UTP Repository (Universitas Tunas Pembangunan)
Not a member yet
2010 research outputs found
Sort by
Dasar-dasar fisiologi tumbuhan
Fisiologi tumbuhan adalah cabang ilmu yang mempelajari berbagai
proses dan mekanisme yang terjadi dalam kehidupan tumbuhan, mulai
dari respons mereka terhadap lingkungan hingga proses-proses
fundamental seperti fotosintesis dan respirasi. Buku ini didesain untuk
menjadi panduan yang lengkap bagi mahasiswa, peneliti, dan para
profesional yang tertarik dalam memahami dunia fisiologi tumbuhan.
Pengaruh Lotto Warna dan Balok Kubus untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Warna Anak Tunagrahita Ringan di Sekolah
Perkembangan kognitif merupakan aspek yang mempengaruhi tingkat intelegensi anak dan
tentunya dapat mempengaruhi aspek-aspek perkembangan anak lainnya. Kemampuan mengenal
warna merupakan bagian dari suatu kemampuan kognitif. Lotto dan balok merupakan bentuk
permainan untuk meningkatkan kemampuan warna. Lotto bisa disebut permainan edukasi,
permainan yang bisa dibongkar pasang, yang berisikan warna dan berbagai macam bentuk. Media
lain dalam mengenal warna yaitu dengan permainan balok kubus yang dibuat warna-warni
sehingga dapat merangsang anak untuk menciptakan sesuatu yang baru, hal ini tergantung pada
kemampuan anak untuk mendapatkan pengetahuan yang sudah dia terima kemudian di tuangkan
dalam balok kubus tersebut sehingga anak dapat menciptakan sesuatu yang baru. Tujuan
penelitian ini adalah mengetahui pengaruh lotto warna dan balok kubus untuk meningkatkan
kemampuan mengenal warna anak tunagrahita ringan di sekolah. Penelitian ini eksperimen yang
berbentuk Single Subject Research penelitian ini menggunakan desain A-B-A yang pelaksanaan
berjumlah 11 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara observasi langsung
yaitu melalui tes, wawancara, obeservasi, dokumentasi dan tes kemampuan anak. Analisis data
menggunakan statistik sederhana. Berdasarkan hasil penelitian, nilai kemampuan mengenal
warna anak menggunakan lotto warna dan balok kubus diperoleh rata-rata kemampuan mengenal
warna anak awal sebesar 45,446, kemudian setelah pelatihan nilainya menjadi 71,218
peningkatan diperoleh sebesar 25,773 jika dipersenkan nilainya sebesar 56,711%. Hasil
perhitungan secara statistik diperoleh nilai t hitung sebesar -5,487 dan nilai probabilitias 0,000.
Nilai probabilitas < 0,05 yang berarti bahwa terdapat kemampuan mengenal warna anak
tunagrahita secara signifikan dengan lotto warna dan balok kubus
Pengaruh Metode Latihan Bermain terhadap Kemampuan Menggiring Bola dalam Permainan Sepak Bola
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode latihan bermain terhadap kemampuan
menggiring bola dalam permainan sepak bola pada atlet usia 13-14 tahun SSB Putra Mayong tahun 2024.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode analisis dengan teknik tes dan pengukuran.
Populasi dan sampel penelitian ini siswa usia 13-14 tahun SSB Putra Mayong tahun 2024 berjumlah 20
orang. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik total
sampling. Dengan jumlah sampel 20 orang diberikan perlakuan metode latihan bermain dalam
meningkatkan kemampuan menggiring bola pada atlet sekolah sepak bola. Pengumpulan data dengan tes
kemampuan menggiring bola. Skor yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik
statistik yang dituangkan dalam bentuk persentase. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa
ada pengaruh yang signifikan metode latihan bermain terhadap kemampuan menggiring bola pada pada
atlet SSB Putra Mayong, dengan t hitung 20.942 dan t tabel (df 13) 4.11 dengan nilai signifikansi p sebesar
0,011. Oleh karena t hitung 20.942 > t tabel 4.11, dan nilai signifikansi 0.011 < 0.05. Persentase
peningkatan kemampuan menggiring bola pada pada atlet SSB Putra Mayong setelah diberikan metode
latihan bermain sebesar 15.70%
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DRILL DAN LATIHAN POLA PUKUL TERHADAP KEMAMPUAN LOB PADA ATLET BULU TANGKIS DI PB SMASH SUKOHARJO
Rinda Ayu Wijayanti
. Perbedaan Pengaruh Latihan Drill dan Latihan Pola Pukul
Terhadap Kemampuan Lob Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan Dan Ilmu
Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan, J anuari 2023 . Pendidikan Jasmani
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., Universitas Tunas Pembangunan
Surakarta. Pembimbing I : Dr. Slamet Santoso, M.Pd. Pembimbing II : Sunjo yo,
S.Pd., M.Pd.
