Universitas Cenderawasih Repository
Not a member yet
670 research outputs found
Sort by
Rekondisi Mesin Gerinda Pemotong
Mesin gerinda pemotong merupakan salah satu mesin yang berada di Laboratorium Jurusan Teknik Mesin Universitas Cenderawasih dan berfungsi untuk membuat dan mengasah cutter. Eretan naik turun tidak bergerak sehingga pemotongan tidak maksimal. Selang vacuum cleaner patah sehingga vacuum cleaner tidak dapat bekerja. Salah satu cara untuk memgembalikan fungsi komponen yang rusak tersebut yaitu dengan merekondisi mesin gerinda pemotong. Tujuan yang dicapai pada proyek akhir ini yaitu mengembalikan kondisi mesin gerinda pemotong kepada kondisi yang dapat diterima berdasarkan ketelitian standar pengguna pengoperasian. Proyek akhir yang dilakukan adalah merekondisi mesin gerinda pemotong dengan cara membuat boshing berulir, mengganti flat belt dan timing belt, memodifikasi idler belt, membuat wadah penghisap debu, mengganti selang vacuum cleaner yang patah dan mengganti bearing motor. Penelitian dilakukan dengan cara menguji getaran menggunakan vibroport, menguji geometri mesin menggunakan dial indicator menguji setiap fungsi komponen dan menguji ketelitian. Hasil pengujian didapatkan bahwa kondisi mesin gerinda pemotong telah berfungsi dengan baik kepada kondisi operasi yang dapat diterima oleh pengguna pengoperasian. Kondisi yang dimaksud adalah eretan kepala mesin telah bergerak, sistem vacuum cleaner sudah dapat menghisap debu, motor listrik telah berfungsi dengan baik dan tidak berisik berdasarkan hasil pengujian fungsi dari bearing sesuai standar pengguna pengoperasian
Pengaruh Eksistensi Jembatan Youtefa Terhadap Jalur Transportasi dan Tingkat Pendapatan Ekonomi Masyarakat Kampung Tobati Teluk Youtefa
Transportasi merupakan sarana yang menunjang keberhasilan suatu pembangunan terutama dalam mendukung kegiatan pembangunan perekonomian masyarakat. Kegiatan akibat pergerakan termasuk kegiatan ekonomi tentunya dipengaruhi oleh sarana dan prasarana transportasi termasuk jembatan. Meskipun dengan adanya pembangunan jembatan memberikan efek peningkatan ekonomi yang dilihat dari data badan pusat statistik Kota Jayapura di tahun 2015 nilai PDRB Kota Jayapura hanya sebesar 18,166,640.2 dan pada tahun 2018 mengalami peningkatan sebesar 30,414,352.10, sehingga terlihat bahwa pembangunan Jembatan Youtefa memberikan dampak peningkatan ekonomi. Termasuk juga peningkatan ekonomi masyarakat berupa hadirnya beberapa unit perusahaan perseorangan atau yang biasa disingkat UMKM di sekitaran Jembatan Youtefa yang artinya pembangunan tersebut memberikan dampak peningkatan ekonomi yang baik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian campuran (mixed methods) metode ini merupakan metode yang menggabungkan dua bentuk penelitian. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis spasial, analisis AHP (Analytical Hierarchy Process) dan analisis kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah memberikan gambaran kondisi eksisting untuk perubahan jalur transportasi Kampung Tobati dari sebelum adanya Jembatan Youtefa dan sesudah adanya Jembatan Youtefa, mengetahui penyebab terjadinya perubahan jalur transportasi dari sebelum adanya Jembatan Youtefa dan sesudah adanya Jembatan Youtefa melalui analisis AHP dan mendapatkan informasi mengenai perubahan tingkat pendapatan masyarakat Kampung Tobati dari eksistensi Jembatan Youtefa
Analisis Perubahan Fungsi Hutan Sagu Menjadi Kawasan Perumahan BTN Gajah Mada Yahim Tahun 2014-2020
