRL semakin dipilih oleh masyarakat sebagai alat transportasi yang ekonomis untuk menghindari kemacetan Ibukota dan jumlah penumpang per hari kian meningkat. Hal ini menjadikan KRL Jabodetabek menjadi tempat menarik sebagai media placement.Seperti yang diperlihatkan pada respon positif dari ambient media dengan tema Cinderella yang dikaji dalam penulisan ini. Perancangan ambient media bertemakan Cinderella dirancang oleh VIAeight selaku Advertising Agency berdasarkan permintaan dari Perusahaan film animasi Disney yang akan menayangkan film Cinderella di Indonesia.Desain Ambient media Cinderella di Gerbong bertujuan merangkul target market dengan memberikan pengalaman menarik mengenai sebuah momen/cerita melalui sesuatu aktifitas yang berbeda di Ruang Gerbong untuk membangun interaksi dengan media yang terpasang di interior Gerbong KRL sehingga dapat memberikan memorable experience serta menanamkan brand awareness kepada target market.Semiotika sebagai suatu cabang ilmu yang mempelajari makna dari segala ikon,indeks, simbol yang dapat dijadikan sebuah metodologi untuk menganalisa makna semiosis yang terdapat pada karya desain ambient media tema Cinderella

    Perancangan Desain Produk Mainan Edukatif Anak Berbasis Human-centered Design.Studi Kasus: Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kelurahan Malaka Sari Jakarta Timur

    No full text
    Penelitian ini mendalami dan memaparkan penerapan dan pendekatan "Human-Centered Design” (kemudian akan disingkat dengan HCD) pada desain mainan edukatif anak. Desain mainan edukatif tersebut diciptakan dengan memanfaatkan pengelolaan sampah rumah tangga di lingkungan Perumahan Bumi Malaka Asri Jakarta Timur. Mainan edukatif yang tercipta diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah rumah tangga bagi seluruh lapisan warga, terutama anak-anak, serta mendukung kegiatan pengelolaan sampah rumah tangga di lingkungan Perumahan Bumi Malaka Asri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian interdisiplin, dengan dukungan pendekatan Human-centered Design yang efektif untuk menciptakan mainan edukatif yang sesuai untuk anak usia dini. Mengacu kepada prinsip desain dan HCD,desain mainan edukatif tersebut terdiri atas empat aspek.Aspek pertama adalah affordance yang memungkinkan pengguna dapat menggunakan mainan edukatif dengan baik. Aspek kedua adalah signifier yang membuat pengguna dapat menggunakan mainan edukatif tersebut dengan mudah dan melakukan nteraksi tertentu dengan baik. Aspek ketiga adalah aspek perkembangan anak. Aspek terakhir adalah aspek-aspek Desain Produk

    424

    full texts

    1,360

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Trisakti University Collection of Scholarly and Academic Pa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