Universitas Cenderawasih Repository
Not a member yet
670 research outputs found
Sort by
Capaian Penerapan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) terhadap Pelaporan Keuangan di Kabupaten Jayawijaya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kriteria yang tercapai dalam penerapan SIPD di Kabupaten jayawijaya serta kendala apa saja yang dihadapi selama proses penerapan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dari 7 orang informan. Adapun teknik pengumpulan data yaitu Observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Alat analisis yaitu deskriptif kualitatif. Hasil wawancara diolah menggunakan Voyant Tools untuk dapat melihat kata apa saja yang paling sering muncul pada saat wawancara berlangsung. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Kriteria berdasarkan implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Van Meter dan Van Horn sudah diterapkan meskipun masih terdapat beberapa kendala. Capaian penerapan berdasarkan teori efektifitas yang dikemukakan oleh Duncan sudah cukup baik, meskipun dalam penerapannya terdapat beberapa kendala seperti jaringan, menu SIPD yang belum sempurna. Faktor penghambat yang ditemukan dalam penelitian yaitu, kualitas SDM yang perlu ditingkatkan, dan masih terjadi error jaringan
Analisis Struktur Vegetasi dan Stok Karbon Padang Lamun di Pulau Numfor Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua
Junia, Bella Astri. 2023. “Analisis Struktur Vegetasi Dan Stok Karbon Padang Lamun Di Pulau Numfor Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua” Skripsi.
Program Studi Ilmu Kelautan, Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Cenderawasih, Jayapura.
Perubahan iklim yang meningkat secara dratis akibat kegiatan manusia menyumbangkan gas karbon dioksida yang cukup banyak ke udara dan atmosfer bumi. Karbondioksida (CO2) merupakan gas-gas yang paling paling dominan mengakibatkan terjadinya suatu pemanasana global. Karbondioksida (CO2) berasal dari peningkatan pembangunan industri, alih fungsi lahan serta transportasi. Lamun merupakan tumbuhan laut berkontribusi dalam penyerapan karbon melalui fotosintesis yang kemudian disimpan dalam biomassa pada bagian rizoma daun dan akar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur vegetasi lamun, karbon organik dan biomassa organik yang terdapat pada Pulau Numfor. Jenis penelitian yang digunakan adalah purposive sampling dengan
teknik transek kuadran pada saat pengambilan data lapangan dan melakukan penelitian di Labolatorim Kimia untuk pengeringan dan pengabuan sampel lamun. Jumlah tegakan terbanyak terdapat pada transek 1 Kampung Kameri 3555 tegakan dan nilai tegakan terendah terdapat pada Kampung Baruki transek 1 707 tegakan. Kerapatan 69,395 % dan kerapatan relative terendah 0,731 %. Frekuensi relative
tertinggi 53,52 % dan frekuensi relative terendah 1,11%. Tutupan relative tertinggi 80,57% dan tutupan relative terendah 0,154 %. Nilai INP tertinggi 200,6 % dan INP 6,31%. Total biomassa tertinggi 609,466gbk/m² dan nilai terendah 130,536 gbk/m². Karbon terbesar ada pada Enhalus acoroides dan Thallasia
hemprinchii dengan jumlah 1,345gC/m² dan 1,358 gC/m² pada stasiun 1 karbon terkecil terdapat pada Halophila ovalis pada Kampung Baruki yaitu 0,565 gC/m². Jumlah karbon terbanyak ada pada Kampung Warido yaitu (5,57 gC/m²),
Kampung Kameri (4.092 gC/m²) dan Kampung Baruki (3.9798 gC/m²).
Kata kunci : Padang Lamun, Karbon, Biomassa, Pulau Numfo
Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Lotion Ekstrak Etanol Buah Anggur Papua (Sararanga Sinuosa Hemsley)
Baharuddin, Hardiyanti. P. 2023. UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN LOTION EKSTRAK ETANOL BUAH ANGGUR PAPUA (Sararanga sinuosa Hemsley) Skripsi Program Studi Farmasi, Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Cenderawasih, Jayapura, Papua.
