E-journal Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
Not a member yet
2865 research outputs found
Sort by
Pendidikan Multikultural Dalam Islam: Kesenian Reog Singo Budoyo Sebagai Simbol Toleransi Beragama di Desa Purworejo Kabupaten Kutai Barat
Reog Singo Budoyo adalah kesenian yang didalmnya tercermin pendidikan multikultural, dimana perlu ditanamkan pada anak sejak dini agar anak memiliki sikap toleransi, tidak radikal dan liberal dalam menjalankan kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai toleransi pada Reog Singo Budoyo sebagai pendidikan multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis entografi. Teknik pengumpulan data melalui sumber data primer dan sekunder. Menganalisis data melalui kondensasi data, penyajian data dan menarik kesimpulan, Adapun hasil dari penelitian ini terdapat sikap toleransi keberagaman yang tinggi pada kesenian Reog Singo Budoyo ditengah-tengah masyarakat multikultural dalam pelaksanannya. Sikap toleransi ini dilihat dari para pemeran yang berbeda-beda agama dan sukunya ikut berpartisipasi dalam kesenian ini, sehingga menanamkan sikap toleransi yang tinggi tidak hanya keberagamaan saja tetapi juga antar suku. Nilai kesetaraan, kebersamaan dan keadilan juga ditemukan pada kesenian ini dimana nilai-nilai tersebut termasuk dalam pendidikan multikultural dan ajaran Islam yang sangat perlu ditanamkan pada masyarakat zaman sekarang
An Internal Quality Assurance System for Islamic Higher Education at Sultan Aji Muhammad Idris State Islamic University
Abstrak
Penjaminan dan peningkatan mutu pada pendidikan tinggi adalah program krusial yang harus dilaksanakan oleh setiap perguruan tinggi. Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda telah menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Penelitian ini bermaksud menjabarkan siklus SPMI yang meliputi tahap penetapan, implementasi, evaluasi, pengontrolan, dan peningkatan. Penelitian berjenis deskriptif kualitatif ini menggunakan dokumentasi dan wawancara dalam pengumpulan datanya. Setelah data dikumpulkan kemudian dikondensasikan, lalu data disajikan dan ditarik kesimpulan. Kesimpulan hasil penelitian yaitu: Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) membuat pedoman standar dalam bentuk buku. Merupakan proses penerapan mutu melalui penetapan, pengendalian, dan perbaikan. Evaluasi dilakukan dalam Audit Mutu Internal pada setiap akhir semester. Pengendalian dilakukan dengan monitoring evaluasi setelah Rapat Tinjauan Manajemen (RTM). Peningkatan kualitas dilakukan berdasarkan hasil tindak lanjut RTM. Faktor pendukungnya adalah adanya keseuaian kompetensi SDM dan kesadaran auditor akan pentingnya budaya mutu. Faktor penghambatnya adalah tidak adanya reward bagi auditor dalam menjalankan tugasnya sebagai auditor dan beberapa auditor yang belum tersertifikasi.
Kata kunci : SPMI; Perguruan Tinggi Islam
Abstract
Quality assurance in higher education is a crucial program that must be implemented by every tertiary institution. Sultan Aji Muhammad Idris State Islamic University (UINSI) Samarinda has implemented an Internal Quality Assurance System (SPMI). This study intends to describe the SPMI cycle which includes the stages of establishment, implementation, evaluation, control, and improvement. This qualitative descriptive research uses documentation, interviews, and observations in collecting data. Data analysis consisted of four stages, namely data collection, data compaction, data presentation, and drawing conclusions. The results show: The Quality Assurance Institute (LPM) makes standard guidelines in book form. Is the process of implementing quality through determination, control, and improvement. Evaluation is carried out in the Internal Quality Audit at the end of each semester. Control is carried out by monitoring evaluation after the Management Review Meeting (RTM). Quality improvement is carried out based on the results of RTM follow-up. The supporting factors are the suitability of HR competencies and the auditor's awareness of the importance of quality culture. The inhibiting factor is that there is no reward for the auditor in carrying out his duties as an auditor and some auditors are not yet certified.
