UPH Academic Journals (Universitas Pelita Harapan)
Not a member yet
    4089 research outputs found

    PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PELATIHAN MEMBATIK KHAS DAERAH & PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA DIGITAL PROMOSI SEBAGAI SARANA BRANDING MASYARAKAT DESA CURUGLEMO

    Get PDF
    Desa Curuglemo Mandalawangi Pandeglang Banten memiliki potensi desa diantaranya wisata alam, hasil ladang pertanian serta budaya kearifan lokal. Desa Curuglemo akan mengembangan pariwisata berbasis pertanian dan perkebunan, kesenian budaya kearifan lokal berkarakter identik dengan desa Curuglemo. Dalam pencarian karakter inilah, sesuai hasil diskusi dengan kepala desa dan ketua Bumdes menghasilkan beberapa solusi desain program yang dibutuhkan desa. Yaitu, pelatihan membatik motif khas Curuglemo dimana motif ini hasil riset dari ornamentasi artefak yang ditemukan di Curuglemo kemudian dikombinasikan dengan karakter tanaman ladang pertanian serta pemandangan alam yang indah dengan tekstur alam dan gunung yang sangat khas yang menjadi dasar motif batik khas desa Curuglemo. Pelatihan batik ini akan memperdayakan perempuan dan anak muda desa, supaya anak muda bisa berkarya di desa sendiri tanpa merantau ke kota seperti yang terjadi selama ini. Selain pelatihan membatik, akan diadakan juga pelatihan digital marketing melalui konten You Tube, Tiktok, Instagram serta Website. Digital marketing dan website dibuat dari metode Design Thinking dan Human Centered Design (HCD) agar perancangannya berjalan secara sistematis. Pelatihan ini berdasar pada desain komunikasi visual yaitu persuasi, identitas serta informasi yang menyatu dalam media desain dan dipublish di platform digital untuk meningkatkan wisata serta penjualan hasil pertanian, ladang, produk makanan tradisional, kerajinan tangan. Sehingga dapat menjadi pengasilan bagi anak muda dengan membuat desain konten di platform digital tersebut. Hal ini tentu dapat membuat target konsumen dari desa Curuglemo bisa lebih luas lagi. Diharapkan dari pembuatan website, digital marketing dan motif batik khas desa dapat memajukan kewirausahaan di wilayah setempat

    COMMUNITY SERVICE FOR ECONOMIC INDEPENDENCE OF JOINT BUSINESS GROUPS BASED ON SURABAYA CITY'S DIGITAL

    Get PDF
    The partners are Micro, Small, and Medium-sized Enterprises (MSMEs) located in Babat Jerawat Village, Pakal District, Surabaya City. In light of the aforementioned background, the following issues have been identified: 1) Partners lack an understanding of food safety; 2) Product packaging is still not appropriate; 3) The use of production equipment is still lacking and traditional; 4) Processed cake products are only limited; 5) Partners do not maintain financial records in a proper and periodic manner; 6) In marketing, they do not utilize social media and eCommerce; and 7) There is a lack of attractive photo design for marketing. The program's objectives are as follows: 1) To increase the amount of product capacity, quality, and hygiene; 2) To increase product turnover; 3) To improve financial and business management; 4) To increase innovation to produce a new product; and 5) To expand product marketing areas. The implementation method commences with the following steps: 1) Team socialization with MSME partners; 2) Training in the fields of production, business management, and marketing is then implemented; 3) Appropriate technology is applied to MSME partners; 4) Assistance and evaluation are provided to MSME partners; and 5) Program sustainability is then addressed. The results of the activities are as follows: 1) Partners have demonstrated an increased understanding of food safety, sanitation, and personal hygiene; 2) Partners have obtained NIB and Halal certificates; 3) Partner production capacity has increased by 40%; 4) Partners have developed skills in the production of innovative processed cake products; 5)Partner turnover has increased by 25%; 6) Enhancement of partner competencies in the domain of routine financial documentation; 7) Availability of financial, social media, and eCommerce applications; 8) Elevation of partner abilities pertaining to the dissemination of information through social media, eCommerce, product photos, and product video content

