29829 research outputs found
Sort by
Pengaruh Stres Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai di MTs At Taqwa 04, Setia Asih
Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengujian hipotesis dengan menggunakan structural equitation model (SEM)-SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Stres Kerja berpengaruh berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai sig 0,000 < 0,05 dan t-hitung sebesar 3,717 < 0,05. Dan variabel Motivasi Kerja berpengaruh berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai sig 0,000 < 0,05 dan t-hitung sebesar 6,267 < 0,05. Kemudian untuk (R2 ) dihasilkan bahwa korelasi antara dua variabel Stres Kerja (X1) dan Motivasi kerja (X2) terhadap Kinerja Pegawai (Y) sebesar 42,7%
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Citra Perusahaan terhadap Loyalitas Pelanggan Melalui Kepuasan Pelanggan Sebagai Variabel Intervening pada Bank KB Bukopin MT Haryono Jakarta
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada Bank KB Bukopin MT Haryono, citra perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada Bank KB Bukopin MT Haryono, kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada Bank KB Bukopin MT Haryono, citra perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada Bank KB Bukopin MT Haryono, kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada Bank KB Bukopin MT Haryono, kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasaan pelanggan sebagai variabel intervening pada Bank KB Bukopin MT Haryono dan citra perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasaan pelanggan sebagai variabel intervening pada Bank KB Bukopin MT Haryono
Pengaruh Digital Marketing dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian Ulang Konsumen Coffee Shop (Studi Kasus di Tjangkir Coffee)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Digital Marketing dan Kualitas Pelayanan berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian Ulang Konsumen. Penelitian ini memberikan rekomendasi bahwa Tjangkir Coffee harus meningkatkan Digital Marketing dan Kualitas Pelayanan dengan bijak. Penelitian ini memiliki keterbatasan objek penelitian yang hanya dilakukan pada Tjangkir Coffee. Hal ini dapat menjadi saran untuk peneliti selanjutnya. Kebaharuan dalam penelitian ini menggabungkan variabel Digital Marketing dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian pada satu model penelitian yang dilakukan pada Tjangkir Coffee
Pengaruh Kualitas Produk dan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian Es Krim Mixue di Cabang Bintara Bekasi Barat
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Es Krim Mixue. Konsumen cenderung lebih memilih Es Krim Mixue jika mereka percaya bahwa produk tersebut memiliki kualitas yang baik. Selain itu, citra merek juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Citra merek yang positif dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap merek Es Krim Mixue dan mendorong mereka untuk membelinya
Pengaruh Tingkat Pendidikan, Disiplin Kerja, dan Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai Kantor Desa Jaya Bakti
The test results proved that the variables Educational Level (X1), Work Discipline (X2), Leadership (X3), and Employee Performance had a significant simultaneous effect with the results of multiple linear analysis and the F test. The calculation results were obtained from F-count > from F- table (173.138 > 2.80), while the significant partial effect via the t test was obtained from the t-calculated value on the Education Level variable (X1) of 4.970, the t-calculated value on the Work Discipline variable (X2) was 6.243 t-calculated value The Leadership variable is 2.677 and is greater than the t-table of 2.012. The research results show that the level of education, work discipline and leadership simultaneously have a positive and significant effect on the performance of Jaya Bakti village employees
Pengaruh Beban Kerja terhadap Kinerja Perawat dengan Stres Kerja sebagai Variabel Intervening pada Rumah Sakit Ibu dan Anak Viola
