1970 research outputs found
Sort by
ANALISIS STABILITAS LERENG DAN RANCANG BANGUN PENAHAN TANAH DENGAN PEMROGRAMAN C++ (StUDI KASUS : PERENCANAAN JALAN DI LERENG BAYAH, PROVINSI BANTEN)
Belajar dari bencana longsor yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia, ada suatu fenomena
ketidakstabilan lereng yang diakibatkan oleh tahanan geser tanah tidak mampu mengimbangi
gaya-gaya luar yang menyebabkan gelincir pada bidang longsor. Dalam perencanaan stabilitas
lereng di Bayah, Banten terdapat akses jalan baru. Pada STA 3+420 terjadi proses pengalian
lereng setinggi 29,5 m, sehingga perlu dianalisis stablilitas lereng tersebut untuk mencegah
kelongsoran. Analisis dilakukan dengan bantuan bahasa pemrograman C++ serta metode Hoek
dan Bray untuk longsoran bidang. Faktor Keamanan (FK) pada sebelah kiri penampang lereng
STA 3+420 dengan program pemrograman C++ serta metode Hoek dan Bray untuk longsoran
bidang adalah 0,252. Hal yang sama dilakukan pada sebelah kanan penampang lereng STA
3+420 sehingga di dapat FK sebesar 1,895. Satu dari dua analisis yang dilakukan, FK < 1,5
pada sebelah kiri penampang STA 3+420, sehingga perlu dilakukan tindakan preventif agar
meminimalisir kelongsoran dengan memberikan alternatif perkuatan, yaitu metode penanggaan
pada lereng kritis. Pencegahan longsoran pada lereng dengan sistem penanganan, maka
diperoleh angka keamanan untuk lereng kritis yaitu 5,876
HUBUNGAN ANTARA MEMORI DAN PENDERITA DISLEKSIA DALAM TINJAUAN PSIKOLINGUISTIK
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan yang terdapat pada anak disleksia
dalam proses merekam kata secara visual dan menulis. Proses merekam yang melibatkan
memori jangka pendek dan respon yang di/akukan oleh anak akan diamati berdasarkan
kemampuan mengenal kata, mengcopy tulisan, proses menulis, bentuk huruf dan tempo saat
menulis. Metode penelitian yang digunakan adalah two store memory dengan model penelitian
eksperimen. Penelitian ini menggunakan media komputer, pada monitor tersedia tampi/an huruf
dan kata yang berbeda dengan durasi 60 detile,subjek akan diminta untuk mengulang huruf dan
kata tersebut secara spontan serta menuliskannya dalam media kertas kosong dan bergaris
kertas. Proses eksperimen dilakukan sebanyak 2 kali. Subjek penelitian adalah 5 anak yang
mempunyai hambatan belajar secara spesifik yang berusia antara 6 hingga 8 tahun. Temuan
penelitian ini adalah teridentifikasinya hambatan bahasa, seperti kesalahan mengidentifikasi
kata, kesalahan dalam menulis huruf pada kata, penempatan huruf yang salah, dan tidak
tersedianya rekaman makna pada beberapa kata yang ditampi/kan secara visual. Kesulitan yang
berhasi/ diidentifikasi adalah hambatan dalam mengenal huruf dan hambatan untuk mengenal
pola huruf yang berbeda, penambahan beberapa komponen kata yang tidak ada kaitannya
dengan makna kata, serta tulisan tangan yang buruk
Penentuan Register dalam pembuatan Iklan
Umum diketahui bahwa bahasa merupakan alat komunikasi manusia. Bahasa bisa menyampaikan makna ideasional, interpersonal, dan makna tekstual. Dalam pemasaran suatu produk, menyangkut pemberian brand, tagline dan pembuatan iklan, bahasa sebenarnya memainkan peranan yang penting, kalau tidak dikatakan vital, dalam keberhasilan produk tersebut menguasai pasar. Brand, tagline, dan iklan yang eye-catching dan ear-catching akan mudah diingat konsumen, yang pada gilirannya akan membuat konsumen memberikan pilihannya pada produk tersebut. Linguistik fungsional yang berkembang pesat di Eropa dan Australia ternyata bisa dimanfaatkan oleh kalangan produsen dan perildanan untuk menciptakan iklan produk yang efektif dengan menentukan register iklan. Penentuan register ini dilakukan dengan melakukan analisis konteks kultural dan konteks situasi, analisis field, tenor, mode, dan merancang urutan aktivitas dan strulaut¬teks, serta menginterpretasi makna interpersonal teks
Shift And Modulation On The Translation Of Modal Would Into Indonesian
Tujuan penulisan ini adalah untuk memperoleh data tentang terjemahan kata kerja bantu would dart bahasa Inggris ke bahasa Indonesia; apakah geseran unit, geseran kelas kata, geseran sistem intra diterapkan atau tidak dan apakah modulasi juga terjadi dalam proses terjemahan. Tulisan ini adalah tulisan deskripsi tentang bagaimana kata kerja bantu would diterjemahkan dart bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Data diambil dart novel yang berjudul A Stranger in a Mirror dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia Sosok Asing dalam Cermin, Hasil penelitian ini adalah kata kerja bantu would diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan akan, bisa, hares, kemungkinan, mau, mungkin, mungkin bisa, pasti, seharusnya dan would tidak diterjemahkan. Geseran unit diterapkan dalam terjemahan ini, yakni dart unit kata ke unit frase. Contoh would diterjemahkan menjadi mungkin bisa (yang merupakan unit frase). Geseran kelas pun diterapkan, yakni dart kata kerja ke kata keterangan. Selain itu, diterapkan pula gereran sitem intra, yakni kata kerja bantu would tidak diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Ada modulasi dalam terjemahan ini yakni ada perbedaan makna antara kate kerja bantu would dalam bahasa Inggris dengan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Makna yang ada dalam kata kerja bantu would berdasar pada makna yang diasumsikan oleh penutur
PENGETAHUNAN AKAN AIDS DAN PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA MAHASISWA
