OJS Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Not a member yet
568 research outputs found
Sort by
Analisa Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Dalam Meningkatkan Mutu Sumber Daya Manusia Pada Proyek Konstruksi di IKN
Dalam industri konstruksi, kualitas tenaga kerja memiliki peran krusial dalam menentukan keberhasilan dan keamanan proyek. Upaya untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia di sektor ini semakin diperkuat dengan penggunaan sertifikasi tenaga kerja. Sertifikasi merupakan suatu bentuk pengakuan atas kompetensi dan keterampilan individu sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. wawasan mendalam tentang efektivitas sertifikasi tenaga kerja konstruksi dalam mendukung mutu sumber daya manusia pada proyek konstruksi di Indonesia, serta rekomendasi strategis untuk optimalisasi penerapannya di lapangan. Dengan demikian, dapat ditingkatkan kualitas dan keselamatan proyek konstruksi di Indonesia sesuai dengan tuntutan pembangunan infrastruktur yang terus berkembang
Pendampingan Masyarakat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Kelayan Selatan Kota Banjarmasin
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah melalui bantuan stimulan yang bersifat swadaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pendampingan masyarakat dalam pelaksanaan program BSPS di Kelurahan Kelayan Selatan, Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan penerima bantuan, fasilitator, serta pihak terkait lainnya, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan meliputi sosialisasi program, verifikasi calon penerima bantuan, pendampingan teknis pembangunan rumah, hingga pelaporan dan evaluasi. Masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi, meskipun dihadapkan pada beberapa kendala seperti keterbatasan dana tambahan, kurangnya pemahaman teknis, dan keterlambatan material. Secara keseluruhan, pendampingan berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan BSPS dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam perbaikan hunian mereka. Diharapkan ke depan pendampingan dapat lebih ditingkatkan baik dari segi kualitas maupun kuantitas untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat
Upaya Pencegahan Pernikahan Usia Dini di MAN 3 Banjarmasin
Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan edukasi pencegahan pernikahan dini. Pernikahan dini merupakan permasalahan sosial yang memiliki dampak besar terhadap individu, terutama perempuan, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Banyak faktor yang mendorong terjadinya pernikahan dini, seperti kemiskinan, kurangnya akses pendidikan, serta norma dan budaya yang masih mendukungnya. Dampak dari pernikahan dini sangat signifikan, di antaranya adalah terbatasnya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, meningkatnya risiko kesehatan pada ibu hamil muda, serta terhambatnya pengembangan potensi diri. Pencegahan pernikahan dini sangat penting dilakukan untuk memastikan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Upaya ini memerlukan kolaborasi antara keluarga, masyarakat, pemerintah, dan lembaga pendidikan untuk memberikan edukasi, pemahaman, dan akses yang lebih baik dalam hal pendidikan serta perlindungan terhadap anak-anak dan remaja. Melalui langkah-langkah preventif, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang individu, menghindarkan mereka dari pernikahan dini, serta memberikan kesempatan yang lebih besar untuk mencapai kehidupan yang sejahtera dan penuh potensi
Pengaruh Faktor Pembaruan Kurikulum terhadap Proses Pembelajaran Siswa: Sistematik Review
Kurikulum pendidikan memiliki peran penting dalam menentukan arah dan kualitas pembelajaran di sekolah. Faktor pembaruan kurikulum memiliki dampak signifikan terhadap proses pembelajaran siswa, baik dari segi pemahaman materi, sifat aktif dan kreatif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pembaruan kurikulum terhadap proses pembelajaran siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melalui pendekatan studi literatur dengan model PRISMA dengan database Google Schoolar dan jurnal yang telah terakreditasi oleh SINTA. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menghimpun 32 jurnal yang peneliti cari sebagai referensi, dan didapatkaan 10 jurnal yang sesuai dengan topik yang dianalisis. Hasil observasi menghasilan data berupa faktok-faktor yang sangat berpengaruh terhadap pembaruan kurikulum pendidikan diantaranya adalah pemanfaatan teknologi, kualitas guru, sosialbudaya, serta tuntutan dunia kerja dalam era globalisasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembaharuankurikulum memiliki dampak yang signifikan terhadap proses pembelajaran siswa. Sebuah pembaruan yang ideal dapat terjadi apabila terdapat faktor- faktor pendukung yang melatarbelakangi suatu pembaruan
Implementasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2014 di Wilayah Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru
Minat masyarakat dalam membuat Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) masih relatif rendah, sehingga jumlah Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang diterbitkan tidak seimbang dengan jumlah usaha masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru. Hal ini berdampak pada kelangsungan usaha yang dijalankan selama ini. Kepada seluruh masyarakat yang berniat untuk mendirikan usaha dalam berbagai sektor produk maupun sektor jasa diwajibkan agar membuat Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dengan segera. Artinya bukannya untuk usaha skala besar saja, melainkan juga untuk usaha kecil menengah dianjurkan untuk membuat Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) ini agar kedepannya tidak bermasalah dengan pihak-pihak terkait atau pemerintah daerah dalam menertibkan kegiatan usaha yang dimaksud. Pelanggaran atas ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi seperti tempat usaha akan dihentikan atau ditutup serta sanksi lainnya yang berlaku. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) di Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru di lihat dari aspek syarat, prosedur, jangka waktu penyelesaian, dan peraturan yang berlaku. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa implementasi kebijakan pembuatan SIUP di wilayah Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru sudah sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2014 tetapi dalam pelayanannya masih belum lancar. Sedangkan faktor-faktor yang menghambat implementasi kebijakan adalah seperti aturan yang berlaku kurang praktis bagi masyarakat, kemampuan dan jumlah pegawai yang melayani masih tidak mencukupi, fasilitas yang tersedia belum mendukung sepenuhnya, tidak tepatnya waktu dalam pelayanan dan belum ada kepastian terhadap biaya yang dibayar masyarakat
DETERMINAN ADOPSI QRIS PADA PEDAGANG PASAR TRADISIONAL: PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL DI KOTA BANJARBARU, KALIMANTAN SELATAN
Pemanfaatan teknologi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dalam transaksi jual beli di Pasar Tradisional Bauntung Banjarbaru semakin berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan sistem pembayaran digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan teknologi QRIS oleh pedagang dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat penerapannya. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan 15 pedagang, penelitian ini menemukan bahwa hanya 4 dari 15 pedagang (26,7%) yang aktif menggunakan QRIS, terutama pedagang muda yang menjual barang bernilai tinggi. Manfaat utama yang dirasakan meliputi kemudahan transaksi, pengurangan penanganan uang tunai, dan peningkatan keamanan. Namun, terdapat hambatan signifikan termasuk keterbatasan literasi digital (73,3% non-pengguna), akses smartphone yang tidak memadai (46,7%), konektivitas internet yang tidak stabil, dan ketidaksesuaian untuk transaksi bernilai kecil. Kerangka Technology Acceptance Model menunjukkan bahwa persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan secara signifikan mempengaruhi keputusan adopsi
ANALISIS KETIDAKSESUAIAN HARGA, PEMBATASAN AKSES, DAN DAMPAK KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENYALURAN GAS LPG 3 KG TERHADAP MASYARAKAT KOTA BANJARBARU
Distribusi gas LPG 3 kg bersubsidi masih menghadapi tantangan dalam implementasi kebijakan di tingkat lapangan. Penelitian ini dilakukan di tiga pangkalan resmi di Kota Banjarbaru, melibatkan 45 responden rumah tangga dan 5 pemilik pangkalan. Temuan menunjukkan harga jual mencapai Rp20.000 per tabung, melebihi HET pemerintah sebesar Rp17.500 (selisih 14,3%). Kebijakan larangan penjualan ke pengecer memicu persepsi kelangkaan pada 73% responden, karena akses terbatas pada pangkalan resmi. Kesenjangan implementasi kebijakan menciptakan beban ekonomi tambahan bagi rumah tangga target, dengan 67% responden terpaksa membeli di harga 71-157% di atas HET di pasar alternatif. Studi ini berkontribusi pada teori implementasi kebijakan dengan menunjukkan bagaimana kebijakan top-down dapat menciptakan konsekuensi tidak terduga di tingkat akar rumput
PENTINGNYA PERAN PERTANIAN DESA SEBAGAI TULANG PUNGGUNG EKONOMI SEKTOR PRIMER
Abstract: The agricultural sector is a primary sector and plays an important role in the Indonesian economy. In one result, the agricultural sector is rice which is the first staple food for the Indonesian people and one of the strategic sectors being developed by the Indonesian government. The Indonesian economy is supported by the agricultural sector, which functions as a source of livelihood and contributes to development. Currently, the agricultural sector has an important meaning for the Indonesian economy and development because of its resilience to economic crises compared to other sectors. The purpose of this writing is to determine the important role of the agricultural sector in the rural economy. The literature in this writing is various references from the results of research, studies, and reviews of various writings that have been summarized into a scientific work. The assessment process is carried out using the Desk Research method, where the analysis is applied through a qualitative descriptive approach. The purpose of this writing is to understand the role of the agricultural sector in the rural economy. For this reason, we use secondary data sourced from the Ministry of Agriculture, various research results, journals, government policies, and other related institutions that can deepen the analysis.