Anggur papua merupakan tumbuhan dari famili Pandanaceae yang hanya terdapat di Papua dan Filipina. Di Papua, tumbuhan ini terdapat di tiga wilayah yaitu, Depapre, Yapen, dan Waropen. Anggur Papua (Sararanga sinuosa Hemsley)
merupakan jenis tumbuhan endemik atau asli (native species) di Papua. Kandungan kimia dalam tumbuhan ini yang berperan sebagai antioksidan adalah alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Lotion merupakan salah satu produk yang cocok dengan penggunaan yang praktis. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji aktivitas antioksidan ekstrak buah anggur papua dalam lotion. Lotion dibuat menjadi tiga formula dengan penambahan konsentrasi masing-masing 0,5 %; 1 %; 1,5 %. Evaluasi mutu fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya lekat, daya sebar, tipe emulsi, tes disentrifugasi, nilai IC50 dan AAI dengan metode spektrofotometri UV-Vis.Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode diphenylpicrylhydrazil. Hasil pengujian aktivitas, persen inhibisi aktivitas lotion secara berurutan dari terbesar ke terkecil adalah 43,91 %; 42,21%; dan 37,17%, dengan nilai IC50 dari formulasi lotion yang memiliki % inhibisi terbaik sebesar
43,91 ppm. Berdasarkan nilai Antioksidan dapat dilihat bahwa antioksidan yang tinggi berada pada konsentrasi FIII (1,5%) yaitu AAI nya 0,01 dengan kategori lemah. Pengujian mutu fisik sediaan lotion menunjukkan hasil yang memenuhi syarat sediaan semisolid.
Kata kunci : Lotion, Anggur papua (Sararanga sinuosa Hemsley), Antioksidan, IC50, AAI, Mutu Fisi
Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat Tentang Penggunaan Antibiotik di Distrik Bonggo Timur Kabupaten Sarmi
Desyana Susana Momao. 2023. “HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI DISTRIK BONGGO TIMUR KABUPATEN SARMI” Skripsi Program Studi Farmasi Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Cenderawasih.
Pengetahuan masyarakat tentang antibiotik dapat mempengaruhi perilaku dan sikap dalam penggunaan antibiotik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana gambaran perilaku penggunaan antibiotik, tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibitotik dan bagaimana hubungan pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang penggunaan antibiotik di Distrik Bonggo Timur Kabupaten Sarmi. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan metode cross-sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 423 responden. Hasil penelitian menunjukan pada tingkat perilaku terdapat 85.3% yang menggunakan antibiotik hanya ketika diresepkan oleh dokter dan 71.9% yang menggunakan antibiotik untuk mengatasi demam. Berdasarkan tingkat pengetahuan terdapat 91.7% mengetahui jenis-jenis antibiotik tetapi 79.9% yang menghentikan penggunaan antibiotik bila keluhan telah hilang. Berdasarkan letak geografis penduduk dan tingkat pengetahuan tidak terdapat hubungan signifikan 0.165 > 0.05. Berdasarkan letak geografis penduduk dan tingkat perilaku terdapat hubungan signifikan 0.031 < 0.05. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan perilaku pada uji chi square dengan nilai p-value 0.000 < 0.05. Karakteristik yang berpengaruh terhadap perilaku pada penggunaan antibiotik yaitu umur, etnis, antibiotik p1 dan kepunyaan antibiotik p2 dengan nilai ( p-value < 0.05 ) atau signifikan. Karakteristik yang berpengaruh terhadap pengetahuan pada penggunan antibiotik yaitu umur, etnis dan antibiotik p2 dengan nilai ( p-value < 0.05 ) atau signifikan.