Tujuan Penelitian
: (1) Untuk mengetahui p engaruh latihan drill terhadap
kemampuan lob bulu tangkis pada atlet bulu tangkis di PB. Smash Sukoharjo . (2)
Untuk mengetahui pengaruh latihan pola pukul terhadap kemampuan lob bulu
tangkis pada atlet bulu tangkis di PB. Smash Sukoharjo (3) Untuk mengetahui
perbedaan pengaruh latihan drill dan latihan pola pukul terhadap kemampuan lob
bulu tangkis pada atlet bulu tangkis di PB. Smash Sukoharjo. ( Untuk
mengetahui mana yang lebi h baik pengaruh nya antara latihan drill dan latihan
pola pukul terhadap kemampuan lob bulu tangkis pada atlet bulu tangkis di PB.
Smash Sukoharjo
Sampel penelitian adalah atlet PB Smash Sukoharjo jumlah 30 siswa.
Pengambilan sampel menggunakan Porposive S ampling. Variabel penelitian ini
yaitu Latihan Drill dan Pola pukulan sebagai variabel bebas serta hasil
kemampuan Lob sebagai variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan
pretes postes desaing. Tes untuk mengetahui kemampuan Lob memggunakan tes
kemampuan Pukulan Lob menggunakan petunjuk pelaksanaan tes dari Buku
Petunjuk Pelaksannan Tes ketrampilan Bulutangkis Usia 13 15 Tahun, Pusat
Pengembangan kualitas Jasmani Departemen Pendidikan Nasional Jakarta 2003.
Metode analisis data pe nelitian menggunakan rumus SPSS.
Hasil analisis data maka simpulan di peroleh: (1)
Hasil perhitungan secara
statistik diperoleh nilai t hitung sebesar 23,888 dan nilai probabilitias 0,000. nilai
probabilitas < 0.05 yang berarti ada peningkatan secara s ignifikan pada
perlakuan metode drill . (2) Hasil perhitungan secara statistik diperoleh nilai Z
hitung sebesar 3,421 dan nilai probabilitias 0,001. nilai probabilitas < 0.05 yang
berarti ada peningkatan secara signifikan pada perlakuan metode pola puku l (
Hasil perhitungan diperoleh rata rata metode pola pukul awal sebesar 10,4
kemudian setelah perlakuan nilainya menjadi 25,2, peningkatannya diperoleh
sebesar 14,8 jika dipersenkan nilainya sebesar 142,308% yang berarti a danya
perbedaan pengaruh lati han drill dan latihan pola pukul terhadap kemampuan lob
bulu tangkis pada atlet bulu tangkis di PB. Smash Sukoharjo (4 ) M etode pola
pukul lebih baik pengaruhnya dari pada metode drill pukulan terhadap
kemampuan lob dalam permainan bulutangkis pada atlet PB Smash Sukoharjo.
Berdasarkan presentase hasil lob bulutangkis menunjukan bahwa kelompok 2
(kelompok yang mendapatkan perlakuan dengan menggunakan metode pola
pukul) adalah 14,23% > ke lompok 1 (kelompok yang mendapatkan perlakuan
drill adalah 14,06%
Effectiveness of Long Bean Plant Pest Control by Utilizing Cyanic Acid Content from Various Parts of Rubber Cassava Plants (Manihot glaziovii)
Abstract
Crop production success depends on environmental conditions, such as rainfall, temperature, nutrition,
and pest attacks. Pest attacks are one of Indonesia's main obstacles to cultivating long beans (Vigna
unguiculata ssp. sesquipedalis). This study aims to evaluate the effectiveness of cyanide acid content
from various parts of the rubber cassava plant (Manihot glaziovii) in controlling Aphis craccivora pests
and its impact on the growth and yield of long beans. The study was conducted in Sragen and the
Laboratory of the Faculty of Agriculture, Tunas Pembangunan University, Surakarta during September–
December 2024 with a completely randomized block design (CRBD) with two factors, namely plant
parts (leaves, tuber skin, and tubers) and extract doses (0, 10, 20, and 30 ml/plant). The results showed
that tuber skin fermentation (B2) was the most effective in reducing the percentage of pest attacks
(30.80%) and attack intensity (40.44%). The treatment dose of 30 ml/plant (K4) gave the best results in
suppressing pest attacks and increasing growth and yield parameters, such as plant length (141.64 cm),
fresh stalk weight (1905.77 g), and fruit weight (497.22 g). The bioactive content in cassava tuber skin
has the potential to be a pest control agent and a plant growth stimulant. This study supports using
environmentally friendly and sustainable local biopesticides to increase the productivity of long beans
The effect of tobacco leaf extract dosage on the development of virus disease in curly chili
