29829 research outputs found
Sort by
Analisis Perbandingan Strategi Manajerial antara Warung Kopi (Warkop) dan Coffee Shop dalam Bertahan Hidup di Harapan Jaya (Studi Kasus pada Warung Kopi Dan Coffee Shop)
Adapun waktu penelitian ini dilakukan selama satu bulan dimulai pada bulan November 2023 sampai dengan bulan Desember 2023. Membandingkan Fenomena Empiris Coffee Shop vs Warung Kopi umum di lapangan, yang memiliki perbedaan dari segi sumber daya manusia, fasilitas, lokasi, promosi, waktu, produk, dan detail harga yang tawarkan ini membuat persaingan antara Coffee shop dan Warung Kopi cukup ketat karena keduanya mempunyai pasar yang terpisah. Dan untuk mempertahankan usahanya atau bertahan hidup (survive), maka perlu memperhatikan dan meningkatkan fasilitas, serta pelayanannya seperti: tempat (place), produk (product), promosi (promotion), harga (price), juga dengan memperhatikan sumber daya manusia yang ada dari segi ketrampilan (skill), sikap (attitude), pengetahuan (knowledge), cara merekrut karyawan (recruitment) dan pelanggan (customer)
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan PT Kalbe Farma, Tbk.
Populasi pada penelitian ini adalah karyawan PT Kalbe Farma Dept Global supply chain Rawa Gelam. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada responden dengan jumlah 80 sampel kemudian hasil data diolah menggunakan aplikasi olah data SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam uji t parsial, variabel Gaya Kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan dan Budaya Organisasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Adapun hasil dari uji f menunjukkan bahwa variabel Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisai secara bersama-sama atau secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan PT Kalbe Farma, Tbk. pada Jl. Rawa Gelam IV, Pulogadung-Jakarta Timur
Analisis Penerapan Storytelling Marketing Tiktok @Bypainters sebagai Upaya Membangun Hubungan Emosional dengan Audiens
Storytelling penting karena dapat membangkitkan emosi dan menciptakan pengalaman yang berkesan dan berdampak menghubungkan audiens pada tingkat yang lebih dalam. Salah satu elemen kunci yang menjadikan storytelling begitu kuat dalam pemasaran adalah kemampuannya membangkitkan emosi. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menjelaskan sebuah fenomena sosial melalui pengumpulan data lewat observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada 20 video By Painters ditemukan bahwa seluruh elemen storytelling marketing yakni message, conflict, character, dan plot diterapkan pada setiap kontennya. Peneliti juga menyimpulkan bahwa elemen storytelling marketing yang berperan penting pada konten By Painters adalah plot. Plot dalam konten video dapat membantu menarik perhatian, mempertahankan minat, dan menghasilkan keterlibatan yang kuat dari audiens By Painters. Plot ini mereka gunakan untuk menjaga ketertarikan penonton dari awal hingga akhir video, menciptakan keterlibatan yang dalam, dan pada gilirannya, memengaruhi persepsi dan reaksi penonton terhadap produk mereka
Peran Keamanan Psikologis (Psychological Safety) Terhadap Pengembangan Inovasi
Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran keamanan psikologis (keamanan psikologis) dalam pengembangan inovasi di tempat kerja. Melalui pandangan literatur yang komprehensif, penelitian ini menunjukkan bahwa keamanan psikologis berkontribusi positif terhadap perilaku inovatif karyawan, mendorong keberanian untuk mengeksplorasi ide, menyampaikan pendapat, dan mengambil tanpa rasa takut terhadap konsekuensi negatif. Faktor-faktor seperti kepemimpinan yang mendukung, budaya organisasi yang inklusif, dan hubungan kerja yang harmonis berperan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman secara psikologis. Kondisi ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan karyawan tetapi juga berdampak pada peningkatan produktivitas dan pencapaian tujuan organisasi. Keamanan psikologis terbukti menjadi fondasi penting dalam membangun iklim kerja yang inovatif dan kompetitif
THE POWER OF GONO-GINI IN THE FORMATION OF POLITICAL DYNASTY: Family Party Power in 2020 Simultaneous Regional Elections
29 out of 57 women running in the 2020 simultaneous regional elections are the wives of former regional heads. Thus, in the fourth episode of the simultaneous regional elections, the same issues as the previous simultaneous regional elections reemerge, namely the pragmatism of political parties in recruitment, ultimately fostering political dynasties at the local level. The political dynasty model, which positions the wife as the regional head, has developed in several regions with the same pattern, where all the wives are of regional heads who have served for two consecutive terms. This governance practiceis likened to joint power between husband and wife, passed down from generation to generation as a family or privateinstitution.This phenomenological type of qualitative research aims to understand the primarypurpose of nominating wives in the regional head elections after their husband's term ends and the routes through which wives become candidates for the regional head, thus forming political dynasties. The results of this academic research show that in the process of deliberately creatinga political dynasty, in the third stage, the wife is promoted to the candidacy of the regional head with the main aim of maintaining power andwealth. Novelty: the strength of masculinity in government means that wives are exploited to preservepower and wealth in the formation of political dynastie
THE POWER OF GONO-GINI IN THE FORMATION OF POLITICAL DYNASTY: Family Party Power in 2020 Simultaneous Regional Elections
29 out of 57 women running in the 2020 simultaneous regional elections are the wives of former regional heads. Thus, in the fourth episode of the simultaneous regional elections, the same issues as the previous simultaneous regional elections reemerge, namely the pragmatism of political parties in recruitment, ultimately fostering political dynasties at the local level. The political dynasty model, which positions the wife as the regional head, has developed in
