3656 research outputs found
Sort by
ANALISIS BASIS KOMODITAS KUNYIT DENGAN MENGUNAKAN TEKNIK LQ (LOCATION QUENTIENT) DI KABUPATEN SUKABUMI
This research on the analysis of the turmeric commodity base in Sukabumi Regency aims to determine the results of the base analysis using the LQ (Location Quentient) technique. The source data in this study is secondary data that has been obtained and then a comparison analysis of turmeric is carried out from year to year during the last five years in all sub-districts in Sukabumi Regency. The LQ analysis carried out in this study was based on data on the area of the turmeric plant spread in the sub-districts of Sukabumi Regency. The LQ value obtained for the turmeric commodity in Sukabumi Regency in the last five years (2016-2020) has fluctuated every year. The results of the research conducted show that turmeric in Sukabumi Regency is a non-basic commodity, meaning that turmeric has not been able to become a leading commodity competitively and comparatively with an LQ result of 0.8 for the 2016-2020 period. The increase in the amount of production and harvested area of turmeric in the Sukabumi Regency area was due to turmeric having a large market and promising prices, while the decline was due to the unstable and unpredictable climate and weather resulting in crop failure
REKOMENDASI HUNIAN KPR SUBSIDI TERBAIK DENGAN METODE SMART (SIMPLE MULTI ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE)
This research was conducted to process recommendations in determining subsidized housing (KPR) for people who incidentally have low incomes using the SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique) method in the Sukabumi City area. The research method uses SDLC (Software Development Life Cycle), with data collection techniques namely observation, interviews and literature study. The result of this research is a subsidized housing recommendation system using the SMART method which has an impact on time efficiency and becomes a reference for people who want to have a mortgage house
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI SELF CONFIDENCE
Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan hal penting yang harus dimiliki siswa. Hal itu dikarenakan kemampuan pemecahan masalah merupakan tujuan umum dari pembelajaran matematika, bahkan bisa disebut sebagai jatungnya matematika, pemecahan masalah juga merupakan proses inti dan dalam kurikulum matematika. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskrisikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari self confidence. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualiiatif yang bersifat deskriptif dengan desain penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini berjumlah 3 orang yang masing-masing diambil dari hasil angket self confidence pada kategori tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket, tes, dan wawancara. Hasil penelitian ini, yaitu: 1) siswa yang memiliki self confidence tinggi berada pada kemampuan pemecahan masalah kategori tinggi, 2) siswa yang memiliki self confidence sedang berada pada kemampuan pemecahan masalah kategori rendah, 3) siswa yang memiliki self confidence rendah berada pada kemampuan pemecahan masalah kategori rendah
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CORE TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA SMP DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran CORE dan model pembelajaran langsung, perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa bergaya kognitif reflektif dengan siswa bergaya kognitif impulsif dan mengetahui perbedaan kemampuan koneksi matematis antara siswa bergaya reflektif dengan siswa bergaya kognitif impulsif pada model pembelajaran CORE dan model pembelajaran langsung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu Factorial Experimental dengan desain penelitian pretest-posttest control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Kota Sukabumi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik Cluster Random Sampling. Untuk instrumen yang digunakan, yaitu lima butir soal kemampuan koneksi matematis pada materi statistika, tes Matching Familiar Figures Test dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran CORE dan model pembelajaran langsung, terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa bergaya kognitif reflektif dengan siswa bergaya kognitif impulsif dan terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis antara siswa bergaya reflektif dengan siswa bergaya kognitif impulsif pada model pembelajaran CORE dan model pembelajaran langsung