Begitupun sebaliknya jika beban kerja rendah dan tidak adanya stres kerja maka kinerja akan meningkat. Populasi dan sampel pada penelitian ini yakni perawat dengan metode penelitian kuantitatif yang dimana mengumpulkan data melalui wawancara untuk tahap awal dan kuesioner untuk tahap penelitian. Untuk menganalisis data melalui SMARTPLS 4.0 yang dimana dapat digunakan untuk melihat koefisien jalur. hasil dari penelitian menunjukkan beban kerja memberi pengaruh positif signifikan terhadap kinerja (0.0241.96), beban kerja memberi pengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja (0.001.96), dan beban kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja perawat melalui stres kerja (0.0221.96)
Pengaruh Pengembangan Karir dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Teladan Prima Agro
Begitupun variabel Disiplin Kerja secara parsial (Uji T) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan diperoleh nilai t hitung sebesar 4.985 ≥ 1.65798 (t tabel) dengan sig. 0,000 ≤ 0,05. Dari hasil pengujian secara simultan pada variabel Pengembangan Karir dan Disiplin Kerja berpengaruh positif secara simultan atau bersama- sama dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan dilihat dari nilai f hitung sebesar 89.583 ≥ 3,07 (f tabel) dengan nilai sig. 0,000 ≤ 0,05. Kemudian hasil pada Uji Koefisien Determinasi (R2) dari kedua variabel bebas yaitu Pengembangan Karir dan Disiplin Kerja memiliki pengaruh dengan kontribusi sebesar 60,7% terhadap variabel terikat yaitu Kinerja Karyawan
Pengaruh Disiplin dan Motivasi terhadap Kinerja Anggota Polri di Bidang Sat Reskrim pada Satuan Polres Metro Bekasi Kota
Berdasarkan hasil penelitian, dalam uji parsial (T) variabel Disiplin Kerja memiliki pengaruh positif secara parsial terhadap Kinerja Anggota dengan nilai 4.548 > (t-hitung) 1.986 (t-tabel) dengan nilai signifikan 0,000 1.986 (t-tabel) dengan nilai signifikan 0,000 3.096 (f-tabel) dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Kemudian uji determinasi (R2) dihasilkan bahwa korelasi antara dua variabel Disiplin (X1) dan Motivasi (X2) terhadap Kinerja (Y) sebesar 71.5%
Pengelolaan Publikasi Informasi Destinasi Wisata di DKI Jakarta melalui Media Instagram dalam Meningkatkan Engagement pada Akun @jakarta_tourism (Studi Kasus pada Dinas Pariwisata Dki Jakarta)
Dalam penglolaan publikasi informasi, menurut Kapoor, 2011:131) engagement dipandang identik dengan komitmen dan kewajiban. Engagement menjadi salah satu tolak ukur dalam keberhasilan suatu akun, begitu pula yang dijadikan tolak ukur oleh akun @Jakarta_tourism. Instagram sebagai alat manajemen konten, yang bertujuan untuk membuat Followers mengikuti suatu merek disebut dengan Brand Engagement. Menurut (Kotler, dkk, 2017:122) Untuk menaikkan engagement suatu akun diperlukan adanya aktivitas Content Marketing yang terdapat beberapa langkah dan tahapan diantaranya Menetapkan Tujuan (Goal Setting), Pemetaan Target Pasar (Audience Mapping), Penggagasan dan Perencanaan Konten (Content Ideation and Planning), Penciptaan Konten (Content Creation), Distribusi Konten, Penguatan Konten (Content Amplification), Evaluasi Pemasaran Konten (Content Marketing Evaluation), dan Perbaikan Pemasaran Konten (Content Marketing Improvement)
Optimalisasi Optical Distribution Cabinet (ODC) Dalam Jalur Distribusi Optical Distributon Point (ODP) Menggunakan Metode Linier Programming (Studi Kasus di PT Telkom Akses)
Solusi yang diajukan melibatkan terminasi kabel pada jalur distribusi ODC dan ODP baru dengan penggunaan passive splitter 1:8 dan 1:4. Analisis perbandingan menunjukkan bahwa ODP 1:8 menghabiskan biaya sebesar Rp49.085.400 dan ODP 1:4 sebesar Rp78.205.400. Selisih biaya sekitar Rp29.120.000, dengan peningkatan sekitar 59,37% pada penggunaan ODP 1:4. Ini menunjukkan ODP 1:8 lebih efisien. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mengadopsi ODP 1:8 sebagai solusi yang optimal. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi biaya pemasangan kabel fiber optic, mengurangi kompleksitas pemeliharaan, dan mempertahankan daya saing dalam penyediaan akses internet global. Rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan dan efisien