Repo Dosen ULM (Universitas Lambung Mangkurat)
Not a member yet
6336 research outputs found
Sort by
Peer Review : Economic Valuation of Oil Palm Plantation Investment in Swamp Area of Tapin Regency, South Kalimantan, Indonesia
Cek Plagiassi - keberhasilan siswa pada pelajaran matematika hubungannya dengan motivasi belajar dan perhatian orang tua di sekolah dasar
Peer Review : Pengembangan Modul Fisika Berbasis Kearifan Lokal Daerah Lahan Basah untuk Melatihkan Karakter Wasaka, Tahun 2016
ANALISIS KEGAGALAN CLAMP U PADA SEPEDA MOTOR 200 CC
Analisis kegagalan merupakan metode investigasi secara sistematis untuk mencari penyebab dan mekanisme kegagalan suatu komponen atau peralatan. Penelitian ini menjelaskan tentang analisis kegagalan Clamp U pada sepeda motor 200 CC di sebuah pabrikan sepeda motor (PT. X). Dari data
tahun 2014, PT. X membeli Clamp U sebanyak 9228 buah. Dari jumlah tersebut yang reject 451 buah (4,9%) di mana 292 buah (3,2%) dapat direpair dan 159 buah (1,7%) mengalami patah. Perpatahan tersebut saat proses pemasangan Nut Hex M10 ke Clamp U. Clamp U memiliki dimensi panjang 150 mm, diameter luar (d) 9,000 mm, diameter efektif (d2) 8,188 mm, jarak bagi (p) 1,25
mm dan jumlah ulir 35. Torsi pengencangan mur ke Clamp U sebesar 55 Nm. Pengujian yang dilakukan antara lain pengamatan visual bentuk patahan, analisis tegangan, uji komposisi, uji metalografi, uji kekerasan dan uji tarik. Pengamatan menunjukkan Clamp U mengalami patah ulet.
Bidang patah terjadi pada bidang dimana tegangan gesernya maksimum. Permukaan patah menunjukkan ciri deformasi plastis. Hasil perhitungan torsi pengencangan maksimum yang diperkenankan adalah 53 Nm. Hasil pengujian komposisi kimia, kekerasan, dan metalografi menunjukkan Clamp U terbuat dari baja AISI 1060 yang mana sesuai standar material Clamp U. Hasil metalografi menunjukkan adanya retakan di kaki ulir yang kemungkinan terjadi saat
pembuatan ulir menggunakan metode thread rolling. Dapat disimpulkan patahan disebabkan oleh adanya retakan saat proses pembuatan ulir pada Clamp U dan torsi pengencangan yang terlalu besar
Kata Kunci: Clamp U, torsi pengencangan, AISI 1060, metalografi, thread rollin
reviewrr : Redistribusi Tanah Pertanian dalam Rangka Reformasi Agraria Indonesia (Studi di Provinsi Kalimantan Selatan)
The Antibacterial Efectivity of Sirih (Piper betle Linn) Extract 60% and Sodium Hipoclorite (NaOCl) 2% as Root Canal Irrigation Materials
In vitro antiplasmodial activity of Manuran (Coptosapelta Tomentosa) Root, pada seminar Internasional at second International
" IN VITRO ANTIPLASMODIAL ACTIVITY OF ETHANOL EXTRACT
OF MANURAN (Coptosapelta tomentosa Valeton ex K. Heyne) ROOTS
Arnida*, Sutomo
Program Study of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Lambung Mangkurat University, Ahmad Yani Street KM 36 70714 South Kalimantan, Indonesia,
*e-mail: [email protected]
ABSTRACT
The efforts to find alternative antimalarial medicine have not essentially solved the problem of malaria control because of the presence of medication resistance. The Plasmodium resistance to antimalarial medicine is resulted from malaria treatment failure. Therefore, the availability of new antimalarial medicine is urgently needed to overcome the resistance problems. Coptosapelta tomentosa is empirically used by people in Kotabaru South Kalimantan as part of the treatment for malaria. The aim of this research was to determine IC50 value of in vitro antiplasmodial activities from ethanol extract of C. tomentosa roots. Coarse powder of C. tomentosa roots was extracted using ethanol 96% by maceration method. An in vitro antiplasmodial activity test was carried out by using Candle Jar method. The doses of administration of ethanolic extract of C. tomentosa roots were at 500; 250; 50; 25; 5; dan 0.5 µg/mL concentration. The results of the study included parasitemia percentage, P. falciparum growth inhibition percentage, and IC50 value. The IC50 value of the ethanol extract of C. tomentosa roots was 2.46 µg/mL. The in vitro antiplasmodial activities of ethanol extracts of C. tomentosa roots were categorized to be very active.
Keywords: Captosapelta tomentosa; Manuran; in vitro antiplasmodial activity; Borneo; Kalimantan