OJS Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Not a member yet
568 research outputs found
Sort by
Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai di BPR Dana Prima Mandiri
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada Bank Perkreditan Rakyat Dana Prima Mandiri. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh yang mana seluruh populasi akan dijadikan sampel penelitian karena populasi dalam penelitian ini kurang dari 100 yaitu sebanyak 50 responden. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis uji kualitas data, uji asumsi klasik, uji regresi linear sederhana, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Gaya Kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan tingkat signifikansi (0,016 < 0,05), Kesimpulan dari penelitian ini terdapat Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap kinerja Pegawai di Bank Perkreditan Rakyat Dana Prima Mandiri dengan tingkat signifikansi (0,001 < 0,05)
Kesenjangan Komunikasi Antargenerasi dalam Keluarga di Kota Bandung
Kesenjangan komunikasi antargenerasi dalam keluarga merupakan isu yang semakin nyata di tengah perkembangan zaman dan perubahan nilai sosial. Fenomena ini muncul akibat perbedaan pola pikir, gaya hidup, tren global, media sosial dan cara berkomunikasi antara orang tua dan anak, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas hubungan emosional dalam keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pola komunikasi yang terjadi dalam keluarga, mengidentifikasi faktor yang menyebabkan kesenjangan komunikasi antargenerasi, serta mengeksplorasi strategi komunikasi yang efektif dalam keluarga untuk mengurangi konflik yang mengakibatkan terjadinya kesenjangan komunikasi antargenerasi dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur sebagai metode utama. Data diperoleh dari berbagai literatur yang relevan, termasuk jurnal, artikel ilmiah, dan sumber-sumber pendukung lainnya yang membahas permasalahan komunikasi keluarga dan perbedaan generasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minimnya komunikasi terbuka, perbedaan nilai dan pandangan hidup, serta kurangnya kemampuan mendengarkan menjadi pemicu utama terjadinya kesenjangan. Anak-anak merasa tidak dimengerti dan kehilangan ruang untuk mengekspresikan diri, sementara orang tua merasa kehilangan kendali atas nilai-nilai yang dianut anak. Situasi ini berujung pada meningkatnya konflik, keterasingan emosional, hingga lemahnya kelekatan keluarga. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami pentingnya pola komunikasi yang adaptif dan dialogis dalam keluarga, serta mendorong terciptanya strategi komunikasi yang mampu menjembatani perbedaan antargenerasi agar tercipta hubungan keluarga yang harmonis dan fungsional di era modern
Sosialisasi Tentang Strategi Belajar Efektif Untuk Siswa SMA PGRI 1 Banjarmasin
Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema Sosialisasi Strategi Belajar Efektif di SMA PGRI 1 Banjarmasin bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada siswa dalam menghadapi tantangan akademik. Melalui pemaparan materi yang mencakup berbagai strategi belajar, seperti mengenali gaya belajar, manajemen waktu, teknik membaca, serta pemanfaatan teknologi, siswa memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai cara belajar yang efektif dan produktif. Sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengatasi kendala belajar yang dihadapi dan menemukan solusi yang relevan. Hasil kegiatan ini menunjukkan dampak positif terhadap motivasi dan keterampilan belajar siswa, sehingga mendukung peningkatan prestasi akademik mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa di SMA PGRI 1 Banjarmasi
Mencetak Generasi Berkarakter Melalui Penerapan Nilai Pancasila di SMAN 1 Marabahan
PKM ini dilaksanakan oleh tim FKIP Universitas Achmad Yani Banjarmasin, yang bertempat di SMAN 1 Marabahan. Tujuan PKM ini diantaranya untuk Meningkatkan pemahaman pemuda tentang nilai-nilai dasar Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari, serta membangun kesadaran dan kecintaan pemuda terhadap tanah air, memperkuat rasa persatuan dan kesatuan. Membekali pemuda dengan wawasan kebangsaan agar mampu menyaring pengaruh negatif globalisasi, seperti budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Metode dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini kami menggunakan metode ceramah dengan menampilkan power point . Hasil dari kegiatan PKM di SMAN 1 Marabahan adalah terciptanya generasi muda yang berkarakter kuat, memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, serta mampu menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Hal ini akan berkontribusi pada pembangunan bangsa yang lebih maju, harmonis, dan berkeadilan