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BAAMBOOZLE TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI DAN KEUANGAN LEMBAGA [THE EFFECT OF USING BAAMBOOZLE LEARNING MEDIA ON IMPROVING STUDENT COLLABORATION SKILLS IN INSTITUTIONAL ACCOUNTING AND FINANCE SKILLS PROGRAMS]

    No full text
    This study aims to determine the effect of using Baamboozle learning media on improving students' collaboration skills in the Accounting and Financial Institution expertise program. This type of research uses a quasi-experimental with a non-equivalent comparison group design. This research was conducted from November 2022 to January 2023 at the Accounting and Financial Institution Expertise program, SMK Muhammadiyah 1 Baturetno. The research sample consisted of 23 students in the experimental class and 22 in the control class. The data collection instrument used a self-assessment test in the form of a closed questionnaire developed using a Likert scale with five alternative answers. Data analysis technique using independent sample t-test. The results showed a significant influence on the use of Baamboozle learning media on improving students' collaboration skills in the Accounting and Financial Institutions expertise program. Bahasa Indonesia Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Baamboozle terhadap peningkatan keterampilan kolaborasi siswa program keahlian Akuntansi dan Lembaga Keuangan. Jenis penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan non-equivalent comparison group design. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2022 sampai dengan Januari 2023 di program keahlian Akuntansi dan Lembaga Keuangan, SMK Muhammadiyah 1 Baturetno. Sampel penelitian yang digunakan terdiri atas 23 siswa sebagai kelas eksperimen dan 22 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes penilaian diri berbentuk kuesioner tertutup yang dikembangkan mengacu skala Likert dengan lima alternatif jawaban. Teknik analisis data menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pengguanaan media pembelajaran Baamboozle terhadap peningkatan keterampilan kolaborasi siswa program keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga.

    HUBUNGAN MANAJEMEN WAKTU BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MENUJU ERA SOCIETY 5.0 [THE RELATIONSHIP OF STUDY TIME MANAGEMENT WITH LEARNING ACHIEVEMENT TOWARDS THE ERA OF SOCIETY 5.0]

    Get PDF
    Studying time management is the management of learning opportunities. This governance is very important as an effort to improve learning achievement. The method used by researchers is literature review. From this research and literature review, results include that students who manage training duration are able to achieve or increase training manifestations substantially. By managing the training period, students become more determined in carrying out training. Bahasa Indonesia AbstrakManajemen waktu belajar merupakan tata kelola kesempatan dalam belajar. Tata Kelola ini sangat penting sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar. Metode yang peneliti tempuh ialah kajian literatur. Dari penelitian dengan kajian pustaka ini membuahkan hasil antara lain siswa yang melakukan pengelolaan durasi pelatihan mampu meraih atau meningkatkan manifestasi pelatihan dengan substansial. Dengan melakukan pengelolaan masa pelatihan, siswa menjadi lebih bertekat dalam melakukan pelatihan

    The Rise Of Afrobeats: Musical Culture Combinations On Calm Down Song

    Get PDF
    Afrobeats is a genre of popular music originating from West Africa. At the beginning of its development, it caused controversy because of the ambiguity regarding African cultural identity. Even though it caused controversy, Afrobeats is now gaining popularity. This research aims to analyze and describe the popularity of the song Calm Down as a medium for transmitting African culture. The method used in this research is qualitative virtual ethnography. Data collection was carried out through observation and literature study. First, the researcher observed the music video, lyrics, views, and like frequency of the song on YouTube and Spotify. Then, netizens' comments were also viewed to get detailed information about the Calm Down song's popularity reasons. For the supplementary arguments, the researcher reviewed some scientific journals and news articles about the popularity of Afrobeats songs. Data were analyzed using the Miles and Huberman model. This consists of data reduction, data presentation, and data verification. The research results show that the popularity of the song Calm Down was caused by the song's rhythm which has a positive impact on mental health, its universal theme, and musical culture combinations. It is the main key to the Calm Down song’s success.

