Rumah Jurnal Universitas Muhammadiyah Bandung
Not a member yet
331 research outputs found
Sort by
Analisis Faktor Determinan Suplai Ekspor CPOProvinsi Jambi
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mempelajari perkembangan ekspor CPO Provinsi Jambi dari tahun 1998-2012 dan beberapa faktor yang diduga mempengaruhinya dan (2) Menganalisis pengaruh, produksi, harga CPO, nilai tukar, harga minyak goreng, kebijakan pemerintah, dan teknologi terhadap suplai ekspor CPO Provinsi Jambi. Metode analisis yang digunakan adalah metode pendekatan model ekonometrika dengan mengunakan data series selama 15 tahun yaitu periode 1998-2012.
Suplai ekspor CPO Provinsi Jambi secara dominan dipengaruhi oleh produksi, harga ekspor Rotterdam, nilai tukar, harga minyak goreng, pajak ekspor dan teknologi. Setelah diestimasi dengan beberapa model, dengan mempertimbangkan pengaruh yang signifikan dan makna ekonominya, maka pada akhirnya hasil analisis model persamaan yang menunjukkan bahwa faktor determinan suplai ekspor CPO Provinsi Jambi yaitu harga ekspor Rotterdam, pajak ekspor dan nilai tukar. Faktor harga ekspor berpengaruh positif dan signifikan, nilai tukar berpengarug positif dan tidak signifikan sedangkan pajak ekspor memberikan pengaruh negatif dan signifikan terhadap peningkatan suplai ekspor CPO Provinsi Jambi
Manajemen Penguatan Pendidikan Karakter Bebasis Siswa Di Sd Muhammadiyah Karangkajen Yogyakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap manajemen Penguatan Pendidikan Karakter berbasis siswa di SD Muhammadiyah Karangkajen Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kualitatif. Subyek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru pendamping siswa, wali kelas, tim pelatih siswa dan siswa yang lainya. Subjek penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Proses analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi, baik triangulasi teknik maupun sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1. Manajemen Penguatan Pendidikan Karakter dengan berbasis siswa memiliki target yang jelas dengan adanya nilai karakter yang akan dicapai setiap paralel kelas. 2) Manajemen PPK berbasis siswa dilaksanakan dengan membentuk lima satgas yang terdiri dari: satgas Bima-Sinta untuk mengembangkan nilai religiusitas; satgas PKS-Pocil Serciba untuk mengembangkan nilai nasionalisme; satgas Kopatih HW untuk mengembangkan nilai kemandirian; satgas SPK untuk mengembangkan nilai gotong royong; dan satgas Dokcil-Provos untuk mengembangkan nilai integritas. 3) Manajemen PPK berbasis siswa telah mampu menciptakan iklim yang kondusif dalam pengembangan lima nilai utama PPK yang terdiri dari nilai religiusitas, nasionalisme, kemandirian, gotong royong dan integritas. 4) Manajemen PPK berbasis siswa mampu secara efektif dalam menciptakan school branding yang positif
Perlukah Konservasi Moral?
Di era globalisasi yang di tandai dengan kemajuan dunia ilmu informasi dan teknologi, memberikan banyak perubahan dan tekanan dalam segala bidang. Dunia pendidikan yang secara filosofis di pandang sebagai alat atau wadah untuk mencerdaskan dan membentuk watak manusia agar lebih baik (humanisasi), sekarang sudah mulai bergeser atau disorientasi. Moral merupakan belief system yang bersisikan tata nilai dan menjadi pedoman bagi kehidupan masyarakat. Oleh karena itu moralitas akan berjalan paralel dengan budaya masyarakat. Mengingat budaya merupakan refleksi tata nilai masyarakat yang beraneka ragam coraknya, menjadikan budaya itu pun beraneka ragam. Itulah sebabnya diskursus tentang moral sejak lama telah melahirkan paham-paham yang berbeda.
