E-journal Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
Not a member yet
2865 research outputs found
Sort by
Re-Evaluating Contractual Relativity: Third-Party Effects in Islamic and Positive Legal Frameworks
This study compares the principle of contractual relativity and its exceptions regarding third-party effects in Islamic jurisprudence and positive law. Employing a doctrinal-comparative methodology, it identifies key convergences and divergences in how both systems treat general successors, special successors, and creditors. The research finds that while both systems uphold the core principle, they develop distinct mechanisms for third-party protection, rooted in different foundational philosophies (Sharia vs. autonomy of will). A key novelty lies in the critical analysis revealing that classical juristic tools (like waqf, wasiyya) serve functions analogous to, but conceptually distinct from, positive law exceptions (like stipulation pour autrui). The study concludes that technological advancements necessitate contextual application of the principle, not its abandonment, and offers targeted recommendations for legal harmonization and judicial training to enhance transactional justice and stability
Etika dan Adab Murid kepada Guru dalam Kitab Taisirul Khalaq
Students' ethics and manners towards teachers are the foundation of Islamic education which is now facing the challenges of modernization and digital culture. This study examines the values of students' manners in the book Taisirul Khalaq by Sheikh Hafidz Hasan al-Mas'udi and its relevance in the Syaichona Cholil Putri Islamic Boarding School in Balikpapan. Using descriptive qualitative methods through literature studies, observations, and interviews, it was found that the main values of manners include respect, politeness, sincerity, obedience, and simplicity. These values are implemented through role models and habits, where teachers become role models in showing polite, humble, and sincere attitudes, while students are accustomed to respecting teachers, obeying Islamic boarding school regulations, and maintaining simplicity in their daily behavior. And it remains relevant as a basis for forming the character of students who are knowledgeable and moral in the digital er
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Sistem Pembagian Warisan Bagi Pasangan yang Tidak Memiliki Anak pada Masyarakat Adat Suku Makassar di Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar
Hukum waris merupakan salah satu bagian dari hukum perdata secara keseluruhan dan merupakan bagian terkecil dari hukum kekeluargaan. Adapun yang menjadi pokok masalah penelitian ini adalah tinjauan Hukum Islam terhadap Sistem Pembagian Warisan bagi Pasangan yang tidak memiliki Anak pada masyarakat adat suku Makassar di Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan. Dalam penelitian ini, penulis membatasi kajian pada tulisan ini yaitu: Pertama, ahli waris serta bagiannya. Kedua, waktu pembagian warisan. Jenis yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research kualitatif deskriptif) yaitu pencarian data yang dilakukan secara langsung di lokasi penelitian, dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah: pendekatan syar’i, legalitas formal, dan pendekatan sosiologis. Selanjutnya metode pengumpulan data yang digunakan yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini adalah dari waktu pelaksanaan warisan terdapat sistem yang tidak sejalan dengan hukum waris Islam. Dari segi ahli waris dan bagiannya bagi pasangan yang tidak memiliki anak, masyarakat adat suku Makassar menjadikan pasangan dan saudara kandung adalah sebagai ahli waris utama berdasarkan jenis harta tersebut yakni, harta yang menjadi bawaan sebelum menikah dan harta yang di peroleh atau di upayakan bersama setelah menikah. Walaupun demikian sistem pembagian warisan masyarakat adat suku Makassar sebenarnya telah tertuang pada KHI pasal 183 yaitu pembagian warisan bisa dilakukan dengan cara kekeluargaan atau jalan damai. Pembagian warisan dengan sistem kekeluargaan atau secara damai dalam hukum Islam dikenal dengan istilah takhᾱruj.
Implikasi dari penelitian ini adalah: 1). Sistem pembagian warisan yang berlaku pada masyarakat adat suku Makassar Kecamatan Galesong, mengevaluasi unsur keadilan dan kemaslahatan keluarga, 2). Kepada para Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dan komponen lainnya, hendaknya mampu memberikan penyuluhan tentang Hukum kewarisan Islam, sehingga ada singkronisasi yang lebih signifikan antara sistem pembagian warisan menurut Adat dan menurut Agama.
