Repository UNSAP (Universitas Sebelas April)
Not a member yet
1145 research outputs found
Sort by
PENGARUH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN NIKAH (SIMKAH) BERBASIS WEBSITE TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) KECAMATAN TOMO KABUPATEN SUMEDANG
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) dan Efektivitas Kerja Pegawai, untuk mengetahui hubungan antara Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) dan Efektivitas Kerja Pegawai, serta untuk mengetahui besarnya pengaruh Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) dan Efektivitas Kerja Pegawai di Kantor Urusan Agama Kecamatan Tomo Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif serta jenis statistik yang dipakai adalah statistik deskriptif dengan teknik sampling jenuh. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 26 orang responden. Analisis yang digunakan meliputi perhitungan prosentase, uji korelasi, uji signifikansi serta uji koefisien determinasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Tomo Kabupaten Sumedang berada pada kriteria sangat baik dengan hasil analisa mencapai 87,47%. Demikian juga dengan Efektivitas Kerja Pegawai pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Tomo Kabupaten Sumedang berada pada kriteria baik pula dengan hasil analisa mencapai 78,50%. Dari analisis korelasi didapat nilai korelasi sebesar 0,52 yang menunjukan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) dan Efektivitas Kerja Pegawai. Dari hasil uji signifikansi didapat nilai t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 2,6 > t tabel 1,96. Dari hasil analisis koefisien determinasi diketahui bahwa variabel Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) memberikan pengaruh terhadap Efektivitas Kerja Pegawai sebesar 27
PENGARUH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI DI DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN SUMEDANG
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Sistem Informasi Manajemen Terhadap Efektivitas Kinerja Pegawai Di Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang (Studi Kasus Izin Trayek Angkutan Umum Melalui Web Service di Bidang Angkutan) Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif serta jenis statistic yang dipakai adalah statiistik deskriptif dengan teknik sampling jenuh. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 21 orang responden. Analisis yang digunakan meliputi perhitungan prosentase, uji koefisien korelasi, uji signifikansi dan uji determinasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Sistem Informasi Manajemen di Dinas Perhubungan Sumedang Bidang Angkutan berada pada kriteria Baik dengan hasil analisa mencapai 83,3%. Demikian Efektivitas Kinerja Pegawai berada pada kriteria Baik pula dengan hasil analisa mencapai 82,7%. Dari analisis korelasi didapat nilai korelasi sebesar 0,820, yang menunjukan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara Sistem Informasi Manajemen dan Efektivitas Kinerja Pegawai. Dari hasil uji signifikansi didapat nilai zhitung yang lebih besar dari ztabel yaitu 3,612 > 0,4750. Dari analisis koefisien determinasi diketahui bahwa varaibel Pengawasan memberikan pengaruh terhadap efektivitas retribusi parkir sebesar 80,0% dan sisanya sebesar 20% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini yang disebut Epsilon
The Role of Citizens Education in forming the Attitude of Diversity Tolerance
The Attitude of toleranc
Integrating the Readiness and IS-Impact Constructs in the Rural Area Context: Questionnaire Testing
The development of ICT is an important topic of interest, nowadays, we can see this from the research that has been carried out in academic journals and international conferences with the same theme. The development of ICT in Indonesia in 2018 has had an influence in almost all areas of life. The social, economic, political and cultural fields are the aspects that are most affected, both directly and indirectly. Electronic media such as mobile phones, the Internet, and social media applications such as Facebook, Twitter, Youtube, Whatsapp have become the necessities of daily living, this can be seen based on a survey conducted by APJII in 2017, namely 143.26 million internet users or 54.7% of Indonesia\u27s population. However, if viewed from the viewpoint of Indonesia\u27s diversity which stretches from Sabang to Merauke, the development of ICT infrastructure and content in Indonesia is still concentrated in urban areas. Only a small proportion is absorbed in the countryside. At a more practical level, the use of ICT is allegedly not able to answer the real problems of societ
File Training Generator For Indonesian Language In Named Entity Recognition Using Anago Library
EC00201990215, 18 Desember 201
KONTRIBUSI STRES KERJA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI KECAMATAN SITURAJA KABUPATEN SUMEDANG
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh stres kerja terhadap efektivitas kerja pegawai di Kantor Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang dan Untuk mengetahui hubungan stres kerja dengan efektivitas kerja pegawai di Kantor Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dimana digunakan dalam penelitian berasarkan positivisme engan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah di tetapkan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik analisi data deskriptif inferensial mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya dengan membuat kelimpulan berlaku untuk umum. Teknik sampling yang digunakan yaitu sampel jenuh jadi semua anggota populasi dijadikan sampel, dengan jumlah populasi 41. Berdasarkan hasil penelitian, dapat digambarkan bahwa Stres Kerja di Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang dengan dimensi beban, konflik peran, dan ambiguitas. Menghasilkan presentase sebesar 86% dan dapat dikategorikan sangat baik, begitupun dengan hasil Efektivitas kerja di Kecamatan situraja Kabupaten Sumedang dengan dimensi kemampuan menenyesuaikan diri, presrasi kerja, dan kepuasan kerja. Menghasilkan presentase sebesar 76,2% dan dapat dikategorikan baik. Adapun hubungan antara stres kerja terhadap efektifitas kerja pegawai Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang berada pada posisi 0,81 Sangat Kuat. Sedangkan pengaruh pengaruh Stres Kerja terhadap Efektivitas Kerja pegawai mencapai 65% sisanya sebanyak 35% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti yang disebut dengan faktor epsilo
Factors Affecting The Use Of Information Systems In Hybrid Models
EC00201990169, 17 Desember 201
