OJS Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Not a member yet
568 research outputs found
Sort by
Integrasi Nilai-Nilai Karakter Dari Tradisi Buka Luwur Mbah Rogo Moyo Desa Kaliwungu Dalam Pendidikan Kewarganegaraan Di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi integrasi nilai-nilai karakter dari tradisi Buka Luwur Mbah Rogo Moyo di Desa Kaliwungu dalam pendidikan kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Tradisi tersebut menyoroti nilai-nilai seperti religiusitas, toleransi, disiplin, cinta tanah air, peduli sosial, dan tanggung jawab melalui berbagai kegiatan ritual dan sosial yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif naratif, teknik pengumpulan data yang digunakan dengan melakukan observasi dan wawancara terhadap partisipan tradisi untuk mengidentifikasi bagaimana nilai-nilai ini dapat diintegrasikan dalam pembelajaran karakter di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Buka Luwur Mbah Rogo Moyo bukan hanya sebagai momen perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai sumber pembelajaran yang kaya akan nilai-nilai kewarganegaraan yang relevan untuk pendidikan di SD. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa tradisi Buka Luwur Mbah Rogo Moyo di Desa Kaliwungu menyediakan konteks yang kaya untuk mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pendidikan kewarganegaraan di Sekolah Dasar, seperti religiusitas, toleransi, dan tanggung jawab. Tradisi ini tidak hanya memperkuat pemahaman siswa tentang nilai-nilai tersebut, tetapi juga menawarkan pengalaman belajar yang nyata dan relevan untuk membentuk karakter siswa
Penerapan Model Pembelajaran Berdiferensiasi Dengan Menggunakan Media Quizizz Dalam Upaya Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik Pada Pembelajaran IPAS Kelas IV SD Negeri 78 Palembang
Pengkajian ini bertarget guna menjabarkan model belajar Berdiferensiasi yang didukung oleh media Quizizz guna mengembangkan keaktifan belajar murid. Pengkajian ini berjenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang diselenggarakan melalui 2 siklus. Pengkajian ini diselenggarakan di SD Negeri 78 Palembang, yang bersubjek murid kelas IV C dengan total 25 murid. Guna menghimpun datanya memakai observasi serta analisa datanya memakai pendekatan deskriptif kuantitatif. Perolehan pengkajianya menampilkan bila penerapan model belajar Berdiferensiasi yang dibantu oleh media Quizizz sukses menaikan keaktifan belajar murid, seperti yang dibuktikan oleh kenaikan persentase keaktifan peserta didik sebesar 2,75%, yang menunjukkan kategori aktif. Dengan demikian, penggunaan media Paper Mode Quizizz terbukti efektif untuk mengembangkan keaktifan belajar murid guna belajar IPAS, serta membantu mewujudkan situasi belajar yang mendukung serta menyenangkan partisipasi aktif dari murid
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA LAYANAN AIR GALON (Studi Kasus Depot Air Minum Isi Ulang Ibnul Ghaits)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen dalam layanan air galon di Depot Air Minum Isi Ulang Ibnul Ghaits. Data primer dikumpulkan menggunakan metode cross section dan dianalisis dengan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan konsumen, dengan koefisien regresi sebesar 0.849. Ini berarti setiap peningkatan 1 poin dalam kualitas pelayanan meningkatkan kepuasan konsumen sebesar 0.849 poin. Nilai konstanta sebesar 16.916 menunjukkan bahwa meskipun tanpa adanya kualitas pelayanan, kepuasan konsumen masih ada pada tingkat tertentu, mengindikasikan adanya faktor lain yang mempengaruhi kepuasan konsumen. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, termasuk kemurnian dan kebersihan air, ketepatan waktu pengiriman, harga yang kompetitif, dan layanan pelanggan yang baik. Peningkatan dalam aspek-aspek ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen, serta mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan. 
