Universitas Cenderawasih Repository
Not a member yet
670 research outputs found
Sort by
Hubungan Dukungan Sosial Terhadap Kualitas Hidup Pasien Penderita TB-Paru Di RSUD Jayapura
Manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat hidup sendirian tanpa bantuan orang lain. Demikian halnya dengan penderita penderita TB Paru yang perlu mendapat dukungan sosial lebih, dengan dukungan sosial dari orang-orang tersebut dapat mengurangi beban psikologis. Dapat dikatakan bahwa dukungan sosial dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita TB Paru. Untuk mengetahui korelasi yang signifikan antara dukungan sosial dengan kualitas hidup pasien penderita TB Paru di RSUD Jayapura. Metode yang digunakan yaitu deskriptif observasional, data yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling yaitu dengan mencari pasien penderita TB Paru di RSUD Jayapura yang memenuhi kriteria inklusi sampai dipenuhi jumlah sampel yang diberikan. Hasil penelitian dengan jumlah sampel 125 responden menggunakan uji korelasi dimana dukungan sosial tidak berkolasi signifikan dengan karakteristik pasien. Kualitas hidup tidak berkolasi signifikan terhadap karakteristik pasien
Inventarisasi Tanaman Pangan pada Lahan Pertanian Masyarakat di Kelurahan Bayangkara Distrik Jayapura Utara Kota Jayapura.
Pangan merupakan kebutuhan esensial bagi manusia untuk bertahan hidup. Tanaman pangan adalah segala jenis tanaman yang dibudidayakan dengan tujuan sebagai sumber makanan pokok. Di Indonesia tanaman pangan yang sering di budidayakan adalah tanaman padi, jagung, dan singkong atau ubi kayu. Masyarakat lokal dalam Kelurahan Bayangkara, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura ini ada yang memanfaatkan lahan sebagai pertanian untuk bercocok tanam, dimana hasilnya untuk dikonsumsi sendiri maupun untuk dijual. Hal ini melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui jenis-jenis tanaman pangan yang ditanam oleh masyarakat di lahan pertanian Bayangkara Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura dan mengetahui bentuk-bentuk pemanfaatannya. Pengambilan data lapangan pada dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, jelajah, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian di lahan pertanian masyarakat Bayangkara, diperoleh 10 jenis tanaman pangan yang dikategorikan sebagai pangan pokok, sayuran, buah-buahan, kacangan-kacangan, penyegar, dan serealia. Hasil pertanian masyarakat Bayangkara selain dikonsumsi sendiri juga dimanfaatkan untuk dijual, sehingga menambah pendapatan dan untuk memenuhi kebutuhan harian rumah tangga
Sistem Pengamanan dan Pelacakan Kendaraan Bermotor Roda Dua dengan Metode Deteksi Gerakan Menggunakan Sensor Accelerometer dan GPS.
Perancangan ini bertujuan untuk mengusulkan penggunaan sensor accelerometer guna mendeteksi gerakan yang terjadi pada sepeda motor. Sensor accelerometer dapat bekerja dari dalam badan motor dan akan aktif saat mesin sepeda motor dalam kondisi mati. Jika terdapat gerakan-gerakan yang
didefinisikan sebagai aktivitas pencurian, maka sistem akan mengirimkan pesan kepada pengguna. Sistem juga tetap dilengkapi dengan GPS untuk memonitoring posisi sepeda motor.
Pada penelitian inii, dibuat perancangan sebuah sistem keamanan sepeda motor yang terintegrasi dengan memanfatkan beberapa komponen. Seperti mikrokontroller untuk menerima data dari tiga komponen lainnya, yaitu sensor accelerometer, modul GPS dan GSM. Data dari sensor accelerometer adalah nilai akselerasi pada sumbu- x, y dan z. Data inilah yang digunakan sebagai acuan untuk mengidentifikasi gerakan atau aktivitas pencurian. Data dari modul GPS adalah koordinat untuk menentukan posisi sepeda motor. Sedangkan, data dari modul GSM yang diteruskan ke mikrokontroller adalah perintah dari pengguna yang dikirimkan lewat pesan singkat smarthphone.
