Repositori Universitas Malikussaleh
Not a member yet
4877 research outputs found
Sort by
Pengecekan Plagiat/Similirity Paper: The Role Of Panglima Laot Towards Fisherman Communities In Bangka Jaya Gampong, Dewantara District, North Aceh District.
BUKTI KORESPONSENSI PUBLIKASI:How Rice Seed Farmers Participate In Additional Partnership Program: Experience From Aceh-Indonesia" International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS)"
SOCIAL WELLBEING: Efikasi Diri & Vaksinasi Covid-19
Bergulirnya regulasi vaksinasi Covid-19 bagi seluruh rakyat dalam berbagai tingkatan usia sebagai jurus pamungkas pemerintah dalam menanggulangi agar tidak meluasnya sebaran wabah corona dan varian-variannya di seantero nusantara. Yang menarik seiring rancangan dan pelaksanaan vaksinasi itu disikapi dengan beragam cerita dan tanggapan oleh masyarakat Indonesia hingga muncul debat kusir (pro-kontra). Padahal sejatinya social wellbeing menjadi fitur krusial yang mestinya muncul dan menguat di realitas, bukan pro-kontra. Social wellbeing merupakan kondisi baik yang dirasa dan dialami warga menunjuk pada kemampuan individu secara personal menyikapi konteks realitas sosialnya secara bijak dan cerdas. Karena itu, term keyakinan diri (self-efficacy) menjadi variabel penting dalam memediasi dan memprediksi indikator perilaku individu/sosial dalam konteks vasinasi Covid-19. Efikasi diri dalam logika ilmiah diterjemahkan sebagai kemampuan subyektif (positif) seseorang dalam mengarah pengetahuan, membangkit semangat/perasaan dan realiasi tindakan pada raihan kesuksesan di berbagai lini dan konteks. Objektivitas studi ini untuk mengurai dan menjelaskan kondisi pengetahuan, pemahaman dan keyakinan diri individu dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19 melalui pisau bedah psikologi sosial terapan berbasis realitas pada sampel warga melalui pendekatan kombinasi (mixied method) research. Temuan studi ini secara garis besar menginformasikan secara bermakna bahwa warga merasakan adanya social wellbeing dari terapan vaksinasi covid-19