Keywords: SPMI; Islamic Colleg
Internalization of Religious Values Through Religious Activities at MAN Klaten
This research discusses the internalization of religious values at MAN 1 Klaten through various religious activities aimed at instilling the values of faith, morality, and exemplary behavior in students. This internalization is carried out through daily activities such as prayer recitations, murojaah (qur'an memorization review), tadarus (qur'an recitation), congregational dhuha prayers, and the habit of greeting and handshaking. The study employs a qualitative approach with a phenomenological method to explore the meaning of the experiences of the informants related to the process of internalizing religious values. The results indicate that the role of teachers, the school environment, and habitual methods are the main factors in instilling religious values in students. Supporting factors come from teachers and parents, while the inhibiting factor is the lack of seriousness from students in carrying out religious activities. The internalization of these values aims to shape students' character to be virtuous and possess a religious ethos in their daily lives
Pengaruh Outdoor Learning Terhadap Pemahaman Konsep Siswa SD Pada Materi Bagian Tumbuhan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Outdoor Learning terhadap Pemahaman konsep siswasekolah dasar pada materisiklus air.Penelitian inimenggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuasi eksperimensebagai metode penelitiannya. Penelitian ini menggunakan desain Nonequivalent Control Group, yangmelibatkan pengujian Pretest sebelum perlakuan dan pengujian Posttest setelah perlakuan di setiap kelompok.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV salah satu SD yang terakreditasi A di Sumedang .Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel 32 siswa kelas IV A kelas kontroldan 30 kelas eksperimen siswa kelas IV B di salah satu SD yang ada di Sumedang. Hasil analilisis data pertamamenunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar pada materi bagiantumbuhan, baik saat Outdoor Learning digunakan maupun tidak. hasil analisis lanjutan menemukan bahwapendekatan pembelajaran yang melibatkan model Outdoor Learning menghasilkan hasil belajar yang lebih baik,sepertiterlihat dari nilairata-rata yang lebih tinggi. Terbukti dengan hasil uji beda rerata yang didapatkan melaluites pemahaman konsep , hasil posttest kelas eksperimen lebih besar dari pada hasil pretest.Terdapat perbedaanpengaruh antara penggunaan kegiatan Outdoor Learning dan pembelajaran konvensional, terbukti melalui hasiluji beda rerata, kelas eksperimen yang menggunakan kegiatan Outdoor Learning mengalami peningkatan yanglebih besar daripada yang menggunakan pembelajaran konvensional. Respons positif juga diberikan oleh siswaterhadap penggunaan kegiatan Outdoor Learning. Terbukti melalui hasil angket, siswa merasa senang danmudah memahami materi bagian menggunakan kegiatan Outdoor Learning
The Influence of Monopoly Media on The Learning Outcomes of Students in Elementary School
Abstrak
Penelitian ini dilakukan karena masih banyak siswa kelas IV memiliki hasil belajar yang rendah pada pelajaran PPKn. Masalah ini muncul ketika guru belum memanfaatkan media pembelajaran dengan optimal khususnya menngunakan media monopoli. Tujuan dari penelitian ini adalah peneliti ingin membantu siswa dalam meningkatkan hasil belajar PPKn dengan menggunakan media monopol. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif berbentuk eksperimen atau eksperimen semu. Penelitian ini melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok control dan kelompok eksperimen, populasi yang digunakan yaitu siswa kelas IV A dan IV B dengan jumlah 60 siswa, yaitu 30 siswa kelas control dan 30 siswa kelas eksperimen. Hal ini terbukti dengan nilai rata-rata kelas eksperimen yang menggunakan media monopoli 79,50 tergolong dalam kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol yang tidak menggunakan media monopoli 58,13. Pengaruh penggunaan media pembelajaran monopoli pada hasil belajar peserta didik pada pembelajaran PPKn di kelas IV SDN Cijantung 01 Jakarta Timur. Hal ini terbukti dengan nilai thitung yang diperoleh yaitu 9, 192 sedangkan nilai ttabel yaitu 2,064, jadi nilai thitung > ttabel sehingga H0 ditolak H1 diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa media monopoli dapat meningkatkan hasil belajar.
Abstract
This research was conducted because there are still many grade IV students who have low learning outcomes in PPKn lessons. The purpose of this study is that the researcher wants to help students improve PPKn learning outcomes by using monopol media. The research method used is quantitative in the form of experiments or pseudo-experiments. This study involved two groups, namely the control group and the experimental group, the population used was students of grades IV A and IV B with a total of 60 students, namely 30 students in the control class and 30 students in the experimental class. This is evidenced by the average score of the experimental class that used monopoly media of 79.50 classified as high, while the control class that did not use monopoly media was 58.13. The effect of the use of monopoly learning media on student learning outcomes in PPKn learning in grade IV of SDN Cijantung 01 East Jakarta. This is proven by the tcount value obtained which is 9.192 while the ttable value is 2.064, so the tcount value > ttable so that H0 is rejected and H1 is accepted. Therefore, it can be concluded that monopoly media can improve learning outcomes.
