Universitas Cenderawasih Repository
Not a member yet
670 research outputs found
Sort by
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Antiretroviral (ARV) pada Orang Dengan HIV/AIDS (Odha) di Puskesmas Waena Kota Jayapura
HIV/AIDS merupakan penyakit menular dan menjadi masalah kesehatan secara global. Upaya untuk mencegah penularan yang tinggi adalah dengan minum obat ARV untuk melemahkan virus dan meningkatkan kualitas hidup Orang dengang HIV/AIDS (ODHA), sehingga diharapkan ODHA patuh dalam minum obat ARV. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat Antiretroviral (ARV) pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Puskesmas Waena Kota Jayapura.
Jenis penelitian Analitik observasional dengan rancangan cross sectional study. Populasi pasien ODHA minum obat ARV sebanyak 82 orang, teknik pengumpulan sampel sampling.Data di peroleh menggunakan kuisioner dan analisis data menggunakan chi square test.
Hasil penelitian diperoleh karakterisitk Pasien ODHA terbanyak berumur dewasa awal 25-35 tahun yaitu sebanyak 41 orang (50,0%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 46 orang (56,1%),status perkawinan terbanyak yaitu tidak kawin sebanyak 70 orang (85,4%), berpendidikan tinggi sebanyak 59 orang (72%) dan bekerja sebanyak 53 orang (64,6%). Kepatuhan pasien minum obat ARV sebanyak 46 orang (56,1%) dan sebanyak 36 orang (43,9%) tidak patuh minum obat ARV. Ada pengaruh lama pengobatan (ρ-value = 0,006 0,05; RP = 0,930; CI95% (0,561-1,56)
Uji Aktivitas Diuretik Ekstrak Daun Konde Mambruk (Clerodendrum Japonicum (Thunb.) Sweet) Terhadap Mencit Jantan (Mus Musculus)
Masyarakat di Papua menggunakan daun konde mambruk (Clerodendrum japonicum (Thunb.) Sweet) sebagai diuretik. Flavonoid dan alkaloid yang terdapat dalam ekstrak etanol daun konde mambruk berperan dalam meningkatkan pengeluaran urin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas diuretik dan dosis paling efektif untuk menimbulkan aktivitas diuretik pada mencit jantan (Mus musculus). Metode pengujian yang dilakukan menggunakan parameter pengukuran volume urin mencit tiap jam selama 6 jam. Mencit jantan sebanyak 24 ekor dibagi dalam 6 kelompok kontrol yakni kontrol normal tanpa perlakuan (kelompok 1), kontrol negatif diberi suspensi Na-CMC 1% (kelompok 2), kontrol positif diberi suspensi furosemid 40 mg (kelompok 3), kontrol perlakuan diberi ekstrak etanol daun konde mambruk dengan dosis 100 mg/kg BB, 200 mg/kg BB dan 400 mg/kg BB (kelompok 4, 5, dan 6). Data yang diperoleh dianalisis dengan SPSS ver. 22, uji one way ANOVA untuk melihat perbedaan pada setiap kontrol perlakuan. Pengujian diuretik menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun konde mambruk pada dosis 100 mg/kg BB memiliki aktivitas diuretik sebesar 0.37, dosis 200 mg/kg BB sebesar 0.41, dan dosis 400 mg/kg BB sebesar 0.43. Hasil uji menunjukkan adanya indeks diuretik dan aktivitas diuretik yang paling besar pada ekstrak etanol daun konde mambruk dengan dosis 400 mg/kg BB
Analisis Stok Karbon Pada Sedimen Di Ekosistem Mangrove Teluk Youtefa Kota Jayapura.
Pemanasan global adalah salah satu isu di dunia saat ini, bisa dilihat dengan adanya peristiwa tingginya suhu bumi yang terkait langsung dengan gas- gas rumah kaca. Hutan mangrove dilaporkan mampu memitigasi pemanasan global karena kemampuannya menyimpan karbon di biomassa dan sedimen dengan baik. Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui densitas sedimen tanah, presentase karbon organik, densitas karbon dan estimasi simpanan karbon pada sedimen ekosistem mangrove di Teluk Youtefa Kota Jayapura. Pengambilan data terdiri dari Jumlah individu dan kerapatan jenis mangrove dengan menggunakan metode transek kuadrat dan sampel sedimen mangrove untuk analisis karbon, dilakukan dengan teknik Purpose Sampling dan data yang diperoleh dianalisis dengan metode Loss on Ignition. Hasil penelitian menunjukan kerapatan jenis mangrove tingkat pohon berkisar antara 440 – 820 ind/ha., 1200 - 1560 ind/ha (Tingkat Tiang) dan 6250 – 8000 ind/ha (Tingkat Pancang). Selanjutnya hasil analysis densitas sedimen mangrove pada ketiga stasiun berkisar antara 0,080 - 0,091%. Nilai persen karbon, berkisar antara 50.10% - 50.59 % dengan nilai kerapatan karbon berkisar 2.026 – 2.306 (g/m2). Total stok karbon organik pada sedimen pada seluruh stasiun yaitu sebesar 230,64 (Stasiun I) -
202.67 Ton/ha (Stasiun II) dan 229.22 Ton/ha (Stasiun III). Korelasi antar kerapatan mangrove pada tingkat pohon, tiang dan pancang terhadap kandungan karbon dalam sedimen, menunjukkan hubungan yang positif. Berdasarkan hasil penelitian, maka disimpulkan bahwa ekosistem mangrove dapat berperan penting dalam mitigasi CO2 dalam bentuk biomassa maupun akumulasi dalam sedimen
Implementasi Kebijakan Dana Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur Di Kampung Utikini Baru Sp-12 Distrik Kuala Kencana Kabupaten Mimika Papua Tengah
Indonesia mengalami perkembangan pesat di berbagai sektor pembangunan, termasuk di daerah terpencil. Untuk mengatasi ketimpangan antara perkotaan dan perdesaan, pemerintah Indonesia mengimplementasikan Kebijakan Dana Desa pada tahun 2015. Tujuan utama kebijakan ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mengurangi kesenjangan. Namun, implementasi kebijakan ini menghadapi beberapa tantangan seperti masalah koordinasi, pengawasan, dan potensi penyalahgunaan dana. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji implementasi Kebijakan Dana Desa dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur di Kampung Utikini Baru SP-12, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Dana Desa dalam meningkatkan infrastruktur masyarakat dan faktor-faktor pendukung serta penghambatnya di kampung tersebut. Manfaat penelitian ini adalah menjadi acuan dalam pembelajaran ilmu kebijakan publik dan sumber informasi bagi pemerintahan kampung Utikini Baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk yang berkelanjutan, keterbatasan anggaran, dan perang suku di Timika menjadi faktor penghambat dalam implementasi Dana Desa. Namun, terdapat potensi dari lembaga non-pemerintah, partisipasi masyarakat dalam musyawarah desa, dan pengawasan yang melibatkan berbagai pihak yang mendukung implementasi Dana Desa. Dana Desa telah digunakan untuk berbagai proyek infrastruktur yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pendekatan partisipatif, kolaborasi dengan sektor swasta, dan fokus pada sektor pertanian juga mendukung implementasi Dana Desa. Implementasi Kebijakan Dana Desa di Kampung Utikini Baru memiliki tantangan dan dukungan. Pembangunan infrastruktur yang didukung oleh Dana Desa telah memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi tantangan seperti pertumbuhan penduduk dan keterbatasan anggaran perlu diatasi. Peningkatan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan dana dan transparansi dalam pelaporan Dana Desa juga penting. Keberlanjutan program-program Dana Desa dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan pembangunan. Selain itu, kolaborasi dengan sektor swasta dan pemantauan yang berkelanjutan juga mendukung pelaksanaan Dana Desa. Program Dana Desa juga berperan dalam pelestarian budaya dan lingkungan
Ideologi Politik Papua Merdeka Dalam Novel Sentuh Papua Karya Aprila Wayar
Novel Sentuh Papua menceritakan seorang jurnalis yang memiliki rasa keingintahuan terhadap Bintang Kejora, sehingga ia memutuskan untuk mencari tahu kebenarannya dengan bertemu pemimpin Papua Merdeka, aktivis Papua Merdeka dan seorang Perempuan Melanesia asal Papua yang menemaninya untuk menjalankan misi Rohan. Penelitian tentang “Ideologi Politik Papua Merdeka dalam novel Sentuh Papua” ini bertujuan untuk mendeskripsikan misi tokoh Rohan, mendeskripsikan jenis-jenis Ideologi Politik Papua Merdeka, mendeskripsikan tindakan para tokoh OPM untuk merealisasikan ideologi dalam novel Sentuh Papua karya Aprila Wayar. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pendekatan Hermeneutika dan menggunakan teori Ideologi menurut Althusser dan Jurnalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Rohan menggunakan visi dan misi jurnalistik dalam mencari informasi yang diinginkan. Ideologi yang diperjuangkan oleh tokoh OPM dalam novel ini mencakup berbagai konsep politik yang diungkapkan melalui pemikiran mereka. tindakan para tokoh OPM mencerminkan upaya mereka dalam mewujudkan ideologi yang mereka yakini, menggunakan strategi yang sesuai dengan situasi dan konteks yang dihadapi. Dengan demikian, novel Sentuh Papua bukan hanya sekedar cerita, tetapi juga menjadi medium untuk menyampaikan ideologi politik papua merdeka melalui perjalanan dan pemikiran tokoh-tokoh di dalamnya
Students’ Perception Toward Efl Teachers’ Strategies In Speaking Skill Practice In Eight-Grade At SMP Muhammadiyah Jayapura
This research aims to (1) describe the perceptions of class VIII students regarding the methods used by English teachers in teaching English speaking skills at Muhammadiyah Jayapura Middle School (2 identify what methods most students like and think can motivate them to be able to speaking English. (3) identify obstacles that interfere student in speaking English. The design of this study uses a descriptive–qualitative method. The sample for this research was class 8 consisting of 6 study groups, with a total of 134 students, while the sample used was 3 study groups consisting of 97 students. The sampling technique used was a purposive sampling because these 3 study groups had been taught by the same teacher (the teacher who is currently being used as a source of information). The instruments used to collect data in this research were interviews and questionnaires. Interviews were used to collect data related to students' perceptions of the types of methods used by EFL teachers in speaking skills in the classroom. while a questionnaire is used to identify the speaking skill method most preferred by students. To find out the obstacles faced by students in speaking skills, interviews were conducted as well as observations regarding the availability of learning facilities. The research results show that EFL teachers use various strategies in teaching speaking skills in the English language learning context. There are 4 strategies that they like most from several speaking skill strategies presented in the questionnaire, namely: "taboo" and annoying letters, playing short, imitating, and discussing with percentages of 80%, 79%, 72%, and 72% respectively. Additionally, EFL teachers often ask direct questions to encourage student participation resulting in quick responses. Students are required to answer the teacher's questions in English as a means of honing their speaking skills
Analisis Penggunaan Recloser untuk Pengaman Arus Lebih pada Penyulang Dahlia PT. PLN (Persero) UP3 Jayapura.
Perangkat pengamanan seperti pemutus sirkuit biasanya bertindak untuk mengisolasi wilayah yang terkena dampak dari sumbernya, dan untuk menutupnya kembali, diperlukan operator, pemutus arus kurang efektif bila gangguan bersifat
sementara daripada permanen, seperti yang terjadi pada sebagian besar gangguan. Untuk meningkatkan efisiensi, digunakan perangkat yang memiliki kemampuan untuk menutup atau menutup kembali secara otomatis jika gangguan yang menyebabkan pembukaan bersifat sesaat.
Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis penggunaan recloser pada Penyulang Dahlia. Dalam perancangan penelitian ini metode yang digunakan adalah kuantitatif. Metode kuantitatif merupakan suatu metode penelitian dimana datanya berupa angka dan analisis statistik. Sedangkan proses pengambilan data metode yang digunakan adalah observasi.
Pada Penyulang Dahlia gangguan arus hubung singkat 3 fasa terbesar terjadi di kilometer 0% yaitu sebesar 12630,02095 A, dan gangguan paling kecil terjadi dikilometer 100% yaitu sebesar 6295,28388 A. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa OCR sisi masukan TMS adalah 0,23 detik, dengan waktu kerja
(t) sebesar 0,67 detik, untuk OCR sisi Penyulang TMS adalah 0,15 detik, dengan waktu kerja (t) sebesar 0,299 detik, dan yang terakhir Recloser TMS adalah 0,13 detik, dengan waktu kerja (t) sebesar 0,296 detik. Hasil perhitungan relay OCR
menunjukan waktu operasi yang lebih baik dan lebih cepat dibandingkan dengan kondisi di lapangan saat terjadinya gangguan. Sedangkan untuk recloser, kodisi dilapangan menunjukkan waktu operasi yang lebih baik dan lebih cepat
dibandingkan hasil perhitungan saat terjadinya gangguan, dan penentuan nilai granding time telah sesuai standart IEC 60255 yaitu 0,3-0,5 detik
Analisis Potensi dan Perencanaan Desain Pemanenan Air Hujan (Rainwater Harversting) di Perumahan Jannati 1 dan Perumahan Megapura Koya Barat.
Permasalahan ketersediaan air bersih merupakan suatu masalah klasik yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia pada akhir-akhir ini, baik itu mengenai kuantitas maupun masalah kualitas air bersih yang ada. Mengingat kebutuhan air bersih sangat berpengaruh besar pada kelancaran aktivitas masyarakat, maka perlu dipikirkan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui berapa potensi dan bagaimana kualitas mutu pemanenan air hujan (Rainwater Harvesting), mengetahui jumlah kebutuhan air bersih, dan mengetahui alternatif desain prasarana pemanenan air hujan di Perumahan Jannati
1 dan Megapura Koya Barat. Hasilnya potensi pemanenan air hujan di Perumahan Jannati 1 Koya Barat untuk sekali hujan yaitu sebanyak 208,21 m3, sedangkan potensi pemanenan air hujan di Perumahan Megapura Koya Barat untuk sekali hujan yaitu sebanyak 258,07 m3. Laporan Hasil Uji Kualitas Air yang dikeluarkan oleh Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Papua berdasarkan Permenkes RI No.429/MENKES/PER/IV/2010, tentang persyaratan kualitas air minum menunjukkan bahwa nilai parameter fisika dan kimia memenuhi baku mutu air
minum, yang mana artinya juga memenuhi baku mutu air bersih, namun dari parameter biologi tidak memenuhi, dimana nilai Coli tinja (17 MPN/100 ml) dan coliform (≥ 979 MPN/100 ml) sudah melewati nilai baku mutu untuk kategori air minum, maupun air bersih. Total kebutuhan air bersih perhari di Perumahan Jannati 1 yaitu sebanyak 37.800 liter atau 37,8 m3 dan Perumahan Megapura sebanyak 49.200 liter atau 49,2 m3
. Maka, total kebutuhan air bersih perhari secara keseluruhan dari kedua perumahan tersebut yaitu sebanyak 87.000 liter atau 87 m3.
Alternatif perencanaan desain pemanenan air hujan (rainwater harvesting) untuk skala persil menggunakan dimensi tangki penampungan berukuran 2,09 m x 2,09 m x 2,5 m, pipa horizontal dengan ukuran 3 inci (75 mm), pipa tegak dengan ukuran 2 inci (50 mm), dan pipa talang berukuran 3 inci (75 mm). Untuk perencanaan skala komunal digunakan dimensi bak penampungan berukuran 20,40 m x 20,40 m x 3 m, pipa horizontal dengan ukuran 6 inci (150 mm), pipa tegak dengan ukuran 5 inci (125 mm), dan pipa talang berukuran 10 inci (250 mm)
Evaluasi Struktur Atas Gedung Dekanat Fakultas Ekonomi Universitas Cendrawasih
Suatu perencanaan struktur bertujuan untuk menghasilkan suatu struktur yang stabil, cukup kuat, mampu menahan beban, dan memenuhi tujuan-tujuan lainnya seperti ekonomi dan kemudahan pelaksanaan. Suatu struktur disebut stabil apabila tidak mudah terguling, miring ataupun tergeser selama umur bangunan yang direncanakan. Untuk mecapai tujuan perencanaan tersebut, perencanaan struktur harus mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah berupa Standar Nasional Indonesia (SNI). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merencanakan struktur atas Gedung Dekanat Fakultas Ekonomi Universitas Cenderawasih yang didasarkan dengan peraturan SNI terbaru, yakni SNI beton struktural, SNI gempa dan SNI pembebanan, sehingga menghasilkan dimensi suatu elemen struktur, penggunaan tulangan, serta struktur yang tahan terhadap gempa, dan melakukan analisis terhadap struktur menggunakan program sehingga diperoleh hasil yang aman terhadap beban-beban yang terjadi dan sesuai fungsi. Perencanaan stuktur gedung beton bertulang dirancang dengan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dan dari analisa dan perhitungan diperoleh hasil rekomendasi. Setelah dianalisa ulang ada beberapa elemen struktur yang tidak aman, sehingga perlu adanya penambahan perubahan dimensi di elemen struktur tersebut
Kelayakan Halte Bus Dengan Metode Servqual pada Ruas Jalan Otonom-Hamadi-sampai Jayapura
Kondisi saat ini lalulintas dapat berjalan dengan lancar maka perlu adanya perhatian oleh pemerintah khusus nya pada sektor trasnpotasi umum salah satunya dengan meningkatkan sarana dan peningkatan halte bus kota sehinggan pengguna bus dapat optimal untuk meningkatkan fasilitas halte bus tersebut diperlukan sistem oprasional yang baik agar para pengguna halte merasa nyaman sehingga pergerakan angkutan umum dan penumpang dapat berjalan efektif dalam hal ini direncanakan pengoptimalkan oprasional halte disepanjang jalan rute tersebut dan dengan mengoptimalkan pengguna halte secara baik.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Servqual Dan Metode Impotance Performance Analysis Metode Sevqual digunakan untuk mengolah data dan metode impotance performance analysis untuk memberikan penilaian terhadap metode servqual .Dari hasil penelitian ini dihasilkan bahwa para pengguna halte bus belum merasa puas dengan kenyamanan di halte .untuk atribut yang menjadi prioritas yang harus di perbaiki yaitu pada fasilitas halte,identitas halte dan lengkapan lainy