    DILEMA KEAMANAN ANTARA TIONGKOK DAN AMERIKA SERIKAT DI KAWASAN INDO-PACIFIC

    No full text
    China’s tremendous economic growth from 1978 to 2010s has enabled Beijing to expand military growth for Beijing. This has made China to become more prosperous and stronger than ever before. This is also shifting the balance of power in the Indo-Pacific region, especially when the United States is already being the dominant power since the end of Cold War. Throughout different years the United States has had different perceptions on commenting China’s rise. Since 2020 relations between two countries have been intensified when then Chinese Foreign Minister Wang Yi mentioned the resurfacing of “Cold War” mentality. This essay employed examples from case studies and interactions between leaders and social actors. This essay is going to discuss extensively on the rise of China and the reactions from the United States towards that. Furthermore, it is going to explain how a security dilemma between the two countries occurred that stemmed from the two factors aforementioned. This writing discovered that the rise of China that completely shifted the balance of power is through military presence in South China Sea. China has employed military, diplomatic and economic powers to influence the reality on the ground. This is a reality that United States had to willingly accepted and trying to alter course of balance of power have been the norm for Washington. Lastly, this writing concludes that security dilemma occurred for both countries since the two are suspicious to one another.Pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang luar biasa dari tahun 1978 hingga 2010-an telah memungkinkan Beijing untuk memperbesar kekuatan militernya. Hal ini telah membuat Tiongkok menjadi lebih makmur dan lebih kuat dari sebelumnya. Hal ini juga menggeser keseimbangan kekuatan di kawasan Indo-Pasifik, terutama ketika Amerika Serikat telah menjadi kekuatan dominan sejak berakhirnya Perang Dingin. Selama tahun yang berbeda Amerika Serikat memiliki persepsi yang berbeda dalam mengomentari kebangkitan Tiongkok. Sejak tahun 2020, hubungan antara kedua negara telah meruncing ketika Menteri Luar Negeri Tiongkok saat itu Wang Yi menyebutkan munculnya kembali mentalitas "Perang Dingin". Esai ini menggunakan contoh dari studi kasus dan interaksi antara pemimpin dan aktor sosial. Esai ini akan membahas secara luas tentang kebangkitan Tiongkok dan reaksi Amerika Serikat terhadapnya. Lebih jauh, akan dijelaskan bagaimana dilema keamanan  antara kedua negara terjadi yang berasal dari dua faktor yang disebutkan di atas. Tulisan ini menemukan bahwa kebangkitan Tiongkok yang secara terbukti menggeser keseimbangan kekuatan adalah melalui hadirnya militer Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan. Tiongkok telah menggunakan kekuatan militer, diplomatik, dan ekonomi untuk memengaruhi realitas di lapangan. Ini adalah realitas yang harus diterima Amerika Serikat dengan sukarela dan upaya mengubah arah keseimbangan kekuatan telah menjadi norma bagi Washington. Pada ujung tulisan ini menyimpulkan bahwa dilema keamanan terjadi pada kedua negara karena keduanya saling curiga.&nbsp

    Dampak Tambang La Oroya terhadap Degradasi Lingkungan dan Pelanggaran Hak Asasi Manusia

