UTP Repository (Universitas Tunas Pembangunan)
Not a member yet
2010 research outputs found
Sort by
ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN PENANGANANNYA
Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang memiliki peranan sangat penting dalam sektor perhubungan darat, yang mendukung kesinambungan distribusi barang dan jasa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi disuatu daerah. Pada penelitian ini dilaksasanakan di Jl. Adi Sumarmo, Kabupaten Sukoharjo, yang merupakan jalan kabupaten. Ruas jalan tersebut merupakan jalur yang sering dilewati truk tambang dan kendaraan berat. Selain itu didaerah tersebut sering terendam banjir ketika turun hujan sehingga mudah rusak. Upaya penelitian ini menganalisis kerusakan jalan yang terjadi pada Jl. Adi Sumarmo serta cara penanganan atau solusi perbaiakannya. Penelitian dilakukan dengan metode pavement condition index (PCI). Lokasi penelitian pada ruas jalan Adi Sumarmo kabupaten sukoharjo sepanjang 2.270 m dengan lebar jalan 9 m mulai dari STA 0+00 s.d STA 2+270 yang merupakan jalan Kabupaten. Hasil analisa menunjukan bahwa kerusakan yang ada jenis kerusakan yaitu retak kulit buaya, retak memanjang/melintang, retak kotak-kotak, lubang, pelepasan butir, mengembang, tambalan. Nilai PCI rata-rata di Ruas Jalan Adi Sumarmo, Kabupaten Sukoharjo STA 00+100 sampai STA 2+270 kategori kerusakan jalan Poor (Buruk) dengan nilai 38,65. Perbaikan jalan dilakukan berdasarkan metode perbaikan dan perawatan standar. Kerusakan Retak Kulit Buaya, Retak Memanjang/Melintang, Dan Retak Kotak – Kotak Metode Perbaikan P1 (Melapisi Retak)Kerusakan Lubang Metode Perbaikan P2 (Penambalan Lubang)Kerusakan Tambalan,Mengembang, Dan Pelepasan Butir Metode Perbaikan P3 (Perataan). Analisa Rencana Anggara Biaya yang diperlukan untuk perbaikan pada ruas Jalan Adi Sumarmo, Kabupaten Sukoharjo STA 0+000 – STA 2+270 adalah Rp. 1.992.024.779 (satu milyar Sembilan ratus Sembilan puluh dua juta dua puluh empat ribu tujuh ratus tujuh puluh Sembilan rupiah)
PERENCANAAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) PADA RUAS JALAN NGRANCAH KULON – MUSUK KABUPATEN BOYOLALI DENGAN METODE AASHTO 1993
Pavements are part of the path and structural part of the road the transverse part of the most central road structure.
Pavement structure can be divided into several pavements such as bending pavement, rigid pavement, and composite
pavement. The planning data research was taken from the Ngrancah Kulon - Musuk road section of Boyolali Regency,
including the Average Daily Traffic (LHR) containing traffic calculations passing through the Ngrancah Kulon - Musuk
road. The Dynamic Cone Penetrometer (DCP) test to determine the value (CBR) of the California Bearing Ratio was
carried out as many as 10 points of 200 meters test distance from STA 0+000 – 2+000 on the Ngrancah Kulon - Musuk
road section. Rainfall data is obtained from the Central Statistics Agency (BPS) of Boyolali Regency. Based on the analysis
of the data obtained, it was concluded that the planning of the Ngrancah Kulon - Musuk road structure uses rigid pavement,
for this planning method using the AASHTO 1993 method. After calculations were obtained rigid pavement thickness 200
mm with a bottom foundation layer (lean concrete) 70 mm, the need for longitudinal and transverse reinforcement Ø10 –
250 mm, dowel Ø25 - 300 mm length 450 mm, tie bar D 16 mm - 1200 mm (thread) length 800 mm, planning drawings
were applied using autocad based on the calculations obtained. The results of the Cost Budget Plan (RAB) obtained a
required cost of Rp. 5,650,761,000.00 (Five billion six hundred fifty million seven hundred sixty-one thousand rupiah
ANALISIS KONSEP NILAI HASIL (EARNED VALUE ANALIYSIS) TERHADAP WAKTU DAN BIAYA PROYEK PENINGKATAN JALAN SRAU –WATUKARUNG KABUPATEN PACITAN (Studi Kasus Jln. Srau- Watukarung Kab.Pacitan)
Proyek konstruksi memiliki karateristik yang tidak berulang,sehingga proses yang
terjadi pada suatu proyek tidak akan berulang pada proyek lainnya (Ervianto,2004).
Dalam setiap proyek pada time schedule yang sudah direncanakan, dan pelaksana
proyek harus mengikuti time schedule tersebut sebagai pedoman dalam pelaksanaan
proyek. Konsep “Earned Value” merupakan salah satu alat yang digunakan dalam
pengelolaan proyek yang mengintegrasikan biaya dan waktu. Konsep earned value
menyajikan tiga dimensi yaitu penyelesaian fisik dari proyek (the percent complete)
yang mencerminkan rencana penyerapan biaya (budgeted cost), biaya aktual yang
sudah dikeluarkan atau yang disebut dengan actual cost serta apa yang yang
didapatkan dari biaya yang sudah dikeluarkan atau yang disebut earned value. Pada
tujuan penelitian dan akhir peninjauan, pada minggu ke-20, indeks kinerja jadwal
proyek (SPI) sebesar 0,9185 lebih kecil dari nilai 1, menunjukkan bahwa proyek
mengalami keterlambatan dari rencana awal proyek yang telah direncanakan.