FENOMENA PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA MAHASISWA AKHIR-AKHIR INI SANGAT MARAK DIPERBINCANGKAN.SALAH SATU HAL YANG DITENGARAI MEMENGARUHI PERILAKU SEKS PARANIKAH INI ADALAH PENGETAHUAN AKAN AIDS.TUJUAN PENELITIAN INI ADALAH UNTUK MENGETAHUI SEBERAPA AKURAT HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN MAHASISWA AKAN AIDS DENGAN PERILAKU SEKS PRANIKAH YANG MEREKA LAKUKAN DAN KORELASI DINTARA KEDUANYA
VERNACULAR ARCHITECTURE IN JAKARTA AND SURROUNDINGS
The city of Batavia as a native of Jakarta, is believed by many experts is a fusion of several ethnic groups who
lived together for several centuries, such as the Sundanese, Javanese, Arabic, Balinese, Bugis, Sumbawa;
Ambon, Chinese and Malays. Therefore, some cultural products including architecture also reflects the
combination of these
APLlKASI MIKROKONTROLER PADA MODEL MESIN PEMILAH KAYU OTOMATIS
Model mesin pemilah kayu secara otomatis berdasarkan panjang kayu terdiri dari rangkaian
catu daya, sensor panjang dan motor penggerak serta sistem pengerak konveyor, pendorong
kayu dan mikrokontroler. Mikrokontroler diprogram menggunakan tiga buah perngkat lunak
yakni: Borland C++ Version 5. 20, SDCC (Small Device C Compiler) dan Atmel AT89ISP
Version 2.2. Borland C++ berfungsi untuk menyusun program berekstensi C. SDCC berfungsi
untuk mengkompilasi program berekstensi C dan mengkonversinya menjadi file ekstensi HEX.
Atmel AT89ISP berfungsi sebagai downloader, yaitu memasukkan program berekstensi HEX
ke dalam mikrokontroler AT89S51. Irformasi panjang kayu ditangkap oleh sensor panjang
yang terdiri dari infrared LED (Light Emitting Diode) dan photodiode yang diproses sebagai
sinyal input o/eh mikrokontroler. Jika sensor panjang kayu mendeteksi panjang kayu di atas
konveyor sama dengan 6 em maka sinyal output dari mikrokontroler tidak mengaktifkan motor
driver pada sistem pendorong kayu sehingga kayu dapat terus berada di atas konveyor. Jika
panjang kayu lebih atau kurang dari 6 em maka sinyal output dikirim ke IC L293D (motor
driver) untuk menggerakkan motor DC pada sistem pendorong kayu dan memutar roda gigi.
Selanjutnya roda gigi yang terhubung dengan gigi rack membuat batang pendorong bergerak
translasi dan mendorong kayu ke luar dari jalur konveyor jatuh ke dalam penampung
Application of Web Server Benchmark using Erlang/OTP RII and Linux
As the web grows and the amount of traffics on the
web server increase, problems related to performance begin to
appear. Some of the problems, such as the number of users that
can access the server simultaneously, the number of requests that
can be handled by the server per second (requests per second) to
bandwidth consumption and hardware utilization like memories
and CPU. To give better quality of service (QoS), web hosting
providers and also the system administrators and network
administrators who manage the server need a benchmark
application to measure the capabilities of their servers. Later, the
application intends to work under Linux/Unix - like platforms
and built using ErlanglOTP RI] as a concurrent oriented
language under Fedora Core Linux 5.0. It is divided into two
main parts, the controller section and the launcher section.
Controller is the core of the application. It has several duties,
such as read the benchmark scenario file, con figure the program
based on the scenario, initialize the launcher section, gather the
benchmark results from local and remote Erlang node where the
launcher runs and write them in a log file (later the log file will be
used to generate a report page for the sysadmin). Controller also
has function as a timer which act as timing for user inters arrival
to the server. Launcher generates a number of users based on the
scenario, initialize them and start the benchmark by sending
requests to the web server. The clients also gather the benchmark
result and send them to the controller
FORMATION AND DEVELOPMENT OF THE MARKET OF WORK IN CONDITIONS ECONOMIC REFORMS
The purpose consists in disclosing both general, and specific socio economic processes arising in
the market of work: in consideration of questions of essence of the market of work; in disclosing
politics of the state on regulation of employment in the market of work, social protection of the
population
ECOLOGICAL EDUCATION AS AN IMPORTANT FACTOR IN STABLE ECONOMIC DEVELOPMENT OF THE REPUBLIC OF UZBEKISTAN
The issues of ecological education in the context with its necessity in stable economic
development of Uzbekistan in the modernization conditions have been considered in the article.
This is due to the fact that in Central Asia and in Uzbekistan there is a sharp feeling of necessity
to struggle with ecological challenges of up-to-dateness. The consequences of global, regional
and local ecological cataclysms have been observed in the country. In the conditions of
modernization of the social and economic development one can sharply feel the shortage of
potable and irrigation water, effect of drought, the rational use of land resources linked with
salinization of soil, erosion. One should mention the ecologic threat in connection with the
desiccation of Aral Sea. In this connection a human factor is highlighted in the struggle with
consequences of ecological cataclysms. Awareness, enlightenment, moral culture of a human are
formed first of all via education. Therefore ecological upbringing of a person is an important
factor in the solution of ecological problems