Kata kunci : Hukum Waris Adat, Hukum Waris Islam, Pasangan tanpa Anak
PENERAPAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP JUAL BELI PADA MATA PELAJARAN PAI
Adapun tujuannya dari penelitian ini guna meningkatkan pemahaman siswa kelas VI SDN 1 Karangtengah mengenai konsep jual beli dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam melalui penggunaan metode bermain peran (role playing). Penelitian dilakukan dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terbagi atas dua siklus, setiap siklusnya ini mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, maupun refleksi. Temuan dari penelitian tindakan ini mengindikasikan bahwasanya pengimplementasian metode role playing secara signifikan dapat menambah tingkatan keterlibatan dan hasil belajar siswa. Pada tahap awal pembelajaran, nilai rerata siswa sebesar 6,42 mengalami peningkatan menjadi 7,71 pada akhir siklus kedua. Tidak hanya itu, tingkat keaktifan siswa dalam proses pembelajaran juga meningkat, dari 68% pada awal siklus pertama menjadi 90% di akhir siklus kedua. Pendekatan ini terbukti efektif dalam membantu siswa memahami materi melalui pengalaman langsung yang dilibatkannya siswa secara aktif dalam proses belajar. Sehingga, metode role playing tidak hanya memperkuat aspek kognitif siswa, namun juga menambah tingkatan keterlibatannya dalam pembelajaran maupun memotivasi mereka agar belajar lebih giat
Desain Kurikulum Pendidikan Islam Integratif Berbasis Masalah untuk Penguatan Karakter dan Fokus Belajar Siswa
This study examines the decline in student engagement and attention in Islamic Religious Education (IRE) classes, a trend associated with excessive gadget use and the continued dominance of rote-based instruction. Using a sequential mixed-methods design, this research develops and examines a Problem-Centered Design with Emotional Intelligence (PCD+EI) framework. The initial conceptual phase constructs the PCD+EI model through an integrative review of relevant literature. The quantitative phase tests the model using a quantitative one-group pretest–posttest design, the study implements a Problem-Centered Design with Emotional Intelligence (PCD+EI) learning model in IRE lessons. The sample comprises 90 students, selected using the Isaac and Michael sampling formula with a 5% margin of error to ensure representativeness. Data were analysed using paired-samples t-tests. The results show a highly significant improvement in student engagement and cognitive learning outcomes (p < 0.001), with relatively consistent gain scores across all participating schools. These findings indicate that shifting from subject-centered instruction to a problem-centered, emotionally supportive approach can enhance students’ critical thinking and participation in learning. The study underscores the potential of integrating real-life problems, interactive instructional strategies, and emotional-intelligence components into IRE curricula. Further research involving larger and more diverse samples is recommended to validate the broader applicability of the PCD+EI model
The Influence of Financial Technology and Sharia Compliance on Consumer Trust (A Study on Students of the Faculty of Economics and Business, Mulawarman University, Users of Quick Response Code Indonesian Standard Mobile Banking by Bank Syariah Indonesia)
This research was conducted by Noor Armalia Putri with the title "The Influence of Financial Technology Innovation and Halal Aspects on Consumer Trust (Study on Students of the Faculty of Economics and Business, Mulawarman University, Users of Quick Response Code Indonesian Standard Mobile Banking by Bank Syariah Indonesia)" under the guidance of Purwanti. This research aims to determine the influence of financial technology innovation and halal aspects on consumer trust among students at the Faculty of Economics and Business, Mulawarman University who use QRIS Mobile Banking by Bank Syariah Indonesia. The method used in this research is a quantitative approach. The population in this study was active students of the Faculty of Economics and Business, Mulawarman University, with a total sample of 97 respondents selected through purposive sampling. Data collection was carried out through questionnaires distributed via Google Forms on the WhatsApp application. Data analysis techniques included validity tests, reliability tests, ordinal logistic regression analysis, overall model fit tests, goodness of fit tests, Nagelkerke R Square, and Wald tests (partial t-tests). The results of this research indicate that both financial technology innovation and halal aspects have a positive and significant influence on consumer trust. This shows that students who benefit from technological convenience and believe in the halal integrity of the system tend to have higher trust in QRIS services by Bank Syariah Indonesia.. Keywords: Financial Technology Innovation, Halal Aspects, Consumer Trus
Peningkatan Aspek Perkembangan Moral Anak Usia Dini Melalui Metode Pembiasaan di TK Islam Al-Husna Samarinda