Dengan menggunakan sistem yang telah di terapkan ini maka pemilik kendaraan bermotor roda dua bisa memantau keberadaan lokasi sepeda motor ketika sedang dicuri dan juga dapat menerima sms peringatan melalui nomor telepon ketika motor sedang digerakin . Hasil penelitian sistem alat ini telah
berhasil digunakan untuk menunjukkan hasil yang sesuai dengan yang dirancang
Analisa Penggunaan NGR (Neutral Grounding Resistance) pada Transformator 150/20 kV dan 70/20 kV di Gardu Induk Skyline.
Pada Gardu Induk Skyline terdapat 4 transformator yang menggunakan pentanahan secara Neutral Grounding Resistance (NGR) dan pentanahan secara langsung ( Solid Grounding ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar nilai arus gangguan hubung singkat saat menggunakan pentanahan langsung/Solid Grounding satu fasa ,dua fasa dan tiga fasa ke tanah yang terjadi pada transformator dan apakah pengaruh sistem pentanahan secara Neutral Grounding
Resistance (NGR) yang digunakan pada gardu induk skyline lebih baik daripada pentanahan secara langsung (Solid Grounding).
Metode perhitungan arus gangguan hubung singkat menggunakan persamaan sesuai teori dan menggunakan Software Electrical Transient Analysis Program (ETAP) untuk menghitung dan menganalisa besarnya arus gangguan hubung singkat satu fasa, dua fasa dan tiga fasa ke tanah ketika transformator
menggunakan pentanahan Solid Grounding dan ketika transformator menggunakan pentanahan secara Neutral Grounding Resistance (NGR) Hasil perhitungan dan simulasi memperlihatkan nilai arus gangguan hubung singkat satu fasa,dua fasa dan tiga fasa ke tanah sebesar 7620,10 A, 10869,56 A dan 12759,22 A (transformator 1) dan 2834,08 A, 3968,25 A, dan 4582,18 A (transformator 2). Pengaruh arus hubung singkat satu fasa ke tanah terhadap transformator saat titik netral dihubungkan secara langsung (Solid) dan ketika menggunakan sistem pentanahan NGR (Neutral Grounding Resistance ) sebesar 962,27 A pada trafo 1 dan sebesar 288,683 A pada trafo 2. Jadi penggunaan sistem pentanahan secara Neutral Grounding Resistance (NGR) pada transformator sudah sesuai dan lebih baik daripada menggunakan pentanahan secara Solid Groundin
Modifikasi Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas Menggunakan Pipa Kapiler.
Energi merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia untuk berbagai kebutuhan. Seperti memasak, bahan bakar kendaraan, industri dan lain sebagainya. Sementara ini energi mayoritas dipenuhi oleh minyak bumi yang didapat dari hasil tambang, yaitu yang terjadi dari proses fosil di dalam
perut bumi dan kini keberadaannya semakin lama semakin berkurang, maka tersedianya bahan bakar alternatif sangatlah diperlukan.
Salah satu solusi dan jalan keluarnya yaitu pemanfaatan limbah oli bekas yang sangat melimpah dikota Jayapura. Akan tetapi untuk memanfaatkan limbah oli bekas tersebut diperlukan suatu kompor tungku pembakar atau suatu alat yang bisa membakar oli tersebut. Banyak usaha skala industri
menengah yang membutuhkan kompor untuk menjalankan usahanya. Saat ini mereka masih memanfaatkan kompor elpiji atau minyak tanah yang cukup mahal harganya.
Oleh karena itu penulis akan merancang modifikasi kompor atau tungku pembakar dari berbahan bakar oli bekas mengunakan pipa kapiler yang terjangkau biaya bahan bakarnya karena memanfaatkan limbah oli bekas.
Alat yang di gunakan untuk pemanas oli bekas degan mengunakan pipa kapir, degan tekanan geravitasi, cara kerja bak penampug oli dari ketingian 1 meter di aliri oli melalu selag ke pipa kapiler dan proses pemanasan atau pembakaran memalui pipa kapiler
Analisis Kedip Tegangan pada Jaringan 20 kV Akibat Gangguan Hubung Singkat pada Penyulang Sakura ULP Abepura.