Perubahan penggunaan lahan adalah perubahan penggunaan atau aktivitas terhadap suatu lahan yang berbeda dari aktivitas sebelumnya, baik untuk tujuan komersial maupun industry. Perumahan BTN Gajah Mada terletak di Kelurahan Dobonsolo, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Perumahan BTN Gajah Mada dibangun tepat diatas lahan hutan sagu sehingga hal itu yang mempengaruhi terjadinya banjir dan terjadi penurunan tanah dilokasi tersebut. Perubahan lahan yang terjadi pada Perumahan BTN Gajah Mada dari tahun 2014-2020 mempengaruhi terjadinya dampak lingkungan sekitar. Pada penelitian ini menggunakan metode mixed methods untuk menjawab perubahan lahan hutan sagu yang terjadi serta dampak dari pembangunan perumahan BTN Gajah Mada terhadap lingkungan sekitarnya. Analisis timeline digunakan untuk menganalisis perubahan lahan hutan sagu yang terjadi dari tahun 2014-2020. Analisis spasial digunakan untuk menganalisis perubahan lahan hutan sagu yang terjadi pada kawasan perumahan BTN Gajah Mada. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa perubahan lahan hutan sagu menjadi kawasan perumahan BTN Gajah Mada sebesar 9.159m2 akibat dari perubahan lahan hutan sagu tersebut dampak lingkungan yang terjadi yaitu sering terjadinya banjir akibat adanya penurunan tanah yang terjadi sebesar 30-50cm dan adanya usaha milik masyarkat seperti, perkebunan disekitar kawasan perumahan BTN Gajah Mada dan juga usaha batu tela. Kawasan perumahan BTN Gajah Mada dapat dikategorikan dalam kawasan rawan bencana
Estimasi Sumberdaya Batu Gamping Menggunakan Metode Cut and Fill pada Daerah Serui Laut, Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papua
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengestimasi sumberdaya batu gamping yang terdapat pada daerah Serui Laut, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua. Batu gamping pada daerah penelitian merupakan bagian dari Formasi Wurui (Tmwu) yang terdiri dari jenis batuan: kalkerenit, kasilutit dan sedikit kalsidurit dengan sisipan batugamping kapuran, batunapal, batunapal pasiran, dan batupasir gampingan. Metode yang digunakan untuk penelitian ini yaitu cut and fill untuk mendapatkan total volume batu gamping. Berdasarkan perhitungan menggunakan metode cut and fill dengan bantuan aplikasi Surfer 11 didapat beberapa parameter sebagai berikut x minimum -21194718.81, x maximum -180851.765, y minimum 35139409.32, y maximum 35156343.69, z minimum -13.92780034, dan z maximum 188.9759017 sementara nilai z lower surface adalah z = 0. Total volume berdasarkan Trapezoidal Rule yaitu 11.696.266.131 m³, Simpson's Rule yaitu 11.694.862.221 m³ dan Simpson's 3/8 Rule yaitu 11.695.754.812. Volume cut and fill Positive Volume [Cut] yaitu 11.726.946.716.35 m³, Negative Volume [Fill] yaitu 30.643.765.04 m³, dan Net Volume [Cut-Fill] yaitu 11.696.302.951 m³
Perancangan Sistem Informasi Pengelolaanpembayaran SPP Berbasis WEB (Studi Kasus Pada SMAN 1 Sentani)
SMA Negeri 1 Sentani adalah salah satu organisasi yang bergerak di dunia pendidikan. SMA Negeri 1 Sentani selalu berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan kebutuhan termasuk pelayanan dalam pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) terhadap siswa dan siswi yang dilakukan secara rutin setiap semester. Namun, dengan bertambahnya siswa baru setiap tahunnya maka kebutuhan pelayanan berkaitan dengan SPP perlu ditingkatkan dan dikembangkan terhadap sistem yang telah ada dengan memperbaiki kekurangannya. Hal ini berdampak pada proses pembuatan laporan yang kadang mengalami kesalahan karena banyaknya data siswa yang harus direkap. Dengan adanya Sistem Informasi Pengolahan Pembayaran SPP diharapkan dapat membantu dalam pengolahan, penyimpanan, pelaporan dan pencarian data. Sehingga judul yang diambil pada proposal ini adalah “Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Pembayaran SPP Berbasis Web”. Dengan aplikasi ini dapat meningkatkan pelayanan terhadap siswa/siswi di SMA Negeri 1 Sentani
Survey Pendahuluan Eksplorasi Emas Menggunakan Metode Tracing Float Pada Daerah Prospek Mineraliasasi Emas di Buper Waena, Kota Jayapura
Penelitian ini merupakan penyelidikan pendahuluan terhadap daerah prospek mineralisasi emas dengan cara mengindentifikasi float (sisa-sisa potongan batuan dan float hasil dari pendulangan yang dilakukan pada daerah mineralisasi emas di Buper di Waena, Kota Jayapura. Dengan menggunakan metode penjejakan (tracing