    No full text
    La Oroya Mining is an accurate example that environmental degradation and human rights violations can happen as a cause and effect. Mining in La Oroya Peru is very famous because it is one of Peru's largest sources of income and is its trademark. Meanwhile, this mining is also proof that Peru continues its imperialism. However, it cannot be denied that the effects of mining itself have had an impact on environmental degradation and human rights violations in local communities. This mining has caused worrying short-term and long-term impacts. In this paper, the authors and team try to analyze using qualitative methods through secondary data from journals. The aim is to find key factors that cause and impact this environmental degradation and human rights violation. The team authors also try to connect with three International Relations theories, which are realism, constructivism, and green political theory to look at it from three different points of view to find out the details. Further, the author also tries to trace what actions the Peruvian people have taken, the involvement of the IACHR in this problem as an international organization, the participation of NGOs, and how it continues. Furthermore, the role of the government will also be explored whether they help in solving this problem or make it worse and continue. Lastly, team authors try to propose effective solutions that can be implemented to help solve this environmental problem.Tambang La Oroya adalah contoh yang akurat bahwa degradasi lingkungan dan pelanggaran hak asasi manusia dapat terjadi sebagai sebab dan akibat. Tambang La Oroya di Peru sangat terkenal karena menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar Peru dan menjadi ciri khas tertentu. Sementara itu, tambang ini juga menjadi bukti bahwa Peru masih menjalankan praktik Imperialisme. Namun, tidak dapat dipungkkiri bahwa dampak dari tambang tersebut dapat memengaruhi degradasi lungkungan dan pelanggaran hak asasi manusia di komunitas lokal. Tambang ini telah menghasilkan dampak jangka pendek dan jangka panjang yang mengkhawatirkan. Dalam tulisan ini, tim penulis mencoba untuk menganalisis dengan menggunakan metode kualitatif melalui data sekunder dari artikel jurnal. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menemukan faktor kunci yang menjadi penyebab dan berdampak pada degradasi lingkungan dan pelanggaran hak asasi manusia. Tim penulis juga mencoba menghubungkan pembahasan dengan tiga teori Hubungan Internasional, yaitu Realisme, Konstruktivisme, dan Teori Politik Hijau untuk melihat dari tiga paradigma yang berbeda dan mendapatkan informasi yang detil. Lebih jauh, tim penulis juga mencoba untuk mengikuti jejak langkah yang telah dilakukan masyarakat Peru, keterlibatan IACHR sebagai organisasi internasional dalam masalah ini, partisipasi NGOs, dan bagaimana keberlanjutannya. Selain itu, peran dari pemerintah juga ditelusuri untuk melihat apakah pemerintah membantu menyelesaikan masalah ini atau justru memperparah masalah. Terakhir, tim penulis mencoba untuk menawarkan solusi efektif yang dapat diimplementasikan untuk menyelesaikan masalah lingkungan ini

    PENGARUH PERENDAMAN KAPUR SIRIH DALAM PEMBUATAN MANISAN KERING MELON (Cucumis melo L.) [THE EFFECT OF SOAKING SLAKED LIME IN HONEYDEW (Cucumis melo L.) DEHYDRATED FRUIT PRODUCTION]

    Get PDF
    Honeydew (Cucumis melo L.) has been known as a base fruit for food products such as jam, jelly candy and dehydrated fruit due to high nutrition content. The objectives of this research were to determine the best concentration of slaked lime which produced honeydew dehydrated fruit with the best physical and organoleptic characteristics.  Concentration of slaked lime is the main factor on this research, which consists of five levels: 0.2%, 0.4%, 0.6%, 0.8% and 1 %. The main characteristics that were concerned in this research were water content, water activity (aw), Hue angle and organoleptic. Data was analyzed by variance analysis (ANOVA) and followed by Duncan test (α=0.05). Result showed that honeydew-dehydrated fruit using 1% concentration of slaked lime have the highest score for brightness level, yellowness level and Hue angle. Water content and water activity (aw) honeydew-dehydrated fruit with 1% concentration of slake lime are 13.92% and 0.467.  Bahasa Indonesia Abstract:Buah melon (Cucumis melo L.) telah dikenal sebagai bahan dasar untuk produk makanan seperti selai, permen jeli dan buah kering karena kandungan gizinya yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini menentukan konsentrasi kapur sirih terbaik yang menghasilkan buah kering melon dengan karakteristik fisik dan organoleptik terbaik. Konsentrasi kapur sirih merupakan faktor utama dalam penelitian ini, yang terdiri dari lima level: 0,2%, 0,4%, 0,6%, 0,8% dan 1%. Karakteristik utama yang diperhatikan dalam penelitian ini adalah kadar air, aktivitas air (aw), 0Hue dan organoleptik. Data dianalisis dengan analisis varians (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah kering melon dengan konsentrasi kapur sirih 1% memiliki nilai skoring tertinggi untuk tingkat kecerahan, tingkat kekuningan dan 0Hue. Kadar air dan aktivitas air (aw) buah yang dikeringkan dengan konsentrasi kapur sirih 1% adalah 13,92% dan 0,467