Kebutuhan energi listrik untuk perumahan, komersial, dan industri terus meningkat setiap tahunnya. Suplai daya dari sumber ke beban tersebut harus dikirim dengan suatu sistem pelayanan dan kualitas yang baik. Kedip tegangan merupakan salah satu jenis gangguan yang dapat menurunkan kualitas daya listrik pada sistem distribusi. Permasalahan yang dihadapi yaitu seberapa besar kedip tegangan yang terjadi pada sistem distribusi 20 kV pada penyulang sakura akibat
gangguan hubung singkat.
Banyak gangguan yang dapat menyebabkan kedip tegangan namun pada pembahasan ini dibatasi pada gangguan hubung singkat 3 fasa, 2 fasa dan 1 fasa.
Karena pada umumnya variasi tegangan yang timbul akibat adanya kedip tegangan pada sistem distribusi akan mempengaruhi kinerja dari peralatan yang sensitif terhadap perubahan tegangan. Dibuatnya tugas akhir bertujuan untuk
menganalisis terjadinya kedip tegangan pada sistem distribusi menengah 20kV yang ditimbulkan karena adanya gangguan hubung singkat.
Penulis melakukan perhitungan manual maupun menggunakan solftware excel untuk mendapatkan nilai kedip tegangan yang terjadi pada sistem distribusi menegah. Dari perhitungan didapat bahwa nilai kedip tegangan akan bertambah besar bila terjadi gangguan jauh dari busbar sumber nilai kedip tegangan yang paling tinggi ada pada perhitungan kedip tegangan dua fasa ke tanah sebesar pada penyulang sakura adalah 23094,01∠0,000 Volt
Pengendalian Banjir Sungai Acai dan Sungai Siborgonyi di Kota Jayapura Dengan Kolam Retensi
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa debit rencana SUB DAS Acai dan Siborgonyi dengan menggunakan data curah hujan selama 15 tahun, yaitu dari tahun 2007 – 2021, setelah mengetahui debit rencana dengan menggunakan metode HSS Nakayasu baru menhhitung dimensi kolam retensi. Dan manfaat penelitian ini adalah dapat memberikan gambaran bagi masyarakat kota Jayapura tentang fungsi kolam retensi dengan baik dan cara pengoperasiannya secara optimal.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif mulai dari pengambilan data hingga analisis data. Data dikumpulkan dengan teknik survei, langsung pada lokasi penelitian dan dari sumber instansi yang terkait.
Hasil yang diperoleh dari analisis data pada penelitian ini adalah Berdasarkan data curah hujan harian maksimum, profil sungai diperoleh bahwah debit banjir kala ulang 100 tahun DAS Acai dan Siborgonyi memilki potensi banjir terhadap debit kapasitas penampang sungai. Maka diperlukan tampungan air pada kolam retensi dengan ukuran 345 m x 260 m x 5.5 m, yang mampu mnampung debit 493.350 m³/det. Gengan adanya kolam retensi, maka banjir sungai Acai bisa berkurang sampai 178.019 m³/det, dan banjir sungai Siborgonyi bisa berkurang sampai dengan 63.307 m³/de
Studi Pelaksanaa (K3) Kesehatan dan Keselamatan Kerja di PT. Rajawali Puncak Jayawijaya Kota Jayapura
Masalah (K3) Kesehatan Dan Keselamatan Kerja pada industry pertambangan akhir-akhir terus berkembang seiring dengan teknologi dalam bidang industri pertambangan. Kemajuan tersebut mengakibatkan munculnya berbagai persoalan dan dampak industry pertambangan yang semakin komplek dan telah menjadi perhatian banyak orang. Hal ini terbukti dari banyaknya tekanan yang datang dari masyarakat luas terhadap pengelolaan dan kehadiran industri pertambangan di tengah-tengah kehidupan mereka.Isu masalah kesehatan dan keselamatan kerja sering digunakan sebagai strategi pasar dalam memasuki kompotensi pasar dalam dunia.Dengan demikian maju dan berkembangnya kegiatan pertambangan yang diiringi dengan kemajuan teknologi serta semakin intensitnya penggunaan tenaga kerja tambang, maka semakin besar bahaya yang menimbulkan kecelakaan.Untuk mencapai tujuan perusahaan yaitu mencapai sasaran produksi tambang yang efektif dan efisien dengam aman dan selamat, maka perlu dilaksanakan pengolahan (K3) Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Sebaik-baiknya sesuai dengan prosedur dan pereturan/ ketentuan yang berlaku. Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja di PT. Rajawali Puncak Jayawijaya menerapkan stantar OHSAS 18001:2012 mengacu pada undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang kesehatan dan keselamatan kerja. Selama periode pelaporan Tahun 2022 kecelakaan yang sering terjadi merupakan cidera ringan adalah 5 selama 4 tahun periode pelaporan
Analisis Kinerja pada Irigasi Bendung di Besum Kabupaten Jayapura
Bangunan Irigasi Bendung mempunyai fungsi untuk mendukung produktifitas lahan pertanian dalam rangka meningkatkan produksi pertanian, ketahanan pangan nasional, dan kesejahteraan masyarakat khususnya petani. Hal ini dapat diwujudkan dengan mempertahankan keberlanjutan sistem kinerja Irigasi Bendung melalui kegiatan pengelolaan Sistem Jaringan Irigasi Bendung yang efektif dan efisien. Analisis ini bertujuan untuk dijadikan sebagai acuan evaluasi dari kinerja Daerah Irigasi Bendung Besum dengan cara menganalisis kinerja dari bendung Besum, menganalisis kondisi eksisting irigasi, menganalisis penanganan/pemeliharaan irigasi. Berdasarkan analisis kondisi kinerja pada Daerah Irigasi Bendung Besum memiliki klasifikasi baik dengan kerusakan sedang pada komponennya dengan presentase 26,16%, sedangkan keberfungsian komponennya cukup besar pada presentase 73,83%. kondisi eksisiting bangunan pada Daerah Irigasi Bendung Besum memiliki sedimen yang sama besar dikarenakan air yang mengalir dari sungai membawa material langsung ke bending, dan kondisi lainnya membutuhkan pemeliharaan rutin. Daerah Irigasi Bendung Besum memerlukan penanganan/pemeliharaan korektif untuk memperbaiki kerusakan dengan melakukan inspeksi kondisi bagian bangunan yang ditinjau rusak ringan yang mana 76% bangunan masih berfungsi dengan baik. Dengan demikian Daerah Irigasi Bendung Besum dapat berfungsi dengan baik
Studi Produksi Unit Crushing Plat dann Keserasian Waktu Kerja Alat berdasarkan Data PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur
PT. Semen Indonesia adalah perusahaan yang bergerak pada bidang industry semen. PT. Semen Indonesia merupakan pabrik semen pertama yang dibangun di Indonesia dengan kapasitas 250.000 ton/jam yang mana salah satu bahan baku utama dalam pembuatan semen adalah batu gamping. Batu gamping merupakan batuan sedimen yang mana sebagian besar terdiri dari kalsium karbonat (CaCO3) dalam bentuk mineral kalsit yang mempunyai sifat fisik berwarna putih, keras dan berongga kecil, yang sangat reaktif pada asam (HCI). Tujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui berapa besar produksi unit crushing plant pada PT. Semen Indonesia, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi target produksi unit crushing plant serta upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk mencapai targer produksi unit crushing plant. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode study literature, observasi langsung, wawancara dan pengambilan data. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu produksi unit crushing plant pada bulan februari tahun 2023 tidak tercapai yaitu sebesar 753.893 ton/jam dan 26.925 ton/hari. Sedangkan target produksi sebesar 756.000 ton/bulan dan 27.000 ton/hari yang disebabkan oleh factor waktu hambatan yaitu keterlambatan saat memulai dan sebelum beroperasi, downtime unit dan standby yang menyebabkan effisiensi kerja unit menjadi belum cukup baik yaitu 78.35%. Dan waktu efektif sebesar 19.50 jam/hari, Upaya dalam meningkatkan produksi diperlukan adanya perbaikan waktu hambatan dengan cara maminimalisir hambatan tersebut