Duna: Revista Multidisciplinar de Inovação e Práticas de Ensino
Not a member yet
12148 research outputs found
Sort by
Pengaruh sistem pengkabutan bahan bakar terhadap performa dan emisi gas buang pada mesin sepeda motor (TM - 1404)
Tugas akhir ini bersifat eksperimental, bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh perbedaan yang diunggulkan oleh mesin dengan sistem pengkabutan bahan bakar terbaru yaitu fuel injection, dengan sistem terdahulu yang sudah mulai ditinggalkan, karburator. Pada percobaan ini dilakukan 3 buah pengujian, diantaranya adalah; pengujian performa menggunakan dynamometer, pengujian sisa pembakaran emisi gas buang serta pengujian konsumsi bahan bakar dalam satuan waktu. Percobaan ini memerlukan modifikasi yang cukup banyak pada sektor pengapian. Modifikasi diawali dengan pemilihan komponen apa yang akan digunakan untuk merubah sistem pengapian. Tidak hanya itu saja, biasanya dalam modifikasi sistem pengapian seperti ini juga butuh beberapa penyesuaian yang berkaitan, contohnya pada pick up pulser di magnet spul. Setelah itu, dilakukan penyesuaian lagi untuk menginstalasi komponen sensor yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem pengapian ECU, seperti sensor TPS (Throttle Position Sensor), sensor O2, dan sensor EOT (Engine Oil Temperature). Mesin sepeda motor yang akan digunakan dalam percobaan adalah mesin Honda Karisma 125 yang masih menggunakan karburator standar sebagai variabel perbandingan. Sedangkan pada sistem pengkabutan fuel injection-nya akan menggunakan seperangkat alat elektronik dari Honda Supra X 125 PGM F
Uji experimental pompa hidram dengan katup termodifikasi (TM - 1402)
Air salah satu kebutuhan manusia yang penting, keberadaan air digunakan untuk berbagai keperluan, seperti memasak, mencuci, makan dan minum, sanitasi, dan bahkan produksi. salah satu kendala dalam permasalahan air saat ini adalah sulitnya menyediakan energi listrik ditempat tertentu untuk memindahkan air dari satu tempat ke tempat yang lebih tinggi dengan pompa. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pompa yang dapat beroperasi tanpa listrik. Pompa hidrolik jenis hidram, yang mampu beroperasi tanpa sumber daya eksternal, pompa tersebut memerlukan energi potensial dalam bekerja untuk memindahkan air dari satu tempat ke tempat lain yang lebih tinggi.- Namun, efek dari tidak adanya sumber tenaga yang kuat mengakibatkan debit aliran air yang dihasilkan pompa hidram relatif kecil. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Hal pertama yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pembuatan pompa hidram dan katup. Pompa hidram dibuat dengan bahan pipa PVC dengan ukuran 2 in. Katup limbah diuji dengan head yang berbeda, head pertama dengan ketinggian 45 cm, kedua dengan ketinggian 75 cm dan head yang ketiga dengan ketinggian 120 cm. Pompa hidram diuji dengan volume air awal 100 L. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi head maka semakin banyak air yang dapat dialirkan oleh pompa hidram, namun jika penempatan head lebih rendah maka kebocoran air lebih banyak
Strategi minimasi waste dengan pendekatan Green Lean Six Sigma pada proses produksi di perusahaan peralatan plastik rumah tangga (T. Ind - 874)
Penelitian ini dilakukan di sebuah perusahaan yang bergerak dalam produksi peralatan plastik rumah tangga dengan menerapkan pendekatan Green Lean Six Sigma. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Pada tahap identifikasi, dilakukan analisis pemborosan menggunakan alat analisis VALSAT, yang mengungkapkan bahwa pemborosan utama terjadi pada aspek menunggu (waiting) dan cacat produk (defect). Selain itu, penelitian ini juga menghitung limbah cair dan padat yang dihasilkan akibat cacat produk. Penggunaan air danmaterial yang digunakan di dalam proses produksi diukur dan dijadikan indikator untuk mengevaluasi aspek lingkungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai efisiensi kondisi awal perusahaan adalah sebesar 16,74%, dengan tingkat Defects Per Million Opportunities (DPMO) sebesar 5320,19 dan level sigma sebesar 1,358. Temuan ini mengindikasikan perlunya perhatian lebih untuk perbaikan proses. Usulan perbaikan yang diajukan berdasarkan identifikasi penyebab masalah menggunakan diagram fishbone serta analisis Risk Priority Number (RPM) dari Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) telah menghasilkan rekomendasi yang prioritas untuk mengatasi masalah produk cacat dan limbah yang dihasilkan. Setelah implementasi usulan perbaikan, didapatkan peningkatan nilai efisiensi perusahaan menjadi 43,90%. Selain itu, usulan tambahan berupa manajemen limbah juga diusulkan untuk lebih meningkatkan keberlanjutan dan efisiensi operasional perusahaan