float), enam belas (16) titik sampling tracing with panning selanjutnya identifikasi menggunakan mikroskop untuk mengetahui keberadaan mineralisasi emas. Hasil penyelidikan float menunjukan kehadiran butiran kuarsa sebesar 28.2”. Sementara
hasil penyelidikan tacing float menunjukan adanya kehadiran beberapa butiran emas pada sampel BPR-8. Ukuran butiran emas mulai dari rounded (membundar) sampai dengan angular dengan ukuran butir mulai dari 1000 - x1000um. Dengan hasil ini dan berdasarkan hasil penyelidikan lapangan maka daerah penelitian merupakan daerah prosepek mineralisasi emas. Penelitian ini merupakan pendahuluan sehingga dibutuhkan penelitian lanjutan untuk mengungkapkan lebih jauh dan detail mineralisasi pada daerah penelitian
Studi Experimental Peyulingan Minyak Atsiri
Fokus dari penelitian ini merupakan proses destilasi dengan bahan dasar
daun minyak kayu putih. Metode yang akan digunakan adalah penyulingan
dengan air. Dengan mengunakan peralatan seperti heating mantel, labu destilasi
dan kondensor spiral, realisasi penyulingan bahan dasar daun minyak kayu putih
dilaksanakan. Pada akhirnya, hasil pengumpulan data menunjukan bahwa dengan
peralatan yang ada pada penelitian ini dari hasil penilitian yang sudah
dilaksanakan, dapat ditarik beberapa kesimpulan bahwa yang pertama mengenai
hasil rendemen didapatkan hasil rendemen sebesar 26 %. Berikutnya masa jenis
yang di dapatkan pada penelitian ini adalah 0,325 gr/mL. Terakhir, hasil
dokumentasi temperatur selama proses penelitian menunjukan hasil sebagai
berikut: T1 bernilai 91,52?C, T1 bernilai 92,15?C dan T1 sebesar 92,55?
Studi Penerapan CSR (Corporate Social Responbility) pada Kegiatan Penambangan Sirtu di PT. Buma Kumawa Kampung Harapan Disrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura
Corporate Social Responbility (CSR) adalah komitmen perserooan untuk berperan serta dalam pengembangan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang berm,anfaat, baik bagi perseroan sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya. Di Indonesia, CSR menjadi suatu kewajiban terutama Perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang yang berkaitan dengan sumber daya alam. Hal ini tercantum dalam Pasal 74 Undang-Undang Perseroan Terbatas Nomor40 Tahun 2007. Akan tetapi dalam kenyataan perusahaan tambang PT. Buma Kumawa belum sepenuhnya melaksanakan program yang menunjang CSR.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan maanfaat program CSR PT. Buma Kumawa kepada masyarakat yang ada di sekitarnya. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuisioner pada 25 orang responden di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. Pengumpulan data juga dilakukan melalui wawancara kepada Stakeholders CSR PT. Buma Kumawa.
Hasil Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa mekanisme pelaksanaan program Corporate Social Responbility (CSR) yang selama ini dijalankan PT. Buma Kumawa hanya memberikan bantuan kepada sebagian masyarakat yang terkena dampak penambangan. pada dasarnya hambatan atau rintangan yang timbul dalam pelaksanaan CSR sebagai perilaku etika dapat berasal dari dalam diri pelu bisnis/perusahaan (hambatan internal) dan berasal dari luar diri perusahaan (hambatan eksternal). Upaya dalam mengatasi kendala terhadap pelaksanaan CSR oleh Perusahaan Tambang Sirtu PT. Buma Kumawa ini harus meninjau beberapa aspek yaitu dengan membenahi lagi program yang ada yang telah dilakukan oleh PT. Buma Kumawa, Bidang Sosial, Ekonomi, Lingkungan dan Keamana
Studi Kasus Hipertensi Pada Masyarakat Usia Produktif Di Kampung Yoka Kota Jayapura
Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler yang banyak
diderita oleh seluruh masyarakat di dunia. Sekitar satu juta orang di dunia menderita
hipertensi dan dua diantara tiga orang tersebut berada di negara berkembang. Tujuan
penelitian untuk mengetahui hubungan faktor risiko dengan kejadian hipertensi pada
masyarakat usia produktif di Kampung Yoka Kota Jayapura.
