Universitas Cenderawasih Repository
Not a member yet
670 research outputs found
Sort by
Perbandingan Penggunaan Obat Antiansietas dan Antidepresan Sebelum dan Sesudah Pandemi COVID-19 di RSUD Jayapura Pada Periode Januari 2019 - Desember 2020
Asmuruf, Natalia Hety. 2023. “PERBANDINGAN PENGGUNAAN OBAT ANTIANSIETAS DAN ANTIDEPRESAN SEBELUM DAN SESUDAH PANDEMI COVID-19 DI RSUD JAYAPURA PADA PERIODE JANUARI 2019-DESEMBER 2020” Skripsi Program studi Farmasi Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Cenderawasih.
Corona Virus desease 2019 (COVID-19) memiliki efek serius pada kesehatan mental seseorang seperti ketakutan, cemas, dan depresi. Bulan Maret 2020, permintaan resep obat anti cemas meningkat 10% menjadi 9,2 juta. Pada bulan maret 2019 permintaan obat anti cemas sebanyak 8,8 juta. sedangkan obat
antidepresan pada bulan Maret 2019 hingga 2020 mengalami peningkatan 9,2% dari 27,2 juta menjadi 29,7 juta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan penggunaan obat antiansietas dan antidepresan sebelum dan sesudah pandemi covid-19 di RSUD Jayapura pada periode Januari 2019-
Desember 2020. Rancangan penelitian bersifat deskriptif dengan desain Retrospektif terhadap 607 resep pasien penggunaan obat antiansietas dan antidepresan yang diperoleh secara non probability sampling yang memenuhi
kriteria inklusi dan ekslusi. Data yang diperoleh akan diolah menggunakan software SPSS versi 29.0 kemudian dihitung persentase karakteristik pasien dan terapi obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien yang
dominan menggunakan obat antiansietas dan antidepresan pada Januari 2019 - Desember 2020 yaitu perempuan terjadi peningkatan sebanyak 216 pasien (63,52%), dan usia 25-34 tahun mengalami peningkatan sebanyak 66 pasien (84,61%). Terapi obat antiansietas pada Januari 2019-Desember 2020 mengalami peningkatan sebanyak 379 resep (63,69%). Sedangkan, terapi obat antidepresan pada Januari 2019-Desember 2020 mengalami peningkatan sebanyak 108 resep
(64,28%). Penggunaan golongan obat antiansietas dan antidepresan yang dominan adalah diazepam sebanyak 153 resep (70,50%) dan fluoxetine sebanyak 86 resep (85%). Kesimpulan yaitu bahwa terjadi peningkatan penggunaan obat antiansietas dan antidepresan sebelum dan sesudah pandemi covid-19 yaitu sebesar 63,69% dan 64,28%.
Kata Kunci : Covid-19, Antiansietas, Antidepressan, RSUD Jayapur
Analisis Komponen Kimia Air Laut di Pesisir Utara Papua Sebagai Sumber Energi Listrik Berbasis Blue Energy
Air laut termasuk kedalam larutan elektrolit, artinya ion-ion yang terkandung di dalam komponen kimia air laut dapat menghasilkan listrik. Komponen kimia air laut merupakan salah satu inovasi untuk mengatasi krisis energi, khususnya energi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi nilai komponen kimia air laut yang paling berpengaruh dalam menghantarkan listrik di perairan utara Papua. Pengambilan sampel dan pengujian dilakukan pada bulan Mei 2023 di tiga stasiun penelitian. Pengujian sampel komponen kimia pada air laut dilakukan di Laboratorium Kesehatan Daerah Papua, sedangkan pengujian listrik dilakukan secara insitu di titik lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan nilai konsentrasi klorida berkisar antara 240,0 – 281,0 mg/L, kalsium 116,0 – 353,0
mg/L, magnesium 726,0 - 910,0 mg/L, dan sulfat 204,0 – 327,0 mg/L. Nilai tegangan yang dihasilkan secara berurutan yaitu 0,139 V, 0,191 V, dan 0,234 V. Pengaruh komponen kimia terhadap potensi besar tegangan yang dihasilkan pada lokasi penelitian dikatakan belum memiliki hubungan signifikan yang berarti
Pemanfaatan Karbon Aktif Ampas Sagu Terhadap Peningkatan Kualitas Emisi Gas Buang