Keywords: Agriculture; Primary Sector; Desk Research.
Abstrak: Sektor pertanian merupakan sektor primer dan memegang peranan penting bagi perekonomian Indonesia. Dalam satu hasil, sektor pertanian adalah padi yang merupakan makanan pokok pertama bagi masyarakat Indonesia dan salah satu sektor strategis yang sedang berkembang oleh pemerintah Indonesia. Perekonomian Indonesia didukung oleh sektor pertanian, yang berfungsi sebagai sumber penghidupan dan berkontribusi terhadap pembangunan. Saat ini, sektor pertanian mempunyai arti penting bagi perekonomian dan pembangunan Indonesia karena ketahanannya terhadap krisis ekonomi dibanding sektor lainnya. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui peran penting sektor pertanian dalam perekonomian masyarakat desa. Bahan literatur dalam penulisan ini merupakan berbagai referensi yang berasal dari hasil penelitian, kajian, dan ulasan dari berbagai tulisan yang telah dirangkum menjadi sebuah karya ilmiah. Proses pengkajian dilakukan dengan metode Desk Research, dimana analisis diterapkan melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memahami peran sektor pertanian terhadap perekonomian wilayah pedesaan. Untuk itu, kami menggunakan data sekunder yang bersumber dari Kementerian Pertanian, berbagai hasil penelitian, jurnal, kebijakan pemerintah, serta lembaga terkait lainnya yang dapat memperdalam analisis.
Kata Kunci : Pertanian, Sektor Primer, Desk Research
TRANSFORMASI STRUKTURAL PEREKONOMIAN INDONESIA: ANALISIS PERGESERAN SEKTORAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI
Penelitian ini mengkaji transformasi struktural perekonomian Indonesia dari era Orde Baru hingga era
globalisasi, dengan fokus pada pergeseran sektoral dan implikasinya terhadap pembangunan ekonomi. Menggunakan
metodologi tinjauan literatur sistematis, penelitian ini menganalisis transisi dari ekonomi berbasis pertanian menuju
ekonomi berorientasi industri dan jasa. Temuan menunjukkan penurunan signifikan kontribusi pertanian terhadap PDB
dari 52% (1965) menjadi 11,8% (2023), sementara sektor jasa bernilai tambah tinggi meningkat dari 15,7% (2011)
menjadi 19,8% (2023). Transformasi ini menghadirkan peluang diversifikasi ekonomi sekaligus tantangan dalam
ketenagakerjaan, infrastruktur, dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian menggunakan teori transformasi struktural
Chenery-Syrquin dan menganalisis data dari BPS, LPEM FEB UI, serta sumber otoritatif lainnya periode 1960-2024.
Hasil menunjukkan bahwa meskipun sektor industri dan jasa mendorong pertumbuhan ekonomi, intervensi kebijakan
krusial untuk mengelola disrupsi sosial dan memastikan pembangunan inklusif. Penelitian berkontribusi pada
pemahaman evolusi ekonomi Indonesia dan memberikan rekomendasi strategis untuk mengoptimalkan manfaat
transformasi sambil memitigasi dampak negatif melalui pengembangan sumber daya manusia, peningkatan
infrastruktur, dan pembangunan regional yang berimbang
Edukasi Gaya Belajar untuk Optimalisasi Prestasi pada Siswa SMK Martapura
Tim PKM FKIP Universitas Achmad Yani Banjarmasin telah melakukan edukasi tentang gaya belajar pada siswa SMK Martapura pada tanggal 15 dan 16 Januari 2025. Tujuan PKM ini agar siswa mengetahui tentang macam-macam gaya belajar, strategi belajar dari masing-masing gaya belajar, dan cara belajar yang efektif. Adapun metode yang digunakan untuk kegiatan ini yaitu metode ceramah, tanya jawab,dan diskusi. Kesimpulan kegiatan PKM ini yaitu berhasil atau tidaknya belajar bergantung dari berbagai macam faktor, salah satunya adalah gaya belajar. Oleh karenanya gaya belajar dianggap memiliki peranan penting dalam proses kegiatan belajar mengajar. Ada beberapa gaya belajar yaitu gaya belajar visual, auditori, dan kenistetik. Belajar akan efektif jika siswa mampu menyelaraskan cara belajar dengan gaya belajar yang dimilikinya sehingga prestasinya optimal