BENTUK RELASI MAKNA PADA KUMPULAN CERITA PENDEK KISAH-KISAH PERDAGANGAN PALING GEMILANG
Dalam kumpulan cerita pendek, acapkali ditemukan ragam bentuk relasi makna yang mendukung kepaduan alur cerita dan variasi kata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai bentuk relasi makna yang terdapat dalam kumpulan cerita pendek Kisah-kisah Perdagangan Paling Gemilang karya Ben Sohib. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian analisis teks. Berdasarkan hasil dari analisis data, diperoleh 6 bentuk relasi makna yang terdapat dalam kumpulan cerita pendek Kisah-kisah Perdagangan Paling Gemilang karya Ben Sohib di antaranya: 1) sinonim; 2) antonim; 3) hipernimi; 4) hiponimi; 5) polisemi; dan 6) redudansi. Pada data hasil analisis, tidak terdapat bentuk relasi makna homonimi dan ambiguitas. Adapun penelitian ini dapat digunakan untuk mengetahui aspek-aspek kebahasaan dalam kumpulan cerita pendek Kisah-kisah Perdagangan Paling Gemilang karya Ben Sohib. Selain itu, penelitian ini juga dapat digunakan sebagai referensi bagi penelitian-penelitian selanjutnya yang berhubungan dengan semantik maupun relasi makna
EKRANISASI PADA NOVEL ANANTA PRAHADI KARYA RISA SARASWATI DENGAN FILM ANANTA KARYA RIZKI BALKI
Karya sastra merupakan karya imajinasi yang lahir bukan atas kekosongan jiwa namun juga atas realitas yang terjadi di sekeliling pengarang. Hal ini tentu tidak lepas dari unsur yang membangun karya sastra tersebut yang meliputi unsur intrinsik, unsur yang membangun karya sastra dari dalam dan unsur ekstrinsik, unsur yang membangun karya sastra dari luar. Ekranisasi adalah pelayar putihan atau pemindahan atau pengangkatan sebuah novel ke dalam film. Dalam proses ekranisasi tentu akan menimbulkan berbagai perubahan. Proses perubahan tersebut misalnya terjadi pada perubahan alat-alat yang dipakai yakni mengubah dunia kata-kata menjadi dunia gambar-gambar yang bergerak secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk Transformasi Novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati menjadi film Ananta karya Rizki Balki. Penelitian dilakukan untuk mengetahui penciutan, penambahan, dan perubahan atau variasi yang terdapat pada film Ananata karya Rizki Balki yang diangkat dari novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini yaitu kesamaan dan perbedaan berupa unsur intrinsik pada Novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati dan film Ananta karya Rizki Balki.Teknik pengumpulan data yakni membaca, menonton, mencatat, dan menganalisis. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Adapun hasil dari penelitian yang sudah peneliti lakukan menggunakan metode pendekatan kualitatif bahwa ekranisasi dari novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati dan film Ananta karya Rizki Balki terdapat penciutan pada latar, dan penciutan pada alur. Sedangkan penambahan terdapat pada penambahan tokoh penokohan, dan penambahan pada alur. Dan perubahan atau variasi yang ditemukan terdapat pada perubahan tokoh penokohan, dan perubahan pada alur
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO SINIAR TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK CERITA INSPIRATIF SISWA KELAS IX SMPN 13 KOTA SUKABUMI TAHUN AJAR 2021/2022
Media audio siniar bisa dijadikan sebuah media pembelajaran untuk membantu meningkatkan kemampuan menyimak siswa dalam memahami sebuah materi pembelajaran juga untuk menarik minat siswa dalam kegiatan menyimak. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh penggunaan media audio siniar terhadap kemampuan menyimak cerita inspiratif pada siswa kelas IX C di SMPN 13 Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif. Selanjutnya jenis penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini yaitu jenis eksperimen. Metode penelitian eksperimen digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan dengan menggunakan desain One-Group Pretest-Posttest Design yang mana nanti siswa akan diberikan sebuah tes pretest-posttest. Penggunaan media audio siniar untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa dapat dilihat dengan memberikan tes pretes-posttest. Pretest tes yang diberikan kepada siswa kelas IX C sebelum menggunakan media audio siniar sedangkan posttest adalah tes yang diberikan kepada siswa IX C setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan media audio siniar. Sehingga setelah tes pretest-posttest didapatkan sebuah nilai rata-rata dari tes pretest yaitu 61.14 sedangkan untuk nilai posttest mendapat nilai rata-rata 88.43. Selanjutnya dilakukan uji N-gain untuk melihat selisih atau peningkatan nilai dari tes pretest-posttest dan hasil dari nilai N-gain yaitu 0.7181 dengan kriteria tinggi. Sedangkan untuk nilai probabilitis mendapatkan hasil 0.00 < 0.05 sehingga nilai H0 ditolak. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio siniar berpengaruh terhadap kemampuan menyimak siswa kelas IX C SMPN 13 Sukabumi dengan selisih peningkatan nilai N-gain 0.7181 dan nhasil nilai probabilitis 0.00<0.05 maka H0 ditolak dan H1 diterima
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS AUDIO VISUAL DAN KOMIK STRIP DENGAN METODE GUIDED DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS RESENSI SISWA KELAS XI SMA
Teachers need to create interesting learning in the classroom, for creating fun learning activities. One of them is by using learning media that is adapted to the characteristics of students. This study aims to develop Student Worksheets based on audio-visual and comic strips with guided discovery learning methods in learning to write reviews for class XI high school students. The type of research used is research and development (R&D), using the ADDIE development model, namely Analysis, design, development, implementation, and evaluation. The Student Worksheets was tested on 32 students in high school. The resulting of Student Worksheets proved to be very valid with an average value of 90% and the practicality of the Student Worksheets based on student and teacher responses proved to be 88.42% categorized as very practical. In addition, the Student Worksheets proved to be effective in improving student learning outcomes, based on the results of the N-Gain analysis of the students' pretest and posttest scores, which showed that the Student Worksheets proved effective by obtaining an N-Gain score of 0.71
PENERAPAN POSISI ORTHOPNEA PADA STATUS PERNAPASAN KLIEN DENGAN PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK)
Based on the World Health Organization WHO (Word Health Organization) states that COPD in 2020 will become the fifth leading cause of death in the world and is estimated to be the cause of death worldwide in 2030. The problem found in COPD is disorders of breathing patterns. In this paper the author will discuss about nonnamed techniques that can improve the patient's breathing pattern. The purpose of the Orthopnea Position is to understand and apply the technique to COPD patients with ineffective breathing patterns. After applying the orthopnea position for 3 consecutive days in 1 week, the results obtained a significant decrease in frequency and improved breathing patterns, the conclusion obtained is that the orthopnea position technique is a chest physiotherapy technique that has an effect on the treatment of ineffective breathing pattern problems in patients COPD
APLIKASI TERAPI KOMPLEMENTER DENGAN METODE HIDROTERAPI TERHADAP RISIKO KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSADARAHPADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE I
Diabetes mellitus is a metabolic disease characterized by hyperglycemia, which occursbecause the pancreas is unable to secrete insulin and a decrease in insulin action. For Controlling type II diabetes mellitus, many methods can be used both pharmacologically and non-pharmacologically. For pharmacological methods, sulfonylurea, Glinid, Metformin, Glargine, and detemir drugs are usually given, while pharmacological methods are hydrotherapy or water therapy. White, this method helps lower blood sugar; the mechanism is water that enters the body, then it will remove all toxins in the body, including excess sugar. To help excrete chemicals such as glucose and substances through the kidneys, such as cleansing the body's organs, large amounts of fluids are required, and diabetes mellitus is known to be treated with hydrotherapy within seven days. After caring for Mrs. I for seven days, nursing problems and the risk of dangerous blood glucose levels Instability were partially resolved with normal ranges and daily monitoring. The conclusion of the case of Mrs. I is a nursing problem that the risk of dangerous blood glucose levels Instability can be appropriately resolved by hydrotherapy for seven days