Emisi gas buang dari jumlah kendaraan yang terus meningkat dengan cepat menyebabkan menurunnya kualitas udara di lingkungan. Perlu diambil langkah inovatif dan ramah lingkungan dengan melakukan proses pengurangan tingkat emisi gas buang melalui metode adsorpsi pada emisi gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor. Penelitian ini difokuskan pada upaya pengurangan kandungan gas sulfida (H2S), pengurangan persentase lower explosive limit (LEL) serta peningkatan persentase gas oksigen (O2) dari emisi gas buang dengan menggunakan adsorben karbon aktif. Pada penelitian ini digunakan tiga jenis karbon aktif, yaitu karbon aktif ampas sagu yang diaktivasi dengan ZnCl2, karbon aktif ampas sagu yang diaktivasi kemudian dimodifikasi permukaan dengan H2SO4, dan karbon aktif komersil sebagai pembanding, dengan variasi massa adsorben karbon aktif sebesar 5, 10, 15, 40, dan 50 g. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur daya serap karbon aktif terhadap gas sulfida, H2S, LEL dan O2, serta menentukan jenis karbon aktif yang tepat untuk dapat meningkatkan kualitas emisi gas buang dari kendaraan bermotor. Pengukuran emisi gas buang dilakukan sebelum dan sesudah penggunaan adsorben menggunakan Smart Sensor 4-in-1 Gas Monitor ST8900. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif ampas sagu termodifikasi permukaan pada variasi massa 50 gram dapat menyerap gas sulfida hingga 64,33%, serta dapat menaikkan kosentrasi oksigen hingga 15,10% dan menurunkan nilai konsentrasi Lower Explosive Limit hingga 14,67%. Sehingga karbon aktif dari ampas sagu dengan modifikasi permukaan memiliki efisiensi daya serap yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas udara
The Students’ Perceptions On The English Teaching And Learning Process At SMPN 1 Jayapura
Performance can be said to be the responsibility of the teacher in an effective teaching process that includes designing learning programs, implementing the learning process, and assessing student learning outcomes. This led researchers to analyze English teachers in class VIII C of SMPN 1 Jayapura. The specific problems for this study are: (1) What is the perception of EFL teachers who teach English at SMP Negeri I Jayapura? With the above problems, the specific objectives of this study are (1) To investigate students' perceptions of their EFL teachers at SMP Negeri 1 Jayapura. This study focused on students' perceptions of the English teaching and learning process at SMPN 1 Jayapura using quantitative descriptive research methods by applying survey research designs. The type of survey used in this study was Cross-sectional. Meanwhile, researchers collect data using instruments, namely, questionnaires, interviews and observations. This study answers the above problems: (1) The result of students' views on the EFL teacher when teaching is that the teacher is patient, disciplined, motivating students, mastering the four skills of English, friendly and pleasant and the teacher is able to give directions smoothly, the class feels free when giving opinions, has pronunciation, intonation and fluency in language use, knows the student's name and provides learning objectives. (Teacher presentation (P=100%), teacher/student interaction (P=100%, personal characteristics of the teacher (P=97.0%), teacher execution/method (P=96.97%, Personal qualities of the teacher (P=93.9%), pedagogical skills of the teacher (P=93.4), teacher preparation (P=75.8%, technical knowledge of the teacher (P=63%) and interpersonal ability (P=54.5%). Based on this research, researchers hope that every English teacher must continue to evoke a sense of self-reflection on the teaching process so that learning outcomes satisfy students
Analisis Simpang Empat Lengan Tak Bersinyal pada Ruas Jalan Kemkey-Jalan Tanah Hitam Distrik Abepura Kota Jayapura Studi Kasus Simpang: Pasar Youtefa dan RS. Umum Abepura
Judul penulisan tugas akhir ini adalah Analisis Simpang Tak Bersinyal Empat Lengan Pada Ruas Jalan Kamkey –Tanah Kota Jayapura. Rumusan masalah Bagaimana kapasitas persimpangan Jalan Kamkey –Tanah Kota Jayapura dan Bagaimana tingkat pelayanan persimpangan Jalan Kamkey –Tanah Kota Jayapura dengan tidak adanya peraturan perambuan lalulintas pada kondisi sekarang. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja simpang pada ruas jalan dengan menganalisis simpang takbersinyal Empat lengan berdasarkan pedoman dari MKJI 1997. Dalam menunjang proses penulisan dan penuyusunan laporan penelitian yang baik, maka penulis melakukan pengumpulan data yang berkaitan dengan kajian perilaku lalu lintas pada simpang Jalan Kamkey –Tanah Kota Jayapura. Dalam pengumpulan data ada dua macam teknik yang digunakan pegumpulan data primer dan data sekunder. Jalan raya merupakan sarana atau tempat untuk dilalui kendaraan baik itu kendaraan bermotor ataupun sejenisnya yang melalui suatu jalan tersebut, sehingga jalan raya merupakan sarana yang sangat penting yang berpengaruh dalam segala aspek kehidupan. Dari segi manapun jalan raya merupakan penggerak suatu ekonomi dan kemajuan dari suatu daerah. Ada tiga komponen terjadinya lalu lintas yaitu manusia sebagai pengguna, kendaraan sebagai alat transportasi dan jalan sebagai sarana yang dilalui oleh kendaraan dan manusia. Kata Kunci: MKJI 1997, Lalulintas, Simpang ta bersinyal
Studi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada Proyek Pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua
Proyek pembangunan gedung merupakan proyek konstruksi yang sangat besar dimana melibatkan banyak pekerja maupun alat berat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisa variabel penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) terhadap keberhasilan pencegahan angka kecelakaan kerja berdasarkan acuan PP No. 50 Tahun 2012. Penelitian ini dilakukan pada proyek kantor gubernur provinsi papua dengan dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas menggunakan software Microsoft Excel selanjutnya menentukan persentase skor. Kuisioner disebarkan kepada 55 responden yang meliputi pihak kontraktor yang terlibat dan bekerja secara langsung dilapangan. Pada penelitian ini didapatkan hasil dari 4 variabel yang teruji valid dan reliabel yang menjadi representasi SMK3 dan pencegahan kecelakaan kerja kemudian menentukan scoring yang sesuai dengan PP Nomor 50 Tahun 2012. Pada 3 variabel bebas meliputi Kebijakan SMK3 (86,70%), Penilaian SMK3 (89,40%), Pengawasan SMK3 (88,59%), mendapatkan predikat “Memuaskan” dan 1 variabel terikat meliputi angka kecelakaan kerja (78,70%) mendapatkan predikat “Baik”. Sehingga dapat menunjukkan penerapan SMK3 terhadap keberhasilan pencegahaan angka kecelakaan kerja pada proyek pembangunan kantor gubernur provinsi papua diterapkan dengan baik dan memuaskan
Analisis Kapasitas Area Terminal dan Lahan Parkir Angkutan Penumpang di Pelabuhan Semabusa Nabire
Pelabuhan Samabusa Nabire merupakan pintu gerbang utama untuk memasuki Provinsi Papua Tengah dan memegang peranan penting dalam perkembangan pembangunan di Provinsi Papua Tengah maupun dalam menghubungkan Kota Nabire dengan daerah-daerah lainnya. Pelabuhan Samabusa Nabire bukan hanya sekedar tempat berlabuh / tempat bersandarnya kapal, melainkan juga sebagai sarana kegiatan ekonomi baik dalam hal transportasi maupun perdagangan. Melihat kondisi pelabuhan Samabusa Nabire dengan padatnya jadwal terlihat beberapa kekurangan pada pelabuhan ini khususnya pada kapasitas Area terminal dan lahan parkir yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan Luas Areal Terminal Dan Lahan Parkir angkutan penumpang Di Pelabuhan Samabusa Nabire untuk sekarang dan 10 tahun yang akan datang. metode yang digunakan analisis ini adalah metode penelitian deskriptif analitis, yaitu dengan memaparkan permasalahan yang ada secara berurutan dan mengaitkan ke dalam faktor-faktor yang menunjang sasaran pembahasan, kemudian dianalisis untuk mandapatkan suatu pemecahan masalah. Hasil dari penelitian ini adalah Rata – rata kedatangan kapal yaitu satu minggu sebanyak 3 kapal, Panjang dermaga untuk kapal KM. Labobar adalah 196 m dan untuk kapal KM. Gunung Dempo adalah 186 m. Sedangkan Panjang dermaga pada Pelabuhan Samabusa Nabire yang tersedia adalah 277 m. Luas area terminal yang dibutuhkan pada Pelabuhan Samabusa Nabire adalah 5.889,3 m 2 luas area terminal yang tersedia adalah 2.400 m 2 , sedangkan , sehingga area terminal Pelabuhan memerlukan penambahan. Luas Lahan parkir yang dibutuhkan pada Pelabuhan Samabusa Nabire adalah 5.262,4 m 2 tersedia pada pelabuhan adalah 3.375 m 2 , sedangkan luas lahan parkir yang , sehingga lahan parkir pada Pelabuhan memerlukan penambahan. Kebutuhan ruang terminal dermaga penumpang pelabuhan Samabusa Nabire untuk 10 tahun yang akan datang perlu adanya penambahan luasan yang semula 2.400 m² menjadi 7.346,2 m². untuk kebutuhan parkir kendaraan antar/ jemput memerlukan luasan karena luas yang semula 3.375 m² menjadi 6564,2 m²
Kualitas Pelayanan Bidang Mutasi Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil (PNS) Di Kantor Regional IX Badan Kepegawaian Negara Jayapura.
Kenaikan pangkat merupakan penghargaan kepada pegawai negeri sipil yang dengan tekun, penuh pengabdian melaksanakan tugas yang dibebankan kepa-danya. Rumusan masalah dalam penelitian “Bagaimana kualitas pelayanan Bi-dang Mutasi kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Regional IX Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jayapura?”. Tujuan penelitian mendesripsikan kualitas pelayanan Bidang Mutasi kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Regional IX Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jayapura dalam aspek pelayanan administratif. Jenis metode penelitian deskriptif kualitatif dilapangan atau lokasi penelitian untuk menyelidiki gejala objektif yang terjadi untuk menyusun laporan ilmiah secara kualitatif. Fokus penelitian ini berkaitan dengan kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil Bidang Mutasi dikantor Regional IX Badan Kepegawaian Negara Jayapura. Metode pengumpulan data wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Pengolahan data kualitatif didasarkan pada catatan lapangan yang sudah dibuat oleh peneliti saat pengumpulan data. Metode Analisis data reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verivikasi. Hasil penelitian kualitas pelayanan kenai-kan pangkat pegawai negeri sipil di Kantor Regional IX Badan Kepegawaian Negara Jayapura. Bahwa pengurusan kenaikan dalam kualitas pelayanan dalam Responsif terhadap urusan kenaikan panaikan pangkat dengan menjaga kualitas internal yang mana dalam pengurusan kenaikan pangkat mengalami perubahan jadi pada bidang mutasi berupaya menjaga kinerjanya dengan belajar mandiri. Dan juga menjaga kualitas eksternal yang mana pada pengurusan kenaikan pangkat pasti ada daerah atau instansi yang belum memahami perubahan pen-gurusan kenaikan pangkat. Jadi bidang mutasi melakukan pembinaan terhadap daerah atau instansi. Responsibility terhadap urusan kenaikan pangkat pegawai negeri sipil bahwa bidang mutasi membuat time schedule atau melakukan pen-jadwalan dalam pengurusan kenaikan pangkat. Accountability terhadap urusan kenaikan pangkat pegawai negeri sipil yang mengalami kesulitan pada saat pen-gurusan kenaikan pangkat pada bidang mutasi memberikan usulan kepada ven-dor-vendor jaringan untuk memfasilitasi jaringan karena jaringan di daerah-daerah pasti ada yang belum memadai. Dan yang kurang paham dengan regulasi baru akan dibuat bimtek, sosialisasi setahun sekali dan memberikan buku-buku terbaru dalam urusan kenaikan pangkat