    KARAKTERISASI EKSTRAK KULIT MELINJO (Gnetum gnemon L.) MERAH SEBAGAI KOMPONEN ANTIBAKTERIKARAKTERISASI EKSTRAK KULIT MELINJO (Gnetum gnemon L.) MERAH SEBAGAI KOMPONEN ANTIBAKTERI

    No full text
    Melinjo peel is generally disposed, even though it contains bioactive compounds such as tannin, flavonoid and saponin, which can be used as antimicrobial compound. The purpose of this research was to analyze the antimicrobial activity of melinjo peel extract. The extraction of red melinjo peel was conducted by maceration method using ethyl acetate as solvent for 24 h at room temperature. The extract at concentration 4, 8, 12, and 16% (w/v) could not inhibit the growth of Rhizopus oligosporus ATCC 22959, whereas could inhibit the growth of Escherichia coli ATCC 8739, Bacillus cereus ATCC 10876, and Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027. The Minimum Inhibitory Concentration (MIC) of the extract was ranged from 0.50-0.69%, while the Minimum Bactericidal Concentration (MBC) value was ranged from 2.00-2.76%. The phytochemical compounds that found in extract were alkaloids, saponin, phenolic, flavonoids and glycosides. The inhibitory capacity of the extract at selected concentration (12%) had a similar level as compared to 1000 ppm Colistin against E. coli and P. aeruginosa. The inhibition of extract increased at low pH (pH 4), while neutral pH decreased the inhibition of the extract. Heat treatment at 65oC for 30 minutes increased the antibacterial activity, whereas heat treatment at 75, 85, and 95oC decreased the antibacterial activity of the extract. Addition of salt and sugar at concentration 1-5% and 10-50%, respectively, increased the antibacterial activity of the extract. The extract could damage cell morphology and was confirmed by the presence of ions (Ca2+, K+, and Mg2+) outside of the cells.Bahasa Indonesia Abstract:Kulit melinjo umumnya dibuang, padahal mengandung komponen bioaktif seperti tanin, flavonoid, dan saponin, yang dapat dimanfaatkan sebagai komponen antimikroba. Tujuan penelitian ini karakterisasi komponen bioaktif ekstrak kulit melinjo merah sebagai antibakteri. Proses ekstraksi kulit melinjo merah dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etil asetat selama 24 jam pada suhu ruang. Ekstrak etil asetat kulit melinjo merah pada konsentrasi 4, 8, 12, dan 16% (w/v) tidak dapat menghambat kapang R. oligosporus ATCC 22959, namun dapat menghambat bakteri  E. coli ATCC 8739, B. cereus ATCC 10876, dan P.  aeruginosa ATCC 9027. Nilai Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC) dari ekstrak terhadap ketiga bakteri uji berturut-turut adalah 0.50-0.69%, dan 2.00-2.76%. Komponen fitokimia yang terdapat pada ekstrak etil asetat terdiri dari alkaloid, saponin, fenolik, flavonoid, dan glikosida. Ekstrak etil asetat dengan konsentrasi terpilih (12%) memiliki diameter zona hambat hampir setara dengan antibiotik kolistin 1000 ppm terhadap bakteri E. coli dan P. aeruginosa. Ekstrak pada kondisi asam (pH 4) memiliki diameter zona hambat lebih besar dibandingkan pH netral (pH 7). Pemanasan ekstrak pada suhu 65oC selama 30 menit akan meningkatkan diameter zona hambat, dan menurun pada suhu pemanasan 75, 85, dan 95oC. Penambahan garam dan gula masing-masing pada konsentrasi 1-5% dan 10-50% akan meningkatkan diameter zona hambat ekstrak. Ekstrak dapat merusak morfologi ketiga bakteri uji, yang didukung dengan keluarnya ion-ion penyusun dinding sel (Ca2+, K+, dan Mg2+). Ekstrak etil asetat kulit melinjo merah memiliki komponen bioaktif yang mampu membunuh dan menghambat pertimbuhan mikroba uji