Kata kunci : Hubungan, Pengetahuan, Perilaku, Bonggo Timur, Antibioti
Uji Stabilitas dan Efektivitas Salep Daun Gatal (Laportea Decumana (Roxb.) Wedd.) Sebagai Analgesik Pada Mencit (Mus Musculus L.) Dengan Metode Writhing Test
Prasetyaningrum, Rizkha, Y, A., 2023. UJI STABILITAS DAN EFEKTIVITAS SALEP DAUN GATAL (Laportea decumana (Roxb.)Wedd.) SEBAGAI ANALGESIK PADA MENCIT (Mus musculus L.) DENGAN METODE WRITHING TEST. Skripsi Program Studi Farmasi Jurusan Farmasi, Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Cenderawasih Jayapura. Daun gatal (Laportea decumana (Roxb)Wedd.) mengandung asam format pada trikoma daun yang dapat menghilangkan rasa nyeri. Penelitian ini bertujuan
mengetahui stabilitas dan efektivitas analgesik sediaan salep simplisia daun gatal. Salep diformulasi dalam tiga formula dengan konsentrasi simplisia 0,5%, 1%, 1,5%. Uji stabilitas dilakukan selama 21 hari dengan melihat perubahan bentuk, bau, warna, homogenitas dan pH. Uji efektivitas analgesik menggunakan metode geliat pada mencit (Mus musculus L.) yang diberi asam asetat secara i.p dan diolesi salep, serta diamati respon geliat setiap 10 menit selama 120 menit. Hasil evaluasi stabilitas mutu sediaan tidak ada perubahan bentuk, bau, warna dan homogenitas selama penyimpanan, tetapi pH FI dan FII mengalami kenaikan dari 5,9±0,3 dan 5,5±0,2 menjadi 6,1±0,5 dan 6,8±0,0. Uji daya lekat sebelum penyimpanan memiliki nilai yang baik yaitu 6,12±2,65, 6,65±3,31, 8,92±4,17 detik dan setelah penyimpanan masih memiliki nilai yang baik yaitu 4,52±2,46, 5,93±0,83, 5,93±4,46 detik. Hasil rata-rata daya sebar menunjukkan nilai yang baik yaitu 5,8±0,5, 5,1±0,1,
5,0±0,5 cm dan setelah penyimpanan terjadi penurunan nilai pada FI yaitu 4,9±0,7 cm. Hasil uji efektivitas analgesik salep simplisia daun gatal FI, FII, FIII mampu mengurangi rasa nyeri dengan nilai presentase efektivitas 67,20%, 42,59% dan
90,21%. Hasil analisa anova salep simplisia daun gatal FI, FII, FIII, kontrol positif dan kontrol negatif berbeda bermakna dengan nilai signifikansi 0,020 (p<0,05) yang berarti H1 diterima.
Kata kunci : Laportea decumana (Roxb.)Wedd, Analgesik, Sale
Identifikasi Fenilbutazon Menggunakan Metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Pada Sediaan Jamu Pegal Linu Yang Beredar di Kelurahan Hamadi Kota Jayapura
Rumbino, Vera D. 2023. “IDENTIFIKASI FENILBUTAZON MENGGUNAKAN METODE KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI PADA SEDIAAN JAMU PEGAL LINU YANG BEREDAR DI KELURAHAN HAMADI KOTA JAYAPURA”. Skripsi Program Studi Farmasi, Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Cenderawasih Jayapura.
Jamu pegal linu adalah obat tradisional yang mengandung seluruh bahan tanaman yang ada dalam resep dan disajikan secara tradisional dalam bentuk seduh, serbuk, cair, pil
atau kapsul. Jamu pegal linu dapat mengurangi rasa nyeri, cape, memperlancar peredaran darah, memperkuat daya tahan tubuh dan menghilangkan sakit seluruh badan. Persyaratan jamu sebagai obat tradisional yaitu jamu tidak boleh mengandung bahan kimia obat. Fenilbutazon merupakan salah satu bahan kimia obat yang sering
dicampurkan dalam obat tradisional. Obat ini jika digunakan dalam jangka panjang dapat menyebabkan peradangan lambung, kerusakan hati dan ginjal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi bahan kimia obat fenilbutazon dalam sediaan jamu pegal linu yang beredar di Wilayah Kelurahan Hamadi Kota Jayapura. Dari 8 sarana di Wilayah Kelurahan Hamadi hanya terdapat 3 merk sampel yang diperoleh untuk dilakukan pengujian, yaitu sampel x, y dan z. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Dari hasil pengujian, ketiga sampel terbukti tidak mengandung bahan kimia obat fenilbutazon,
maka dapat disimpulkan bahwa sampel jamu pegal linu ini memenuhi persyaratan mutu obat tradisional, dimana jamu atau obat tradisional tidak boleh mengandung bahan kimia obat.