Membangun Personal Branding Untuk Karier Masa Depan: Socialization about Building Personal Branding For Future Career
Personal branding merupakan cara merepresentasikan diri dengan mengeksplorasi potensi-potensi yang dimiliki. Sudah sepatutnya, personal branding yang diciptakan harus jelas, kuat serta atraktif agar seseorang dapat memberikan kesan yang mendalam untuk khalayak publik dengan mudah Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan agar dapat Meningkatkan keterampilan non akademik siswa MA Miftahul Khairiyah Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru yaitu pemahaman tentang Building Personal Branding for Future Career. Di samping itu pengabdian ini juga bertujuan agar siswa/i memiliki kemampuan, spirit dan motivasi untuk bersaing baik di dunia kerja atau karir di masa depana dengan membangun personal branding. Metode kegiatan ini adalah penyuluhan dan pelatihan. Tahapan kegiatan adalah 1) persiapan surat menyurat; 2) persiapan materi; 3) penyampaian materi; 4) pembuatan laporan. Berdasarkan hasil dari kegiatan sosialisasi ini, dapat disimpulkan bahwa para siswa telah memahami materi yang diberikan. Dengan menunjukkan suasana yang kondusif dan antusias yang tinggi dari para siswa. Dan dengan keberanian para siswa untuk mengungkapkan kendala dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada narasumber. Saran yang dapat disampaikan bahwa kegiatan membangun personal branding di era digital ini dapat dilakukan dengan melibatkan pihak sekolah sperti guru-guru dan guru bimbingan konseling untuk memberikan pengetahuan cara mengembangkan softskils yang dimiliki oleh setiap siswa. Dan kegiatan seperti dapat dilakukan kembali dengaan melakukan event-event yang diselenggarakan sekolah dengan pihak eksternal yang lebih kompeten
PENERAPAN PROGRAM INTENSIFIKASI SISTEM MINA PADI (INSISMINDI) PADA KELOMPOK TANI DI DESA SUNGAI BAKAR KECAMATAN BAJUIN KABUPATEN TANAH LAUT KALIMANTAN SELATAN
Mina padi merupakan pengoptimalan lahan sawah dengan melakukan penggabungan antara pertanian dan perikanan dalam satu lahan sebagai upaya agar pemanfaatan lahan pertanian tanaman padi lebih menguntungkan. Implementasi mina padi pada lahan pertanian dilakukan dengan pemeliharaan ikan pada sela-sela tanaman padi di sawah yang memanfaatkan genangan air sawah sebagai tempat budidaya ikan. Adanya sistem pemeliharaan tersebut menjadikan tanaman padi dan ikan mengalami simbiosis mutalisme. Di mana padi memperoleh pupuk alami yang berasal dari kotoran ikan dan sisa makanan ikan, serta mendapat perlindungan ikan dari hama-hama tanaman padi. Sedangkan ikan menjadikan tanaman padi sebagai tempat perlindungan terhadap predator dan memperoleh makanan alami dari hama padi. Sistem mina padi di areal persawahan masih jarang dijumpai, hal ini karena kurangnya informasi tentang sistem mina padi sehingga petani belum menerapkannya di lahan sawah. Berdasarkan kondisi di atas peran untuk mengubah pola pikir kelompok tani padi dari sistem monokultur ke INSISMINDI merupakan tantangan dan peluang untuk meningkatkan pendapatan petani khususnya kelompok tani mitra.
Dari kegiatan budidaya tanaman dengan intensifikasi sistem mina padi yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan sebagai berikut: Budidaya tanaman dengan intensifikasi sistem mina padi, dapat meningkatkan produksi tanaman, karena sistem tanam mina padi ini memberikan manfaat antara lain: (a) Kesuburan tanah dapat ditingkatkan, (b) Pertumbuhan gulma dapat ditekan, (c) populasi hama dan penyakit tanaman padi dapat ditekan, (d) Perilaku ikan dalam mencari makanan dapat memperbaiki struktur tanah. Dengan sistem tanam mina padi maka efisiensi dan produktivitas lahan lebih meningkat 35 % dibandingkan dengan budidaya tanpa mina padi (monokultur)
PENDAPATAN USAHATANI PARE (Momordica charanta L) DI PONDOK MANGGA KELURAHAN LOKTABAT UTARA BANJARBARU
The purpose of this research is to know technical aspects of pare farming the revenue,the eksplicit cost and the income farmer.This research was conducted in Maret until mei 2025 in pondok manga loktabat utara village. The Sensus methode used was by observing 6 farmers in village pondok mangga who planted pare plant. The Average result of the revenue is Rp. 3.960.000,/farmer, The average eksplicit cost is Rp. 565.359 /farmer, and Average income Rp. 3.394.640 /farmer.We believe that it has good prospect and revenue, of the average income ,tecnicall,economicall
Analisis Gaya Belajar Peserta Didik untuk Pembelajaran Berdiferensiasi Kelas VI B SDN SN Kebun Bunga 4 Banjarmasin