Jenis penelitian ini berupa penelitian analitik kuantitatif dengan desainCross
Sectional. Dengan jumlah sampel sebanyak 90 responden yaitu masyarakat usia
produktif di Kampung Yoka dari hasil wawancara serta pengisian kuesioner dan
pengukuran tekanan darah menggunakan alat tensi meter dianalisis menggunakan uji
Chi-Square.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis
kelamin laki-laki 50 (55,6%) dan perempuan 40 (44,4%), usia responden lebih banyak
dewasa awal antara 26-35 tahun 48 (53,3%) dan dewasa akhir 36-46 tahun 42 (46,7%),
riwayat keturunan responden lebih banyak berisiko ringan sebanyak 42 (46,7%),
berisiko berat sebanyak 10 (11,1%) dan yang tidak berisiko 38 (42,2%) , kebiasaan
merokok responden lebih banyak perokok aktif 62 (68,9%) dan perokok pasif 28
(31,1%), konsumsi alhokol responden lebih banyak yang tidak mengonsumsi alkohol
53 (58,9%) dan yang mengonsumsi alkohol 37 (41,1%), kebiasaan minum kopi
responden lebih banyak yang minum kopi 55 (51,1%) dan yang tidak minum kopi 35
(38,9%), dan yang mengalami hipertensi sebanyak 45 (50,0%) responden. Hasil Uji
Chi-Square terdapat hubungan antara usia (�-value = 0,020, RP = 1,714), riwayat
keturunan (�-value = 0,000, RP = 3,596), kebiasaan merokok (�-value = 0,000, RP =
4,629), kebiasaan minum kopi (�-value = 0,000, RP = 3,596), sedangkan tidak terdapat
hubungan antara jenis kelamin (�-value = 0,525, RP = 1,200), dan konsumsi alkohol
(�-value = 1,000, RP =1,047)
Analisis Asupan Zat Gizi Makro Pada Balita Gizi Kurang Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Jayapura Utara
Keadaan gizi kurang dan gizi buruk pada anak balita masih di temukan di
negara berkembang, termasuk di Indonesia. Pemantauan Status Gizi tahun 2017
yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa persentase
gizi buruk pada balita di Indonesia adalah 3,8%, sedangkan persentase gizi kurang
adalah 14% (Kemenkes RI, 2017). Gizi Kurang di Puskesmas Jayapura Utara
merupakan pertama tertinggi dari 13 Puskesmas di Kota Jayapura. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui asupan zat gizi makro pada balita gizi
kurang di Kelurahan Gurabesi dan Kelurahan Bhayangkara.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan rancangan
cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita gizi kurang
sebanayk 1.268 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive
sampling dan perhitungan sampel menggunakan rumus slovin dengaan sampel
yang didapatkan sebanyak 93 balita. Pengumpulan data dilakukan menggunakan
kuesioner food recall 2x24 jam berturut-turut kemudian dianalisis menggunakan
aplikasi nutrisurvey data yang telah terkumpul kemudian dianalisis secara
univariat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita dengan asupan karbohidrat
kurang sebanyak 49 balita (52,7%), asupan lemak kurang sebanyak 62 balita
(66,7%), dan asupan protein kurang sebanyak 61 balita (65,6%). Asupan zat gizi
makro pada balita di Kelurahan Gurabesi dan Kelurahan Bhayangkara termasuk
kategori kurang, dikarenakan masih kurangnya asupan karbohidrat, lemak, dan
protein yang tidak memenuhi kesehatan balita sehingga diperlukan edukasi
tentang gizi seimbang