Pendidikan adalah usaha sadar terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memilikikekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara
DI RUMAH SAJA dan EKSISTENSI DIRI
The house is a place to rest and unwind after a long day of work, but nowadays the house is used as a place to do almost everything, even earn a living and express yourself. The government's appeal to stay at home is currently being responded to in various ways, such as doing hobbies, or trying to find fun ways to teach by making YouTube videos, and so on. On the other hand there are those who make this an endless confinement which only makes it seem useless and ends up looking for various ways to be able to still have fun outside the home, such as continuing to have fun, hanging out or just letting go of homesickness to the shopping center on the grounds of maintaining health protocols. This shows that basically humans always have to move to meet their needs and these needs lead to how humans can show their existence, show their existence and get recognition from others. Existence does not look at social, economic or racial, because it is integrated into the person of the individual
Sistem Layanan Kesehatan Terpadu Home Care Digital Medic dan Wearable Device Monitoring System
One of the uses of information technology (IT) in the health sector which is a trend in global health servicesis a digital-based service system. The digital medic home care is a health system that will make it easier for everyonewhen needing health services to get easy, safe, appropriate and professional health services through the use ofinformation technology. Digital Medic home care consists of a mobile home care application system and a digitalpatient health record system (Electronic Health Record / EHR) accordingly (UU ITE No. 11 2008) and additionalwearable health monitoring ECG sensors. This integrated service system forms a technology-based health systemsolution that is integrated in home care services and supports the application of technology in hospitals (medicalrecords). This technology-based health system supports the Kepmenkes No. 004 to improve and provide quality patient services(Law Number 4 of 2009 hospital systems). Integrated Service Implementation Homecare Digital aims to accelerateaccess to hospital stakeholders, both health services, medical records, doctors, nurses and administrative services forthe best services for patients, which will be developed in hospital-level information systems.Market segmentation and target users of this home care integrated service product are all smartphone users inIndonesia who come from various walks of life. Product services can also be used by stakeholders with an interest inthe health sector both from the private sector and the city and local governments through the Health office, hospitals,health centers, home care clinics, public clinics and medical devices companies
Struktur Daun Tumbuhan Fitoremediasi Hanjuang (Cordyline fruticosa) yang Terpapar Logam Berat Timbal (Pb II)
Hanjuang (Cordyline fruticosa) merupakan tumbuhan monokotil yang sering dijadikan tumbuhan hias. Selain itu, tumbuhan ini dapat dijadikan tumbuhan fitoremediasi yang mampu menyerap logam berat. Timbal merupakan logam berat yang menjadi momok penceramaran tanah di Indonesia, Timbal (Pb) sering dijumpai di lingkungan karena polusi dan logam ini memiliki dampak negatif terhadap organisme pada tingkatan tropik. Daun merupakan organ yang paling peka terhadap pencemaran, oleh karena itu daun merupakan organ yang dapat dijadikan indikator dari pengaruh pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi daun Hanjuangn C. fruticosa) yang terpapar timbal (Pb II), mengetahui jumlah stomata hanjuang (C. fruticosa) yang terpapar timbal (Pb II) dan untuk mengetahui dimensi sitomorfometri stomata hanjuang (C. fruticosa) yang terpapar timbal (Pb II). Sampel hanjuang berasal dari Hernahadini et al., 2020. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Adapun perlakuan yang diujicobakan adalah Pb II dengan konsentrasi 0 ppm (T1), 50 ppm (T2) dan 100 ppm (T3) dan diulang 3 tumbuhan pada setiap taraf perlakuan. Pada setiap harinya tumbuhan disiram sebanyak 40 mL pada setiap konsentrasi selama 8 minggu, serta didiamkan sampai minggu 12. Pada minggu 13, sampel diamati morfologi daun, jumlah stomata perlapang pandang dan sitomorfometrik stomata. Stomata diperoleh dari hasil sayatan membujur dan diamati dibawah mikroskop pada perbesaran 400x. Data morfologi dianalisis secara deskripsi dan ditampilkan dalam bentuk gambar. Jumlah stomata perlapang pandang dan dimensi sitomorfomtrik dianalisis menggunakan ANOVA satu arah. Hasil penelitian menunjukkan morfologi hanjuang (C. fruticosa) pada permukaan atas lamina daun ditemukan spot warna coklat dan kering pada T2 dan T3. Jumlah stomata perlapang pandang dan dimensi sitomrfommetrik menunjukkan relatif sama pada antar taraf perlakuan (p>0,05).