Curly chili is a horticultural product with high nutritional value, greatly demanded as a distinctive complement or flavoring for dishes due to its unique taste and aroma. Despite the increasing demand for chilies, production has not followed suit, mainly due to disruption caused by viruses transmitted by Bemisia tabaci and Thrips sp. This study aimed to investigate the effect of tobacco extract on the growth and development of viral diseases in curly chili. Conducted at Kwangsang Village, Jumapolo District, Karanganyar Regency, from September to December 2021, the research was designed using a completely randomized block design, with treatment doses of tobacco extract at 0 mL/L, 1 mL/L, 2 mL/L, 3 mL/L, and 4 mL/L, labeled J0, J1, J2, J3, and J4, respectively. The results indicated that the variabels, i.e. plant height, number of leaves, number of fruits, and fruit weight per plant, were significantly affected by the tobacco extract. Similarly, the disease incidence and severity of viral infection were significantly influenced by the tobacco extract application. The yield decrease in curly chili was attributed to virus infection by Bemisia tabaci and Thrips sp., which caused chlorosis and mosaic symptoms on the leaves. Although the affected plants did not die, they experienced a yield reduction. The application of tobacco extract significantly reduced the percentage of incidence and severityof virus infection on curly chili. The highest disease incidence was 35.42% (J0) and disease severity was 70.92% (J0), while the lowest disease incidence was 14.58% (J4) and disease severity was 20.58% (J4)
PERENCANAAN STUKTUR PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG RUMAH SAKIT LIMA LANTAI DI BAKI KABUPATEN SUKOHARJO
Kecamatan Baki merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Kecamatan ini terdiri dari 14 desa, Berdasarkan latar belakang tersebut,. Berdasarkan hasil parameter response spectra percepatan gempa untuk bangunan Rumah susun sebesar (SDs = 0,45, SD1 = 0,19) bangunan masuk dalam kategori desain seismic (KDS) D. Oleh karena itu, Struktur gedung didesain menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). beban hidup yang mengacu pada SNI 1727:2013, sedangkan beban gempa mengacu pada SNI 1726:2019. Proses analisis struktur menggunakan Software SAP 2000 V.22. Hasil yang didapat adalah lantai 1-5 dimensi kolom yaitu 60 cm x 60 cm dengan tulangan 12 D 25. Dimensi balok induk yaitu 30 cm x 60 cm dengan tulangan tumpuan atas 4 D 16, tulangan tumpuan bawah 4 D 16, tulangan badan 4 D 16, tulangan lapangan atas 4 D 16, tulangan lapangan bawah 4 D 16, tulangan geser tumpuan Ø12 150, dan tulangan geser lapangan Ø12 150. Dimensi balok anak yaitu 25 cm x 40 cm dengan tulangan tumpuan atas 2 D 16, tulangan lapangan bawah 2 D 16 dan tulangan geser Ø10 110. Dimensi balok sloof yaitu 20 cm x 40 cm dengan tulangan tumpuan atas 4 D 16, tulangan lapangan bawah 2 D 16 dan tulangan geser Ø10 110. Dimensi pelat atap adalah 10 cm dengan penulangan lapangan dan tumpuan arah x dan y Ø80 90. Dimensi pelat lantai adalah 12 cm dengan penulangan lapangan dan tumpuan arah x dan y Ø10 110. Dimensi pondasi bored piled adalah 80 cm dengan kedalaman 10 m. dengan jumlah 2 buah tiang tiap untuk tulangan pile cap arah X dan Y dipakai tulangan Ø22 120 dengan tebal pile cap 800 mm
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG PERKULIAHAN 8 (DELAPAN) LANTAI DENGAN SISTEM GANDA DI PABELAN KARTASURA SUKOHARJO
olusi industri 4.0 saat ini, pendidikan menjadi sangat penting dan dapat memperkuat fondasi kemajuan dan kebangkitan bangsa Indonesia. Universitas Muhammadiyah Surakarta salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Sukoharjo, menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah untuk menempuh pendidikan tinggi disini. Hal ini menuntut perguruan tinggi meningkatkan fasilitas infrastruktur untuk menunjang pendidikan yang lebih memadai dan optimal. Namun dalam kenyataannya keterbatasan lahan yang ada mengakibatkan pembangunan gedung harus dibangun secara bersusun atau bertingkat, sehingga dapat menambah luas ruangan dan efisiensi lahan. Struktur gedung ini menggunakan Sistem Rangka Beton Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Perencanaan struktur beton bertulang dalam perhitungannya dibantu program ETABS v.20. Hasil yang didapat simpangan antar lantai dengan nilai 56,554 mm < 100 mm dapat dikategorikan aman. Pelat lantai tebal 13 cm pelat atap 10 cm, balok induk B1 dimensi 350 x 700 mm, balok induk B2 dimensi 400 x 700 mm, balok induk B3 dimensi 300 x 600 mm, balok anak dimensi 300 x 400 mm, kolom K1 700 x 800 mm, kolom K2 600 x 800 mm, tebal shear wall 200 mm, pondasi bored pile dimensi 60 cm kedalaman 18 m, rangka atap baja WF 350