Repositori Universitas Malikussaleh
Not a member yet
    4877 research outputs found

    Mendapatkan Hibah Penelitian Dasar tahun Anggaran 2019 dengan Nomor Kontrak Nomor: 180/SP2H/LT/DRPM/2020

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji tentang penguatan modal sosial untuk pengentasan kemiskinan petani di Aceh. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Tengan dan Pidie Jaya Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixmethod) di mana data yang dikumpulkan melalui observasi non partisipan, wawancara mendalam, Fokus Group Diskusi (FGD) dan Kuesioner. Selain itu, data juga diperoleh melalui studi dokumen, seperti buku, jurnal, laporan dinas / lembaga serta data dari website yang ada kaitannya dengan penelitian ini. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis secara kualitatif dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan analisis secara kuantitatif dilakukan dengan menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial yang terkait dengan jaringan sosial sangat baik, yang ditandai dengan tingginya partisipasi masyarakat dalam organisasi kemasyarakatan yaitu mencapai 74%. Selanjutnya modal sosial kepercayaan antar sesama petani di Aceh juga tergolong tinggi yaitu mencapai 90%, dan aksi kolektif petani juga dapat dikatakan tinggi walaupun lebih rendah dibandingkan dua modal sosial sebelumnya yaitu 60%. Ternyata tingkat modal sosial ini belum mempengaruhi penurunan angka kemiskinan di Aceh secara signifikan. Tingkat kemiskinan para petani di Aceh sangat tinggi yaitu lebih dari 40 %. Penyebaran tingkat kemiskinan tersebut relatif sama untuk setiap kabupaten. Indeks modal sosial petani yang tidak miskin lebih tinggi dibandingkan dengan indeks modal sosial pada petani yang miskin, begitu juga dengan komponen modal sosial jaringan, kepercayaan dan aksi kolektifnya. Tingkat Modal sosial petani berkorelasi positif dan nyata dengan tingkat kemiskinan

    Efforts to Overcome Cyber Crime Actions in Indonesia

    No full text
    The presence of the internet can penetrate the boundaries between countries and accelerate the spread and exchange of information throughout the world. Although there are many positive impacts of internet use, there are also negative impacts that disturb the community. One can easily become a criminal (cyber crime) only by creating blogs, accounts, applications, programs, sites in various mass media and social media to commit fraud, data theft, illegal use of credit cards, the spread of pornographic content, online gambling, online prostitution, hate speech, radicalism, terrorism and so on. To overcome crime in the virtual space, the government has issued Law No. 19 of 2016 concerning Amendments to Law No. 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions. But not all internet users know and understand the substance of the law. Therefore, the government, employers and institutions that are engaged in information and communication technology have the responsibility to socialize the law to the public to prevent crime in the virtual space

    Reviewer 1_Pengaplikasian Kaedah Pengantaraan

    No full text

    Tingkat efisiensi pusat kesehatan masyarakat dengan metode data envelopment analysis

    No full text

    2,512

    full texts

    4,877

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repositori Universitas Malikussaleh
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