Pendampingan Perbaikan Dak Atap Gedung Pengadilan Negeri Martapura Kabupaten Banjar
Pendampingan teknis dalam kegiatan konstruksi merupakan bagian penting untuk menjamin mutu dan ketepatan pelaksanaan pekerjaan, terutama pada proyek perbaikan infrastruktur gedung pemerintahan. Penelitian ini membahas proses pendampingan dalam perbaikan dak atap Gedung Pengadilan Negeri Martapura di Kabupaten Banjar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara dengan pihak pelaksana, serta studi dokumentasi. Pendampingan dilakukan sejak tahap identifikasi kerusakan, penyusunan rencana teknis perbaikan, pemilihan material, hingga pengawasan pelaksanaan di lapangan. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa perbaikan dak atap berjalan sesuai rencana dan spesifikasi teknis, meskipun terdapat beberapa tantangan seperti kondisi struktur lama dan cuaca yang tidak mendukung. Pendampingan terbukti mampu meningkatkan kualitas hasil pekerjaan serta meminimalkan risiko kegagalan struktur di masa mendatang. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara tim teknis, pelaksana, dan pihak instansi pengguna gedun
Penguatan Literasi Budaya dan Kewarganegaraan Melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila(P5) dapat meningkatkan literasi budaya dan kewarganegara pada diri siswa. Kemampuan literasi dan kewarganegaraan merupakan bagian dalam pembelajaran di sekolah, sebab literasi kebudayaan dan kewarganegaraan membantu siswa untuk lebih mengenal budaya yang dimilki oleh negaranya dan mengajarkan perbedaan untuk hidup secara harmonis dalam Masyarakat multicultural. Selain itu siswa juga diajarakan untuk memahami kewajibannya sebagai warga negara. Penelitian ini dilakukan dengan metode kajian literatur dengan mengunpulkan data dari berbagai macam bahan baca seperti artikel, jurnal, dan lain sebagainy
Pengaruh Iklim Sekolah “Tipe Terbuka” Terhadap Motivasi Belajar
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui : 1) gambaran iklim sekolah di SMA swasta di Kecamatan Karang Intan, 2) gambaran motivasi belajarnya, 3) adakah pengaruh antara iklim sekolah “tipe terbuka” terhadap motivasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan sampel siswa kelas 12 sebanyak 59 orang. Hasil pengolahan dan analisis data ditemukan bahwa iklim sekolah SMA swasta di Kecamatan Karang Intan memiliki tipe terbuka/open dengan 42.4% menunjukkan iklim sangat terbuka, 47.4% menyatakan cukup terbuka, dan sangat sedikit 10.2% menyatakan tidak terbuka/closed. Adapun motivasi belajar siswa SMA swasta di Kecamatan Karang Intan menunjukkan bahwa 71.2% memiliki motivasi yang tinggi, 25.4% memiliki motivasi belajar yang sedang, dan sangat sedikit 3.4% siswa yang memiliki motivasi belajar yang rendah. Selain itu dari penelitian ini menunjukkan bahwa ternyata ada pengaruh antara iklim sekolah “tipe terbuka” terhadap motivasi belajar siswa SMA swasta di Kecamatan Karang Intan yaitu rhitung sebesar 1.925 lebih besar dari rtabel 1.671 dengan koefisien diterminasinya (R2) sebesar 14.4% yang berarti bahwa pengaruh iklim sekolah “terbuka” terhadap motivasi belajar sebesar 14.4%, dan sisanya sebesar 85.6% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya baik faktor internal maupun eksternal siswa. Walaupun hanya berkontribusi sebesar 14.4% seluruh anggota sekolah hendaknya tetap menciptakan iklim sekolah “terbuka” melalui berbagai kebijakan, aturan, norma, pengembangan nilai-nilai, karena iklim sekolah “terbuka” mempunyai peranan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.The aim of this research is to find out: 1) a description of the school climate in private high schools in Karang Intan sub-district, 2) a description of learning motivation, 3) is there an influence between the "open type" school climate on learning motivation. This research used a survey method with a sample of 59 grade 12 students. The results of data processing and analysis found that the climate of private high school schools in Karang Intan District was of an open type with 42.4% indicating a very open climate, 47.4% stating that it was quite open, and a very small 10.2% stating that it was not open/closed. The learning motivation of private high school students in Karang Intan District shows that 71.2% have high motivation, 25.4% have moderate learning motivation, and a very small 3.4% of students have low learning motivation. Apart from that, this research shows that there is an influence between the "open type" school climate on the learning motivation of private high school students in Karang Intan District, namely rcount of 1,925 which is greater than rtable 1,671 with a termination coefficient (R2) of 14.4%, which means that The influence of an "open" school climate influences learning motivation by 14.4%, and the remaining 85.6% is influenced by other factors, both internal and external to students. Even though they only contribute 14.4%, all school members should still create an "open" school climate through various policies, rules, norms, development of values, because an "open" school climate has a role in increasing student learning motivation
Persepsi Dampak Bullying Terhadap Siswa Di SMA Muhammadiyah 2 Palembang