Moral education in early childhood is a critical foundation for developing positive character traits such as discipline, empathy, and responsibility. However, the application of habituation methods to strengthen children’s moral aspects in early childhood education settings has not been thoroughly explored. This study aims to optimize the reinforcement of moral aspects in early childhood through habituation methods implemented at TK Islam Al-Husna Loa Bakung. The research employed a classroom action research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects were students of TK Islam Al-Husna, with data collected through observation, interviews, and documentation. Analysis was carried out using a qualitative approach. The results demonstrated significant improvement across five moral indicators: religious awareness (from 71.25% to 93.7%), sharing and caring, respecting others, honesty, and responsibility. Habituation methods, such as collective prayers, role modeling by teachers, and positive corrections, were proven effective in consistently improving children’s morals. Habituation methods serve as an effective approach to enhancing the moral aspects of early childhood. The findings of this study offer practical contributions to the development of character education in schools
Mapping of Sharia Stock Performance Research: Bibliometric Analysis
This study aims to map trends and research patterns related to the performance of sharia stocks using bibliometric analysis. Sharia stocks have become an attractive investment instrument because they integrate financial aspects with Islamic ethical principles. Using data from accredited national journals, this study analyzed scientific publications from 2009 to 2023. The results show a significant increase in the number of studies, reflecting the growing interest in sharia-based investments. The analysis also identifies key themes in the literature, including the relationship of sharia stocks to macroeconomic indicators, corporate governance, and market stability. In addition, research gaps were found, especially in the exploration of the impact of fiscal and monetary policies on sharia stock indices. This study makes a significant contribution to the development of literature and provides insights for investors and policymakers to understand the potential and challenges of sharia stocks. Thus, this research is an important reference for further studies and development of the sharia capital market globally
HARGA SEWA KAMAR KOS DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM: STUDI KASUS KOS BESTARI SAMARINDA SEBERANG
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui praktik sewa-menyewa serta sistem penetapan harga kamar kos ditinjau dari perspektif hukum Islam. Studi dilakukan pada Kos Bestari Samarinda Seberang, di mana ditemukan adanya perubahan harga sewa secara sepihak oleh pemilik kos. Harga yang sebelumnya telah disepakati di awal akad tiba-tiba mengalami kenaikan, sehingga menimbulkan ketidakrelaan dari pihak penyewa yang terpaksa tetap membayar harga baru demi dapat melanjutkan tinggal di kos tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data lapangan melalui wawancara bersama pemilik dan penyewa kos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik perubahan harga sewa secara sepihak belum sesuai dengan prinsip hukum Islam. Hal ini dikarenakan kerelaan (taradhi) antara kedua belah pihak merupakan syarat sah dalam akad ijarah, dan perubahan harga setelah akad menyebabkan kerugian serta keterpaksaan bagi penyewa. Dengan demikian, praktik sewa-menyewa di Kos Bestari belum sepenuhnya memenuhi rukun dan syarat ijarah, serta tidak sejalan dengan ketentuan hukum Islam mengenai keadilan dalam penetapan harga
TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TERHADAP JUAL BELI BIBIT IKAN LELE SECARA BORONGAN DI DESA SEMAYANG KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik jual beli bibit ikan lele secara borongan. Dalam prosesnya, penjual menentukan harga berdasarkan hitungan per ekor, namun dalam pelaksanaannya menggunakan sistem borongan per ember besar. Praktik tersebut berpotensi menimbulkan penyimpangan terhadap mekanisme jual beli yang ditetapkan dalam Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan sifat deskriptif, serta menggunakan pendekatan normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penjualan bibit lele di Desa Semayang dilakukan dengan sistem borongan, di mana pembeli tidak mengetahui secara pasti jumlah bibit lele yang mati atau cacat setelah dimasukkan ke dalam ember besar. Namun, hal tersebut tidak menimbulkan perselisihan karena kedua belah pihak sama-sama rela, dan praktik ini telah menjadi kebiasaan turun-temurun (‘urf). (2) Berdasarkan tinjauan fiqh muamalah, ‘urf dalam jual beli diperbolehkan sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Hajj ayat 78. Oleh karena itu, praktik jual beli bibit lele secara borongan yang berlangsung di Desa Semayang dapat dipandang sah menurut hukum Islam