OJS Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Not a member yet
    568 research outputs found

    Analisis Keuntungan Dan Kelayakan Industri Pengolahan Tahu Pong “Mayang” Di Kelurahan Loktabat Selatan Kecamatan Banjarbaru Selatan

    No full text
    This study aimed to determine the cost of production , revenue,profits, and the feasibility of the Tofu Pong “Mayang” processing Industry in the South Loktabat village, shouth Banjarbaru district.  The Sampling method used is the Case Study method. . While the Data Collection technique is through direct observation and interviews. The results of this study obtained that the total cost (production cost) was Rp.29.211.055,-/month, the amaunt of Revenue was Rp. 63.999.000,-/month, the Profit earned was Rp.34.369.000,-/month,  and the feasibility (RCR)  was 2,19. From the RCR valur, it can be said that the Tofu Pong “Mayang” proseccing industry in the South Loktabat Village is feasible to cultivatedThis study aimed to determine the cost of production , revenue,profits, and the feasibility of the Tofu Pong “Mayang” processing Industry in the South Loktabat village, shouth Banjarbaru district.  The Sampling method used is the Case Study method. . While the Data Collection technique is through direct observation and interviews. The results of this study obtained that the total cost (production cost) was Rp.29.211.055,-/month, the amaunt of Revenue was Rp. 63.999.000,-/month, the Profit earned was Rp.34.369.000,-/month,  and the feasibility (RCR)  was 2,19. From the RCR valur, it can be said that the Tofu Pong “Mayang” proseccing industry in the South Loktabat Village is feasible to cultivate

    Analisis Kelayakan Usaha Peternakan Ayam Pedaging (Gallus-gallus domesticus) Di Desa Mangkauk Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan

    No full text
    The background of this research is the existence of business opportunities with the aim of knowing technically the broiler farming business and financially to find out the costs, revenues, income, profits and feasibility of the broiler farming business, taking respondents using the census method and the result is a cost of Rp. 38,368,819.4. , total receipts Rp. 64,156,000.00 and profit of Rp. 25,543,361.2 / production with an RCR value for the broiler farming business of 1.66, which means that this business is worth running at an additional cost of Rp. 1 will increase the profit by Rp. 1.6

    PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PEMETAAN KAWASAN RAWAN BENCANA BANJIR DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

    No full text
    Banjir termasuk salah satu bencana alam yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya yaitu intensitas curah hujan yang tinggi, kurangnya daerah resapan air, tersumbatnya aliran sungai karena sampah, dan tidak adanya drainase. Banjir merupakan bencana yang sering terjadi di beberapa daerah di Indonesia salah satunya Kabupaten Lampung Timur. Adapun data yang digunakan adalah data kemiringan lereng, curah hujan, penggunaan lahan, jenis tanah, ketinggian tempat, dan buffer aliran sungai. Daerah rawan banjir dapat diidentifikasi dengan melakukan overlay pada data yang digunakan. Setelah itu dilakukan skoring dan pembobotan untuk menghitung nilai potensi suatu daerah terhadap kerawanan banjir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kerawanan terhadap bencana banjir menggunakan data Sistem Informasi Geografis dalam upaya mitigasi terhadap bencana banjir yang ada di Kabupaten Lampung Timur. Hasil dari pengolahan ini adalah mengetahui wilayah mana saja yang mengalami kerentanan terhadap bencana. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa sebesar 51,77% cukup rawan terhadap banjir, sebesar 48,06% rawan terhadap banjir, 0,10% sangat rawan, dan 0,05% tidak rawan terhadap bencana banjir. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar daerah di Kabupaten Lampung Timur berpotensi terhadap bencana banjir

    EKSEKUSI TERHADAP TERPIDANA MATI ATAS PUTUSAN YANG SUDAH BERKEKUATAN HUKUM TETAP

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana jangka waktu eksekusi terhadap terpidana mati atas putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap dan untuk mengetahui Implementasi eksekusi terhadap terpidana mati dilihat dari asas peradilan  cepat, sederhana dan biaya ringan. Penilitian ini merupakan penelitian Hukum Yuridis Normatif, dengan menganalisis suatu permasalahan hukum melalui peraturan perundang-undangan, literatur dan bahan referensi lain yang berhubungan dengan Eksekusi Terpidana Mati. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : Pertama, Bahwa di dalam KUHAP, PNPS No. 2 Tahun 1964 atau Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku di Indonesia tidak ada mengatur tentang jangka waktu eksekusi hukuman mati bagi terpidana yang perkaranya sudah diputus oleh hakim dan telah berkekuatan hukum tetap. Kedua, Bahwa Eksekusi Terhadap Terpidana mati, apabila dilihat dari Asas Peradilan  Cepat, Sederhana dan Biaya Ringan ternyata masih tidak sesuai. Sebab apabila dilihat dari asas peradilan cepat maka terpidana seharusnya segera dieksekusi setelah memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap, dan Upaya Hukum telah di tolak oleh Presiden. Namun pada faktanya masih berbeda dari penerapan asas peradilan pidana cepat,  sehingga proses eksekusi pun terlampau tidak efektif karena pelaksanaan pidana mati, yang dijatuhkan oleh pengadilan di lingkungan peradilan umum atau peradilan militer masih memerlukan sesuatu yang tidak sederhana seperti adanya Pembinaan Mental terhadap Terpidana Hukuman Mati dengan harapan dapat mencegah atau mengurangi terjadinya tingkat kejahatan khususnya pelaku tindak pidana dengan ancaman Hukuman Mati dan untuk itu negara tentunya akan mengeluarkan biaya yang cukup besar

    Sosialisasi Pertukaran Pemuda Antar Negara Program Indonesia dan Korea Selatan untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi di Kota Banjarmasin

    No full text
    Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) merupakan program tahunan yang diadakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam rangka menjaring pemuda-pemudi Indonesia pilihan untuk dikirim ke berbagai negara sebagai Duta Muda Indonesia yang memperkenalkan Indonesia ke khalayak Internasional. Tujuan umum Pertukaran Pemuda Antar Negara adalah untuk meningkatkan rasa toleransi dan memperluas serta memperkuat kerjasama antar negara. Selain memperkenalkan PPAN lebih lanjut kepada mahasiswa, kegiatan tersebut juga diisi dengan tanya jawab dengan peserta yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai program ini

    PENINGKATAN NILAI TAMBAH DAN PENGOLAHAN TALAS (Colocasia Esculenta L) MERK ‘TALAS ULUN” DI DESA PEMATANG PANJANG KABUPATEN BANJAR KALIMANTAN SELATAN

    No full text
    Taro is a leading commodity in Pematang Panjang Village, Banjar Regency. Apart from being a leading commodity, taro is also known as an icon of Banjar Regency. As an icon, of course, taro agribusiness development needs to be done. Residents who are one of the farmer groups who play an active role in developing taro agribusiness in Pematang Panjang Village, Sungai Tabuk District, Banjar Regency. Members of farmer groups need to work together with stakeholders to create new innovations, especially in terms of processing taro products. In addition, residents also need to adapt to digital technology to support marketing activities for agricultural products and processed products. The activities carried out are assisting residents in processing taro into finished products, namely taro chips, branding and product packaging design, as well as marketing the products produced online through social media and marketplaces. The resulting product innovations are Taro Chips and Taro Sticks (Original, Chocolate, Cheese and Balado Flavors) which can generate an added value of 37.18 percent. This product innovation is branded "Talas Ulun" and is marketed via Instagram (Talas Ulun_) and Shopee (Talas Ulun.id). The method of community service activities is carried out with lectures, questions and answers, and simulations. The stages carried out started from field observations, outreach, training, and evaluation. Through this PKM activity, taro cracker business actors can increase sales turnover by utilizing social medi

    Peningkatan Nilai Tambah Dan Pengolahan Kopi (Coffe Sp) Di Desa Telaga Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan

    No full text
    Desa Telaga yang terletak di Kecamatan Pelaihari sudah lama dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil kopi khususnya jenis robusta di wilayah Selatan Kabupaten Tanah Laut Propinsi Kalimantan Selatan. Tidak dapat dipungkiri bahwa fokus dari industri perkebunan kopi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produktivitas (volume) hasil panen, tetapi juga peningkatan kualitas kopi yang dihasilkan. Ini menjadi faktor yang tidak bisa di tinggalkan, karena kualitas produk menjadi acuan utama bagi customer dalam menentukan varian pilihan yang tersebar di pasaran. Artinya bahwa antara sisi kuantitas dan kualitas menjadi dua hal yang tidak dapat dipisahkan, di satu sisi volume hasil panen harus mampu menjaga stabilitas kebutuhan produk, tetapi di sisi lain bahwa kualitas produk tidak boleh terabaikan hanya karena mengejar volume permintaan pasar. Oleh sebab itu, kegiatan pengabdian ini di fokuskan pada upaya peningkatan kualitas hasil panen berbasis teknologi pengupas kulit kopi. Mengingat, sampai saat kelompok tani kopi di wilayah tersebut masih menggunakan cara manual yang membuat prosesnya menjadi lebih lama dan cukup melelahkan dan berpengaruh pada kualitas produk yang dihasilkan karena berpotensi merusak tekstur biji kopi tersebut. Pengadaan alat pengupas kulit kopi tersebut telah disertai dengan transfer of technology kepada kelompok tani kopi robusta di wilayah pengabdian. Adapun metode yang digunakan adalah sebagai berikut: (a). Penyuluhan tentang strategi peningkatan kualitas komoditas kopi robusta; (b). Pelatihan transfer of technology alat pengupas kulit kopi; dan (c) Diskusi evaluasi dari hasil penyuluhan dan pelatihan yang telah dilakukan sebagai bahan rekomendasi untuk kegiatan pengabdian pada tahun berikutny

    Mengolah Ikan Menjadi Cilok Kuah Kacang Sebagai Produk Jualan

    No full text
    Cilok adalah salah satu camilan enak dan terjangkau. Sangat cocok disantap bersama keluarga sebagai camilan saat hujan. Bahan yang dibutuhkan pun mudah didapat dan cara membuat cilok sangatlah praktis. Metode  yang  digunakan  dalam  pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat ini adalah menempatkan   masyarakat   sebagai   titik   fokus   dan melibatkan    secara    langsung    dalam    perencanaan, pelaksanaan,   pengawasan   dan   memperoleh   hasil. Kegiatan pengabdian di Desa Tatah Layap, yaitu dengan dilakukan  penyuluhan dan pelatihan membuat ikan menjadi cilok kah kacang sebagai produk jualan.. Penyuluhan  yang  telah  diberikan  kepada ibu ibu masyarakat desa Tatah Layap, memberikan  manfaat  kepada  masyarakat  setempat untuk meningkatkan pengetahuan dan ketreampilannya    dalam    mengolah   ikan menjadi salah satu olahan ikan berupa cilok yang bisa dijadikan produk jualan/jajanan di masyarakat setempa

    Self Efficacy Mahasiswa Dalam Pembelajaran Tatap Muka

    No full text
    Saat ini perkuliahan sudah mulai dilakukan pembelajaran tatap muka, sehingga mahasiswa kembali bisa beraktivitas di kampus untuk mengikuti pembelajaran tatap muka di kelas setelah beberapa waktu saat pandemi Covid-19 proses pembelajaran dilakukan secara daring. Proses perkuliahan tatap muka ini tentunya memerlukan kajian untuk melihat kondisi self efficacy mahasiswa dalam perkuliahan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk identifikasi tentang self efficacy mahasiswa dalam pembelajaran tatap muka. Penelitian menggunakan desain deskriptif, jumlah populasi yang juga sekaligus menjadi sampel sebanyak 26 mahasiswa, Tehnik pengambilan yang digunakan yaitu total sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa para mahasiswa memiliki self efficacy yang tinggi dalam pembelajaran tatap muka. Kondisi menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki keyakinan diri yang kuat untuk keberhasilan dalam studinya

    Kontribusi Tenaga Pendidik Dan Kependidikan Pada Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Di Sekolah Dasar Negeri Banjarmasin

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi tenaga pendidik dan kependidikan pada pelaksanaan MBS di Sekolah Dasar Negeri Kebun Bunga 6  Banjarmasin Timur. Dalam penelitian ini diketahui bahwa persepsi para responden yakni tenaga pendidik dan kependidikan di Sekolah SDN Kebun Bunga 6 Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan mempunyai pandangan yang relatif sama dalam pelaksanaan MBS di sekolah tersebut. Adanya korelasi positif sangat erat hubungannya antara tenaga pendidik dan kependidikan dengan pelaksanaan MBS di sekolah tersebut. Besarnya kontribusi peran Tenaga Pendidik dan Kependidikan (Variabel X) terhadap Pelaksanaan Kegiatan MBS (Variabel Y) dengan menghitung nilai R squere  adalah sebesar 58,50%, sisanya 41,50% adalah faktor lain di luar variabel penelitian

    0

    full texts

    568

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    OJS Universitas Achmad Yani Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