IMPLEMENTASI PROGRAM ALOKASI DANA DESA DI KECAMATAN RANCAKALONG KABUPATEN SUMEDANG
Keberhasilan pembangunan desa salah satunya ditentukan implementasi Program Alokasi Dana Desa yang baik dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi program serta faktor penghambat dan pendukung dalam implementasi Program ADD di Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, karena dalam penelitiannya dilakukan pada kondisi yang alamiah. Teknik pengumpulan data dilakukan secara studi kepustakaan dan studi lapangan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepala Bappppeda, Kepala DPMD, Camat Rancakalong dan tiga orang Kepala Desa di Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang. Prosedur pengolahan data dilakukan secara reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan implementasi cukup baik, dengan pencapaian yaitu aktivitas pengorganisasian sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku, aktivitas interprestasi sudah baik yang terdapat dalam dokumen hasil Musrenbang Tahunan Kabupaten, dan aktivitas aplikasi Program ADD ada yang berasal dari faktor eksternal dalam hal sasaran (target) sebagai hasil yang diharapkan dari program atas keluaran yang diharapkan tidak sesuai dengan kegiatan. Terdapat faktor penghambat yaitu kurangnya perhatian pimpinan terhadap penetapan tugas pokok pegawai dan masalah penempatan pegawai. Terdapat faktor pendukung yaitu diupayakan dengan mengikutsertakan pegawai pada kegiatan penataran, kursus, seminar serta forum rapat Program ADD yang diadakan baik di luar maupun di dalam, dan diupayakan dengan menciptakan susunan pegawai yang benar-benar memiliki kualifikasi tertentu, misalnya tingkat pendidikan dan keahlian yang diperlukan. Peneliti memberikan saran, yaitu bagi pihak Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang supaya lebih memperhatikan peninjauan kembali 8 % dari ADD itu harus diperuntukkan untuk penanganan Covid-19. Karena, penanganan di tingkat desa merupakan prioritas utama dan ikutsertakan pegawai dalam kegiatan penataran, kursus dan seminar yang materinya berkaitan dengan Tugas Pokok dan Fungsi maupun secara langsung diarahkan pada bidang pengetahuan pengorganisasian, setidaknya terdapat materi yang mungkin bisa diaplikasikan dalam hal Program ADD
Empowerment Strategy of Village Enterprises Unit (VEU) to Improve Capacity and Their Performances in Sumedang Regency
The measurement of VEU performance was difficult because VEU was categorized as Medium, Small and Micro Enterprises (MSMEs). One of the characteristics of MSMEs was the absence of financial statements so that performance was difficult to measure. The VEU classification was very strategic in order to develop the capacity and performance of VEU. This study aims to develop a VEU empowerment strategy to increase capacity and performance 0f VEU in Sumedang Regency. The study used data collection techniques in-depth interviews, observations, and documentation. Triangulation as a technical data analysis, data processing procedures included display data, data reduction, and drawing conclusions. The results showed that VEU performance was influenced by the legality and regulation of VEU governance; manager of entrepreneurial and dedication; mastered accounting and ICT; creating strong leadership; the type of VEU business to fulfill community needs; VEU governance of transparent, accountable, participatory, effective, efficient, and healthy (high liquidity, high profitability, high solvency). The VEU empowerment strategy is carried out by benchmarking, the internal quality assurance system, accreditation, the evaluation of outstanding VEU Managers, and VEU Achievement Assessment.
 
Logement de masse : Vienne et Francfort
This research has investigated the urban policies about mass housing at the beginning of 20th century. This was a unifying and crucial issue of several modern experiences to which many European cities developed adequate answers showing a wide range of distinguishing design approaches and solutions in terms of city planning and architecture. Given the concrete qualities and significant quantity of housings built, this research assumes Vienna and Frankfurt as the more convincing results: Hof and Siedlung constitute two alterative models, each of them refer to a specific way of envisaging the city. The principal goal of this research is the production of new knowledge about these two experiences. This has been achieved through re-drawings, which were elaborated starting from original archival items, and the comparison between them searching the highest degree of homogeneity. The main analytical criteria are: the density, the relationship between typology and urban morphology and the arrangement of outdoor spaces. Density occupies a central role in the nowadays debate, then calculating and comparing the data about the case studies will be useful, mainly thanks to objective documents, in order to direct design choices of the today urban development. The second analytical criterion has provided the documentary basis necessary for a thorough knowledge of Höfe and Siedlungen examples. In fact, referring to the current and specialised literature it is quite rare to figure out the spatial principles and the way of assembling as well as to draw their comparisons. The issue of outdoor spaces and their layout is equally fundamental and very few explored. It takes on a particular interest with regard to nowadays debate over the role and function of nature in the city. As a consequence, the research does not stick at investigating these experiences from a historical point of view, but it aims to consider the case studies analysed as urban organisms which fully-fledged belonged to the contemporary city. Vienna and Frankfurt are, hence, opposite phenomena, but complementary, as much for approaches as for results, from an architectural and planning point of view. In line with these premises, this research recognises Vienna and Frankfurt as "extreme polarities" by the means of them it is possible to go thoroughly into the understanding of the mass housings which played a crucial role in the European history. The dissertation proposes a brand-new interpretation and apt tools for architecture field through comparing the outputs of the two models in a homogeneous way and beyond any preconceptions. Ideally, the method employed in this research will be applied to other urban realities so as to broaden the knowledge and to return the complexity and inventiveness of architectural experiences designed in the inter-war period which so far have been investigated in a fragmentary way.LC