Kata kunci : Jamu pegal linu, Fenilbutazon, KCKT, Jayapur
Analisis Teknis dan Finansial Perikanan Tangkap Jaring Insang (Gill Net) Pada Nelayan di Kampung Sowek Distrik Kepulauan Aruri Kabupaten Supiori Papua
Elsye Elsa Isola.Wambrauw. Analisis Teknis dan Finansial Perikanan Tangkap Jaring Insang (Gill Net) Pada Nelayan Di Kampung Sowek, Distrik Kepulauan Aruri, Kabupaten Supiori, Papua. Skripsi Program Studi Ilmu Perikanan, Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam, Universitas Cenderawasih Jayapura, Papua.
Kampung Sowek merupakan salah satu wilayah perikanan di antara daerah perikanan di Kabupaten Supiori. Sebagian besar masyarakat di Kampung Sowek dikenal dengan profesinya sebagai nelayan. Jaring insang (Gill net) merupakan alat penangkap ikan yang pasif, selektif dan ramah lingkungan yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk menangkap ikan. Faktor yang mempengaruhi pendapatan nelayan adalah tingkat keuntungan dan biaya operasional yang di keluarkan. Untuk memperoleh keuntungan yang tinggi maka biaya operasional
harus diminimalkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pendapatan, keuntungan dari aspek finansial dan teknis perikanan tangkap jaring insang (gill net) tersebut. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Agustus 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini antara lain observasi, wawancara, studi pustaka, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pendapatan jaring insang (gill net)
sebesar Rp.62.640.000 per trip. Biaya total yang digunakan sebesar Rp.187.545.000 per trip dan keuntungan sebesar Rp.124.905.000 per trip.
Kata kunci : Teknis, Finansial, Jaring Insang (Gill Net
Inventarisasi Jenis Tumbuhan Paku di Kawasan Alliran Sungai Kampwolker Kelurahan Yabansai Distrik Heram Kota Jayapura
Pagawak, Rani. 2023. Inventarisasi Jenis Tumbuhan Paku di Kawasan Aliran Sungai Kampwolker Kelurahan Yabansai Distrik Heram. Skripsi Jurusan Biologi FakuItas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Cenderawasih.
Kawasan konservasi merupakan tempat tumbuh alami dan daerah penyebaran dari sebagian besar flora di Papua. Salah satu jenis tumbuhan yang banyak hidup di hutan Indonesia adalah tumbuhan paku (pteridophyta). Tumbuhan paku-pakuan memiliki potensi dan manfaat yang cukup penting baik untuk pangan, pakan ternak, pewarna, pupuk hayati, insektisida, tanaman hias, sayuran, obat-obatan, bahan bangunan hingga peranannya sebagai keseimbangan ekosistem. Kawasan aliran sungai kampwolker merupakan bagian dari cagar alam Cycloop yang terletak di Kelurahan Yabansai Distrik Heram Kota Jayapura. Kawasan ini menjadi salah satu habitat yang banyak ditumbuhi tumbuhan paku-pakuan, namun belum adanya publikasi ilmiah terkait keberadaannya sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan paku-pakuan dan kondisi habitatnya di kawasan aliran sungai Kampwolker Kelurahan Yabansai. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli hingga Agustus 2023 di tiga lokasi pada kawasan aliran sungai Kampwolker. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, jelajah, dan dokumentasi. Hasil penelitian dari 3 titik lokasi ditemukan sebanyak 55 jenis yang tergolong dalam 11 famili dengan jenis terbanyak yaitu Dryopteridaceae yang terdapat di kawasan aliran Sungai Kampwolker Waena Kelurahan Yabansai Distrik Heram kota Jayapura.