Setiap peserta didik memiliki karakteristik unik yang berbeda satu sama lain. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk mempertimbangkan pengetahuan mereka tentang karakteristik awal peserta didik saat merancang kegiatan pembelajaran. Karakteristik peserta didik, termasuk kemampuan awal, latar belakang sosiokultural, dan gaya belajar, tentu akan berbeda antara satu individu dengan yang lain. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan melalui penyebaran angket dan observasi. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan data yang diperoleh berdasarkan gaya belajar tertentu, kemudian data tersebut ditampilkan dan diverifikasi untuk menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis gaya belajar peserta didik di SDN SN Kebun Bunga 4 Banjarmasin, dari pengelompokkan kecenderungan gaya belajar peserta didik kelas VI B yang terdiri dari 26 peserta didik, ditemukan bahwa 4 peserta didik memiliki gaya belajar visual, 9 peserta didik auditori, dan 13 peserta didik kinestetik. Persentase gaya belajar mereka adalah 15% visual, 35% auditori, dan 50% kinestetik. Untuk meningkatkan kenyamanan peserta didik selama proses pembelajaran, guru dapat mengembangkan metode pengajaran yang sesuai dengan gaya belajar masing-masing peserta didik. Pendekatan ini merupakan bagian dari pembelajaran berdiferensiasi, yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan belajar yang berbeda dari setiap peserta didik. Pembelajaran berdiferensiasi dapat mengakomodasi perbedaan gaya belajar peserta didik, sehingga hasil analisis ini dapat dijadikan data awal untuk mengelompokkan peserta didik dan merancang pembelajaran berdasarkan perbedaan tersebut
Hubungan Antara Soft Skill dan Kesiapan Kerja Mahasiswa di STIE Pembangunan Tanjungpinang
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh soft skill terhadap kesiapan kerja mahasiswa di STIE Pembangunan Tanjungpinang. Populasi penelitian terdiri atas 132 mahasiswa dari program studi Akuntansi dan 284 mahasiswa dari program studi Manajemen. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive random sampling dengan jumlah total sampel sebanyak 204 mahasiswa, yang terdiri dari 139 mahasiswa program studi Manajemen dan 65 mahasiswa program studi Akuntansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mahasiswa program studi Akuntansi dan Manajemen di STIE Pembangunan Tanjungpinang sebagai objek penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner, studi pustaka, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji validitas dan reliabilitas, analisis regresi linier sederhana, serta uji hipotesis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel soft skill memiliki pengaruh parsial terhadap kesiapan kerja, dengan nilai thitung sebesar 2,942 yang lebih besar daripada ttabel sebesar 1,971. Nilai R Square yang diperoleh adalah 0,215 atau 21,5%, yang menunjukkan bahwa sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Secara keseluruhan, soft skill terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa, sehingga peningkatan soft skill dapat meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa STIE Pembangunan Tanjungpinang
PENGARUH STRATEGI MARKETING MIX TERHADAP TOURIST REVISIT INTENTION: STUDI EMPIRIS PADA DESTINASI EKOWISATA BUKIT BATU RIAM KANAN, KABUPATEN BANJAR
This study analyzes the influence of promotion (X₁), price (X₂), and tourist attraction (X₃) on tourists’ revisit intention (Y) to Bukit Batu Riam Kanan, Aranio District, Banjar Regency, South Kalimantan. Based on the Theory of Planned Behavior and Expectation Confirmation Theory, it addresses the limited research examining these three factors simultaneously in a local tourism context. Using a quantitative approach, primary data were collected through questionnaires from a purposive sample of 100 respondents, drawn from a population of 214,579 visitors in the past year. Multiple linear regression, t-test, F-test, and Adjusted R² were applied. The regression model is: Y = 7.390 + 0.362X₁ – 0.204X₂ + 0.749X₃. Results show that promotion (p = 0.000) and tourist attraction (p = 0.000) positively and significantly influence revisit intention, while price has a significant negative effect (p = 0.003). The F-test (F = 89.586, p = 0.000) confirms a simultaneous significant effect. An Adjusted R² of 0.729 indicates that 72.9% of revisit intention variation is explained by these variables, with 27.1% due to other factors. The findings contribute theoretically by enriching tourism marketing literature in underexplored local destinations and provide practical guidance for improving promotion, pricing strategies, and attraction development.