Trisakti University

Trisakti University Collection of Scholarly and Academic Pa
Not a member yet
    1360 research outputs found

    PENEGAKAN HUKUM TERHADAP KORPORASI YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA LINGKUNGAN (Studi Kasus Wilayah Jawa Timur)

    No full text

    Pengaturan Bandara Dalam Masa Pandemi

    No full text

    Poster Infografts Ruang Kerja Di Rumah Yang Efektif Dan Ergonomis Selama WFH

    Full text link
    Haki dengan karya Poste

    Dominant Success Factors of Managing Subcontractors by Main Contractors in Sustainable Development Project

    No full text
    Challenges faced by businesses, including a construction service sector, are involved. The complexity in a construction business stimulates construction project practitioners to cooperate and apply POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) management function well. However, there always problems during the construction process, like problems between contractor-subcontractor. A contractor plays roles as one who executes the plan, and a subcontractor works under the contactor's commands—the contractor-subcontractor relationship based on a legal contract. There is no research on the problems conducted on the base of POAC management perspectives yet. The samples of this research are contractor-subcontractor who was working on a skyscraper project in Jakarta. The research instrument conducted four dependent variables and 40 independent variables. Data analyzed with confirmatory factor analysis in 2 stages; each stage results in dominant numbers derived from the respondents' perception. The research finds that the most commonly occurring problem between them is actuatin

    PELATIHAN PEMANFAATAN KALENG BEKAS MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMI BERSAMA CV RUMAH KAMPUNG ELITE DECOR (LAPORAN KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) (PKM-MONO)

    No full text
    Persoalan sampah khususnya di Jakarta menjadi masalah yang sangat pelik dan sangat sulit untuk dipecahkan. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya adalah salah satu hal yang paling dominan dalam menyumbangkan berbagai masalah sampah di perkotaan tersebut. Sampah yang paling banyak dijumpai pada umumnya adalah jenis sampah anorganik, yaitu sampah-sampah berbahan baku material sintetis yang sulit terurai secara alami. Salah satu barang bekas pakai yang sulit terurai secara alami adalah wadah berbahan kaleng. Kaleng adalah hasil dari proses manufaktur yang menggunakan bahan lembaran baja sebagai bahan bakunya. Proses manufaktur pembuatan kaleng bermacam-macam, mulai dari proses press, roll forming, welding, dan diseam. Khusus untuk pembuatan kaleng atau sering disebut metal packaging, bahan lembaran baja yang digunakan sering disebut dengan ET (Elektronik Tinplate). Oleh karena itu, kaleng-kaleng bekas (misalnya kaleng bekas kemasan cat), biasanya digunakan kembali (re-use) sebagai wadah atau fungsi yang lain. Berkaitan dengan penggunaan kaleng-kaleng bekas tersebut, ternyata salah satu fungsi kaleng bekas yang bermanfaat bagi masyarakat yang tinggal di daerah urban seperti Jakarta adalah sebagai media tanam (pot). Seperti kita ketahui bersama kebanyakan masyarakat perkotaan tinggal di perumahan yang minim lahan atau menempati bangunan yang bertingkat (vertical). Hal ini menyebabkan terbatasnya lahan untuk penghijauan. Untuk menyiasati kondisi tersebut, maka diperlukan teknik tertentu agar kaleng bekas tersebut dapat tampil menarik sebagai media tanam bernilai estetis. Fakultas Seni Rupa dan Desain dalam hal ini adalah Program Studi Desain Komunikasi Visual, memiliki kompetensi berkaitan dengan teknik pewarnaan yang menonjolkan aspek estetika. Dengan bekal keilmuan tersebut, Program Studi Desain Komunikasi Visual akan memberikan pelatihan dengan tema ““Pelatihan Pemanfaatan Kaleng Bekas Menjadi Produk Bernilai Ekonomi”. Melalui pelatihan ini sasaran akan memahami cara memanfaatkan kaleng bekas menjadi media tanam dengan memberikan sentuhan warna yang menarik. Sebagai sasaran pelatihan adalah karyawan CV Rumah Kampung Elite Deco

    SPIRITUALITAS ISLAM DALAM BANGUNAN ARSITEKTUR RUMAH GADANG ISTANA BASA PAGARUYUNG DI BATUSANGKAR SUMATERA BARAT

    Full text link
    Hasil dari penelitian diketahui bahwa terdapat empat elemen arsitektur yang memiliki makna spiritualitas Islam. Dapat disimpulkan bahwa bangunan arsitektur Rumah Gadang Istana Basa Pagaruyung dibangun dengan pemikiran untuk menghubungkan antara elemen arsitektur yang ada dengan alam. Rumah Gadang Istana Basa Pagaruyung dominan menggunakan analogi organisme alam, sehingga memberikan suatu kesan dan ide bentuk yang terkesan tidak masif dan kaku tetapi cenderung dinamis. Hal ini seiring dengan konsep kebudayaan Minangkabau ‘Alam Takambang jadi Guru’ yang juga banyak terpengaruh spiritualitas Islam

    424

    full texts

    1,360

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Trisakti University Collection of Scholarly and Academic Pa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