Kata kunci : Inventarisasi, Tumbuhan paku, sungai Kampwolker, Kelurahan Yabansa
Uji Aktivitas Tabir Surya Ekstrak Etanol Kulit Buah Matoa (Pometia Pinnata J.R & G.Forst) Secara In Vitro
Nur, Tisna, W. 2023. “UJI AKTIVITAS TABIR SURYA EKSTRAK
ETANOL KULIT BUAH MATOA (Pometia pinnata J.R. & G.Forst)
SECARA IN VITRO.” Skripsi Program Studi Farmasi, Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Cenderawasih, Jayapura.
Kulit buah matoa (Pometia pinnata J.R & G.Forst) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. Flavonoid dan tanin merupakan senyawa golongan fenolik yang berpotensi sebagai tabir surya karena adanya gugus kromofor yang mampu menyerap sinar UV. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui aktivitas tabir surya ekstrak etanol kulit buah matoa (Pometia pinnata J.R & G.Forst). Uji aktivitas tabir surya dilakukan secara in vitro, menggunakan spektrofotometri UV-Vis, dengan mengukur nilai SPF, %Te, dan %Tp. Data dianalisis dengan SPSS versi 22.0 dengan metode One-Way ANOVA dan
dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil nilai SPF dari rata-rata konsentrasi 0,5 ppm, 0,75 ppm, 1 ppm, 1,25 ppm, dan 1,5 ppm dengan nilai SPF berturut turut yaitu 0,13 ± 0,01; 0,17 ± 0,02; 0,21 ± 0,02; 0,23 ± 0,01; dan 0,25 ± 0,00, dimana nilai tersebut tidak memiliki aktivitas tabir surya. Hasil nilai %Te dari rata-rata
konsentrasi 0,5 ppm, 0,75 ppm, 1 ppm, 1,25 ppm, dan 1,5 ppm dengan nilai %Te yaitu 0,094% ± 0,00 yang termasuk dalam kategori sunblock karena berada pada range <1,0. Nilai %Tp dari ekstrak etanol kulit buah matoa pada konsentrasi 0,5
ppm, 0,75 ppm, 1 ppm memiliki nilai %Te yaitu 0,97% ± 0,00 dan konsentrasi 1,25 ppm, dan 1,5 ppm dengan nilai rata-rata nilai %Tp yaitu 0,96% ± 0,00, sehingga tidak termasuk dalam kategori %Te. Kesimpulan penelitian didapat bahwa ekstrak etanol kulit buah matoa tidak memiliki aktivitas sebagai tabir
surya.
Kata kunci : Ekstrak, Kulit buah matoa, Tabir surya, Sun Protecting Factor , Transmisi eritema, Transmisi pigmentasi
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Membayar Pajak Kendaraan Bermotor Roda Dua
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja yang mempengaruhi pembayaran pajak sepeda motor roda dua. Penelitian merupakan studi kausalitas dengan variabel bebas adalah kepatuhan wajib pajak, dan variabel bebasnya adalah pendidikan wajib pajak, kualitas pelayanan, kesadaran, dan sanksi perpajakan. Sedangkan variabel terikat adalah kepatuhan wajib pajak. Untuk penelitian ini dilakukan survei terhadap 100 wajib pajak kendaraan bermotor roda dua Kota Jayapura. Analisis regresi linier berganda SPSS digunakan untuk menganalisis data penelitian ini.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengetahuan wajib pajak, kualitas pelayanan, kesadaran wajib pajak, dan sanksi pajak berpengaruh secara simultan terhadap kepatuhan wajib pajak. Secara parsial, pengetahuan wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, tetapi kualitas pelayanan, kesadaran wajib pajak, dan sanksi pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor roda dua