 
Development of Word Flannel Board Learning Media in Increasing The Learning Motivation of Indonesian Language Students
Masalah siswa yang tidak memahami materi pelajaran Bahasa Indonesia menjadi dasar penelitian ini. Karena guru tidak menggunakan media pembelajaran dalam proses pembelajaran, siswa tidak termotivasi untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media papan flannel kata sehingga memenuhi kriteria kelayakan untuk diimplementasikan pada pelajaran bahasa Indonesia kelas II. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan menggunakan model 4D. Subjek penelitian ini terdiri dari 28 siswa kelas II. Hasil validasi dihitung menggunakan skala likert, dari pakar media mendapatkan persentase 95% dan respon yang didapatkan dari siswa berjumlah 28 mendapat persentase 94%. Berdasarkan hasil perolehan disimpulkan bahwa media papan flannel kata pada pelajaran bahasa Indonesia kelas II SD dikatakan sangat layak digunakan
Leadership For Professional Teaching in Building Learning Readiness for Islamic Cultural History at MA Darul Ulum Palangka Raya
Kompetensi leadership (kepempimpinan) guru adalah kemampuan seorang guru untuk mempengaruhi dan mengarahkan perilaku peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran. Kesiapan belajar sangat penting untuk diperhatikan karena kesiapan belajar merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki peserta didik untuk mendukung kelancaran proses pembelajaran. Namun kesiapan belajar peserta didik di MA Darul Ulum Palangka Raya masih sangat rendah. Tujuan penelitian ini untuk merngertahuri bagaimana kepemimpinan guru SKI dalam memimpin, mengelola, dan membangun kesiapan belajar peserta didik selama proses pembelajaran (leadership for professional teaching). Jenis penelitian ini adalah kualitatif, subjek penelitian 1 orang guru SKI, dengan informan penelitian yaitu kepala sekolah, Wakamad Kurikulum, dan 10 orang peserta didik kelas XI. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan ledaership for professional teaching dalam membangun kesiapan belajar SKI di MA Darul Ulum Palangka Raya masuk dalam kategori sangat baik. Hal tersebut karena gurrur SKI mampur memenuhi kompetensi leadership dan menerapkannya dalam proses pembelajaran. Guru SKI juga selalu berupaya dalam membangun kesiapan belajar dengan menjaga kondisi fisik, mental, emosional, kebutuhan, dan pengetahuan agar berjalan secara optimal, sehingga pembelajaran dapat dilakukan dengan efektif dan efisien
Kontribusi Motivasi Kerja Terhadap Locus Of Control Pada Karyawan Di Baznas Kalimantan Selatan
Motivasi kerja merupakan daya pendorong yang dapat meningkatkan semangat untuk bekerja lebih baik. Motivasi kerja berhubungan dengan locus of control seseorang. Locus of control terbagi menjadi dua yaitu locus of control internal dan locus of control eksternal. Locus of control internal adalah kendali kehidupan yang berasal dari dalam, sedang locus of control eksternal adalah kendali kehidupan dari luar. Motivasi kerja dan locus of control seseorang dapat menurunkan atau meningkatkan hasil kerja yang diperoleh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat kontribusi antara motivasi kerja dan locus of control pada karyawan Baznas di Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana. Hasil uji regresi linear sederhana memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis yang diajukan dapat diterima. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai r hitung sebesar 0,407 yang artinya bahwa besarnya nilai variabel bebas terhadap variabel terikat memiliki pengaruh yang kuat
The Impact of Organizational Behavior, Trust, Commitment, and Job Motivation on Academic Staff and Employees
The main objective of this research was to investigate the effect of the following factors affecting organizational development, such as organizational behavior, organizational trust, organizational commitment, and work/job motivation on academic staff and employees of Aljouf University- Faculty of sciences and arts. To fulfill this aim, the researcher employed causal research methodology, and the selected sample consisted of (70) academic staff and employees from both males and females, based on stratified random sampling technique. The instruments of data collection were scales for measuring: organizational behavior, trust, commitment, and work motivation. These scales were statistically manipulated to obtain their reliability and validity through Alpha Cronobach formula. The collected data representing the research’s hypotheses were also analyzed by using (SPSS), the following statistical tests were used to verify the hypotheses: Multiple regression, correlation coefficient, T-test, and ANOVA. The findings revealed that there was significant statistical difference on factors affecting academic staff and employees as human resources, also there was significant correlation and effect as well among above- mentioned factors. Conclusion: These four factors had a mutual impact and were considered as aspects of organizational development in both academic staff and employee
Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak melalui Metode Read-Aloud di PAUD Al-Hassanah Samarinda
Penelitian ini dilakukan agar dapat meningkatkan kemampuan berbahasa ekspresif anak menggunakan metode read-aloud. Pada penelitian ini menerapkan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Data primer diperoleh dari wawancara dan observasi. Sedangkan, data sekunder dari literatur seperti buku dan jurnal. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini ialah anak-anak dengan rentang usia 4-6 tahun di PAUD Al-Hassanah Samarinda. Hasil penelitian sebelum dilakukannya tindakan mengungkapkan kemampuan bahasa ekspresif anak mendapatkan rata-rata 69 %, kemudian pada siklus I meningkat dengan rata-rata 86 % dengan kategori sangat baik. Hal ini membuktikan bahwa metode read aloud mampu meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak