Repo Dosen ULM (Universitas Lambung Mangkurat)
Not a member yet
6336 research outputs found
Sort by
Reviewer Suistainable Drainage System For Building In Wetland (Case Study Kandangan Hospital)
The dynamic changes of Barito basin peat land ecosystem in South Borneo, Indonesia
The dynamic changes of aquatic ecosystem have an important role in order to maintain
the sustainability of peat land ecosystem. The aquatic ecosystem is the main supply of freshwater
in the Barito basin region, contribute to the water quality for consumption and production, habitat
for aquaculture. Therefore, the spatial modelling of inundation changes is a pre-requisite for
future peat land management. This study employed GIS and Remote Sensing techniques to
monitored land cover/land use changes for observed inundation in Barito basin, South Borneo,
Indonesia using multispectral satellite data obtained from Landsat at 1994, 1996, 2013 and 2015
respectively. The Barito peat basin areas, based on object dominance, were classified into five
cover classes/dry land use compilation namely swamp bushes, open areas, transportation, galam
vegetation (Melaleuca sp) and water bodies. The truth value was 88.48% for Overall Accuracy
and 0.8 for Kappa which belonged to the substantial category. Land cover/land use resulting
from spatial analysis showed a significant increase in water bodies totally 24% from 14% in
1994. Inundations that were close to the Barito river flow had a typical permanent compared to
those that were far from the river. Regarding inundations throughout the season contributed to
the management and development of the socio-economic area
TEKNIK BIBLIOKONSELING DALAM MERUBAH KONSEP DIRI NEGATIF
This article contains a literature review of bibliocounseling techniques in changing negative self-concept. There are five signs of people who have a negative self-concept, among others, sensitive to criticism, responsive to the praise, tend to feel unpopular, hiperkritis attitude, and pessimistic. Biblio counseling is a treatment activity by using a book aimed at mobilizing the counselee to go through the stages in the biblioconseling process of identification and projection, catharsis, and insight.
Keywords: bibliocounseling, self concept
INVESTIGASI REM ANTI-LOCK BRAKE SYSTEM (ABS) DENGAN PENAMBAHAN KOMPONEN PENGGETAR SOLENOID
Pemakaian sistem rem ABS sangat penting pada kendaraan untuk keamanan dan kenyamanan pengendaraan karena sistem ini mempunyai jarak pengereman yang pendek dan ketika terjadi pengereman mendadak, kendaraan masih dapat dikendalikan. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis getaran sistem pengereman dengan penambahan komponen penggetar solenoid yang diatur dengan sistem kontrol untuk menghasilkan efek ABS. Suatu peralatan untuk mensimulasikan pengereman dibuat yang dilengkapi dengan pengetar dan sistem kontrol elektronik arduino dan
pengambilan data dilakukan dengan menggunakan slam stick. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinyal domain frekuensi dengan penambahan komponen penggetar solenoid mempunyai puncakpuncak pada frekuensi 10 Hz, sedangkan sinyal domain frekuensi saat pengereman tanpa penambahan komponen penggetar solenoid tidak terdapat puncak-puncak pada frekuensi 10 Hz. Dari data tersebut maka sistem pengereman ABS bekerja sesuai dengan setting sistem pengereman ABS yang memberikan sinyal frekuensi 10 Hz.
Kata kunci : Solenoid, ABS, Frekuensi, penggeta
Keefektifan Model Konseling Trait and Factor untuk Meningkatkan Kemampuan Pengambilan Keputusan Karir Siswa Kelas XI di SMAN 5 Banjarmasin
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengambilan keputusan karir siswa kelas XI SMA Negeri 5 Banjarmasin sebelum dan sesudah diberikan model konseling trai and factor dalam program layanan konseling kelompok, serta untuk mengetahui efektivitas model konseling ini dalam meningkatkan pengambilan keputusan karir siswa kelas XI SMA Negeri 5 Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen dengan rancangan pre–eksperimental designs, dengan menggunakan bentuk intact-group comparison. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 5 Banjarmasin. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa pada kelas XI IPS 1 yang berjumlah 38 orang. Sampel pada penelitian ini diperoleh melalui kriteria inklusi dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 10 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah bahan perlakuan berupa “Pedoman Model Konseling Trait and Factor untuk Meningkatkan Pengambilan Keputusan Karir Siswa” dan instrument pengumpulan data berupa skala pengukuran tingkat pengambilan keputusan karier siswa. Teknik analisis data menggunakan rumus t- test. Berdasarkan pengujian dari data yang didapatkan thit > ttab 0,95 (8,24 > 2,751) maka Ho ditolak atau HA di terima. Maka, dari perbandingan tersebut dinyatakan bahwa Ho ditolak atau Ha di terima yang artinya ada perbedaan tingkat pengambilan keputusan karir siswa sebelum diberikan konseling dengan menggunakan model konseling trait and factor dan sesudah diberikan konseling.
Kata Kunci: trait and factor, pengambilan keputusan kari
Nilai-Nilai Sejarah Lokal (Banjar) dalam Pembelajaran IPS (Studi pada Sejarah Lokal Kalimantan Selatan Periode Perang Banjar, 1859-1906)
KEARIFAN LOKAL DALAM USAHA NON PERTANIAN OLEH PETANI DI LAHAN BASAH PADA MUSIM KEMARAU DAN MUSIM HUJAN DI KABUPATEN BARITO KUALA KALIMANTAN SELATAN
Selama ini lahan basah identik sebagai lahan pertanian padi, padahal banyak aktivitas warga yang bukan hanya dari sektor pertanian tersebut. Artikel ini bertujuan untuk melihat prospek lain dalam pengelolaan lahan basah warga, yang juga menopang kehidupan warga yang akhirnya membuka pemahaman bagi masyarakat khususnya kalangan akademisi bahwa lahan basah memiliki peluang non-pertanian padi di Desa Jambu Baru kecamatan Kuripan kabupaten Barito Kuala Propinsi Kalimantan Selata