Kata kunci: Cordyline fruticosa, timbal, morfologi, stomata, sitomorfometri
Profil Penggunaan Obat Analgetik, Antibiotik dan Antiinflamasi Terhadap Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Kota X
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan Gambaran Mengenai Profil Penggunaan Obat Antibiotika, Analgetika dan Antiinflamasi Terhadap Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Kota X. Penelitian ini merupakan penelitian secara kualitatif, sifat penelitian ini merupakan deskriptif. Data yang diamati yaitu data resep pasien rawat jalan periode bulan April-Juni 2021 sebanyak 1200. Teknik sampel menggunakan teknik sampel probability atau cluster random sampling yang memperhatikan kriteria inklusi dan ekslusi.Profil penggunaan obat di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Kota X periode bulan April-Juni 2021 resep pasien rawat jalan paling banyak berdasarkan jenis kelamin perempuan 60%, berdasarkan umur pasien paling banyak kisaran 26-45 tahun 41%, jumlah resep penggunaan obat paling banyak resep analgetika 58% dengan jenis obat berbeda jenis obat paling banyak paracetamol, resep obat antibiotika 40% jenis obat paling banyak amoxicillin, resep obat antiinflamasi dengan satu jenis obat dexamethasone 2%. Jumlah resep kombinasi terapi sebanyak 200 resep jumlah yang paling banyak resep kombinasi terapi yaitu obat analgetika, antiinflamasi, dan antibiotika 57% dengan jenis obat berbeda yang paling banyak jenis obat paracetamol, dexamethasone, dan amoxicillin 15%, kombinasi terapi obat analgetika dan antibiotika 25%, kombinasi terapi obat analgetika, analgetika dan antibiotika 17%, kombinasi terapi obat analgetika dengan analgetika 2%. Dapat disimpulkan paracetamol lebih sering di resepkan karena dapat menghilangkan nyeri tanpa menghilangkan kesadaran harganya relatif murah dan memiliki efek samping sangat kecil. Amoxicillin banyak digunakan karena memiliki spektrum luas dan harga lebih murah. Kombinasi terapi paracetamol, dexamethasone dengan amoxicillin sering digunakan karena memiliki efek samping kecil, beda dengan asam mefenamat yang dapat merusak saluran cerna
Seni Dalam Persfektif Hadist (Kajian Ma`ani Persfektif Muhammadiyah)
The law of art in Islam is hotly told on social media, Calls for the illegality of art echo on social media. Muhammadiyah began to pursue art by opening an art and design program at the muhammadiyah university, including at the University of Muhammadiyah Bandung. This is interesting to study, to find out the purpose of Muhammadiyah in opening an art program when the call for illegal art to go viral on social media. The purpose of this study is to find out the principles and laws of art in Muhammadiyah. This research method uses qualitative research by examining hadith about art. The hadith approach used is the science of riwayah hadith and the science of ma'ani hadith. In conclusion, there is a hadith that forbids images and statues, there is a hadith that allows making dolls for toys, draw clothes, and draw lifeless creatures. The law of art in Muhammadiyah is allowed if it is closer to monotheism and benefit. the law of art is forbidden if it leads to polytheism
Indonesia’s Rural Development and APBDes Transparency Gap Overhaul by Endogenous Praxis Continuum
For good or ill, earlier fare of rural enhancement budget for the RPJMN (or National Medium Term Development Plan) 2020-2024 asks both reviving 10.000 left-behind villages and 5.000 suburbs, its enlargement schemed for 9.9% growth. Quintessentially, Indonesia has set 72 trillion rupiahs to be allocated over 74.961 rustics but, recent fact uncovers its noticeable intransparency. Driven by foregoing issue, this research led the initiative problem-solving reshapes countryside APBDes onto more transparent; later, the method named Endogenous Praxis, shall become a notion integrates rural internal element e.g. commoners, learners, neighborhoods, and hamlets. In total, seventy-two-trillion divided 74.961 suburbs equal ±960.499.459 rupiahs/ each. Amidst plenty amount finance, wider unequivocal symbiotic amongst internal element and urban village head must forthright, it would via open-colloquium-assembly through PRA or Participatory Rural Appraisal, criticizing: (i). RPJMDes, (ii). RKPDes, and (iii). Terms in Regional Transfer and Village Funds/ TKDD, thus, backwoods’ amenities furtherance per annum might less from disarray
Pengembangan Dan Inovasi Makanan Tradisional Galendo Khas Ciamis Jawa Barat Dengan Pendekatan Design Thinking
Galendo is a type of local commodity from Ciamis West Java, which is less utilization. The combination of galendo and chocolate (Galecho) is one of the innovations that is still rarely done by the local area. Addition of chocolate to add nutritional value and also provide benefits from the taste and texture produced. This study uses a qualitative method using the design thinking approach. The results of the study show that Galecho products have added value from traditional foods that meet user expectations, which is good taste, attractive appearance, easily obtained and liked by young people