Bullying tidak hanya berdampak bagi pelaku dan korban, tetapi bagi siswa yang menyaksikan kejadian bullying tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dampak bullying terhadap siswa di SMA Muhammadiyah 2 Palembang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan angket yang hasilnya akan dianalisis dan disajikan dalam bentuk tabel kepada 92 responden terdiri dari 48 resonden untuk kelas X dan 44 responde untuk kelas XI menggunakan teknik stratified random sampling berdasarkan kelas. Instrumen penelitian menggunakan skala Guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak bullying terhadap siswa sebagai pelaku masuk dalam kategori tinggi dengan total presentase sebesar 80%, dampak bagi siswa sebagai korban masuk dalam kategori sedang dengan total presentase sebesar 40%, dan dampak bagi yang menyaksikan bullying masuk dalam kategori sedang dengan total presentasi sebesar 54%
The Description of Student\u27s Responses in Making Suggestions in Speaking Ability at the Eleventh Grade of SMA Negeri 1 Gido in 2021/2022
Meminta dan memberi saran merupakan materi yang mengandung ungkapan tentang ekspresi meminta, memberi dan menanggapi saran dan respon menerima atau menolak ssaran. Materi ini erat kaitannya dengan kemampuan berbicara, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitiannya adalah tanggapan yang diberikan siswa di dalam percakapan meminta dam memberi saran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tanggapan yang digunakan siswa dalam materi meminta dan memberi saran serta mengelompokkan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi siswa ketika memilih tanggapan yang diberikan dalam percakapan meminta dan memberi saran. Berdasarkan data yang diperoleh dari respon tertulis siswa dan wawancara peneliti menemukan bahwa setiap siswa mempunyai jawaban yang berbeda-beda dan memiliki alasannya masing-masing. Peneliti menemukan bahwa siswa tersebut mempunyai faktor-faktor yang menghambat mereka dalam menentukan jawaban mereka sehingga peneliti menggunakan pengelompokan yang terdapat di dalam jurnal handayani. Sehingga 15 siswa tersebut dapat dikelompokkan menjadi tujuh kelompok, yaitu 3 siswa yang tidak percaya diri, 1 siswa yang tidak memiliki motivasi pribadi, 2 siswa yang takut salah, 3 siswa yang takut diejek. /terintimidasi, 1 orang siswa yang lingkungannya tidak mendukung, 4 orang siswa yang pendidiknya tidak kompeten, 1 orang siswa yang tidak sesuai fasilitas
Korelasi Rekrutmen Terhadap Kinerja Pada PPPK Di RRI Banjarmasin
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Korelasi Rekrutmen Terhadap Kinerja Pegawai PPPK di RRI Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode survei, populasi yang digunakan adalah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di Radio Republik Indonesia stasiun Banjarmasin berjumlah sebanyak 57 orang. Sedangkan yang digunakan dalam penelitian ini sampel sebanyak 20 orang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Data Primer dengan Teknik Pengumpulan data korelasi Sederhana, dengan mempersiapkan daftar pertanyaan. Dalam mengukur korelasi rekrumen terhadap kinerja digunakan model analisis dengan menentukan nilai indeks minimum, nilai indeks maksimum dan interval (Panuju, 2000; 46-47), menggunakan perangkat perhitungan statistik menunjukkan variabel rekrutmen kerja ditinjau dari aspek kinerja pada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di Radio stasiun Republik Indonesia siaran Banjarmasin Penelitian ini bermanfaat sebagai survival kinerja pegawai yang dapat dijadikan bahan masukkan bagi pihak manajemen Instansi dan badan usaha dalam memberikan potensi Rekrutmen dan Kinerja kepada para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di Radio Republik Indonesia stasiun siaran Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tingkat rekrutmen kerja dari segi kebutuhan kinerja, a = nilai 4, dengan Jumlah skor 236, kemudian b = nilai 3, dengan Jumlah skor 84, lalu c = nilai 2, dengan Jumlah skor 20, dan terakhir d = nilai 1, dengan Jumlah skor 3, dengan total skor = 343. Skor tersebut jika dihubungkan dengan nilai skor masing-masing jarak tingkatan rekrutmen, maka akan berada pada jarak pengukuran tinggi yakni antara 343– 423. Penelitian ini menunjukkan bahwa rekrutmen berkorelasi terhadap Kinerja karyawan PPPK di RRI Banjarmasin adalah relatif sangat tinggi
PENILAIAN SARANA DAN PRASARANA LINGKUNGAN PERUMAHAN SEHAT BERDASARKAN ASPEK PERATURAN PEMERINTAH
Rumah sehat merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang merupakan faktor penting dalam peningkatan harkat dan martabat manusia, maka perlu diciptakan kondisi yang dapat mendorong pembangunan perumahan yang sehat. hasil observasi di lapangan maka dapat disimpulkan memenuhi atau tidaknya syarat-syarat sebuah perumahan, dalam hal ini Komplek Ketapang Asri . Dari syarat Kesehatan (tidak terletak pada bekas tempat pembuangan sampah, kualitas udara, sarana drainase, temapt bermain, air bersih, Kepmenkes Nomor 829/MENKES/SK/VII/1999 Komplek Ketapang Asri hanya memenuhi sekitar 80% dari syarat tersebut karena terdapat kekurngan pada kualitas udara, taman bermain, dan pembuangan sampah sedangkan syarat lokasi dan penghijauan sudah memenuhi syarat tersebut