Universitas Cenderawasih Repository
Not a member yet
670 research outputs found
Sort by
Gambaran Perilaku Konsumsi Miras Di Kampung Demetim Distrik Kemtuk Gresi Kabupaten Jayapura
Perilaku konsumsi minuman keras merupakan perilaku yang dapat kita
lihat dalam kehidupan sehari-hari disegala tempat. Banyak masyarakat yang
mengatakan konsumsi minuman keras membuat kepercayaan diri mereka
meningkat dan mereka menganggap beban permasalahan mereka terselesaikan.
Perilaku minuman keras adalah perilaku yang dianggap menyimpang, kata
menyimpang berarti keluar dari jalur. Banyak kasus yang terjadi akibat dari
perilaku miras seperti pembunuhan, pemerkosaan, kecelakaan dan kematian.
Masyarakat Kampung Demetim memiliki kebiasaan konsumsi minuman keras
dikerenakan harga minuman keras yang murah dan juga mudah di dapat. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran perilaku konsumsi minuman
keras di Kampung Demetim Distrik Kemtuk Gresi Kabupaten Jayapura. Metode
penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode yang
bersifat deskritif. Lokasi penelitian di Kampung Demetim dengan jumlah sampel
27 orang.
Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas yang mengonsumsi minuman
keras adalah kelompok umur 14-22 tahun sebanyak 16 (59.3%), tingkat
pendidikan SMA sebanyak 16 responden (59.3%). Hasil penelitian menunjukan
sebagian besar pengetahuan masyarakat Kampung Demetim akan bahaya
komsumsi minuman keras secara umum adalah baik sebanyak 16 (59.3%) dan
sikap tentang perilaku komsumsi minuman keras secara umum adalah sangat tidak
setuju sebanyak 12 (44.4%). Faktor penyebab perilaku komsumsi minuman keras
berasal dari teman sebaya sebanyak 11 (40.7%), jenis-jenis minuman keras yang
dikomsumsi mayoritas adalah minuman produksi toko jenis anggur merah
sebanyak 26 (96.3%). Berdasarkan tempat penjualan minuman keras secara umum
masyarakat membeli minuman keras di produksi pabrik/toko sebanyak 22
(81.5%
Kajian Penggunaan Kelambu Berinsektisida Di Kampung Nolokla Kabupaten Jayapura
Penggunaan kelambu berinsektisida diharapkan dapat mengurangi angka
kejadian dan kesakitan malaria khususnya di wilayah Papua. Penelitian ini
bertujuan mengetahui apakah terdapat hubungan penggunaan kelambu
berinsektisida di Kampung Nolokla Kabupaten Jayapura dengan karakteristik
responden, pengetahuan, dan perawatan kelambu.
Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Lokasi penelitian
berada di Kampung Nolokla Kabupaten Jayapura. Sampel penelitian berjumlah
116 orang kepala keluarga dengan teknik simple random sampling. Alat ukur
penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden telah menggunakan
kelambu berinsektisida (85.3%) dan responden berjenis kelamin perempuan
(75.0%) dengan pendidikan SMA atau sederajat (64.7%), serta pekerjaan
terbanyak sebagai wiraswasta (37.1%). Tingkat pengetahuan responden baik
berjumlah (85.3%) dan responden yang melakukan perawatan kelambu dan
memenuhi syarat (66.4%). Berdasarkan hasil uji chi-square faktor yang memiliki
hubungan signifikan dengan penggunaan kelambu berinsektisida di Kampung
Nolokla adalah perawatan (p-value=0.000;PR=9.125) dan pengetahuan (pvalue=0.005;PR=4.737). Faktor yang tidak memiliki hubungan dengan
penggunaan kelambu berinsektisida di Kampung Nolokla adalah pendidikan (pvalue=0.233;PR=2.813), pekerjaan (p-value=0.299;PR=1.868), dan jenis kelamin
(p-value=0.363;PR=0.555)
Analisa Pemasangan Gardu Distribusi Abe 262 Dengan Transformator Sisipan ABE 470 Penyulang Koya Barat Daerah Kerja PT. PLN (Persero) ULP Abepura
Overload adalah beban lebih yang biasa terjadi pada trasformator distribusi. Hal ini menyebabkan naiknya suhu lilitan pada kumparan transformator, sehingga penyaluran listrik ke konsumen terputus. Hal ini dapat diatasi dengan manuver beban dari transformator yang overload ke transformator yang masih memiliki kapasitas untuk menanggung sebagian daya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pembebanan transformator sebelum dan sesudah dilakukan penyisipan transformator ABE 262 di peyulang Koya Barat. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data sekunder dari PT PLN (Persero) ULP Abepura. Langkah penelitian yang dilakukan adalah mengikuti wawancara bersama pegawai PLN, dilanjutkan dengan pengukuran beban transformator ABE 262, kemudian menghitung pembebanan untuk memastikan jika transformator overload. Langkah terakhir adalah menghitung pembebanan transformator ABE 262 setelah sisip dan transformator sisipan ABE 470.