Sedangkan dari indeks kinerja biaya, nilai CPI adalah 1,088 lebih besar dari 1 yang
berarti terjadi penghematan atau biaya aktual yang lebih kecil dari pekerjaan yang
sudah terlaksana. Berdasarkan pelaporan pada minggu terakhir nilai CV pada akhir
peninjauan adalah -9.580.703 dimana hasil negative terjadi pengeluaran biaya aktual
yang lebih sedikit atau kontraktor mengalami keuntungan
SERTIFIKAT Asistensi Penyusunan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa Bagi Perguruan Tinggi Swasta LLDIKTI Wilayah VI yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VI pada tanggal 22 Februari 2023 Hotel Atria Magelang
ANALISIS TRANSFORMASI SPASIAL DI WILAYAH URBAN FRINGE KOTA SURAKARTA
Perubahan guna lahan merupakan fenomena yang terjadi akibat dari perkembangan kota yang sangat cepat. Wilayah yang
mengalami perubahan guna lahan akibat dari perkembangan kota yakni wilayah pinggiran kota (urban fringe). Kota Surakarta
sebagai salah satu pusat aktivitas utama di Provinsi Jawa Tengah mengalami perkembangan kota yang signifikan. Terjadinya
perubahan guna lahan di wilayah urban fringe Kota Surakarta memberikan dampak secara struktur keruangan perkotaan
Surakarta yakni meningkatnya alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan terbangun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
transformasi spasial di wilayah urban fringe Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode penginderaan jauh
berdasarkan citra satelit landsat 8 OLI dengan dzetzaka tools dan klasifikasi random forest. Hasil dari penelitian ini
menunjukkan dalam jangka waktu 5 tahun (2013-2018) terjadi peningkatan luasan sebesar 3.284 ha lahan terbangun dan
hilangnya lahan pertanian seluas 4.004 ha. Proyeksi terhadap data luasan lahan terbangun pada tahun 2013-2018 dapat
menunjukkan bahwa pada tahun 2023 diprediksi akan terjadi peningkatan lahan terbangun sebesar 720 ha. Faktor
aksesibilitas mempengaruhi transformasi spasial di wilayah urban fringe Kota Surakarta. Perubahan guna lahan paling
signifikan terjadi di wilayah sekitar jaringan jalan utama
A feasibility study on cultivating shallots (Allium ascalonicum L) in Selo District, Boyolali Regency, Indonesia
BRAND IMAGE, PRICE, AND FACILITIES AFFECT CONSUMER DECISIONS USING TOURISM BUS SERVICES (SURVEY ON CONSUMERS PT. KUSUMA TRANS IN KLATEN REGENCY)
PT Kusuma Trans is a company engaged in consumer tourism transportation
services. To maintain customer satisfaction at Pt Kusuma Trans always
strives to meet the needs of consumers, one of which is to increase
introduction to the public about the products of services provided to get a
good image, pricing following market capabilities and provide comfortable
facilities for bus users. This study aims to determine the influence of brand
image, price, and facilities on consumer decisions to use the services of the
Tourism bus P.T. Kusuma Trans in Klaten regency, Central Java. This
research method uses survey research—data collection using questionnaires
with the Likert scale and data analysis using multiple linear regression. The
results of this study showed that the value of the constant (a): 3.552 marked
positive, variable coefficient brand image 0.273, variable coefficient price
0.229, variable coefficient facilities 0.215. This study concludes that Brand
image, price, and facilities significantly affect consumer decisions to use the
services of the Tourism bus P.T. Kusuma Trans in Klaten
ANALISIS SALURAN DRAINASE JL BROMO RAYA KOTA SURAKARTA
Jalan Bromo Raya Kota Surakarta tepatnya di Kecamatan Banjarsari Kelurahan
Kadipiro, situasi di Jalan tersebut terbilang padat lalu lintas karena dekat dengan
lokasi perindustrian dan beberapa kampus di Surakarta (UNISRI dan Kusuma
Husada). Di Jalan Bromo Raya sendiri merupakan akses untuk menuju ke TPU
Bonoloyo sehingga jalan tersebut ramai. Padatnya lalu lintas di jalan tersebut
menyebabkan banyak sampah yang berserakan di jalan maupun di saluran.
Akibatnya sering terjadi permasalahan – permasalahan banjir ataupun
genangan air di ruas jalan tersebut. Adapun masalah Yang disebabkan oleh
sedimen atau endapan pasir pada saluran drainase. Bangunan permanen disekitar
ruas jalan pun menjadi penyebab saluran yang harusnya terbuka menjadi tertutup
di beberapa tempat. Dari beberapa masalah - masalah didapat dugaan dimana
penampang saluran eksisting kurang memadai atau terlalu kecil maka dari itu
dilakukan perencanaan ulang pada sistem saluran (drainase) agar saluran
mampu menampung debit limpasan air hujan dan air dari perumahan sekitar
sehingga tidak menimbulkan terjadinya genangan ataupun banjir. Berdasarkan
observasi langsung dan perhitungan analisis saluran. Dari hasil observasi
langsung terdapat endapan, sedimentasi, dan perubahan dimensi penampang
saluran yang menjadi pemicu tersumbatnya aliran air. Sedangkan dari hasil
analisis dapat diketahui bahwa kapasitas daya tampung saluran tidak mampu
menampung debit banjir yang ada. Pada saluran eksisting, diperoleh ukuran
saluran dengan tinggi 0,60 m dan lebar 0,60 m, panjang saluran 1100 m dan
didapatkan besarnya debit saluran adalah 0,059 m3/det yang mana lebih kecil dari
debit banjir rencana 25 tahunan (0,0637 m3/det). Maka perlu adanya perencanaan
saluran ekonomis untuk mengatasi dugaan tidak cukupnya saluran eksisting untuk
menampung debit air