several regions with the same pattern, where all the wives are of regional heads who have served for two consecutive terms. This governance practice is likened to joint power between husband and wife, passed down from generation to generation as a family or private institution. This phenomenological type of qualitative research aims to understand the primary purpose of nominating wives in the regional head elections after their husband's term ends and the routes through which wives become candidates for the regional head, thus forming political dynasties. The results of this academic research show that in the process of deliberately creating a political dynasty, in the third stage, the wife is promoted to the candidacy of the regional head with the main aim of maintaining power and wealth. Novelty: the strength of masculinity in government means that wives are exploited to preserve power and wealth in the formation of political dynastie
Jurnal Internasional Bereputasi dengan Judul "The Power of Gono-Gini in The Formation of Political Dynasty: Family Party Power in 2020 Simultaneous Regional Elections"
There are 29 of the 57 women running for the 2020 simultaneous regional elections who are the wives of previous regional heads. Thus, in the fourth episode of the simultaneous regional elections, the same problems as the previous simultaneous regional elections, namely the pragmatism of political parties in recruitment, ultimately fostered political dynasties at the local level. The political dynasty model which makes the wife the regional head has developed in several regions with the same pattern, namely that all of them are wives where the husband is the regional head who has served for two consecutive terms. The practice of administering government is likened to the joint power of husband and wife, passed down from generation to generation as if it were a family institution or private institution. This phenomenological type qualitative research aims to find out what is the main purpose of nominating his wife in the regional head election after her husband's period of service is over? and in what route does the wife become a candidate for regional head so that a political dynasty is formed? The results of this academic research show that in the process of forming a political dynasty by design, in the third stage, the wife is promoted to the regional head candidacy, with the main aim of maintaining power and wealth. Novelty: the strength of masculinity in government means that wives are exploited to maintain power and wealth in the formation of political dynasties
Digital Diplomacy Analysis of the Ministry of Foreign Affairs regarding Indonesia’s Chairmanship at the ASEAN Summit 2023
The handover the ASEAN Chairmanship to Indonesia brought Indonesia as a host of ASEAN Summit 2023 held in Labuan Bajo, NTT. In the preparation of this event, Indonesia’s Ministry of Foreign Affairs utilized social media as a tool for digital diplomacy. This study aims to analyze the digital diplomacy efforts of the Indonesia’s MoFA through its official X account, @Kemlu_RI, which has demonstrated higher activity compared to the Ministry's Instagram and Facebook accounts. This study used a qualitative approach, utilizing content analysis and a critical paradigm. Data collection is conducted using the Anaconda Navigator application, which facilitates the management and analysis of the data. The findings indicate that the application of digital diplomacy at this event represents an initial milestone compared to previous ASEAN Summits. It has effectively supported Indonesia's position in multilateral forums and enhanced its public presence. However, the study also reveals that
the implementation of dialogic communication principles has been suboptimal, particularly in terms of responding to comments or questions from netizens
Elemen Penghindaran Pajak Dari Sudut Pandang Profitabilitas, Pertumbuhan Penjualan, Kepemilikan Institusional Yang Didukung Harga Transfer
Penghindaran pajak adalah cara yang digunakan oleh perusahaan untuk mengurangi kewajiban pajaknya. Pengelolaan profitabilitas, pertumbuhan penjualan dan kepemilikan institusional dapat menjadi faktor penting dalam menentukan kebijakan perusahaan terkait penghindaran pajak. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengaruh profitabilitas, pertumbuhan penjualan dan kepemilikan institusional terhadap penghindaran pajak serta, serta mengetahui dan menganalisis harga transfer sebagai variabel moderasi mampu memperkuat hubungan antara profitabilitas, pertumbuhan penjualan dan kepemilikan institusional terhadap penghindaran pajak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kausal dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode literature review. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sektorconsumer cyclicalsyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019-2024. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive samplingdengan kriteria yang sudah ditentukan. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan tahunan (annual report). Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda dan analisis regresi moderasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas memberikan pengaruh positif terhadap penghindaran pajak, pertumbuhan penjualan berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak, kepemilikan institusional memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap penghindaran pajak, serta harga transfer dapat memperkuatdan memperlemah hubungan profitabilitas, pertumbuhan penjualan dan kepemilikan institusional terhadap penghindaran pajak. Penelitian selanjutnya diharapkan bisa menyertakan variabel lain untuk memperluas analisis penelitia
Peran Profitabilitas, Struktur Kepemilikan, Solvabilitas, Dalam Lingkungan, Sosial, Dan Tata Kelola (LST)
Dalam konteks analisis keuangan, faktor lingkungan, sosial dan tata kelola (LST) atau yang juga dikenal dengan istilahenvironmental, social, and governance (ESG) memiliki arti penting. Faktor-faktor ini sangat penting bagi operasi bisnis, dan penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan mereka dengan LST (lingkunga, sosial, dan tata kelola). Penelitian ini akanmenguji dampak dari profitabilitas, struktur kepemilikan, dan solvabilitas terhadap pengungkapan LST. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara ketiga variabel tersebut dengan LST melalui tinjauan literatur, metode yang digunakan adalah analisis penelitian sebelumnya untuk menilai hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas memiliki dampak negatif terhadap LST karena bisnis yang lebih menguntungkan memiliki kapasitas sumber daya yang lebih besar untuk mendukung pelaporan yang lestari, struktur kepemilikan, baik institusional maupun asing, memiliki efek yang berbeda-beda tergantung pada karakteristiknya. Solvabilitas juga merupakan indikator penting dari stabilitas keuangan, yang mengindikasikan keterbukaanLST. Kajian ini memberikan pemahaman mengenai bagaimana kondisi keuangan perusahaan memengaruhi komitmen terhadap keberlanjuta