Berdasarkan Hasil Analisa diketahui bahwa beban transformator ABE262 saat luar waktu beban puncak (LWBP) sebelum dilakukan penyisipan yaitu 68,32%, sedangkan pada waktu beban puncak (WBP) memliki persentase beban sebesar 93,21%. Setelah dilakukan penyisipan maka persentase ABE 262 menjadi 42,67% saat Luar waktu beban puncak (LWBP) dan pada waktu beban puncak (WBP)sebesar 60.97%. Dapat dilihat Transformator ABE 262 mengalami penurunan sesudah disisip
Safo Isti dan Sanksi Adat pada Masyarakat Hukum Adat Maybrat di Kabupaten Maybrat
Skripsi ini berjudul “ Safo Isti dan Sanksi Adat pada Masyarakat Hukum Adat Maybrat di Kabupaten Maybrat”. Skripsi dengan judul tersebut bertujuan mengetahui dan mengkaji penerapan sanksi terhadap masalah berdasarkan nilai nilai kearifan lokal pada masyarakat hukum adat Maybrat di Kabupaten Maybrat. Penelitian ini merupakan penelitian sosiologi hukum. Sumber data berupa data sekunder yang terdiri atas bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan studi pustaka dan wawancara. Bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder dianalisis dengan menggunakan metode analisis hukum. Proses berpikir deduktif digunakan untuk menarik kesimpulan. Teori keadilan dan teori keseimbangan digunakan sebagai pisau analisis dalam mengkaji hasil penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sanksi terhadap masalah berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal pada masyarakat hukum adat Maybrat di Kabupaten Maybrat dan prosesnya dengan mempertimbangkan nilai-nilai kearifan lokal setempat. Selain itu penerapan sanksi adat melalui peradilan adat bagi Masyarakat hukum adat suku Maybrat sudahlah memberikan rasa keadilan bagi mereka dibandingkan sanksi menurut hukum positif. Hal ini karena belum pernah ada kasus yang dapat diselesaikan menggunakan hukum positif
Persepsi Masyarakat Terhadap Tingkat Kenyamanan Taman Kota Sebagai Ruang Publik di Kota Jayapura
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan Taman Imbi diKota Jayapura dan Bagaimana Tingkat Kenyamanan di area Taman Imbi berdasarkan persepsi pengunjung taman dan pelaku usaha di sekitar area taman.
Kota Jayapura merupakan pusat kegiatan tetapi juga sebagai Ibu Kota Provinsi Papua. Oleh sebab itu sangat dibutuhkan adanya keberadaan ruang terbuka hijau untuk mengurangi dampak lingkungan yang terjadi di pusat Kota Jayapura baik
secara fisik maupun sosial. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis data yang akan dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Dimana data primer didapatkan melalui kuisioner, wawancara, dan observasi. Data sekunder diperoleh melalui bahan pustaka, literatur, penelitian terdahulu, dan buku. Dalam penelitian ini terdapat beberapa informan yaitu Kasi. Penataan Lingkungan dan Pertamanan Kota
Jayapura, Kabid Ekonomi Kreatif Kota Jayapura, Pengunjung Taman Imbi, dan Pelaku Usaha di sekitar area taman. Hasil penelitian ini menunjukan Taman Imbi Kota Jayapura dikelola oleh Dinas PUPR (Seksi Penataan Lingkungan dan Pertamanan Kota Jayapura), dan kondisi tingkat kenyamanan di area Taman Imbi dikriteriakan cukup nyaman berdasarkan persepsi pengunjung taman dan pelaku usaha di sekitar area taman melalui delapan indikator kenyamanan
Analisis Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2020)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan perusahaan pada perusahan manufaktur yan terdaftar di BEI. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskrtiptif. Data yang diolah adalah laporan keuangan perusahaan Manufaktur periode 2019-2020.
Teknik analisis yang digunakan adalah analisis time series yaitu analisis dengan membandingkan rasio keuangan dari satu periode ke periode lainnya dimana analisis rasio yang digunakan yaitu analisis rasio keuangan yang terdiri dari rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabiltas dan rasio aktivitas.
Dengan hasil penelitian dari rasio likuiditas perusahan dalam kondisi yang baik, dari rasio solvabilitas perusahaan dalam kondisi baik dan aman, dari rasio aktivitas perusahaan dalam kondisi yang kurang baik, dan dari rasio profitabilitas perusahaan dalam keadaan yang baik dan sehat
Anggrek Epifit Di Hutan Kampung Sekori Distrik Kemtuk Kabupaten Jayapura
Tanaman anggrek epifit merupakan salah satu tanaman hias yang populer. Tanaman anggrek memiliki bunga yang sangat indah dan terdiri dari banyak spesies yang bervariasi. Salah satu daerah penyebaran anggrek di Distrik Kemtuk Kabupaten Jayapura terdapat di Kampung Sekori. Belum adanya publikasi ilmiah tentang keragaman anggrek khususnya anggrek epifit di Kampung Sekori menjadi alasan dilakukannya penelitian ini, dengan tujuan untuk mengetahui jenis anggrek epifit dan pemanfaatannya oleh masyarakat di Kampung Sekori Distrik Kemtuk Kabupaten Jayapura. Pengambilan data lapangan pada penelitian ini dilakukan pada bulan Juni – Agustus 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik observasi, jelajah, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan dua genus anggrek yaitu Dendrobium dan Grammatophyllum dan 4 spesies yaitu Dendrobium anosmum, Dendrobium shiraishii dan Grammatophyllum speciosum. Tiga jenis anggrek yang dijumpai memiliki karakteristik berbeda – beda pada bentuk daun, bunga, buah dan batang. Tanaman anggrek dimanfaatkan oleh masyarakat Kampung Sekori sebagai tanaman hias dan dijual
Pengaruh Ketidak Seimbangan Beban Pada Transformator Distribusi PT. PLN (Perseroan) UP3 Abepura Pada Penyulang Dahlia
Dalam menjaga stabilitas sistem tenaga listrik, kualitas daya merupakan hal yang
penting untuk menjaga stabilitas tersebut perlu diperhatikan pembebanan
terhadap stransfomator distribusi salah satu akibat ketidakseimbangan beban
adalah mengalirnya arus losses (Rugi-rugi) yang seharusnya tidak terjadi oleh
karena itu perluh untuk dilakukan optimalisasi penyeimbangan beban menghitung
presentase pembebanan transfomator, ketidakseimbangan beban pada
transfomator ,rugi-rugi daya. Berapa besar pengaruh ketidakseimbangan beban
terhadap trafo 1.mengetahui presentase pembebanan transfomator.
2.ketidakseimbangan beban pada transfomator,losses
Dari hasil penyelitian pengumpilan data degan mengunakan metode,
metode literature, metode observasi, metode wawancara . hasil analisis data
pnerhitungan, mendaptkan hasil dari gardu No. 5 ABE172-1 ketika malam hari yaitu
sebesar 4 1,88 %. Dan beban terendah terjadi pada transformator nomor. 3 ABE160-K
pada siang hari sebesar 1,45 %. Efesiensi transformator tertinggi terjadi pada
transformator No Gardu 1 – 12 ketika malam hari yaitu 100 % dan hanya pada
transformator No 13. ABE463 dengan efesiensei terendah yaitu sebesar 72 %. presentasi
ketidak seimbangan beban tertinggi terjadi pada transformator no No 10 ABE324, yang
ketika siang hari yaitu sebesar 474 %, dan ketidak seimbangan beban terendah terjadi
pada transformator ABE205-1, ketika seiang hari yaitu 0,66 %
Sistem Informasi Pengambilan Cuti Pegawai Berbasis Web ( Studi Kasus : Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Papua)
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Papua merupakan suatu Lembaga Pemerintah di Provinsi Papua yang bergerak dalam bidang penanaman modal dan perzinan . Pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Papua yang bertugas dalam mengurus administrasi pegawai Sub Bagian Umum dan Kepegawaian. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian memiliki tugas yaitu untuk melaksanakan urusan ketetatausahaan (surat-menyurat/naskah dinas), rumah tangga, perpustakaan, keprotokolan, kehumasan, kepegawaian, serta urusan lainnya. Pada saat ini sistem kerja pada Sub Bagian Umum dan Kepegawaian masih ada yang dilakukan secara manual yaitu salah satunya adalah pengurusan pengambilan cuti pegawai. Berdasarkan sistem kerja proses permohonan pengambilan cuti tersebut, maka dibutuhkan aplikasi yang dapat membantu pegawai dalam hal permohonan pengambilan cuti, serta sub bagian umum dan kepegawaian dalam hal keadministrasian. Sehingga judul yang diambil pada skripsi ini adalah “Sistem Informasi Pengambilan Cuti Pegawai Berbasis Web. Dengan aplikasi ini dapat membantu pegawai untuk melakukan pengambilan cuti
Analisis Pengendalian Biaya dan Waktu Menggunakan Metode CMP pada Proyek Pembangunan Perumahan Graha Nedali Sentani Kabupaten Jayapura
Untuk menghindari keterlambatan pekerjaan, maka diperlukan adanya pengendalian proyek yang dapat di lakukan dengan evaluasi kinerja dan kapan di perlukan langkah perbaikan. Tujuan dari studi ini adalah (1) Mengetahui perencanaan dan pengendalian waktu dan biaya. Metode ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan metode Critichal Path Method (CPM). Setelah dilakukan analisis, didapatkan bahwa (1) Rencana waktu penyelesaian pelaksanaan proyek 48 minggu, (2) Waktu Penyelesaian proyek sesuai rekayasa ulang Networking Plannig dengan metode CPM, didapatkan waktu penyelesaian proyek 47 minggu dengan percepatan waktu terhadap time schedule selama 1 minggu, (3) Hasil rekayasa ulang dengan metode CPM di hasilkan biaya penghematan sebesar Rp 579.775,98 sehingga total biaya keseluruhan menjadi 370.399775,9