Duna: Revista Multidisciplinar de Inovação e Práticas de Ensino
Not a member yet
    12148 research outputs found

    MEMAKSIMALKAN POTENSI KINERJA KEUANGAN, PENERIMAAN PASAR DAN NILAI PERUSAHAAN ENGAN STRUKTUR MODAL BERBASIS GOLDEN RATIO: STUDI PADA SEKTOR INDUSTRI INDONESIA

    No full text
    Optimal capital structure is a critical issue in corporate financial management, especially in industrial sectors that require large financing. The concept of the golden ratio (61.8% debt and 38.2% equity) adapted from the Fibonacci mathematical principle began to be applied in corporate finance because it was believed to create an ideal balance between risk and return. This study aims to examine the effect of a capital structure that utilizes the ideal golden ratio proportion (61.8%) on financial performance (revenue and profit/loss), market acceptance (stock price and EV/EBIT ratio), and firm value (Tobin’s Q). The data used in this research are annual report data from industrial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2014 to 2023. The sample was selected using a purposive sampling technique, resulting in a total of 11 companies. The data were processed using GRETL and EViews 12 software. The findings indicate that a golden ratio-based capital structure has a positive and significant effect on firm value as measured by Tobin’s Q, but has a negative and significant effect on revenue and stock price. Furthermore, it has no significant effect on profit/loss and the EV/EBIT ratio. These findings confirm that the application of the golden ratio in capital structure needs to consider the context of emerging markets such as Indonesia. Keywords: Golden Ratio, Capital Structure, Financial Performance, Market Acceptance, Tobin’s Q. Struktur modal optimal merupakan isu kritis dalam manajemen keuangan perusahaan, khususnya di sektor industri yang membutuhkan pembiayaan besar. Konsep golden ratio (61.8% utang dan 38.2% ekuitas) yang diadaptasi dari prinsip matematika Fibonacci mulai diaplikasikan dalam keuangan perusahaan karena diyakini dapat menciptakan keseimbangan ideal antara risiko dan return. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur modal yang memanfaatkan proporsi ideal golden ratio (61,8%) kepada kinerja keuangan (pendapatan dan laba/rugi), penerimaan pasar (harga saham dan rasio EV/EBIT), serta nilai perusahaan (Tobin’s Q). Data yang digunakan adalah data laporan tahunan dari perusahaan sektor industri yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia periode tahun 2014 s.d. 2023. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling sehingga total sampel perusahaan adalah 11 perusahaan. Data diolah menggunakan aplikasi GRETL dan Eviews 12. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa struktur modal berbasis golden ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan Tobin’s Q, namun berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pendapatan dan harga saham, serta tidak berpengaruh terhadap laba/rugi dan rasio EV/EBIT. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan golden ratio dalam struktur modal perlu mempertimbangkan konteks pasar berkembang seperti Indonesia. Kata Kunci: Golden Ratio, Struktur Modal, Kinerja Keuangan, Penerimaan Pasar,Tobin’s Q

    PENGARUH TRANSFER PRICING, CAPITAL INTENSITY DAN LEVERAGE TERHADAP TAX AVOIDANCE DENGAN KOMISARIS INDEPENDEN SEBAGAI VARIABEL MODERASI

    No full text
    Tax avoidance telah menjadi perhatian utama Otoritas Pajak di Indonesia. Hal ini dipicu oleh tingginya agresivitas Wajib Pajak dalam melakukan aktivitas penghindaran pajak serta tax ratio yang cenderung konstan dan masih tergolong sangat rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan bukti mengenai pengaruh transfer pricing, capital intensity dan leverage terhadap tax avoidance pada perusahaan sub sektor pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021 – 2023. Penelitian ini menggunakan 51 sampel perusahaan dengan metode purposive sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan dan pengolahan data menggunakan software EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transfer pricing tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, capital intensity berpengaruh positif terhadap tax avoidance dan leverage berpengaruh negatif terhadap tax avoidance. Disamping itu, transfer pricing dan capital intensity yang dimoderasi oleh dewan komisaris independen terbukti tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Tetapi, dewan komisaris independen terbukti memperlemah pengaruh negatif leverage terhadap tax avoidance. Kata Kunci: tax avoidance, transfer pricing, capital intensity dan leverage

    119

    full texts

    12,148

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Duna: Revista Multidisciplinar de Inovação e Práticas de Ensino
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