Ancaman Kehadiran Militer Nato di Ukraina bagi Rusia
Penelitian ini menganalisis tentang Ancaman Kehadiran Militer NATO di Ukraina bagi Rusia, Peneliti ingin mengkaji terkait kemunculan kehadiran militer NATO diperbatasan Ukraina yang menjadi salah satu faktor utama timbulnya keingginan Ukraina bergabung kedalam Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), yang dimana hal ini menimbulkan terjadinya perang antar Rusia dan Ukraina mulai terjadi. dengan mengunakan Metode deskritif kualitatif, penulis mencoba untuk menganalisis apa saja yang menjadi penyebab di balik keingginan bergabungnya Ukraina dengan NATO. adapula faktor lain yang menjadi pemicu perang antara Rusia dan Ukraina mulai terjadi yaitu, adanya presiden Ukraina yang baru cenderung lebih dekat ke Negara Barat, yang membuat Rusia menginvasi Ukraina. hasil penelitian Negara barat menjatukan sanksi kepada Rusia karena telah menginvasi Ukraina, juga hal serupa juga telah di balas oleh Rusia dengan melarang ekspor minyak mentah ke Negara Barat. Namun perang antara Rusia dan Ukraina masih belum bisa di selesaikan. Berdasarkan hasil analisis dan kesimpulan pada Bab pembahasan maka penulis mengajukan saran agar presiden Ukraina bisa menggabil kebijakan dengan melakukan negosiasi dan juga harus membatalkan permintahan bergabungnya dengan NAT
Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nabire
Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nabire, Dinas Kependudukan Dan Pencatatn Sipil Nabire Memiliki Beberapa Persoalan Yaitu; (1) Kurangnya Kehadiran Kepala Dinas Di Dukcapil Karena Memiliki Dua Jabatan Dalam Dinas Yaitu, Sebagai Plt Kepala Dinas Dan Sekertaris Dan Untuk Jabatan Diluar Yaitu, Sebagai Ketua Psw Ypk (2) Kurangnya Disiplin Waktu (3) Kurangnya Pengontrolan Atasan Atau Plt Kepala Dinas Terhadap Kerja Pegawai Dan Absen Pegawai (3) Absen Pegawai Yang Belum Ditertibkan Dari Bulan Januari (4) Ada Pegawai Yang Tidak Bisa Dan Kurang Pandai Dalam Mengoperasikan Komputer Atau Laptop.Metode Yang Digunakan Oleh Penulis Ada Metode Penelitian Kualitatif. Hasil Dari Penyajian Data Dan Analisi Data Menemukan Kepala Dinas Merupakan Plt Yang Memiliki Jabatan Sebayak 3 Yaitu Sebagai Plt Kepal Dinas, Sekertaris Dinas, Dan Ketua Psw Akan Tetapi Kepala Dinas Memiliki Kemampuan Dalam Memimpin, Mampu Mengarahkan Kerja Pegawai, Terlibat Dalam Setiap Kegiatan, Mampu Menyelesaikan Persoalan,Dan Mampu Mengerjakan Tugasnya. Akan Tetapi Bapak Belum Mengontrol Kerja Pegawai Dan Belum Menertibkan Absen Pegawai. Untuk Kinerja Pegawai, Pegawai Dinas Mampu Mengerjakan Tugas Mereka, Akan Tetapi Dalam Ketepantan Waktu Masih Belum Dikarenakan Ada Pegawai Yang Didapati Masuk Dinas Terlambat Dan Ada Pegawai Yang Didapai Pulang Dinas Tidak Tepat Waktu/ Pulang Cepat Serta Dalam Hal Efektivitas, Sebagian Pegawai Belum/Tidak Bisa Mengoperasikan Computer Dan Sebagiannya Lagi Bisa Mengoperasikan Komputer. Maka Kesimpulannya Peran Dari Kepala Dinas Sudah Cukup Baik Akan Tetapi Kurang Dalm Mengontrol Kerja Pegawai Dan Belum Tertibkan Absen Dan Untuk Kinerja Kurang Baik Karena Tugas Pegawai Mampu Dikerjakan Oleh Pegawai Tetapi Untuk Ketepatan Waktu Belum Banyak Pegawai Yang Datang Terlambat Dan Pulang Cepat, Dalam Hal Efektifitas Belum Baik, Masih Belum Baik Dikarenakan Tidak Semua Pegawai Mampu Mengoperasikan Computer