    KARAKTERISTIK ‘TEH SUSU’ KOMBINASI SEDUHAN DAUN TORBANGUN DAN BIJI FENUGREEK SERTA SUSU ALMOND YANG BERPOTENSI SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN IBU MENYUSUI [CHARACTERISTICS OF 'MILK TEA' A COMBINATION OF TORBANGUN LEAVES AND FENUGREEK SEEDS STEEP ALONG WITH ALMOND MILK WHICH HAS THE POTENTIAL AS A HEALTH DRINK FOR BREASTFEEDING MOTHERS]

    Get PDF
    Torbangun leaves (Plectranthus amboinicus L.), fenugreek seeds (Trigonella foenum-graecum L.), and almond milk are widely used in the form of functional food or beverages to increase breastmilk production and serve as sources of antioxidants. The utilization of torbangun leaves as a functional beverage product is still limited compared to fenugreek seeds and almond milk. This study aimed to create ’milk tea’ as a health drink consisting of torbangun leaves, fenugreek seeds, and almond milk, and to analyze the physicochemical characteristics and sensory evaluation results of each mixture. The factors investigated were three types of steeping water, namely torbangun leaf steep, fenugreek seed steep, combination steep. In addition, there were four ratios of almond milk to steeping water (0:1, 1:1, 2:1, 1:2). The analysis parameters were antioxidant activity, total phenolic content, and total flavonoid content. The selected product was a drink with almond milk and a combination of steeping water (torbangun leaves and fenugreek seeds) with a ratio of 1:2. This product was chosen considering the antioxidant activity results with an IC50 value of 793.99 mg/L; total phenolic content of 1441.56 mg/L; and total flavonoid content of 950 mg/L, which were higher compared to functional beverages with different ratios in combined steeping water or torbangun leaf steep, supported by sensory evaluation results. The selected treatment drink had a relatively high mineral content, namely calcium 7.38 mg/100 mL, magnesium 7.28 mg/100 mL, potassium 36.02 mg/100 mL, and iron 0.72 mg/100 mL.Bahasa Indonesia Abstract:Daun torbangun (Plectranthus amboinicus L.), biji fenugreek (Trigonella foenum-graecum L.), dan susu almond banyak digunakan dalam bentuk minuman fungsional untuk meningkatkan produksi ASI dan sebagai sumber antioksidan. Pemanfaatan daun torbangun sebagai produk minuman fungsional masih terbatas dibandingkan dengan biji fenugreek dan susu almond. Penelitian ini bertujuan untuk membuat ’teh susu’ sebagai minuman kesehatan yang terdiri dari daun torbangun, biji fenugreek, dan susu almond serta menganalisis karakteristik fisikokimia dan hasil uji sensori dari setiap campuran. Faktor yang diteliti adalah tiga jenis air seduhan, yaitu seduhan daun torbangun, seduhan biji fenugreek, dan seduhan kombinasi. Selain itu, terdapat empat rasio susu almond terhadap air seduhan (0:1, 1:1, 2:1, 1:2). Parameter analisis berupa aktivitas antioksidan, total kandungan fenolik, dan total kandungan flavonoid. Produk yang terpilih adalah minuman dengan susu almond dan kombinasi air seduhan dengan rasio 1:2. Produk ini terpilih dengan mempertimbangkan hasil aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 793,99 mg/L; total kandungan fenolik 1441,56 mg/L; dan total kandungan flavonoid 950 mg/L yang lebih tinggi dibandingkan dengan minuman fungsional dengan rasio lain pada seduhan air kombinasi atau seduhan daun Torbangun, serta didukung oleh hasil uji sensori. Minuman dengan perlakuan terpilih memiliki  kandungan mineral cukup tinggi yaitu kalsium 7,38 mg/100 mL, magnesium 7,28 mg/100 mL, kalium 36,02 mg/100 mL dan zat besi 0,72 mg/100 mL

    3,097

    full texts

    4,089

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UPH Academic Journals (Universitas Pelita Harapan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